jak-stik.ac.idjak-stik.ac.id/files/lpk/workshop_5_hari/blackberry/modul_02.docxآ  web view title...

Download jak-stik.ac.idjak-stik.ac.id/files/LPK/Workshop_5_Hari/Blackberry/Modul_02.docxآ  Web view Title (judul

Post on 13-Feb-2020

2 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Modul 2

MENGENAL USER INTERFACE

Dalam modul ini, kita akan membahas penggunaan macam-macam field sebagai user interface. Topik di sini merupakan hal-hal dasar karena Framework BlackBerry akan melakukan banyak hal secara otomatis untuk kita. Dalam modul ini, kita fokus dengan macam-macam tipe field basic yang disediakan oleh Framework BlackBerry namun sebelumnya kita akan mengenal terlebih dahulu seperti apa langkah-langkah membuat project dalam Eclipse BlackBerry.

2.1 Membuat Project

Langkah pertama dalam membuat suatu aplikasi BlackBerry pada IDE (Integrated Development Environment) Eclipce adalah membuat project. Project di sini merupakan sebuah paket yang terdiri dari folder dan file yang akan digunakan dalam program aplikasi. Berikut langkah-langkah untuk membuat project dalam Eclipse:

1. Jalankan program Eclipse BlackBerry

2. Klik ikon new lalu pilih BlackBerry Project

Gambar 2.1 Membuat BlackBerry Project

3. Berikan nama project BackupRestore, pilih target JRE BlackBerry JRE 6.0.0, setelah itu klik next tiga kali

Gambar 2.2 Memberi Nama Project

4. Isi kolom package name (nama paket aplikasi yang dibuat), apllication name (nama kelas utama aplikasi) dan Screen Class Name (nama kelas layar utama) dan Screen Title (judul aplikasi yang muncul di layar utama), Anda dapat memberi nama sesuai dengan gambar berikut atau memilih nama lain. Setelah itu klik tombol finish

Gambar 2.3 Memberikan Detail Properti Project

5. Program akan membuat folder "Modul2" secara otomatis beserta sub folder di dalamnya.

6. Terdapat juga file “BlackBerry_App_Descriptor.xml” yang merupakan isi deskripsi dari aplikasi yang dibuat, di sini developer dapat menentukan judul, deskripsi, nama vendor, ikon aplikasi serta beberapa pengaturan lain.

Gambar 2.4 Tampilan Properti Project

2.2 LabelField

Sebuah LabelField merupakan tipe field yang sangat sederhana. Sebuah LabelField menampilkan teks secara read-only, yang hanya pas untuk label. LabelField tidak menerima fokus, sehingga jika pengguna tidak dapat mengklik LabelField atau hanya scroll melewati LabelField. LabelField juga sering kali ditemukan pada bagian header aplikasi atau sebagai judul aplikasi.

Cara membuat LabelField:

Edit file layar utama (UiScreen.java) seperti berikut

package modul2package;

import net.rim.device.api.ui.component.LabelField;

import net.rim.device.api.ui.container.MainScreen;

public final class UiScreen extends MainScreen

{

LabelField label;

public UiScreen()

{

label = new LabelField ("Hello World");

setTitle("User Interface");

add(label);

}

}

Penjelasan kode program sebagai berikut, pertama kita harus deklarasi variabel LabelField dengan nama label, deklarasi harus tersebut ada dalam final class bukan di dalam UiScreen() selanjutnya kita tugaskan/assign variabel tersebut untuk menampung data/nilai pada contoh ini data yang diberikan adalah kalimat string berupa "LabelField". Terakhir jika variabel sudah diberikan data/nilai maka kita memanggil variabel tersebut dengan perintah add(nama variabel) untuk memunculkan variabel yang kita inginkan.

Setelah menuliskan kode Anda dapat menjalankannya dengan cara mengklik folder modul2 pada project explorer lalu klik ikon run on simulator, tunggu beberapa saat sampai simulator selesai loading.

Gambar 2.5 Menjalankan aplikasi pada simulator

Saat pertama kali menjalankan simulator, scroll ke bawah dengan menekan tombol panah bawah pada keyboard lalu klik ok. Selanjutnya scroll lagi ke bawah dengan menggunakan tombol navigasi pada keyboard lalu pilih ikon aplikasi user interface lalu tekan enter.

Gambar 2.6 Tampilan program saat dijalankan pada simulator

2.3 SeparatorField

SeparatorField merupakan salah satu user interface paling dasar yang tersedia. Kegunaannya adalah untuk menampilkan garis horizontal kecil di layar untuk memisahkan satu bidang dari yang lain. Anda mungkin sering lihat dalam banyak aplikasi stAndar, seperti di layar Tulis Pesan antara subjek dan tubuh pesan. SeparatorField juga digunakan pada menu untuk menu grup bersama. SeparatorField tidak melakukan apa pun kecuali hanya menggambar garis, bahkan tidak akan menerima fokus dan tidak dapat dipilih.

Untuk membuat SeparatorField Anda hanya tinggal menambahkan kode berikut

add(new SeparatorField());

2.4 BitmapField

BitmapField adalah user interface yang digunakan untuk menampilkan gambar. Anda dapat menggunakan gambar Anda sendiri atau salah satu dari gambar yang terdapat dalam resource. BlackBerry mendukung gambar berformat JPG, GIF, dan PNG. Di antara kesemuan itu tipe file PNG adalah pilihan yang terbaik, karena biasanya jauh lebih kecil daripada format lainnya. Berikut adalah cara memasukkan BitmapField:

Cara membuat BitmapField

Edit file layar utama (UiScreen.java) seperti berikut

package modul2package;

import net.rim.device.api.system.Bitmap;

import net.rim.device.api.ui.component.*;

import net.rim.device.api.ui.container.MainScreen;

public final class UiScreen extends MainScreen

{

LabelField label;

public UiScreen()

{

Bitmap gmb = Bitmap.getBitmapResource("logo.png");

label = new LabelField ("Hello World");

setTitle("User Interface");

add(label);

add(new SeparatorField());

add(new BitmapField(gmb));

}

}

Sebelum menambahkan Anda buat dahulu gambar yang ingin ditampilkan, buatlah gambar kecil berukuran sekitar 32x32 px berformat PNG. Setelah itu kita memasukkan gambar tersebut ke dalam paket di dalam folder img. Untuk melakukannya klik tanda panah pada folder modul2, lalu klik lagi tanda panah pada folder res, lalu highlight img. Klik kanan pada folder img lalu pilih new, other, file lalu klik next. Klik tombol advanced lalu beri tanda centang pada Link to file in the system. Selebihnya Anda bisa browse file gambar yang ingin ditambahkan setelah itu klik finish.

Gambar 2.7 Menambahkan file gambar

Langkah selanjutnya kita memanggil nama file gambar kita maksudkan seperti pada contoh di atas kita menamai gambar dengan nama logo.png maka nama yang dipanggil juga sama, lalu menambahkannya melalui perintah add()

Gambar 2.8 Tampilan program saat dijalankan pada simulator

2.5 ChoiceField

ChoiceField adalah user interface dengan daftar pilihan dropdown. Anda tidak dapat menggunakan ChoiceField secara langsung, melainkan Anda harus menggunakan salah satu dari dua khusus yang diturunkan kelas ini yaitu NumericChoiceField atau ObjectChoiceField. Menggunakan ChoiceField memungkinkan pengguna untuk memilih angka tertentu dari sebuah daftar pilihan angka-angka yang telah ditentukan. Sedangkan ObjectChoiceField memungkinkan pengguna untuk memilih pilahan berupa karakter/string yang sudah ditentukan sebelumnya.

String[] choices = {"Choice1","Choice2","Choice3"};

ObjectChoiceField objChoice = new ObjectChoiceField(

"Object Choice Field", choices);

add(objChoice);

// cara kedua

ObjectChoiceField objChoice2 = new ObjectChoiceField();

objChoice2.setLabel("Another way");

objChoice2.setChoices(choices);

add(objChoice2);

Dalam contoh ini, saya menunjukkan bagaimana membuat ChoiceFields dalam dua cara yang berbeda. Keduanya menggunakan array statis. Contoh pertama menempatkan semua informasi penting untuk menyiapkan field dalam constructor. Cara ini lebih baik digunakan ketika Anda tahu pasti apa yang perlu masuk ke daftar, tapi kadang-kadang tidak demikian. Dalam kasus ini Anda dapat membuat daftar dengan cepat, dan kemudian menambahkan mereka ke ObjectChoiceField dengan menggunakan metode setChoices seperti pada cara yang kedua.

NumericChoiceField numChoice = new NumericChoiceField(

"Numeric Choice Field", 10,20,2);

add(numChoice);

Perbedaan antara NumericChoiceField dan ObjectChoiceField hanya sedikit, tetapi menggunakan objek yang tepat untuk situasi yang tepat dapat membuat pekerjaan Anda lebih mudah. Poin penting pertama untuk diperhatikan adalah bahwa rentang dan nilai-nilai langkah diberikan dalam constructor. Sebenarnya, keduanya harus diberikan dalam constructor. Berbeda dengan ObjectChoiceField, tidak ada metode untuk mengatur range nilai dan penambahan (increment) nilai ketika field dibuat.

2.6 GaugeField

Sebuah GaugeField merupakan sebuah bar yang dapat ditentukan nilainya. Secara default, bersifat tidak dapat diedit tetapi dapat diedit jika beberapa fungsi yang ditambahkan. Oleh karena itu, apa yang dilakukan dan bagaimana hal itu digunakan tergantung pada apakah field ini dapat diedit atau tidak. Adapun cara untuk menambahkan GaugeField adalah sebagai berikut:

// GaugeField normal

GaugeField progress = new GaugeField("Normal", 0, 100, 60,

Field.FOCUSABLE);

add(progress);

// GaugeField yang bisa diubah nilainya atau diedit

GaugeField gaugeField = new GaugeField("Editable", 0, 10, 5,

Field.EDITABLE|Field.FOCUSABLE);

add(gaugeField);

2.7 DateField

DateField dapat digunakan untuk menampilkan Tanggal dan Waktu. Dalam DateField terdapat kelas khusus untuk membuat tanggal dan atau waktu mudah bagi para developer dengan menggunakan teknik encapsulasasi beberapa pilihan field sehingga menjadi satu DateField. Berikut contoh penggunaan DateField untuk Eclipse BlackBerry:

// Menampilkan tanggal dan waktu

Date now = new Date();

DateField datetimeField = new DateField("DateTime Field",

Recommended

View more >