20100325 2 aspekmanusiadalamimk

37
ASPEK MANUSIA DALAM IMK

Upload: ruezi-die

Post on 08-Jul-2015

285 views

Category:

Documents


4 download

TRANSCRIPT

Page 1: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

ASPEK MANUSIA DALAM IMK

Page 2: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Model Pengolahan Informasi pada Manusia

Faktor utama yang dominan dalam interaksi manusia dan komputer adalah faktor kognisi.

Pada awal tahun 1960 dan 1970-an paradigma utama dalam psikologi kognisi adalah mencari karakter manusia sebagai pengolah informasi.

Segala sesuatu yang diindera (penglihatan, pendengaran, sentuhan, bau dan rasa) dianggap sebagai informasi yang akan diolah oleh otak.

Page 3: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Model Pengolahan Informasi pada Manusia

E n c o d e r P e m b a n d i n g a nP e m i l i h

T a n g g a p a nE k s e k u s i

T a n g g a p a n

I n p u ta t a u

r a n g s a n g a n

O u t p u ta t a u

t a n g g a p a n

L a n g k a h 1 L a n g k a h 2 L a n g k a h 3 L a n g k a h 4

Ide dasarnya adalah bahwa informasi masuk dan keluar dari pikiran manusia melalui sederet langkah proses yang urut.

Page 4: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Langkah Pengolahan Informasi

1. Informasi dari lingkungan disandikan ke bentuk representasi internal.

2. Representasi internal dari rangsangan dibandingkan dengan informasi yang sudah tersimpan di otak.

3. Membuat keputusan respon apa yang akan dipilih.4. Mengeksekusi respon yang telah dipilih dan

melakukan tindakan yang diperlukan

Page 5: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Model Pengolahan Manusia

Dua hal penting yang dapat ditambahkan pada model dasar pengolahan pada manusia adalah pengolahan atas perhatian dan ingatan (memory).

Pada model ini kognisi dapat dipandang berdasarkan:

Page 6: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Kognisi

1. Bagaimana informasi dirasakan oleh pengolah persepsi

2. Bagaimana perhatian terhadap informasi3. Bagaimana informasi diproses dan disimpan

dalam memori

Page 7: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Model Pengolahan pada Manusia

P e r h a t i a n

E n c o d e r P e m b a n d i n g a nP e m i l i h

T a n g g a p a nE k s e k u s i

T a n g g a p a n

I n p u ta t a u

r a n g s a n g a n

O u t p u ta t a u

t a n g g a p a n

M e m o r i

Page 8: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Model sistem

Pengolahan pada

Manusia dan

Komputer

P e r s e p t u a l

I n t e l e k t u a l

K o n t r o l M o t o r i k

Me

mo

ri

P e r s e p t u a l

I n t e l e k t u a l

K o n t r o l M o t o r i k

R e s p o n d e rS e n s o r

P i r a n t i M a s u k a n

P e n g o n t r o l M a s u k a nP e n g o n t r o l K e l u a r a n

P i r a n t i K e l u a r a n

P r o s e s o r

M e m o r i

U m p a n B a l i k

Pe

ng

ola

han

Oto

mat

is

Pen

go

lah

an

Sad

ar

Ma

nu

sia

Ko

mp

ute

r

A n t a r m u k a

Page 9: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Model Memori

Register sensori, yang menerima informasi dari luar dan akan memegang informasi untuk waktu singkat (dalam seper sepuluhan detik)

Memori jangka pendek, yang menyimpan informasi terbatas untuk periode pendek (beberapa detik)

Memori jangka panjang, yang akan menyimpan informasi dalam jangka yang tidak dapat ditentukan

Page 10: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Model Memori

R e g i s t e rS e n s o r i

M e m o r iJ a n g k a P e n d e k

L i n g k u n g a nl u a r

M e m o r ij a n g k a

p a n j a n g

K a n a l k a p a s i t a s r e n d a h

Page 11: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Persepsi Visual

Mata masih merupakan indera utama dalam berinteraksi dengan komputer.

Mata manusia terutama digunakan untuk menghasilkan persepsi yang terorganisir akan : gerakan ukuran Bentuk/pola jarak posisi relatif tekstur, dan warna

Page 12: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Persepsi Visual

Sistem visual pada manusia mampu merasakan obyek dalam kondisi terang sinar matahari dan dalam kegelapan malam.

Juga dapat merasakan dan mengikuti obyek yang bergerak dengan cepat (gerakan serangga) dan kejadian yang sekejap kemudian menghilang (seperti petir)

Namun juga banyak hal yang tidak dapat dilihat, seperti gerakan peluru, pertumbuhan tanaman, dan sinar infra-merah.

Page 13: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Penampang Bola Mata Manusia

Page 14: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Distribusi Rod & Conne pada Retina

Page 15: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Teori Persepsi Visual

Terdapat dua teori pendekatan yang menjelaskan tentang bagaimana cara manusia melihat suatu obyek: Teori Konstruktif Teori Ekologi

Page 16: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Pendekatan Konstruktif

Asumsi utama pendekatan ini adalah bahwa persepsi melibatkan intervensi dari representasi dan ingatan.

Apa yang kita lihat bukanlah merupakan replika atau copy dari dunia seperti citra yang dihasilkan kamera.

Tetapi sistem visual manusia akan menyusun suatu model dari dunia dengan mentransformasi, memperbaiki, mendistorsi, dan membuang informasi.

Page 17: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Pendekatan Konstruktif

Efek dari konstruksi adalah untuk menyediakan kepada kita gambaran yang lebih konstan dari dunia dibanding jika kita hanya mengandalkan citra yang dilihat dari retina mata kita.

Oleh karena itu kita melihat bangunan selalu tidak berubah dan orang terlihat mempunyai ukuran dan bentuk yang sama, meskipun kita melihat dari berbagai posisi dan jarak.

Page 18: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Persepsi Visual Pada Konteks Pola

Page 19: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Hukum Gestalt dari Organisasi Persepsi

Prinsip pengorganisasian memungkinkan kita untuk menerima pola rangasangan sebagai sesuatu yang mempunyai arti yang dapat didefinisikan sebagai: Pendekatan (proximity) Kesamaan (similarity) Kedekatan (closure) Kontinuitas (continuity) Simetri (symmetry)

Page 20: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Hukum Gestalt dari Organisasi Persepsi

Page 21: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Definisi Organisasi Persepsi

Pendekatan; titik-titik terlihat sebagai suatu kelompok dan bukan suatu elemen acak.

Kesamaan; ada kecenderungan untuk melihat elemen-elemen yang mempunyai bentuk atau warna sama sebagai satu kelompok

Kedekatan; bagian yang hilang pada gambar akan diisi untuk melengkapinya, sehingga terlihat sebagai lingkaran yang utuh

Page 22: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Definisi Organisasi Persepsi

Kontinuitas; rangsangan terlihat seperti disusun dari dua baris titik yang saling bersimpangan satu dengan yang lain, dan bukan sekumpulan titik yang acak

Simetri; daerah yang dibatasi oleh garis batas simetris cenderung dirasakan sebagai gambar yang koheren.

Page 23: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Pendekatan Ekologi

Pendekatan ini berargumen bahwa persepsi adalah proses langsung, yaitu informasi hanya merupakan hasil deteksi retina dan bukan merupakan hasil rekonstruksi.

Perhatian utama adalah memahami apa yang kita kerjakan saat kita merasakan (melihat), dan bukan mencoba untuk memahami bagaimana kita merasakan suatu gambar atau bagaimana kita mengenali suatu obyek.

Page 24: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Luminans

Luminans adalah besar intensitas cahaya yang dipantulkan atau dihasilkan oleh permukaan obyek, Luminans merupakan besaran terukur dengan satuan lilin/meter persegi.

Semakin besar luminans suatu obyek, rincian (detail) obyek yang dapat dilihat oleh mata juga akan semakin bertambah, namun jika terlalu besar justru akan berlaku sebaliknya.

Page 25: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Luminans

Semakin besar luminans, maka diameter anak-mata (pupil) akan semakin mengecil, sehingga intensitas cahaya yang diterima retina tidak terlalu besar, dan akan meningkatkan kedalaman fokusnya (deep of field).

Hal yang sama terjadi pada kamera saat kita mengatur diafragma pada lensa, semakin kecil diafragma, maka besar intensitas cahaya yang masuk akan semakin kecil juga, namun kedalamannya (deep of field) semakin besar.

Page 26: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Kontras

Kontras adalah hubungan antara intensitas cahaya yang dikeluarkan atau dipantulkan oleh suatu obyek dengan intensitas cahaya dari latarbelakang (background) obyek tersebut.

K = Nilai kontras L0 = Luminans obyek LB = Luminans latarbelakang

B

BO

L

LLK

−=

Page 27: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Kecerahan (Brightness)

Kecerahan (brightness) adalah tanggapan subyektif mata terhadap cahaya yang dipancarkan atau dipantulkan obyek

Tidak ada arti khusus dari tingkat kecerahan seperti pada luminans, sehingga nilai kecerahan suatu obyek tidak dapat diukur (tidak mempunyai satuan), atau bersifat kualitatif subyektif.

Secara umum luminans yang tinggi berimplikasi pada kecerahan yang tinggi pula.

Page 28: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Representasi Perseptual Cahaya

Page 29: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Kisi-kisi Hermann

Page 30: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Efek Ilusi Pada Persepsi Mata

Page 31: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Sudut Penglihatan

Sudut penglihatan (visual angle) didefinisikan sebagai sudut yang terjadi saat mata melihat obyek dihadapannya secara vertikal.

Ketajaman penglihatan (visual acuity) adalah sudut penglihatan minimum ketika mata masih dapat melihat obyek dengan jelas.

Page 32: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Sudut Penglihatan

Page 33: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Sudut Penglihatan

Besar sudut penglihatan yang dibentuk dari gambar di atas adalah:

Nilainya biasanya sangat kecil, sehingga dinyatakan dalam satuan menit atau detik busur.

Sudut penglihatan yang nyaman bagi mata adalah 15 menit, dan dalam kondisi yang buruk dapat dinaikkan sampai 21 menit.

D

L

2tan120 1−=φ

Page 34: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Medan Penglihatan

Medan penglihatan adalah sudut yang dibentuk ketika mata bergerak kekiri terjauh dan kekanan terjauh, yang dapat dibagi menjadi empat wilayah: wilayah tempat kedua bola mata mampu melihat

sebuah orbyek dalam keadaan sama, disebut juga penglihatan binokuler

wilayah terjauh yang dapat dilihat oleh mata kiri ketika mata kiri digerakkan ke sudut paling kiri, disebut juga penglihatan monokuler kiri.

Page 35: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Medan Penglihatan

wilayah terjauh yang dapat dilihat oleh mata kanan ketika mata kanan digerakkan ke sudut paling kanan, disebut juga penglihatan monokuler kanan.

Wilayah buta, yakni wilayah yang sama sekali tidak dapat dilihat oleh kedua mata kita.

Page 36: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Medan Penglihatan

Page 37: 20100325 2 aspekmanusiadalamimk

Persepsi Visual

Dalam dunia nyata mata selalu digunakan untuk melihat semua bentuk obyek 3-dimensi

Dalam sistem komputer yang menggunakan layar 2-dimensi, mata “dipaksa” untuk dapat “mengerti” bahwa obyek pada layar tampilan yang susungguhnya berupa obyek 2-dimensi, harus dipahami sebagai obyek 3-dimensi dengan menggunakan teknik-teknik tertentu.