penanganan aat

Download Penanganan AAT

Post on 06-Jan-2016

216 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

penanganan aat tambang

TRANSCRIPT

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    1/33

    PENANGANAN AIR ASAM

    TAMBANG (AAT)

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    2/33

    Stratigrafi Geologi Regional(Cloke dkk. 1997)

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    3/33

    Stratigrafi Geologi Regional Stratigraphy of the Kutai Basin

    Age Formation Lithology Thickness

    Quaternary Aluvium (Qa)Alluvium is mostly composed of gravel, sand and silt deposited in river banks,

    swamps, deltas

    and beaches. Depth of soil cover is typically less than 2m in most elevated areas.

    !arly"liocene

    #ampung $aru%ormation

    (&pkb)

    'omposed of uatitic sandstone with intercalations of clay, silt, and lignite. &hesubbituminous

    coal seams are usually *m to 2m thick. +ediments appear to have formed in deltaicto

    shallowmarine depositional environments. &hisformation unconformably overlies the $alikpapan %ormation.

    - m

    /pper0iddle

    0iocene

    $alikpapan%ormation

    (&mbp)

    Alternating uart sandstone, silty claystone and shale with intercalations of marl,limestone and coal. $ituminous rank coal seams are up to 1m thick. Deposited in alittoral to shallow marine environment. 'onformably overlies the "aulua $alang

    %ormation.

    m

    0iddle0iocene

    "ulau $alang%ormation

    (&mpb)

    Alternating uart sandstone, sandstone and claystone. &he claystone is blackishgrey, thickness

    of clay beds is between *cm to 2 cm and locally intercalating with bituminous rankcoal seams up

    to 1m thick. Deposited in a shallow sublittoral environment. 'onformably overliesthe $ebuluh %ormation.

    3 m

    !arly0iocene

    $ebulu%ormation

    (&mbl)4imestone with intercalations of claystone and marl. +hallow marine environment. - m

    4ate5ligoceneto 0iddle0iocene

    "amaluan%ormation

    (&omp)

    'laystone and shale intercalated with marl, sandstone and limestone. Deposited indeep sea environment.

    *- 2- m

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    4/33

    Terminologi Litostratigrafi pada Cekungan Kutai

    (Supriatna et al.. 1995)

    Stratigrafi Geologi Regional

    0 5 10 15 20 25 305 KILOMETER

    106O30

    0O

    106O30

    E

    F

    Tpkb

    Tmbp

    Tmpb

    Tmb

    Tmp

    Formasi Kampung Baru

    Formasi Balikpapan

    Formasi Pulau Balang

    Formasi Bebulu

    Formasi Pamaluan

    KETERAGA

    TmpbTmp

    TmpTmb Tmp Tmpb Tmp

    S! "emba#an Kiri

    Tmb Tmp Tmpb Tmp Tmpb

    S! Ke$ak

    TmpbTmpTmbp

    S! Loa%aur

    Tpkb Tmbp Tmpb Tmbp

    S! Bambangan

    Tpkb Tmbp Tpkb

    Penampang Baratlaut&Tenggara 'ekungan Kutai

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    5/33

    Struktur Geologi Regional(Paterson. dkk. 1997)

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    6/33

    PT

    SING

    LURUS

    PRATAMA

    Air Asam Tambang adalah air asam yang berasal dari aktivitaspenambangan terbuka atau penambangan bawah permukaanakibat reaksi organicdan inorganicdari mineral pyrit dengan airdan oksigen. ($ates and 6ackson, *37)

    "embentukan AA& dimungkinkan karena tersedianya8*. 0ineral sul9da : sumber sulfur;asam2. 5ksigen (dalam udara) pengoksidasi

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    7/33

    PT

    SING

    LURUS

    PRAT

    AMA

    Dampak Negatif Akibat AAT

    Pertanian &anah 8 0engurangi kesuburan

    tanah,

    0engurangi kandungan 'a, 0g, dan#

    perasional Penambangan 0erusak peralatan penambangan,

    $iaya untuk menetralisasi air

    Lingkungan !i"up 0encemari air (air sungai dan air

    tanah),

    merusak ekosistem

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    8/33

    PT

    SING

    LURUS

    PRAT

    AMA

    Pengelolaan AAT

    @ Sekali AAT su"ah terbangkitkan akan sangat sulit untukmenghentikannya

    # Prinsip utama pengelolaan AAT $se"apat mungkin mencegahterbentuknya AAT % upaya pre&entif

    # Tetapi pa"a kenyataannya pa"a kegiatan penambanganterbuka hal tersebut ti"ak "apat mencegah secara totalter'a"inyaAAT $AAT yang terbentuk "i "alam pit (baik "i "in"ingataupit wall maupun "i "asar ataupit foor) "iluar pit (stockpile) interme"iet stock pile* ti"ak akan mungkin "icegah +perlu

    "itangani (mitigasi*

    # ,paya yang "apat "ilakukan a"alah mencegah terbentuknyaAAT "i "aerah penimbunan batuan penutup +rencanapengelolaan o&erbur"en (overburden management plan)

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    9/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    Tuuan pen!ega"an dan mitigasi

    Prinsip "asar pencegahan pencemaran a"alah menerapkansuatu proses perencanaan "an perancangan untuk -

    . mencegah) menahan) atau menghentikan proses.proseshi"rologi) kimia) mikrobiologi) atau termo"inamika yangmenyebabkan pencemaran pa"a lingkungan perairan)

    pa"a atau se"ekat mungkin "engan lokasi "imanater'a"inya penurunan kualitas air (re"uksi pa"a sumber*Atau

    . menerapkan upaya.upaya /sik untuk mencegah ataumenahan transpor "ari kontaminan ke ba"an air (antara

    lain "engan re!y!ling# pengolahan0treatment "an0ataumengamankan timbunan*

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    10/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    Prinsip pencegahan AAT

    # Pencegahan terbentuknya AAT lebih baik "ari pa"a

    mengolahnya (prevention is better t"an treatment) karena-+ Lebih an"al untuk 'angka pan'ang+ 1eminimalkan risiko

    # Langkah pertama "ari pencegahan +i"enti/kasi batuanyang

    berpotensi membentuk asam "an yang ti"ak berpotensimembentuk asam +2karakterisasi3

    # Dengan mengetahui sebaran 'enis.'enis batuanber"asarkankarakteristiknya "alam pembentukan AAT +"apat "isusun

    perencanaan pencegahan yang baik

    # !al ini perlu "ilakukan se'ak tahap eksplorasi) perencanaan4perancangan) konstruksi) penambangan) "an pascatambang

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    11/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    Prinsip pen!ega"an AAT $ pengelolaanoverburden %O& management)

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    12/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    PT

    SINGLURUS

    PRATA

    MA

    Langkah.Langkah Pencegahan AAT

    56 Karakterisasi 7enis Batuan Penutup

    86 Pembuatan 1o"el Batuan96 Perencanaan pengupasan "an

    penimbunan B (&erbur"en 1anagement

    Plan*:6 Penempatan Batuan Penutup secara

    selektif antara PAF "an NAF

    ;6 1eto"e capsule" pa"a area "isposal

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    13/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    PT

    SINGLURUS

    PRATA

    MA

    =>PL?AT@N

    56 Penyeli"ikan geologi untukmengi"enti/kasikarakteristik lapisan penutup -. 1erencanakan program pengeboran

    "an pengambilan sampel. Analisis laboratorium 4 klasi/kasilapisan penutup

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    14/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    PT

    SINGLURUS

    PRATA

    MA

    Perencanaan Pengeboran-

    ariasi Stratigra/ 1emberikan gambaran &ariasi litologi secara

    &ertikal "an horiontal Digunakan untuk melakukan korelasi litologi

    Letak Lubang bor Lubang terletak "i"alam batas area yang akan

    "itambang Lubang "iletakan "i "ig"wall 1emberikan gambaran seluruh lapisan yang

    akan "ipin"ahkan

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    15/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    PT

    SINGLURUS

    PRATA

    MA

    Lubang bor terletak %ig%(all $i $alam batas area #ang

    akan $itambang

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    16/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    PT

    SINGLURUS

    PRATA

    MA

    6 Pengambilan Sampel-

    !al.hal yang perlu "ipertimbangkan Seluruh unit stratigra/ harus

    "iambil sampel Sampel yang telah "iu'i)

    "iperbolehkan "ilakukanpengu'ian ulang) untukmen"apatkan hasil yang akurat

    Sampel berupa !ore untuk

    memberikan informasi batuansecara "etail

    6 'ompositeSampel-

    ,ntuk mengurangi 'umlah sampelsecara keseluruhan "an mengurangibiaya pengu'ian sampel

    Sampel "i !ompositeber"asarkanlitologi atau unit geologi6 Sampel "apat"i !ompositehanya pa"a sampel.sampelyang secara unit stratigra/ sama"isesuaikan "engan "ata corring "an"ata log geo/sika

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    17/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    PT

    SINGLURUS

    PRATA

    MA

    Parameter Pengu'ian geokimia yang "ilakukan p!) total sulfur)kapasitas netralisasi asam (ANC*) Sulfur.pirit) NA (Net Aci"

    eneration*

    Klasi/kasi sampel-56 1aterial bukan pembentuk asam : p! NA E :6; "an0atau

    nilai NAPP yang negatif86 1aterial berpotensi pembentuk asam kapasitas renda" :

    ( p! NA :6;. NA pa"a p! :6; kurang "ari ; kg !8S:per ton

    . NAPP a"a "alam selang G . 5G kg !8S:per ton

    96 1aterial berpotensi pembentuk asam kapasitas sedang :( p! NA :6;. p! !8 (5-8* :);

    . NA pa"a p! :6; E ; kg !8S: per ton

    . NAPP E 5G kg !8S: per ton6:6 1aterial berpotensi pembentuk asam kapasitas tinggi :

    ( p! NA :6;. p! !8 (5-8* :);

    . NA pa"a p! :6; E ; kg !8S:per ton

    . NAPP E 5G kg !8S:per ton

    Analisis Laboratorium 4 Klasi/kasi LapisanPenutup-

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    18/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    PT

    SINGLURUS

    PRATA

    MA

    86 Pemo"elan eologi lapisan penutup -. 1ana'emen pusat "ata geologi. 1embuat mo"el geologi lapisan

    penutup

  • 7/17/2019 Penanganan AAT

    19/33

    PT

    SINGLURUS

    PRAT

    AMA

    PT

    SING

    LURUS

    PRATA

    MA

    1engumpulan "ata "arilapangan untuk"imasukan ke"alam pusat"ata geologi

    1embuat ko"e litologilapisan penutup

    1ema