SKRIPSI PENERAPAN SANKSI PIDANA CAMBUK TERHADAP ... ?· Kepada Tunangan terkasih penulis, yang selalu…

Download SKRIPSI PENERAPAN SANKSI PIDANA CAMBUK TERHADAP ... ?· Kepada Tunangan terkasih penulis, yang selalu…

Post on 28-Mar-2019

213 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>1 </p> <p>SKRIPSI </p> <p>PENERAPAN SANKSI PIDANA CAMBUK TERHADAP </p> <p>PELANGGARAN QANUN DI BIDANG MAISIR </p> <p>(Studi Kasus di Kota Banda Aceh) </p> <p>OLEH </p> <p>SHERLY HERDIYANTI </p> <p>B111 11 023 </p> <p>BAGIAN HUKUM PIDANA </p> <p>FAKULTAS HUKUM </p> <p>UNIVERSITAS HASANUDDIN </p> <p>MAKASSAR </p> <p>2015</p> <p>i </p> <p>PENERAPAN SANKSI PIDANA CAMBUK TERHADAP </p> <p>PELANGGARAN QANUN DI BIDANG MAISIR </p> <p>(Studi Kasus di Kota Banda Aceh) </p> <p>OLEH </p> <p>SHERLY HERDIYANTI </p> <p>B111 11 023 </p> <p>SKRIPSI </p> <p>Diajukan Dalam Rangka Penyelesaian Studi Sarjana </p> <p>Bagian Hukum Pidana Program Studi Ilmu Hukum </p> <p>FAKULTAS HUKUM </p> <p>UNIVERSITAS HASANUDDIN </p> <p>MAKASSAR </p> <p>2015 </p> <p>ii </p> <p>iii </p> <p>iv </p> <p>v </p> <p>ABSTRAK </p> <p>SHERLY HERDIYANTI. Penerapan Sanksi Pidana Cambuk Terhadap Pelanggaran Qanun di Bidang Maisir (Studi Kasus di Kota Banda Aceh) (di bimbing oleh Syamsuddin Muchtar dan Hj.Nur Azisa) </p> <p>Efektifitas Penerapan Pidana Cambuk dalam pelanggaran Qanun dibidang maisir. Hukuman cambuk adalah Hukuman cambuk merupakan sejenis hukuman badan yang dikenakan atas terhukum dengan cara mencambuk badannya. Salah satu qanun yang mengatur tentang sanski pidana cambuk yaitu Qanun Nomor 13 Tahun 2003 yaitu tentang maisir atau judi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan sanksi pidana cambuk terhadap pelanggaran qanun di bidang maisir dan mengetahui upaya yang dilakukan pemerintah kota Banda Aceh dalam mengontrol penerapan Syariat Islam di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metide penelitian yuridis empiris. </p> <p>Hasil penelitian ini menunjukkan jika Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan beberapa upaya dalam penerapan Syariat Islam di Kota Banda Aceh. Upaya tersebut diharapkan agar penerapan sanksi Pidana cambuk dapat berjalan secara Efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sanksi pidana cambuk di Bidang Maisir belum berjalan secara Efektif. Hal ini terbukti dari tahun ke tahun jumlah pelanggaran qanun di bidang maisir mengalami peningkatan. Pemerintah kota Banda Aceh melakukan beberapa upaya dalam penerapan Syariat Islam di kota Banda Aceh. Semua lapisan di Kota Banda Aceh ikut bertanggung jawab dalam penerapan Syariat Islam baik masyarakat maupun pemerintah Kota Banda Aceh. </p> <p>Kata Kunci : Penerapan Syariat Islam, Pidana Hukuman cambuk, dan Pelanggaran Qanun. </p> <p>vi </p> <p>UCAPAN TERIMA KASIH </p> <p>Segala Puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta Alam yang Maha </p> <p>Pengasih lagi Maha penyayang atas Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga </p> <p>dilancarkanlah urusan penulis dalam menyelesaikan skripsi yang berjudul </p> <p>Penerapan Sanksi Hukum Cambuk Terhadap Pelanggaran Qanun </p> <p>dalam Bidang Maisir (Studi kasus diKota Banda Aceh) dapat </p> <p>diselesaikan dengan baik sebagai salah satu syarat tugas akhir dalam </p> <p>menyelesaikan jenjang studi Strata Satu (S1) di Universitas Hasanuddin. </p> <p>Shalawat serta atas pada junjungan Nabi besar Muhammad SAW yang </p> <p>telah menjadi suri tauladan umat muslim dan membawa umat dari alam </p> <p>kegelapan menuju alam terang benderang. Semoga apa yang penulis </p> <p>buat yang berkaitan dengan skripsi ini dapat bernilai ibadah di sisi-Nya. </p> <p>Segala kemampuan penulis telah dicurahkan dalam pembuatan </p> <p>tugas akhir ini. Namun demikian, penulis juga menyadari bahwa tugas </p> <p>akhir ini jauhdari kata sempurna. Maka dari itu, segala bentuk kritik dan </p> <p>saran yang bersifat membangun akan penulis terima agar kedepannya </p> <p>penulis dapat menjadi lebih baik. </p> <p>Dalam kesempatan ini, penulis mengucapakan terima kasih yang tak </p> <p>terhingga kepada kedua orangtua yang penulis sangat cintai dan </p> <p>banggakan, kepada Ayah terkasih Baharuddin Mz, dan kepada Ibunda </p> <p>TerkasihYusnita yang berkat doa, dukungan, kasih sayang, cinta yang tak </p> <p>terhingga kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan tugas akhir ini </p> <p>vii </p> <p>dengan baik. Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberikan cinta </p> <p>kasih-Nya kepada kedua orang tua penulis. Kepada Ketiga saudara </p> <p>tercinta penulis, kepada kakak semata wayang penulisYuni Febriyanti, </p> <p>dan kedua adik tercinta penulis Friska Anita Yushar dan Achmad Muhajir </p> <p>yang namanya selalu terukir dihati penulis, membuat penulis semakin </p> <p>bersemangat dalam menjalani hari-hari. </p> <p>Kepada Tunangan terkasih penulis, yang selalu bersabar menghadapi </p> <p>penulis, Yuhdi Fahrimal,S.I.kom., M.I.kom, yang begitu besar mengambil </p> <p>andil dalam penyelesaian tugas akhir ini, baik mendoakan,membimbing, </p> <p>menemani, mendukung, mengarahkan sehingga penulis dapat </p> <p>menyelsesaikan tugas akhir ini dengan baik. </p> <p>Dalam proses penyelesain skripsi ini, penulis mendapatkan banyak </p> <p>bantuan, semangat, doa, dorongan dan bimbingan dari berbagai pihak. </p> <p>Oleh karena itu, ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-</p> <p>tingginya penulis ucapkan kepada : </p> <p>1. Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu , M.A. Selaku Rektor </p> <p>Universitas Hasanuddin beserta seluruh staf dan jajarannya. </p> <p>2. Prof. Dr. Farida Patitingi, S.H.M.Hum., selaku Dekan Fakultas </p> <p>Hukum Universitas Hasanuddin dan segena pjajaran Wakil Dekan </p> <p>Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. </p> <p>viii </p> <p>3. Dr. Syamsuddin Muchtar S.H., M.H selaku Pembimbing I yang </p> <p>senantiasa membimbing dan mengarahkan penulis dalam </p> <p>menyelesaikan skripsi ini. </p> <p>4. Hj.NurAzisa S.H.,M.H selaku pembimbing II yang ditengah-tengah </p> <p>kesibukan, beliau menyempatkan memberikan arah dan </p> <p>bimbingannya dalam menyelesaikan skripsi ini. </p> <p>5. Dewan penguji, Prof.Dr. Muhadar S.H.,M.S, Prof.Dr. H. Said Karim </p> <p>S.H.M.H.,M.S.i, H.ImranArief S.H., M.H, dan Dr.AmirIlyas S.H., </p> <p>M.H, atas segala saran dan masukannya kepada penulis dalam </p> <p>penyusunan skripsi ini. </p> <p>6. Kepada Penasihat Akademik penulis Prof.Dr.A.Sofyan.,S.H., M.H. </p> <p>7. Seluruh dosen dan staf di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin </p> <p>yang telah membimbing dan memberikan pengetahuan, nasehat </p> <p>serta motivasi kepada penulis selama menempuh pendidikan di </p> <p>Fakultas hukum Universitas Hasanuddin. </p> <p>8. Kepala Bidang Dakwah Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh </p> <p>Ridwan Ibrahim S.Ag.,M.Pd, yang telah menyempatkan waktunya </p> <p>untuk menjadi responden penulis dan mengapresiasi topik </p> <p>penelitian penulis. </p> <p>9. Kepala Seksi Penegakanperundangan-undangan Syariat Islam </p> <p>Wilayatul Hisbah, EvendiA.LatifS.Ag, yang telah memberikan </p> <p>informasi seputar Syariat Islam di kota Banda Aceh, ditengah </p> <p>ix </p> <p>kesibukan beliau menyempatkan menjadi responden yang sangat </p> <p>koperatif dan sarannya sangat bermanfaat bagi penulis. </p> <p>10. Staf Wilayatul hisbah dalam bidang penegakan dan pembinaan, </p> <p>ZamzamS.Hi, yang telah menemani penulis berdiskusi mengenai </p> <p>penerapan Syariat Islam. </p> <p>11. Keluarga besar Penulis dibone, nenek, sepupu, keponakan, om </p> <p>dan tante yang memberikan doa dan semangat kepada penulis. </p> <p>12. Keluarga baru penulis di Aceh selatan Tapaktuan, Terimakasih </p> <p>Kepada Bapak Drh.Hamzah, Ibu MasfawatiS.Kh, Elsa Farina S.pd, </p> <p>SalsabilaHarira, Nirwan, sikecil Nazla, danseluruh keluarga besar </p> <p>yang memberikan dukungan dan bantuannya selama penulis </p> <p>berada di aceh. </p> <p>13. Sahabat terkasih yang selalu menjadi penerang dalam kegelapan </p> <p>bagipenulis, yang selalu hadir di dalam suka duka penulis, yang </p> <p>selalu ada dan menerima apapun kondisipenulis, Orin Gusta </p> <p>Andini S.H, Isma Maksun S.KG, dan Hadrian Tri Saputra. </p> <p>14. Soulmate terkasih sejak berseragam Putih abu-abu Nurvina, S.Pd, </p> <p>A.DianMustikasari, S.E, Sri Aulia Ningsih, Ita Cahraeni,S.os yang </p> <p>ditengah kesibukan masing-masing selalu menyempatkan waktu </p> <p>untuk bertemu, memberikan semangat satu sama lain, dan </p> <p>membuat penulis terus optimis dalam menjalani hari-hari. </p> <p>15. Sahabat setia penulis sejak kecil, Hesty Radia yang begitu banyak </p> <p>mengajarkan arti dari kehidupan. </p> <p>x </p> <p>16. Sahabat sejak penulis menginjakkan kaki di Kota Makassar, </p> <p>Adriany Rahmadhany, St.NurfaidahAlfira S.KG, Zulfikawati,S.H </p> <p>Annissa Suaib, Hardianty Nur, S.KM, Iqrawati syam, Suci Nurul </p> <p>Utami,S.KM, AndiAkmal, S.KM dan Dwi Maryana Ilyas S.Pt. </p> <p>17. Kepada sahabat seperjuangan penulis yang banyak membantu </p> <p>penulis, saling memberi semangat, menghibur, dan memberikan </p> <p>motivasi, terimakasih kepadaFahriRamadhana, S.H, Andi Setiawan </p> <p>Toba, S.H, Dwi Randy Sulistiyono, S.H, AndiIndriyaniRatnasari, </p> <p>S.H, NurSyamsinar, S.H dan Muhammad Israjuddin Bara, S.H. </p> <p>18. Teman teman Seposko KKN, Kecamatan Tanete Riattang Barat </p> <p>Kelurahan Majang, Fathoni, ST, Bunda Margaretha Monika Satina, </p> <p>Pak korkel Ade Pinantoan, S.KH dan Andi Rafia, S.H yang sudah </p> <p>menjadi keluarga baru bagi penulis. </p> <p>19. Keluarga Besar Pondok Reza yang menjadi keluarga penulis </p> <p>selama di Makassar. </p> <p>20. Kepada sepupu penulis, RosmalaDewi, S.IP, Kakak ipar penulis, </p> <p>Putra Handayani, S.Pd dan kedua keponakan tercinta , Ainun dan </p> <p>Faiz yang telah banyak membantu penulis selama berada di </p> <p>makassar. </p> <p>21. Keluarga Besar Ikatan Keluarga Mahasiswa Bone dan Komunitas </p> <p>Peduli Anak Jalanan yang karena keterbatasan penulis tidak bisa </p> <p>menyebutkan satu persatu. </p> <p>xi </p> <p>22. Seluruh teman-teman seangkatan MEDIASI 2011, semoga kita </p> <p>semua bisa menjadi penegak hukum yang baik. </p> <p>23. Seluruh pihak yang banyak membantu dan mendoakan yang tidak </p> <p>disebutkan satu persatu . </p> <p>Akhir kata, salam Keadilan, salam kedamaian, semoga kita </p> <p>senantiasa berada dalam lindungan-Nya, Amin . </p> <p>xii </p> <p>DAFTAR ISI </p> <p>HALAMAN SAMPUL ........................................................................ i </p> <p>HALAMAN JUDUL ........................................................................... ii </p> <p>PERSETUJUAN PEMBIMBING ....................................................... iii </p> <p>PERESETUJUAN MENEMPUH UJIAN SKRIPSI ............................ iv </p> <p>ABSTRAK ........................................................................................ v </p> <p>UCAPAN TERIMA KASIH ............................................................... . vi </p> <p>DAFTAR ISI ..................................................................................... xii </p> <p>BAB I PENDAHULUAN </p> <p> A. Latar Belakang Masalah ..................................................... 1 </p> <p> B. Rumusan Masalah .............................................................. 12 </p> <p> C. Tujuan Penelitian ................................................................ 12 </p> <p> D. Manfaat Penelitian .............................................................. 12 </p> <p>BAB II TINJUAN PUSTAKA </p> <p>A. Hukum Positif di Indonesia ................................................. 14 </p> <p>1. Sistem Hukum Eropa Kontinental ..................................... 14 </p> <p>2. Sistem Hukum Anglo Saxion (Anglo Amerika) ................. 15 </p> <p>3. Sistem Hukum Adat .......................................................... 17 </p> <p>4. Sistem Hukum Islam ......................................................... 19 </p> <p>B. Dasar Hukum Berlakunya Hukum Islam </p> <p>di Kota Banda Aceh ............................................................ 21 </p> <p>C. Hukum Pidana Islam .......................................................... 24 </p> <p>1. Pengertian dan Tujuan Pidana </p> <p>Secara Umum Dalam Islam ............................................. 24 </p> <p>2. Pengertian Fiqh Jinayah .................................................. 27 </p> <p>3. Pengertian Qanun ............................................................ 30 </p> <p>D. Aturan dan Sanksi Tindak Pidana di Bidang Maisir ........... 32 </p> <p>xiii </p> <p>BAB III METODE PENELITIAN </p> <p> A. Lokasi Penelitian ............................................................... 40 </p> <p>B. Jenis dan Sumber Data ..................................................... 40 </p> <p>C. Teknik Pengumpulan Data ................................................ 41 </p> <p>D. Teknik Analisis Data ......................................................... 42 </p> <p>BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN </p> <p> A. Efektifitas Penerapan Sanksi Pidana Cambuk terhadap </p> <p>Pelanggaran di Wilayah kota Banda Aceh ....................... 43 </p> <p>B. Upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam Mengontrol </p> <p>Penerapan Syariat Islam di Wilayah Kota Banda Aceh .......53 </p> <p>BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN </p> <p>A. Kesimpulan........................................................................... 72 </p> <p>B. Saran .................................................................................... 75 </p> <p>DAFTAR PUSTAKA </p> <p>1 </p> <p>BAB I </p> <p>PENDAHULUAN </p> <p>A. Latar Belakang Masalah </p> <p>Hukum diciptakan oleh manusia untuk mengatur kehidupan manusia </p> <p>itu sendiri demi terciptanya ketertiban, keserasian, dan ketentraman dalam </p> <p>pergaulan masyarakat. Menurut Soekanto (dalam Riduan, 2004: 7) hukum </p> <p>setidaknya mempunyai 3 (tiga) peranan dalam masyarakat, yakni, </p> <p>pertama, sebagai sarana pengendalian sosial; kedua, sebagai sarana </p> <p>untuk memperlancar proses interaksi sosial; ketiga, sebagai sarana untuk </p> <p>menciptakan keadaan tertentu. </p> <p>Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan negara hukum. </p> <p>Hal ini sesuai dengan konstitusi Republik Indonesia, Pasal 1 Ayat (3) </p> <p>Undang-undang Dasar 1945. Dalam kehidupan berbangsa bernegara </p> <p>yang harus ditegakkan adalah sistem hukum yang ada dalam kehidupan </p> <p>bermasyarakat. Pandangan ini diyakini tidak hanya disebabkan karena </p> <p>dianutnya paham negara hukum, melainkan lebih melihat secara kritis </p> <p>kecenderungan yang terjadi di dalam kehidupan bangsa Indonesia yang </p> <p>berkembang kearah masyarakat modern (Teguh dan Abdul, 2005: 6). </p> <p>Konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Undang-Undang </p> <p>Dasar 1945 mengamanatkan bahwa sistem Pemerintahan Negara </p> <p>Kesatuan Republik Indonesia haruslah mengakui dan menghormati </p> <p>satuan-satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus atau istimewa </p> <p>dengan pemberian otonomi khusus, agar pemerintah daerah lebih leluasa </p> <p>2 </p> <p>mengatur dan mengelola pemerintahannya sendiri untuk mewujudkan </p> <p>kesejahteraan masyarakat. </p> <p>Pada Pasal 18 Ayat (5) disebutkan bahwa pemerintah daerah </p> <p>menjalankan otonomi seluas-luasnya, kecuali urusan pemerintah yang </p> <p>oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat, </p> <p>didalam ayat 6 (enam) disebutkan pula bahwa pemerintah daerah berhak </p> <p>menetapkan peraturan daerah dan peraturan lain untuk melaksanakan </p> <p>otonomi dan tugas pembantuan (lihat Bab IV Undang-undang Dasar 1945 </p> <p>Tentang Pemerintah Daerah). </p> <p>Muatan yang terkandung dalam UUD 1945 tersebut telah dijabarkan </p> <p>dalam bentuk Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah </p> <p>Daerah. Undang-Undang ini adalah organ hukum yang mengatur dan </p> <p>memberikan wewenang serta kewajiban yang lebih besar kepada daerah </p> <p>dalam kerangka otonomi. Dalam kajian sistem tata pemerintahan dan </p> <p>kemasyarakatan yang baru, otonomi daerah merupakan aspek </p> <p>fundamental yang memungkinkan daerah mengatur dan mengurus sendiri </p> <p>urusan pemerintahannya dan kepentingan masyarakatnya sesuai dengan </p> <p>peraturan perundang-undangan d...</p>

Recommended

View more >