laporan penelitian ilmiah kacang hijau

Download Laporan Penelitian Ilmiah Kacang Hijau

Post on 09-Jan-2017

370 views

Category:

Education

18 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Kata Pengantar

Dengan mengucapkan puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala kebesaran dan limpahan nikmat yang diberikan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan percobaan berjudul Pengaruh Perbedaan Pemberian Larutan Kepada Kacang Hijau .Adapun penulisan laporan percobaan ini bertujuan untuk mengetahui dampak apa saja yang ditimbulkan terhadap tanaman kacang hijau dengan pemberian aneka jenis larutan yang berbeda-beda disetiap harinya. Dalam penulisan percobaan ini, berbagai hambatan telah penulis alami. Oleh karena itu, terselesaikannya laporan percobaan ini tentu saja bukan karena kemampuan penulis semata-mata. Namun karena adanya dukungan dan bantuan dari pihak-pihak yang terkait.Sehubungan dengan hal tersebut, perlu kiranya penulis dengan ketulusan hati mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Chandra Widhikrama selaku pengajar mata pelajaran biologi kelas X MIPA 7 SMA NEGERI 1 CIBADAK yang telah membimbing penulis dalam menyelesaikan laporan percobaan ini. Penulis juga berterima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah membantu menyelesaikan laporan percobaan ini. Dalam penyusunan laporan percobaan ini, penulis menyadari pengetahuan dan pengalaman penulis masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari berbagai pihak agar laporan percobaan ini lebih baik dan bermanfaaat.Serta akhir kata penulis ucapkan semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu membalas budi baik anda semua. Terimakasih.

Sukabumi, 25 Agustus 2015Penyusun Alfian Badrul Isnan Aninda Nurul Lita Reja Rukmana

Daftar Isi

45 | LAPORAN PENELITIAN

Kata Pengantar1Daftar Isi2BAB I Pendahuluan3a. Latar Belakang3b. Rumusan Masalah4c. Tujuan Penelitian4d. Manfaat Penelitian5BAB II Tinjauan Pustaka6Kajian Teori6 Kacang Hijau6_ Kecambah7 Air9 Garam Dapur14 Teh14 Kopi20 Bawang Merah21 Ekstrak22 Deterjen23BAB III Metodeologi25a. Metode Percobaan25b. Rancangan Penelitian25c. Populasi dan Sampel25d. Waktu dan Tempat Penelitian25e. Variabel Percobaan26f. Sasaran Percobaan26g. Instrumen Percobaan26h. Langkah Kerja27i. Jadwal Penelitian27BAB IV Hasil30a. Hasil Penelitian30b. Galeri Penelitian40BAB V Penutup41a. Kesimpulan41b. Saran41Daftar Pustaka42

BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangTumbuh dan berkembang merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua aktifitas kehidupan yang tidak dapat dipisahkan, karena prosesnya berjalan bersamaan. Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible, atau tidak dapat kembali ke bentuk semula.Kacang hijau merupakan salah satu tanaman Leguminosae yang cukup penting diindonesia. Sampai saat ini perhatian masyarakat kurangnya perhatian ini di antaranya disebabkan oleh hasil yang dicapai per hektarnya masih sanagat rendah. Tanaman kacang hijau diduga berasal dari kawasan India dan telah lama dikenal dan ditanam oleh petani di Indonesia. Kacang hijau memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan tanaman kacang-kacangan yang lain yaitu :1. Lebih tahan terhadap kekeringan2. Hama dan penyakit relative sedikit3. Panen relative cepat, pada umur 55-60 hari4. Cara tanam dan pengelolaan dilapangannya serta perlakuan pasca panen relative mudah5. Kegagalan panen total relatif kecil6. Harga jual tinggi dan stabil7. Dapat dikonsumsi langsung dengan pengolahan yang mudah Peningkatan produksi kacang hijau dilakukan dengan cara memperbaiki kultur teknis petani, mendapatkan varietas-varietas yang produksinya tinggi dan masak serempak, serat peningkatan usaha pengelolaan lepas panennya.Dalam pertumbuhan tanaman kacang hijau, memerlukan media dan dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah air. Sehubungan dengan adanya kacang hijau yang dalam pertumbuhannya dipengaruhi oleh air, pada percobaan ini akan membahas mengenai perlakuan yang akan ditimbulkan dari pemberian larutan yang berbeda. Untuk mengetahui secara detail, maka perlu diketahui bahwa semua tumbuhan memerlukan air untuk dapat tumbuh. Air sendiri berfungsi antara lain untuk fotosintesis, mengaktifkan reaksi enzimatik dan menjaga kelembapan. Tanpa air reaksi kimia dalam sel tidak dapat berlangsung sehingga mengakibatkan tumbuhan mati. Kadar larutan yang diberikan pada tumbuhan kacang hijau akan sangat berpengaruh dalam pertumbuhannya. Berdasarkan penuturan diatas, kami tertarik untuk melakukan pembuktian dengan mengadakan percobaan tentang pengaruh perbedaan larutan terhadap pertumbuhan kacang hijau. Disini kami memilih larutan murni (air mineral biasa), larutan garam, air kopi, air teh, ekstrak bawang merah, dan larutan deterjen.

B. Rumusan MasalahAdapun rumusan masalah mengenai kajian ilmiah ini sebagai berikut1. Ada pengaruh yang di timbulkan jika tumbuhan kacang hijau di berikan lair garam?2. Apa pengaruh yang di timbulkan jika tumbuhan kacang hijau berikan air teh?3. Apa pengaruh yang di timbulkan jika tumbuhan kacang hijau di berikan air kopi?4. Apa pengaruh yang di timbulkan jika tumbuhan kacang hijau di berikan Deterjen?5. Apa pengaruh yang di timbulkan jika tumbuhan kacang hijau di berikan ekstrak bawang merah?6. Apa perbedaan antara tumbuhan kacang hijau yang di siram dengan larutan garam, teh, kopi, ekstrak bawang putih, dan ekstrak bawang merah?7. Bagaimana hasil pertumbuhan kacang hijau setelah satu minggu?

C. Tujuan PenelitianTujuan yang ingin di capai dalam praktikum ini adalah:1. Untuk mengetahui pengaruh yang di timbulkan larutan garam kepada tumbuhan kacang hijau2. Untuk mengetahui pengaruh yang di timbulkan air teh kepada tumbuhan kacang hijau3. Untuk mengetahui pengaruh yang di timbulkan air kopi kepada tumbuhan kacang hijau4. Untuk mengetahui pengaruh yang di timbulkan Deterjen kepada tumbuhan kacang hijau5. Untuk mengetahui pengaruh yang di timbulkan ekstrak bawang merah kepada tumbuhan kacang hijau6. Untuk mengetahui perbedaan dari pertumbuhan kacang hijau yang diberikan larutan yang berbeda-beda7. Untuk mengetahui hasil pertumbuhan kacang hijau setelah satu minggu

D. Manfaat PenelitianDiharapkan dengan penelitian ini kita semua dapat lebih memahami tentang pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan sesuai dengan praktikum yang di lakukan, beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

BAB II TINJAUAN PUSTAKAKajian TeoriA. KACANG HIJAUKacang hijau (Vigna radiata) adalah sejenis palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Biji kacang hijau direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-onde, bakpau, atau gandas turi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam bubur. Tepung biji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel. Tepung ini juga dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun.Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh.Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang. Kacang hijau juga mengandung rendah lemak yang sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menjadikan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah berbau.Lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.Kacang hijau mengandung vitamin B1 yang berguna untuk pertumbuhan dan vitalitas pria. Maka kacang hijau dan turunannya sangat cocok untuk dikonsumsi oleh mereka yang baru menikah.Kacang hijau juga mengandung multi protein yang berfungsi mengganti sel mati dan membantu pertumbuhan sel tubuh, oleh karena itu anak-anak dan wanita yang baru saja bersalin dianjurkan untuk mengkonsumsinya.B. KECAMBAHKecambah atau taoge adalah tumbuhan (sporofit) muda yang baru saja berkembang dari tahap embrionik di dalam biji.Tahap perkembangannya disebut perkecambahan dan merupakan satu tahap kritis dalam kehidupan tumbuhan.Kecambah biasanya dibagi menjadi tiga bagian utama: radikula (akar embrio), hipokotil, dan kotiledon (daun lembaga). Dua kelas dari tumbuhan berbunga dibedakan dari cacah daun lembaganya: monokotil dan dikotil. Tumbuhan berbiji terbuka lebih bervariasi dalam cacah lembaganya. Kecambah pinus misalnya dapat memiliki hingga delapan daun lembaga. Beberapa jenis tumbuhan berbunga tidak memiliki kotiledon, dan disebut akotiledonKecambah sering digunakan sebagai bahan pangan dan digolongkan sebagai sayur-sayuran. Khazanah boga Asia mengenal taoge sebagai bagian dari menu yang cukup umum. Kecambah dikatakan makanan sehat karena kaya akan vitamin E namun dikritik pula karena beberapa kecambah membentuk zat antigizi.Kecambah jelai yang dikenal sebagai malt digunakan sebagai salah satu bahan baku bir. Malt juga digunakan sebagai bagian dari minuman sehat karena mengandung maltosa yang lebih rendah kalori daripada sukrosa.Dalam pembuatan kecambah dibutuhkan biji-bijian atau kacang-kacangan yang sehat, tidak busuk, dan bersih dari pestisida serta lingkungan yang optimal berupa ruang gelap, lembap, dan kadar air yang cukup untuk perkecambahan biji tersebut. Pertama-tama disiapkan wadah be