toba aspiring geopark

Download Toba Aspiring Geopark

Post on 13-Apr-2018

223 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    1/56

    Pemberdayaan Kekayaan dan Potensi Geologi

    Untuk Pengembangan Ikon Pariwisata

    (Geo-Wisata) di Kawasan Toba dan Sekitarnya

    Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional

    Oleh :

    BUPATI SAMOSIR

    (KETUA FORUM LAKE TOBA REGIONAL MANAGEMENT)

    Disampaikan pada:

    International Workshop on Aspiring Geoparks of Indonesia

    Museum Gunung Api Batur, Kab. Bangli, Provinsi Bali

    15 -17 November 2012

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    2/56

    Sebab kekayaan dan potensi

    geologi di Kawasan Danau

    Toba yang punya signifikansi

    sebagai geopark global adalahakibat meletusnya Gunung

    Toba pada 74 ribu tahun yang

    lalu (letusan gunung api

    terdasyat di bumi dalam 2 juta

    tahun terakhir)

    Inti Kaldera (lubang besar)

    yang terisi air

    DANAU TOBA

    (2,880N98,502 E dan 2,350N99,10E)

    Mengapa

    disebutGeopark

    Toba

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    3/56

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    4/56

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    5/56

    PANORAMA ALAM DANAU TOBA

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    6/56

    PANORAMA ALAM DANAU TOBA

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    7/56

    PANORAMA ALAM DANAU TOBA

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    8/56

    PANORAMA ALAM DANAU TOBA

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    9/56

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    10/56

    Karakteristik morfometri Danau Toba

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    11/56

    1. Kabupaten Samosir (65%)2. Kabupaten Simalungun3. Kabupaten Toba Samosir4. Kabupaten Karo

    5. Kabupaten Dairi6. Kabupaten HumbangHasundutan

    7. Kabupaten Tapanuli Utara

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    12/56

    Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan ekonomi di

    Kawasan Danau Toba atas dasar harga konstan 2000

    (2009-2011)

    A. Jumlah Penduduk

    NO KABUPATEN JUMLAH

    1 Samosir 144.843 Jiwa

    2 Simalungun 817.720 Jiwa3 Toba Samosir 172.933 Jiwa

    4 Karo 350.479 Jiwa

    5 Dairi 270.053 Jiwa

    6 Humbang Hasundutan 171.687 Jiwa

    7 Tapanuli Utara 280.677 Jiwa

    Jumlah 2.208.392 Jiwa

    Sumber: BPS Provsu: Sumatera Utara Dalam Angka 2012

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    13/56

    B. Laju Pertumbuhan Ekonomi (persen)

    NO KABUPATEN 2009 2010 2011

    1 Samosir 5,10 5,59 5,96

    2 Simalungun 4,92 5,12 5,81

    3 Toba Samosir 5,30 5,50 5,26

    4 Karo 5,17 6,03 6,59

    5 Dairi 4,72 5,02 5,28

    6 Humbang Hasundutan 5,32 5,45 5,94

    7 Tapanuli Utara 4,98 5,56 5,54

    Sumber: BPS Provsu: Sumatera Utara Dalam Angka 2012

    Masing-masing Kabupaten dengan visi pembangunan

    berbeda-beda, namun masih tetap berbasis pertanian.

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    14/56

    Penduduk di kawasan Danau Toba hidup menyebar mulai dari daerahperbukitan hingga di lembah dan pinggiran Danau Toba.

    Pemilihan lokasi pemukiman penduduk menggambarkan menyatunya

    masyarakat dengan alam yang memunculkan kearifan-kearifan lokal

    untuk hidup harmonis dan sejahtera dilingkungan yang masih alamiah

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    15/56

    PERKAMPUNGAN SIANJUR MULA-MULA

    KAB. SAMOSIR

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    16/56

    PERKAMPUNGAN SIANJUR MULA-MULA

    KAB. SAMOSIR

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    17/56

    Si Raja Batak diturunkan di Gunung Pusuk Buhit. Gunung Pusuk Buhitdipercaya sebagai kawasan Sakral budaya Batak. Hal ini tidak sekedar

    legenda namun Si Raja Batak telah menjadi nenek moyang seluruh orang

    Batak yang tergambar dalam Tarombo Batak (silsilah Batak yang hingga saat

    ini menjadi pegangan urut-urutan keturunan Si Raja Batak hingga generasi

    saat ini). Tata urutan ini menjadi pedoman dalam tata upacara adat dan

    budaya masyarakat Batak dimanapun berada

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    18/56

    SITUS-BUDAYA KAWASAN PUSUK BUHIT

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    19/56

    Sudah sejak lama, banyak pihak dan para ahli dari berbagai bidang

    keilmuan terutama geologi melakukan penelitian di Kawasan Danau

    Toba. Namun, hasil penelitian yang banyak terpublikasikan adalah yang

    dilakukan oleh para peneliti asing. Dengan semakin majunya ilmu

    pengetahuan dan teknologi, para peneliti dalam negeri dewasa inisemakin gencar melakukan kegiatan penelitian di Kawasan Danau Toba

    dan sekitarnya.

    Untuk ilmu kebumian (geologi) penelitian umumnya dilakukan kalangan

    akademisi, para peneliti independen maupun yang mewakili institusi

    seperti Badan Geologi atau unit lain di lingkungan Kementerian ESDM.

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    20/56

    Semakin disadari potensi besar kekayaan geologi di Kawasan Danau Toba. Di sisi lain,

    tidak hanya di Indonesia, juga di seluruh dunia, semakin disadari pula keunggulan

    sektor pariwisata sebagai pengungkit keberhasilan pembangunan untuk kesejahteraan

    masyarakat. Untuk itu, memadukan keduanya, kekayaan geologi di Kawasan Danau

    Toba diyakini dapat diberdayakan menjadi ikon pariwisata minat khusus (Geo-Wisata)di wilayah ini.

    Kesadaran akan adanya potensi dan peluang ini semakin didorong oleh adanya upaya-

    upaya berbagai pihak untuk menggali dan mempublikasikan serta mempromosikan

    melalui berbagai media kekayaan geologi Kawasan Danau Toba. Salah satu diantaranya

    adalah yang dilakukan oleh Kompas Group (TV, Cetak, Online) dengan tema

    Ekspedisi Cincin Api, Toba Mengubah Dunia

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    21/56

    Kekayaan geologi di Kawasan DanauToba (Toba dskt) mempunyai tingkat

    signifikansi tinggi (international)*

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    22/56

    POTENSI DASAR PARIWISATA DANAU

    TOBA DAN SEKITARNYA

    1. PANORAMA ALAM YANGSANGAT INDAH (DANAU

    SANGAT LUAS, BUKIT DAN

    GUGUSAN PEGUNUNGAN BUKIT

    BARISAN, LEMBAH YG

    MEMPESONA), UDARA YANG

    SEJUK 200

    C.

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    23/56

    2. Berbagai potensi olah raga tantangan (adventural sports) dan olah

    raga wisata/rekreasi

    Paragliding di atas Danau Toba

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    24/56

    Landing Paragliding di atas Danau dan

    Darat

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    25/56

    DragonBoat

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    26/56

    Dayung

    Tradisional

    ATRAKSI JETSKY(MOTOR SPEED

    BOAT)

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    27/56

    Volly

    Pantai

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    28/56

    3. Keunikan budaya, toba sebagai asal

    muasal bangso batak dengan budaya

    batak yang lengkap dan masih sangat

    kuat (strong culture), sebab hingga

    saat ini tetap digunakan dalam

    kehidupan sehari-hari (Upacara adat

    dengan atraksi senibudaya dan

    alat/perlengkapan budaya yang

    spesifik seperti Ulos, dan simbol-

    simbol budaya lainnya

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    29/56

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    30/56

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    31/56

    Berbagai event seni budaya di masing-masing Kabupaten diKawasan Danau Toba

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    32/56

    Berbagai event dalam rangka atraksi seni budaya dan

    olah raga tantangan dan olah raga rekreasi/wisata di

    Kawasan Danau Toba al:

    Lake Toba Eco-tourism Sports

    Aerosports Event

    (paragliding/gantole)Mei - Juni

    Pesta Danau Toba Juli

    - Horas Samosir Fiesta,

    - Pesta Rondang Bintang

    - Pesta Buah dan Bunga

    - Gondang Naposo

    - Pesta Njuah-njuah

    April - Mei

    Juni Juli

    Pesta Rakyat

    Pesta Tutup Tahun

    September - Oktober

    Desember

    *

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    33/56

    Selain berbagai potensi seni budaya olah raga dan industri

    kreatif lainnya ternyata Kawasan Danau Toba memiliki

    kekayaan geologi dengan tingkat signifikansi yang layak

    untuk menjadi Geopark Nasional dan pada saatnyadiharapkan dapat diterima menjadi angota GGN Unesco.

    Gunung Toba tercatat meletus sebanyak 3 (tiga) kali:

    1. Erupsi Kaldera generasi pertama (OTT, OldToba Tuff), yang dikenal sebagai Kaldera

    Sibaganding atau Porsea, di bagian tenggara

    Danau Toba saat ini, terjadi pada 840.000

    tahun yang lalu memuntahkan 500 Km3material

    piroklastika bersusunan Andesitan hingga Riolit,

    dengan ketebalan mencapai 300 m.

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    34/56

    II. Erupsi Kaldera generasi kedua (MMT,

    Midle Toba Tuff) yang dikenal sebagai

    Kaldera Haranggaol, di bagian utaraDanau Toba saat ini, terjadi pada

    501.000 tahun yang lalu, memuntahkan 60

    Km3material piroklastik bersusunan Riolit

    dengan tebal mencapai 140 m.

  • 7/27/2019 Toba Aspiring Geopark

    35/56

    III. Erupsi Kaldera generasi ketiga (YTT, Youngest

    Toba Tuff) berlangsung sekitar 1 (satu)

    minggu yang dikenal sebagai KalderaSibandang, memuntahkan 2.800 Km3 (

    2.000 Km3 abu vulkanik dan 800 Km3 batuan

    innimbrit dengan tebal mencapai 400 m.

    Lontaran abunya mencapai ketinggian lebihdari 50 Km dpl, menyebar keseparuh bumi

    dari daratan China sampai Afrika Selatan. Lava

    yang dihasilkan menyebar hingga mencakup

    sebagian besar wilayah Sumatera Utara.Kaldera ini terletak di bagian Barat-Barat