laporan biologi pertumbuhan kacang hijau

Download Laporan Biologi Pertumbuhan Kacang Hijau

Post on 12-Jan-2016

101 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan Biologi

TRANSCRIPT

Laporan Praktek Biologi

Laporan Praktek BiologiPertumbuhan Perkecambahan pada Biji Kacang Hijau

Fatkhiya AgilNadya Hastono PutriRachmalia DewiRifka Hania

XII MIA 1

I. Judul: Pertumbuhan Perkecambahan pada Biji Kacang HijauII. Tujuan: Mengetahui pengaruh cahaya pada pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijauIII. Teori Singkat:Kacang hijau adalah tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tanaman ini memiliki kulit yang hijau, berbiji putih, dan sering dibuat kecambah atau tauge. Selain itu, kacang hijau juga memiliki bunga kacang hijau yang berbentuk kupu-kupu dan berwrna kuning kehijauan atau kuning pucat. Dalam pertumbuhan tanaman kacang hijau, memerlukan media dan dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah cahaya.Cahaya yang dibutuhkan tumbuhan tidak selalu sama pada setiap tanaman. Ada jenis-jenis tumbuhan yang memerlukan cahaya penuh dan ada pula yang memerlukan remang-remang untuk pertumbuhannya.IV. Alat dan BahanAlat dan Bahan

Biji Kacang Hijau

Air + Baskom

Kapas

Penggaris

Botol Aqua

Cutter

V. Cara Kerja1. Menyiapkan semua alat dan bahan.2. Merendam biji kacang hijau di dalam baskom yang berisi air selama dua sampai tiga jam.

3. Sambil menunggu biji kacang hijau direndam, memotong dua buah botol aqua menjadi sama panjang.

4. Membolongi bagian bawah botol. Setelah itu membasahi kapas dengan air lalu meletakkan di dalam botol.5. Setelah menunggu dua sampai tiga jam, letakkan masing-masing lima biji kacang hijau di atas kapas basah pada setiap botol. Biji kacang hijau yang diambil adalah biji yang tenggelam ketika direndam di dalam air.6. Meletakkan satu botol di tempat yang terkena cahaya matahari dan meletakkan satu botol lainnya di tempat yang tidak terkena cahaya sama sekali.7. Mengamati pertumbuhan biji kacang hijau selama enam hari.

VI. Hasil Pengamatan

Hari ke-Tempat gelapTempat terang

1

2Panjang : 1,8 cmBelum terdapat daunPanjang : 1 cmBelum terdapat daun

3Warna batang menjadi putih, bagian atasnya menjadi warna kuning. Sudah tumbuh daunPanjang : 3,5 cmWarna batang menjadi hijau, masih belum tumbuh daunPanjang : 2 cm

4Akar dan daun yang tumbuh semakin banyak. Bagian atas kecambah mengkerut.Panjang : 8,5 cmSudah mulai tumbuh daun dan akar. Warna batang dan bagian atas kecambah semakin hijau.Panjang : 3,5 cm

5Batang tidak kokoh/lemas. Empat kecambah tumbuh melengkung ke bawah dan hanya satu yang ke atas.Panjang : 19 cmDaun sudah terbuka.Panjang : 8 cm

6Semua batang sangat lemas sehingga perlu bantuan lidi agar bisa berdiri tegak. Daun tidak terbuka lebar dan berwarna kuning. Batang berwarna putih.Panjang : 27 cmDaun sudah terbuka penuh. Hanya tiga biji yang berhasil tumbuh sedangkan dua biji lainnya tidak tumbuh secara sempurna.Panjang : 13,5 cm

VII. Analisa DataSebelum menanam biji kacang hijau, biji harus direndam terlebih dahulu. Ini dilakukan karena air yang diserap oleh benih berguna untuk melunakkan kulit benih dan menyebabkan pengembangan embrio dan endosperm, sehingga menyebabkan kulit benih menjadi pecah.Lalu ketika ditanam di tempat gelap, maka tanaman kecambah akan tumbuh lebih panjang daripada normalnya. Peristiwa itu terjadi karena pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. Fungsi utama hormon auksin adalah sebagai pengatur pembesaran sel dan memacu pemanjangan sel di daerah belakang meristem ujung. Hormon auksin ini sangat peka terhadap cahaya matahari. Bila terkena cahaya matahari, hormon ini akan terurai dan rusak. Pada keadaan yang gelap, hormon auksin ini tidak terurai sehingga akan terus memacu pemanjangan batang. Akibatnya, batang tanaman akan lebih panjang jika ditanam di tempat yang gelap, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang kurang sehat, akar yang banyak dan lebat, batang terlihat kurus tidak sehat, warna batang dan daun pucat serta kekurangan klorofil sehingga daun berwarna kuning. Peristiwa ini disebut etiolasi.Jika ditanam di tempat terang, maka kecambah akan tumbuh lebih pendek daripada yang ditanam di tempat gelap. Peristiwa itu juga terjadi karena pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. Seperti yang telah dijelaskan di atas, hormon auksin ini akan terurai dan rusak sehingga laju pertambahan tinggi tanaman tidak terlalu cepat. Akibatnya, batang tanaman akan lebih pendek, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang sehat, subur, batang terlihat gemuk, daun terlihat segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil.1. Pengertian pertumbuhan dan perkembangan.Pertumbuhan adalah proses menambahnya tinggi, volume, atau massa tubuh makhluk hidup yang biasanya bersifat kuantitatif (dapat dihitung dengan angka).

Perkembangan adalah proses menuju kedewasaan yang bersifat kualitatif (tidak dapat digambarkan dengan angka, lebih dilihat dari segi fungsionalnya) untuk menjadi makhluk yang sempurna seutuhnya.

2. Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan.PertumbuhanPerkembangan

Bersifat kuantitatif (bisa digambarkan dalam bilangan)Bersifat kualitatif (tidak dapat digambarkan dengan bilangan)

Terlihat dari keadaan fisikTerlihat dari sifat dan kemampuan

Memiliki batasan usiaTidak terbatas oleh usia

Bersifat irreversible (tidak dapat balik)Bersifat reversible (bisa balik)

Dipengaruhi pembelahan sel tubuhDipengaruhi pengalaman

Contohnya adalah bertambahnya tinggi badan seseorangContohnya adalah proses perkembangan seorang manusia dari lahir hingga mampu berbicara, berdiri, dan berjalan.

3. Faktor (internal dan eksternal) yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

Faktor Internal (dalam Tubuh) a. GenetikGen akan mempengaruhi ciri fisik dan juga sifat makhluk hidup, oleh karena itu gen akan berperan besar dalam pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Disini setiap spesies dari makhluk hidup memiliki sifat dan ciri tertentu yang akan diturunkan pada keturunannya.

b. HormonMeskipun jumlahnya sedikit didalam tubuh makhluk hidup, namun hormon memiliki fungsi yang nyata terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup. Contohnya pada manusia, penyakit anak yang terganggu pertumbuhan dan perkembangannya karena kekurangan Growth Hormon yang dihasilkan hipofisis anterior. Anak ini akan terganggu kecepatan pertumbuhannya.

c. Nutrisi (Makanan)Nutrisi memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Contohnya pada manusia dan hewan yang kekurangan nutrisi akan terlihat kurus dan terganggu pertumbuhan tingginya.

Faktor eksternala. SuhuSemua makhluk hidup membutuhkan lingkungan dengan suhu tertentu agar pertumbuhan dan perkembangannya normal. Tumbuhan menunjukan ketergantungan lebih terhadap suhu, contohnya tumbuhan akan kering pada terik matahari walaupun kebutuhan airnya tercukupi.

b. CahayaCahaya sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan, karena adanya proses fotosintesis.

c.Kelembaban, Air, dan TanahBerbagai faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup adalah bagaimana keadaan lingkungan makhluk hidup tersebut.

VIII. KesimpulanCahaya berpengaruh pada pertumbuhan perkecambahan biji kacang hijau. Pada tempat yang gelap, tanaman tauge lebih cepat tumbuh dibanding dengan tempat yang terang. Itu disebabkan karena tanaman tauge yang kekurangan cahaya, akan berusaha mencari cahaya sehingga tumbuh lebih cepat dengan daun yang masih menguning, karena tidak bisa melakukan fotosintesis. Sedangkan tanaman tauge yang berada di tempat terang akan tumbuh normal dengan daun dan batang yang berwarna hijau karena dapat melakukan fotosintesis.

IX. Daftar Pustakahttps://farischarming.wordpress.com/2013/08/31/pengaruh-cahaya-terhadap-pertumbuhan-dan-perkembangan-kacang-hijau/http://softilmu.blogspot.com/2014/11/Pengertian-Perbedaan-Pertumbuhan-dan-Perkembangan.htmlhttps://asdanimuatika.wordpress.com/2012/12/15/kenapa-biji-harus-direndam-dahulu-saat-akan-ditanam/