qcc gizi (2)

Download QCC Gizi (2)

Post on 24-Jan-2016

37 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

muho

TRANSCRIPT

  • BP-PMT PT. RPLTEMA : STANDART KEBUTUHAN PRAMUSAJI INSTALASI GIZI

  • Petugas Gizi 18 orang yang terdiri dari 2 orang lulusan D- III Gizi,1 Orang lulusan SLTA & kursus Komputer,12 orang pemasak, 2 orang pramusaji dan 1 orang pengganti Cuti.Berdasarkan Buku Pedoman Pelayanan GiziRumah Sakit Tipe C di butuhkan 3 orang lulusan D3 Gizi ,1 orang Tenaga ADM,12 Orang Tenaga Pemasak Dan 7 Tenaga pramusaji.

  • WAKTUURAIAN KEGIATAN Inst.Gizi07.00 07.30

    07.31 08.00

    08.01 09.00

    09.01 11.00

    11.01 13.00Timbang terima shift Pagi dg shift malam mengenai : Stock bahan makanan yg ada , jml pasien saat itu dan jenis diitnya,jml alat mkn yg keluar beserta spesifikasinya,praktek Hand higiene.

    Pengambilan alat makan yg kotor di ruang rawat inap oleh petugas shift pagi

    Distribusi Snack oleh petugas masak.Pencucian alat makan pasien .

    Distribusi snack ke pasien oleh PramusajiProses penyiapan bahan makanan yg akan di masak pd saat itu.

    Distribusi makan siang secara sentralisasi.Distribusi makan siang ke pasien oleh pramusaji.

  • Timbang terima setiap pergantian shift

    Makanan siap saji

    Edukasi hand hiegiene setiap hari

    Penerimaan bahan makananProses Distribusi Makan

    Proses distribusi makanan

  • Pramusaji siap mengantar makanan ke ruang rawat inap

    Proses menuju ruang rawat inap

    Pramusaji menyajikan makan Langsung k pasien

    Contoh makanan yg sudah Siap saji

    Contoh makanan siap aaji unk diet tktp

    Contoh Etiket Makan

    UNIT KOAGULASI

    Adalah Penyatuan butiran-butiran ( gumpalan-gumpalan ) dengan jalan memberi bahan-bahan kimia yang disebut koagulant. Mengapa koloid-koloid ini tidak bisa mengendap tanpa bahan koagulant ? Bahan-bahan koloid ini sangat halus sekali dengan ukuran m-micron, dan bermuatan listrik negatif. Koloid ini berupa tanah liat yang dalam susunan kimianya adalah mengandung K-NA-AL- silikat. Dalam air, terlepaslah ion positif K+ dan Na+ sehingga dalam butiran-butiran koloid muatan listrik negatif pada permukaannya. Pada pembubuhan coagulant dimaksudkan untuk memberikan butir-butir koloidal yang bermuatan negatif, itu membentuk floc-floc yang cukup besar sehingga dapat diendapkan. Bahan koagulant yang sering dipakai adalah Fe2(SO4)3 dan Al2(SO4)3. Besi lebih baik daripada Al. Akan tetapi kalau air itu kurang aerobik maka akan meninggalkan besi pada air sehingga kualitas air menjadi rendah. Yang banyak dipakai diperdagangkan adalah Al2(SO4)3 Tidak memberikan efek yang negatif seperti besi, Al(OH)3 kelarutannya lebih kecil dan endapannya putih.

    UNIT FLOCULASI

    Adalah Pembentukan floc dengan diameter yang relatif lebih besar, sehingga mudah diendapkan. Bagaimana caranya mendapatkan floc yang besar, sehingga mudah diendapkan ? Kecepatan mengendap V = kd2 merupakan fungsi kuadratis daripada diameter floc. Untuk itu kita lakukan mixing dengan memperhatikan waktu. Mixing dimaksudkan untuk mendapatkan campuran yang merata, sehingga tiap-tiap butir koloid dari air itu mendapatkan butir-butir Al(OH)3 yang merata dalam keadaan yang sama. Kecepatan mixing harus kita perhatikan betul, dalam hal ini :

    Flash mixing: Memberikan koagulant selama 1 menit dengan kecepatan ( V ) = 1 m /detik. Flocnya kecil-kecil. Slow mixing : Idem kurang lebih 7 10 menit kecepatan

    ( V) = 20 60 cm / detik. Flocnya besar-besar dan ini terjadi sebaiknya pada V = 30 40 cm / detik.

  • SAFETY POINT

  • MSDCQKeterangan :Q = QualitasD = DeliveryM = MoralC = Cost S = SafetyDari data disamping menunjukan bahwa penyajian makan memang harus dilakukan oleh pramusaji sehingga Inst. Gizi membutuhkan tenaga tambahan.Penyajian makan oleh perawat bukan jobdesknyaSering di temukan pasien baru blm di beri makan.Penambahan tenaga pramusaji menimngkatkan cost tetapi hrs dilaksanakan unk peningkatan ppelayanan.Pramusaji lebih bisa lebih hafal thdp pasien dan jenis diit nya. perawat mengeluh terganggunya pekerjaan inti dg kegiatan menyajikan makanan Penyajian makan oleh pramusaji mengurangi resiko:Pasien baru tidak dapat makan dan terkontrolnya jumlah dan jenis alat makan

  • Penyajian makan oleh pramusaji memperkecil resiko salah diit, dan pasien tidak dapat makan.MANENVIRONMENTMATERIALMETHODEMACHINE Kurang nya SDM di Inst. GiziBahan Makanan sdh tersedia sesuai standartPenyajian makan dilakukan oleh perawatAlat makan dan Kereta Makan dalam kondisi bisa digunakan.Perawat merasa terbebani dg penyajian makan ke pasien..

  • 1METODHEPenyajian makan ke pasien oleh perawatTidak dapat mengontrol ketepatan pemberian makan.Harus disediakan tenaga pramusaji tersendiri

  • 2MANKurang nya jumlah SDM di Inst. GiziBelum bisa menyajikan makan langsung ke meja pasien.Ideal Kebutuhan Tenaga 3 pramusaji X 4 Shift = 12 Orang, 2 Tenaga Pemasak X 4 Shift + 8 Orang2 Tenaga pengganti cutiTotal 22 Orang..

    Sekarang tenaga yg ada baru 15 Orang jadi kurang 7 Orang.

  • RENCANA PERBAIKANSEBAB PERBAIKANNOFaktor1 METHODEWHYHOW MUCHWHOWHEREWHENHOWPenyajian makan oleh Perawat Penyajian makan oleh tenaga pramusaji Lebih terkontrol nya jenis diit dan waktu pemberian.Penambahan tenaga pramusaji sesuai kebutuhan. Okokber 2014 ( Baru Snack, Mkn Siang Dan snak sore )

    Di Inst. Gizi Dan ruang rawat Inap Muslimah dan darwati -2 OrangWHAT

  • RENCANA PERBAIKANSEBAB PERBAIKANNOFaktor2 MANWHYHOW MUCHWHOWHEREWHENHOWPerawat Yg menyajikan Makan ke Pasien. Penyajian Makan Oleh Tenaga Pramusaji Untuk meningkatkan Mutu pelayanan GiziPenambahan SDM Oktokber 2014 Di Ruang Inst. GiziKa. Instalasi Gizi 9 orang , baru ada 2 orangWHAT

  • LANGKAH V.Kurang nya jumlah SDMIsdiyasih, AMGSudah tersedia sblm akreditasiDisediakan Ruang kusus unk timbang terima,sehingga shift yg baru datang sblm masuk ruang pengolahan bisa melaksanakan pengambilan alat makan kotor ke pasien.MAN1PICWAKTUPENGATASANFAKTOR DOMINANNO

  • LANGKAH V.Penyajian makan oleh PramusajiKoordinasi dg Kepegawaian.Awal 2015Dobel fungsi tenaga pemasak unk mengambil alat mkn pasien.METHODE2PICWAKTUPENGATASANFAKTOR DOMINANNOTenaga yg dibutuhkan :3X 4 tenaga pemasak : 12 Orang1X3 Tenaga pramusaji

    2 Pengganti CutiTotal : 17 Orang. Kekurangan tenaga 2 orang

  • Setelah dilakukan Penyajian Makan Oleh Pranmusaji maka hasilnya :1.Ketepatan waktu pemberian makan ke meja pasien2.Tepat diet, tepat sasaran3Terkontrolnya Jumlah dan Jenis Alat Makan.

  • LANGKAH VIQCDSMQCDSMTidak bisa mengontrol pemberian makan, jumlah & jenis alat makan yg ke pasien.-Penyajian makan dilakukan oleh perawatDiet tdk bisa dikontrol secara maksimal Menambah beban kerja perawatTerkontrolnya pemberian makan, jumlah & jenis alat mkn ke pasienMeningkatnya biaya karena penambahan SDMPenyajian Makan dilakukan oleh petugas pramusaji.Tepat sasaran, jumlah & jenis alat makan terkontrol. Secara keseluruhan Pelayanan Gizi Lebih Baik.

  • LANGKAH VII1. Distribusi makanan secara sentralisasi di Inst.Gizi2. Pramusaji mengambil makan di Inst. Gizi.3 Pramusaji mengantar makanan dg menanyakan nama pasien dan mencocokkan dg etiket makan yg ada.4. Petugas Gizi mengambil alat makan kotor ke ruang pasien.

  • *****************