hidup sehat bersama dt peduli - dt peduli | dt peduli

Click here to load reader

Post on 23-Oct-2021

11 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

DT PEDULI @DTPEDULI @DTPEDULI DTPEDULI WWW.DTPEDULI.ORG DT PEDULI @DTPEDULI @DTPEDULI DTPEDULI WWW.DTPEDULI.ORG
Qurban Peduli Negeri
4
Diterbitkan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional SK Menteri Agama RI No.257 Tahun 2016 LAZ Daarut Tauhiid ISSN 1693-3087 Penasihat KH. Abdullah Gymnatiar Pengarah H. Gatot Kunta Kumara, Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, Dewan Redaksi Ir. Bascharul Asana, M.B.A, Taufiq Hidayat M. Sos, Muhammad Ihsan, S.Pd, M.Si, Nurhayati, SE, Fahrudin. Tim Redaksi Eko Yunianto, Sansan Darajat, Bagus Kusuma Loka, Smart Tauhiid. Koresponden Cabang & Unit DT Peduli Alamat redaksi Jalan Gegerkalong Girang Baru No.32 Bandung, Jawa Barat Telp/Fax. 022-2021 261/2021 862 email [email protected] website www.dtpeduli.org
Media Komunikasi Daarut Tauhiid Peduli
Sapa Redaksi
Daftar Isi
Kolom A Deda
Satu hal yang harus kita syukuri dalam hidup ialah memeluk agama Islam. Mengapa? Karena Islam adalah ajaran sempurna, tidak
pernah kadaluarsa, bahkan selalu menjadi jalan keluar bagi setiap permasalahan manusia. Kapan pun dan di mana pun.
Islam tidak hanya mengajarkan urusan batin saja, namun juga urusan lahir. Tidak hanya mengajarkan umatnya melatih kebersihan hati dan ketajaman akal, namun juga kekuatan fisiknya. Kombinasi dan keseimbangan inilah yang membuat generasi pertama Islam di bawah bimbingan Rasulullah saw mampu membangun peradaban besar yang disegani sekaligus dirindukan. Masya Allah!
Memahami itu, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhiid (DT) Peduli juga berusaha berkontribusi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kaum dhuafa, yatim piatu, korban bencana alam, dan siapa pun yang membutuhkan uluran tangan.
Beragam kegiatan dilakukan, mulai dari memberikan layanan kesehatan gratis, donor darah, hingga bantuan dana untuk pengobatan kaum dhuafa di rumah sakit. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, DT Peduli juga rajin memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengenakan masker, handsanitizer, cuci tangan dengan air mengalir, bahkan masker dan handsanitizernya juga diberikan secara gratis kepada yang membutuhkan.
Lalu bagi sahabat-sahabat tenaga medis, DT Peduli juga hadir menyalurkan APD (Alat Pelindung Diri), serta makanan sehat untuk mereka, agar kuat berjuang membantu pasien sehingga dapat sembuh dari Covid-19.
DT Peduli meyakini, kesehatan dan kekuatan fisik umat sangatlah penting. Jika fisik sehat, umat bisa maksimal dalam beribadah kepada Allah SWT. Umat juga dapat menjemput rezeki yang halal sekuat tenaga, sehingga semakin banyak yang hidupnya lebih baik secara ekonomi. Lebih banyak yang bersedekah dan jadi muzaki.
Maka, bagi sahabat yang ingin berjuang bersama DT Peduli dalam meningkatkan kualitas kesehatan umat, donasi dapat disalurkan secara online melalui www.dtpeduli.org. Semoga niat dan amal baik sahabat diberkahi Allah SWT.
Fisik Sehat, Hidup Penuh Manfaat
Fisik Sehat, Hidup Penuh Manfaat
Peran Zakat untuk Kesehatan Masyarakat
Hidup Sehat bersama DT Peduli
Upaya DT Peduli Sukabumi Kembangkan Program Kesehatan
Layanan Kesehatan Gratis, Wujud Pengabdian DT Peduli Bandung
Semangat Berbagi Ala Founder Kitabisa.com
Kehidupan tanpa Pamrih
Peduli Kesehatan Umat
Dahsyatnya Resep Tra­ disional Indonesia
Sedekah Subuh
Syarat Muslim Memelihara Anjing
5
Peran Zakat untuk Kesehatan Masyarakat Oleh: Ir. M. Bascharul Asana, M.B.A
Direktur Utama DT Peduli
Zakat sesungguhnya berdimensi spiritual pribadi, sosial, dan ekonomi. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah at-Taubah [9], ayat 103:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Pertama, berdimensi sosial. Jadi, zakat ini adalah kewajiban bagi muslim yang hartanya sudah mencapai nishab, untuk dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5%. Ketika sudah dikeluarkan, hati akan terbebas dari beban, karena kewajiban telah ditunaikan. Secara psikologis, ini sangat baik untuk ketenangan dan kesehatan jiwa. Harta yang telah dibersihkan dengan zakat, insya Allah membuat pemiliknya merasa nyaman menggunakannya. Itulah yang dinamakan keberkahan.
Kedua, berdimensi sosial. Kita dapat melihat bagaimana kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari kalangan dhuafa. Dana zakat yang disalurkan kepada Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) seperti Daarut Tauhiid (DT) Peduli, sangat membantu mereka di bidang kesehatan. Baik itu dibantu pengobatan ke rumah sakit, layanan kesehatan gratis ke desa-desa, pemberian bantuan makanan dan minuman yang bergizi, serta fasilitas kesehatan lainnya.
Termasuk di masa pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat yang terganggu aktifitasnya. Bagi yang terkena Covid-19, kesehatannya otomatis langsung drop, bahkan dapat menimbulkan kematian. Sedangkan yang tidak terpapar, tetap harus hati- hati saat melakukan aktifitas di luar rumah.
Prihatin dengan situasi ini, DT Peduli hadir membantu pencegahan virus Covid-19, dengan memberikan APD (Alat Pelindung Diri) dan paket makanan untuk tenaga medis, karena mereka termasuk fiisabilillah, atau yang berjuang di jalan Allah. Selanjutnya memberikan sosialisasi untuk jaga jarak, cuci tangan, bahkan membagikan masker dan handsanitizer kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketiga, zakat berdimensi ekonomi. Adanya pandemi Covid-19, membuat banyak masyarakat terkena dampaknya, khususnya di bidang ekonomi. Maka, DT Peduli juga berusaha membantu kaum dhuafa yang terdampak, dengan memberikan bantuan berupa vitamin dan sembako.
Terakhir, sebagai Laznas, DT Peduli banyak melakukan inisiatif di bidang kesehatan, baik yang bergerak sendiri, maupun bergerak bersama FOZ (Forum Organisasi Zakat). Semoga segala upaya ini dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.
Kabar DT Peduli
Oleh: Rizkia Ananda Winda Kepala Unit Kantor Pelaksana Program DT Peduli Sukabumi Islam dan Kesehatan
Salam
maka kemungkinan menyulitkan beraktivitas, termasuk beribadah.
Dalam Islam kesehatan terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kesehatan jasmani, kesehatan rohani dan kesehatan sosial. Perintah Allah SWT pada manusia banyak berupa aktivitas fisik yang memerlukan kondisi yang baik dan kuat. Seperti salat, wudhu, puasa, dan ibadah lainnya.
Ibadah-ibadah tersebut memiliki manfaat yang secara tidak langsung memberikan efek positif bagi tubuh kita yang menjalaninya. Seperti salat yang mampu meregangkan otot, sehingga sendi-sendi bisa menjadi lentur dan organ tubuh kita juga mendapatkan manfaat dari gerakan salat yang dilakukan setiap hari.
Kita sebagai umat muslim juga diperintahkan menjaga kesehatan jasmani, yang dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti menjaga thaharah (kesucian dan kebersihan) dari semua aspek kehidupan. Mulai dari sekujur badan, makanan, pakaian, tempat tinggal maupun lingkungan.
Islam juga mengajarkan pemeluknya memakan makanan yang baik dan halal. Halal secara zat yang terkandung di dalamnya, maupun cara mendapatkan makanan tersebut. Hal ini menunjukkan apresiasi Islam terhadap kesehatan, sebab makanan merupakan salah satu penentu sehat atau tidaknya seseorang.
Selanjutnya, olahraga juga merupakan salah satu cara yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw agar tetap sehat. Seperti olahraga renang, memanah, berkuda, dan sebagainya. Olahraga bertujuan untuk menjadikan manusia sehat secara jasmani. Dalam Islam, sehat dipandang sebagai nikmat kedua terpenting setelah iman. Selain itu, banyak ibadah dalam Islam membutuhkan tubuh yang kuat dan sehat seperti salat, puasa, haji, dan lain-lain.
Dalam menjaga kesehatan rohani, seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran Surah adz-Dzariyat ayat 56, “Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepada-Ku.” Bahwa ibadah kepada Allah SWT dapat menjaga kesehatan jiwa atau rohani. Selanjutnya
memperbanyak zikir dalam kondisi senang maupun susah, sehingga hati terasa tenteram dan damai.
Kemudian kesehatan sosial atau psikologis. Dalam kegiatan ini dibuatkan keharmonisan antara individu dengan individu lain. Mengapa? Karena pada dasarnya manusia hidup di dunia ini tidak bisa sendiri, pasti membutuhkan makhluk lain untuk berinteraksi dan saling memenuhi kebutuhannya. Dalam konsep Islam, manusia diikat dalam sebuah persaudaraan yang akan mendatangkan muamalah (saling menguntungkan).
Kesehatan juga mempunyai korelasi antara dua aspek, kesehatan jiwa atau hati terhadap kesehatan fisik, lalu penyakit hati pada penyakit fisik, keduanya saling terkait. Hal-hal ini sering disampaikan para penulis dengan tema Tazkiyatun Nafs, seperti Ibnu Qayim al- Jauziyah.
Selain kesehatan fisik yang telah dijelaskan, maka kita juga sangat penting menjaga kesehatan rohani serta kesehatan secara sosial. Mengapa? Karena apabila jiwa kita sakit, maka akan berpengaruh pada kesehatan fisik, begitu juga sebaliknya. Maka, kesehatan yang dimaksud dalam Islam adalah kesehatan fisik (jasmani), kesehatan mental (psikologis), dan kesehatan rohani (spiritual).
6
7
Pertanyaannya, kuat seperti apa yang dikehendaki dalam Islam? Tentu saja bukan hanya kuat dalam satu segi tapi lemah dalam segi lainnya. Kekuatan
yang disyaratkan oleh Allah dan Rasul-Nya adalah kekuatan yang menyeluruh, antara lain: kuat fisik, kuat finansial, kuat ilmu, kuat mental, dan tentu saja kuat secara ruhiyah. Bergabungnya ragam kekuatan itu, akan menjadikan seorang mukmin sosok berkualitas. Sebab, bagi seorang mukmin, membangun kekuatan adalah sarana untuk menggapai kedudukan di sisi Allah, dan dapat digunakan pula untuk menolong orang dari kemungkaran.
Sahabat, ada hal yang sangat penting untuk kita pahami bersama. Keterpurukan yang menimpa umat Islam saat ini, khususnya di negeri kita, disebabkan karena kita lemah. Kita lemah secara ekonomi, sehingga mudah dipermainkan orang-orang kafir dan munafik. Kita lemah secara keilmuan, sehingga mudah ditipu dan diperalat. Kita pun lemah secara akidah, sehingga mudah terjebak dalam kekufuran, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, hal yang harus menjadi tren saat ini ialah membangun kekuatan, mulai dari kekuatan jasmani (sehat fisik), sampai kekuatan ruhani.
Sehat Fisik Lebih Utama
Tubuh adalah aset penting bagi manusia, khususnya bagi kaum muslimin. Perjuangan menggapai rida Allah
sangat dipengaruhi oleh kesiapan fisik. Walaupun bukan satu-satunya yang terpenting, kekuatan fisik termasuk hal yang wajib kita miliki, agar pengabdian kepada Allah SWT bisa optimal. Bagaimana kita bisa berjihad di jalan Allah kalau fisik kita lemah dan lembek. Sebagai ilustrasi, pedang Rasulullah saw dan Ali bin Abi Thalib ra, serta para sahabat lainnya rata-rata berukuran besar, panjang, dan berat. Logikanya, kalau tidak memiliki tangan yang kuat, mereka tidak mampu menggunakannya.
Maka sahabatku, canangkanlah program untuk memperkuat dan menyehatkan fisik. Berusahalah lebih giat berlatih dan berolahraga, agar fisik kita lebih kuat dan sehat, sehingga kita bisa berbuat lebih banyak. Tekadkan untuk menjadi muslim yang sehat dan kuat. Tekad semacam ini insya Allah termasuk ibadah.
Jangan malas untuk melakukan push-up, lari, dan senam. Aktivitas ini akan menambah vitalitas, kebugaran, kecerdasan, mood, dan kebahagiaan. Olahraga fisik tentu saja akan lebih baik jika kita melakukannya sambil berzikir, ini akan menjadi jalan taqarrub kepada Allah SWT.
Jika kita memiliki tubuh yang kuat dan sehat, kita bisa berbuat banyak. Misalnya para amil zakat di Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhiid (DT) Peduli. Ketika mereka memiliki tubuh yang kuat dan sehat, mereka dapat maksimal dalam menjalankan tugas- tugasnya. Baik itu yang menghimpun donasi ke para donatur, yang bertugas di dalam kantor, juga yang
Hidup Sehat bersama DT Peduli “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah. Walaupun dalam
keduanya ada kebaikan.” (HR. Muslim).
Fokus
7
8
menyalurkan bantuan secara langsung ke para mustahik dan korban bencana alam. Apalagi ketika ditugaskan ke lokasi bencana, tentu kekuatan fisik menjadi syarat utama. Jangan sampai, maksud hati mau menolong, tapi fisik tidak kuat, kondisi tubuh tidak sehat, lalu pingsan di lokasi bencana, malah jadi merepotkan semuanya.
Selain dapat menolong orang yang membutuhkan, fisik yang kuat dan sehat juga membuat ibadah terasa nikmat. Jelas berbeda sujud dalam kondisi sakit kepala atau sakit gigi, dengan sujud dalam keadaan sehat. Tahajud dalam keadaan fit akan lebih nikmat daripada tahajud dalam keadaan sakit. Maka, memperbaiki gizi juga merupakan ibadah. Jangan pelit untuk membeli makanan yang bergizi, karena sekali saja kita sakit, akan membutuhkan biaya yang besar. Sesungguhnya menjaga kesehatan akan membawa kebaikan.
Sehat Mental dan Rohani
Sehat mental sejatinya adalah buah dari kuat iman. Seorang mukmin dituntut tidak mudah sakit hati, tersinggung, kuat menahan amarah, mau memaafkan, menghapus dendam, dan mengendalikan nafsu. Ini adalah bentuk latihan mental yang tiada duanya. Memang, layaknya latihan fisik untuk membangun kebugaran, mental kita pun wajib dilatih sehingga memiliki mental yang membaja. Dengan memiliki mental yang kuat, hidup kita akan terasa lebih ringan. Seberat apa pun masalah tidak akan membuat kita jatuh, remuk, dan berputus asa. Beratnya masalah justru menjadi batu asah yang akan membuat kualitas kita semakin cemerlang.
Hal itu pula yang dilakukan DT Peduli kepada para mustahik. Mereka tidak hanya diberi bantuan, tapi mentalnya juga dikuatkan untuk dapat hidup mandiri,
terus berkarya, tidak mudah putus asa, serta diberi pembinaan secara rutin oleh tim yang berkunjung ke kediaman mereka, agar mereka tidak merasa sendirian dalam menghadapi beragam ujian kehidupan. Ada Allah Yang Mahabaik yang senantiasa mendengar doa-doa mereka. Ada Tim DT Peduli juga yang membersamai mereka menjadi mukmin yang sehat dan kuat mentalnya.
Selanjutnya kesehatan dan kekuatan rohani. Inilah yang tidak boleh tidak harus ada dalam diri setiap muslim. Bagaimana tidak, tanpa kekuatan rohani, apa pun yang kita miliki menjadi tidak berarti. Sekuat apa pun kita, entah fisik, finansial, intelektual dan mental, tanpa kekuatan rohani, kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan hakiki di dunia dan akhirat.
Bagaimana caranya membangun kekuatan rohani? Yakni berusaha menjaga kebeningan hati. Pandangan dijaga, ucapan dijaga, telinga hanya mendengar sesuatu yang disukai Allah dan manfaat. Semua yang kita rasakan harus mendekatkan diri kepada Allah. Lalu, riyadhah-nya
juga harus lebih digencarkan. Malam hari usahakan bisa tahajud walau hanya dua rakaat. Setiap Senin dan Kamis usahakan untuk puasa sunnah. Ketika memiliki rezeki dan sudah mencapai nishab, jangan ditahan-tahan mengeluarkan zakatnya. Lebih baik lagi bila berusaha istiqamah sedekah, sehingga tiada hari berlalu tanpa sedekah.
Apalagi di zaman yang sudah serba canggih ini. Membayar zakat atau bersedekah untuk Program Kesehatan yang digulirkan DT Peduli, tidak perlu repot- repot datang ke kantornya. Cukup melakukan transaksi melalui mobile banking dan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Hidup Sehat bersama DT Peduli
Melihat banyak masyarakat di negeri ini yang butuh bantuan di bidang kesehatan, maka DT Peduli berusaha hadir dan memberikan bantuan dengan optimal. Ada yang diberi bantuan layanan kesehatan gratis, ada pula
yang dibantu membayar biaya berobat di rumah sakit, pemberian kursi roda, layanan ambulance gratis, hingga pembagian APD (Alat Pelindung Diri) bagi tenaga medis saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Tidak hanya memberikan sosialisasi menjaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan, masyarakat juga diberi masker dan handsantizer secara gratis oleh DT Peduli.
Kepedulian DT Peduli di bidang kesehatan ini, tidak lepas dari ajaran Rasulullah saw yang semasa hidupnya sangat menjaga kesehatan. Begitu kuatnya fisik Rasulullah saw, sehingga malam hari beliau hanya tidur sebentar, lalu segera bangun untuk menunaikan tahajud dan beribadah kepada Allah, sampai kedua kakinya bengkak. Namun, beliau tetap tegak untuk membaca surat-surat yang panjang dalam salatnya. Puasanya pun sambung menyambung. Bahkan, dalam peperangan, beliau harus menanggung beratnya perang melebihi para sahabat. Demikian tutur Dr. Nizar Abazhah dalam bukunya Pribadi Muhammad saw (halaman 102 dan 103).
Maka dari itu, segala upaya DT Peduli dalam Program Kesehatan, diharapkan dapat membantu umat untuk hidup sehat. Sehingga mereka dapat maksimal dalam beribadah kepada Allah SWT, semangat menuntut ilmu, tangguh dalam menjemput rezeki yang halal, mampu melawan kemungkaran, serta menebar manfaat kepada sesama. Bagi sahabat yang ingin membantu mewujudkan umat yang sehat dan kuat bersama DT Peduli, sahabat- sahabat dapat berkontribusi dalam bentuk donasi untuk Program Kesehatan melalui donasi online ke www. dtpeduli.org. Semoga Allah Yang Mahakuat memberikan kita semua kesehatan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan. Aamiin Yaa Allah. (Cristi Az-Zahra)
9
10
Jejak Program
10
Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhiid (DT) Peduli telah hadir di Sukabumi sejak April 2016, dan diresmikan langsung oleh
KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Saat itu namanya belum DT Peduli, tapi Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT).
Lokasi DT Peduli Sukabumi sebelumnya terletak di Jalan Kenari (di rumah donatur bersebelahan dengan Batik Kenari). Kemudian pada tahun 2018, DT Peduli Sukabumi pindah ke Jalan RA Kosasih No. 347, Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. Sejak awal berdiri, banyak program yang telah dilaksanakan, di antaranya adalah program kesehatan yang bergerak di bidang layanan kesehatan gratis.
Lalu pada 2019, DT Peduli Sukabumi memiliki mobil layanan kemanusiaan. Dukungan para donatur pun semakin meningkat, sehingga program kesehatan semakin berkembang. Banyak masyarakat yang telah merasakan manfaatnya, termasuk layanan mobil ambulance yang membantu mengantar mustahik ke rumah sakit di Kota Sukabumi, hingga ke rumah sakit rujukan Tipe A, seperti Rumah Sakit Hasan Sadikin di
Kota Bandung.
Sahabat difabel juga turut mendapat perhatian melalui program kesehatan ini. Mereka diberi alat bantu dengar dan kursi roda agar lebih mudah beraktifitas dan terus semangat berkarya. Tidak hanya Santri Karya DT Peduli yang terjun langsung, para relawan kesehatan dan mahasiswa yang mendapat beasiswa dari DT Peduli Sukabumi pun turut membantu. Khusus dari kalangan mahasiswa, mereka rata-rata menempuh pendidikan di sekolah tenaga kesehatan di Kota Sukabumi.
Sejak pandemi Covid-19 melanda, layanan kesehatan yang diberikan pun bertambah. Mulai dari pembagian masker, handsanitizer, penyemprotan disinfektan, serta penempatan sabun cuci tangan di beberapa masjid yang berada di wilayah Kota Sukabumi.
Rizkia Ananda Winda, Kepala Unit Kantor Pelaksana Program DT Peduli Sukabumi menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk terus bersinergi dalam melayani, dan peduli kepada umat melalui program kesehatan, dan program lainnya yang ada di DT Peduli Sukabumi. (Arie Citra Rengganis, Markom Cabang DT Peduli Sukabumi)
1111
12
DT Peduli Malang
DT Peduli Lampung
Distribusi tiga ekor sapi dari BPKH, dan satu ekor dari Dakwah Islamiyyah PT. Indah Jaya, di Kp. Somang, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Lebak, Banten, Jumat (31/7).
Qurban Fest di Muara Gembong, sebanyak 1 sapi dan 25 kambing, (2/8).
Gelar QPN (Qurban ke Pelosok Negeri), meliputi Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Sabtu (1/8).
Gelar warung sedekah rutin, berkeliling ke seluruh Kabupaten Cianjur, Jumat (24/7).
Pelaksanaan kurban di Dusun Krajan, Kecamatan Pujon, Ahad (2/8).
Pemotongan hewan kurban kambing di daerah Tanjung Bintang, Lampung Selatan, untuk membantu warga terdampak Covid-19 di sana, Sabtu (1/8).
Bekerja sama dengan Cimb Niaga Syariah dalam melaksanakan Program Bagi Sembako untuk Diffable dan Dhuafa, Selasa (28/7).
Bersama Pegadaian Kanwil 1 Medan bagikan hewan kurban sebanya 6 ekor sapi dan 3 domba, disembelih di Komplek Rumah Dinas Pegadaian, didistribusikan hingga ke muslim minoritas, Sabtu (1/8).
Gelar Qurban Fest di lokasi pembangunan Masjid DT Batam, Jumat (31/7).
Qurban Fest 4 ekor sapi di Kampung Pejambon, Pesawaran, Sabtu (1/8).
Bersama CIMB Niaga Syariah Cirebon, serahkan bantuan hewan kurban domba kepada Rektor IAIN SNJ Cirebon, Selasa (21/7).
Di stri busikan daging kurban ke Desa Tulusreo, Dusun 2, Kec. Pekalongan, Lampung Timur, Senin (3/8).
Pelaksanaan kurban di Kampung Binaan Kementrian Agama Kota Malang, bekerja sama dengan FOZ Kota Malang dan CIMB Niaga Syariah Malang, Sabtu (1/8).
Menerima titipan kurban 2 ekor sapi dari BPKH, untuk wilayah terdampak bencana di Wilayah Kalapanunggal, Sabtu (1/8).
Bersama IDX laksanakan Program Bagi Sembako sebanyak 500 paket, untuk Diffable, Anak Yatim, dan Pemulung, Sabtu (4/7).
Gelar Qurban Fest di Pondok Pesantren Baitul Quran DT Peduli Lampung, Ahad (2/8).
Galeri
12
DT Peduli Kuningan DT Peduli Aceh
DT Peduli Bekasi
Pendistribusian paket sembako lanjutan bersama Mitra PT. Deenay pada Sabtu (6/6).
Salurkan 200 Paket Daging Kurban kepada warga di pesisir Sungai Barito, Desa Aluh-Aluh Kacil, Kabupaten Banjar, Sabtu (1/8).
Menyalurkan 80 paket daging kurban dari CIMB Niaga Syariah kepada tukang becak, tukang ojek, dan penjual kembang di Banjarmasin, Senin (3/8).
Menerima hewan kurban sebanyak 4 ekor kambing dari PT. Paragon Cabang Banjarmasin, Senin (3/8).
Qurban Fest di masa pandemi, sebanya 40 kambing dan 1 ekor sapi, di TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jumat (31/08).
Tebar daging kurban dalam Acara Qurban Festival untuk masyarakat pelosok di Desa Rambatan, Kecamatan Ciniru, Jumat (31/7).
Jalankan Program Sedekah Jumat, bagikan nasi kotak untuk para Hafizh al-Quran di Dayah Mush’ab bin Umair, terletak di Kawasan Kajhu, Aceh Besar, Jumat (10/7).
Qurban Fest di Desa Domas, Kecamatan Pontang, Serang, dan di Desa Munjul, Kecamatan Munjul, Pandeglang, Banten, Jumat dan Sabtu (31/8 dan 1/9).
Penyerahan 3 ekor sapi d an 5 ekor kambing dari Kanwil Dirjen pajak untuk disalurkan ke Desa Lok Buntar, Kabupaten Banjar, Senin (3/8).
MOU Sinergi Sedekah Berkah antara Sekolah RMB dan DT Peduli Bekasi, Rabu, (29/7).
DT Peduli Lampung DT Peduli SukabumiDT Peduli Solo DT Peduli Solo
DT Peduli Karawang
DT Peduli Kalimantan Selatan DT Peduli Kalimantan Selatan
Qurban Fest di tengah wabah Virus Covid-19, memotong sebanyak 26 ekor kambing, dan didistribusikan untuk warga pelosok di Lampung Barat, Sabtu (1/8).
Qurban Fest di Lapang Tembak Kodim 0607 Sukabumi, Jumat (31/7).
Komunitas Sister Yuk Ngaji dan Fath melakukan penyerahan sedekah daging kurban untuk Muslim Rohingya, melalui DT Peduli Solo, Ahad (19/7)
Bersmaa CIMB Niaga Syariah salurkan paket sembako untuk warga terdampak Covid-19, Surakarta, Rabu (1/7).
Salurkan 10 ekor domba kepada Anggota Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia), Kabupaten Purwakarta, Ahad (2/8).
13
Peyerahan hewan kurban sebanyak 5 ekor sapu dan 1 ekor kambing dari Bea Cukai, Senin (3/8).
DT Peduli Kalimantan Selatan DT Peduli Kalimantan Selatan DT Peduli Kalimantan Selatan
14
DT Peduli Sulawesi Selatan
Tebar daging kurban untuk masya- rakat pelosok Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Jumat (31/7).
Bersama PLN Cirebon distribusikan 170 paket daging kurban dan sembako di Kampung Cibunut, Kuningan, dan Argasunya, Cirebon, Senin (3/8).…