Penerapan Kriptografi

Download Penerapan Kriptografi

Post on 12-Aug-2015

72 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

DIsajikan oleh Team Matrices sebagai Final Project Mata Kuliah Matematika Diskrit - Sistem Informasi ITS 2012

TRANSCRIPT

<p>MATEMATIKA DISKRIT KS091201</p> <p>Penerapan Kriptografi untuk Keamanan Dokumen Teks pada PCABOERYZAL AHMED KOESYAIRYNRP 5212100071</p> <p>IKA ANINGDITYAS ANDRIANYNRP 5212100004</p> <p>MARTHONY MANDRANRP 5212105703</p> <p>Dosen Pengajar</p> <p>EKO WAHYU TYAS DARMANINGRAT, S.Kom, MBA</p> <p>JURUSAN SISTEM INFORMASI Fakultas Teknologi Informasi INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Surabaya 2012</p> <p>KS091201</p> <p>Matematika DiskritKelas B Judul Kegiatan :</p> <p>PENERAPAN KRIPTOGRAFI UNTUK KEAMANAN DOKUMEN TEKS PADA PCANGGOTA PELAKSANA KEGIATAN : TIM MATRICES 1. ABOERYZAL AHMED KOESYAIRY 2. IKA ANINGDITYAS ANDRIANY 3. MARTHONY MANDRA 5212100071 5212100004 5212105703</p> <p>Dosen Pengajar : EKO WAHYU TYAS DARMANINGRAT, S.Kom, MBA Final Project ini dipresentasikan dan diujikan pada tanggal ________________</p> <p>Dosen Penguji,</p> <p>_________________________________________</p> <p>2</p> <p>DAFTAR ISI</p> <p>LEMBAR PENGESAHAN ....................................................................................................... 2 DAFTAR ISI ........................................................................................................................... 3 DAFTAR GAMBAR................................................................................................................ 3 ABSTRAKSI ........................................................................................................................... 4 BAB I .................................................................................................................................... 5 PENDAHULUAN ................................................................................................................... 5 1.1 1.2 1.3 1.4 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 Latar Belakang..................................................................................................... 5 Pernyataan Masalah ........................................................................................... 6 Tujuan ................................................................................................................. 6 Keunggulan ......................................................................................................... 6 Kriptografi ........................................................................................................... 7 Enkripsi &amp; Dekripsi .............................................................................................. 9 ASCII .................................................................................................................. 10 ANALISIS ............................................................................................................ 10 RANCANGAN BIAYA .......................................................................................... 14</p> <p>BAB III ................................................................................................................................ 15 KESIMPULAN ..................................................................................................................... 15 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................. 16 BIODATA PENULIS ............................................................................................................. 17</p> <p>DAFTAR GAMBARGambar 1 Caesar Cipher......................................................................................... 9 Gambar 2 Proses Enkripsi dan Deskripsi .......................................................... ..... 9 Gambar3 USASCII Code Chart ............................................................................... 10 Gambar 4 Hasil Compile Script Java sederhana pada Command Prompt ............ 12 Gambar 5 Contoh implementasi kriptografi dalam program HTML .................... 13</p> <p>3</p> <p>ABSTRAKSIHampir dari kebanyakan orang menyimpan dokumen penting dan rahasia di dalam komputer dengan format *.doc, *.txt, *.rtf dan sebagainya. Dari semua dokumen tersebut, tentu saja ada beberapa dokumen yang bersifat pribadi (personal) dan tidak ingin dibaca oleh orang lain, dikarenakan kerahasiaan dan pentingnya dokumen tersebut. Karya tulis ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif agar dokumen tersebut menjadi lebih aman (secure) meskipun telah dibuka dan dibaca oleh orang lain. Karena dengan kriptografi, dokumen yang pada awalnya dalam bentuk plainteks dienkripsi menjadi cipherteks yang kemudian akan didekripsikembali menjadi plainteks ketika dibuka oleh si penyimpan data. Sehingga dokumen tersebut tidak bisa dipahami oleh orang awam. Oleh karena itu, karya tulis ini diharapkan dapat memberikan manfaat lebih di dalam keamanan data atau dokumen berupa teks pada Personal Computer (PC). Sehingga dengan menerapkan konsep dari pemahaman mengenai kriptografi ini, akan diperoleh dokumen yang lebih aman dan terjaga kerahasiaannya (confidential).</p> <p>4</p> <p>BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar BelakangDi era globalisasi saat ini kita pasti memiliki kecenderungan untuk menyimpan dokumen-dokumen penting (dalam bentuk doc, txt, rtf dan sebagainya) di personal computer yang kita miliki. Penyimpanan dokumen di dalam personal computer tersebut pasti tidak semuanya bersifat public. Jika dokumen tersebut bersifat public maka dokumen tersebut boleh dibuka oleh siapapun. Tetapi ada juga dokumen yang bersifat private yang berarti hanya orang yang menyimpan data yang boleh membukanya. Pada PC atau personal computer biasanya tidak hanya si pemilik yang menggunakannya, terkadang ada orang lain yang juga menggunakan personal computer itu baik itu orang tua si pemilik, saudara maupun teman. Jika ada orang lain yang menggunakan personal computer selain pemilik, akan muncul kemungkinan dokumen yang bersifat private tersebut dapat terbuka dan terlihat oleh orang lain. Oleh karena itu, kami mencoba memberikan solusi dengan cara menerapkan konsep dari penerapan kriptografi untuk menangani masalah tersebut. Isi dari dokumen pribadi yang akan diamankan yang awalnya berupa plainteks yang selanjutnya akan dienkripsi menjadi cipherteks. Plainteks merupakan teks yang dapat dibaca dan dimengerti maknanya. Sedangkan cipherteks merupakan teks yang telah dienkripsi sehingga tidak dapat dimengerti maknanya atau dapat dikatakan telah berubah dari teks awalnya. Setelah dienkripsi menjadi cipherteks, dokumen tersebut dapat didekripsi kembali menjadi plainteks sehingga dapat kembali berubah menjadi teks awalnya agar dapat dimengerti maknanya.</p> <p>5</p> <p>1.2 Pernyataan MasalahSolusi yang kami tawarkan yaitu dengan menerapkan konsep pemahaman kriptografi untuk mengubah isi dari dokumen pribadi yang awalnya berupa plainteks yang selanjutnya akan dienkripsi menjadi cipherteks. Plainteks merupakan teks yang dapat dibaca dan dimengerti maknanya.Sedangkan cipherteks merupakan teks yang telah dienkripsi sehingga tidak dapat dimengerti maknanya atau dapat dikatakan telah berubah dari teks awalnya. Setelah dienkripsi menjadi cipherteks, dokumen tersebut dapat didekripsi kembali menjadi plainteks sehingga dapat kembali berubah menjadi teks awalnya agar dapat dimengerti maknanya. Untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi tersebut, kita</p> <p>menggunakan kriptografi dengan metode Caesar Cipher. Dengan menerapkan konsep Kriptografi dengan metode Caesar Cipher ini, maka dokumen tersebut akan dapat lebih terjaga kerahasiaannya.</p> <p>1.3 TujuanTujuan dari karya tulis ini untuk menjaga kerahasiaan dokumen, dalam hal ini dokumen dengan format*.doc, *.txt, *.rtf dan sebagainya. Agar data yang bersifat private tidak disalahgunakan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.</p> <p>1.4 KeunggulanJika penerapan konsep kriptografi ini dijalankan maka dapat membantu mengamankan data-data penting yang bersifat pribadi bagi pemiliknya dan penerapan konsep karya tulis ini dapat dikembangkan lagi menjadi program yang lebih kompleks dan komprehensif yang dapat bermanfaat bagi orang-orang yang berkepentingan untuk menjaga keamanan suatu dokumen bagi para dosen, instansi pemerintahan serta profesi lainnya.</p> <p>6</p> <p>BAB II ISI2.1KriptografiApakah sebenarnya kriptografi itu? Kriptografi adalah ilmu mengenai teknik enkripsi dimana data diacak menggunakan suatu kunci enkripsi menjadi sesuatu yang sulit dibaca oleh seseorang yang tidak memiliki kunci dekripsi. Dekripsi menggunakan kunci dekripsi untuk mendapatkan kembali data yang asli. Proses enkripsi dilakukan menggunakan suatu algoritma dengan beberapa parameter. Biasanya algoritma tidak dirahasiakan, bahkan enkripsi yang mengandalkan kerahasiaan algoritma dianggap sesuatu yang tidak baik. Rahasia terletak di beberapa parameter yang digunakan, jadi kunci ditentukan oleh parameter. Parameter yang menentukan kunci dekripsi itulah yang harus dirahasiakan (parameter menjadi ekuivalen dengan kunci). Kriptografi, secara umum, adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan berita.Selain pengertian tersebut terdapat pula pengertian ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data.Tidak semua aspek keamanan informasi ditangani oleh kriptografi. Ada empat tujuan mendasar dari ilmu kriptografi ini yang juga merupakan aspek keamanan informasi yaitu :</p> <p>Kerahasiaan, adalah layanan yang digunakan untuk menjaga isi dari informasi dari siapapun kecuali yang memiliki otoritas atau kunci rahasia untuk membuka/mengupas informasi yang telah disandi.</p> <p>Integritas data, adalah berhubungan dengan penjagaan dari perubahan data secara tidak sah. Untuk menjaga integritas data, sistem harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi manipulasi data oleh pihak-pihak yang tidak</p> <p>7</p> <p>berhak, antara lain penyisipan, penghapusan, dan pensubsitusian data lain kedalam data yang sebenarnya.</p> <p>Autentikasi, adalah berhubungan dengan identifikasi/pengenalan, baik secara kesatuan sistem maupun informasi itu sendiri. Dua pihak yang saling berkomunikasi harus saling memperkenalkan diri. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus diautentikasi keaslian, isi datanya, waktu pengiriman, dan lain-lain.</p> <p>Non-repudiasi, atau nirpenyangkalan adalah usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman/terciptanya suatu informasi oleh yang mengirimkan/membuat. Kriptografi sederhana pernah digunakan pada masa Kaisar Romawi Julius</p> <p>Caesar. Metode yang digunakan disebut Caesar Cipher. Pada metode ini enkripsi dilakukan dengan cara menggeser karakter alfabet pada plainteks menuju 3 karakter sesudahnya. Dalam kriptografi, sandi Cipher)adalah salah satu Caesar, atau Geseran Caesar dan (Caesar paling</p> <p>teknik enkripsi paling</p> <p>sederhana</p> <p>terkenal. Sandi ini termasuk sandi substitusi dimana setiap huruf pada teks terang (plaintext) digantikan oleh huruf lain yang memiliki selisih posisi tertentu dalam alfabet. Misalnya, jika menggunakan 3 geseran, W akan menjadi Z, I akan menjadi L, K menjadi N sehingga teks terang WIKI akan menjadi ZLNL pada teks tersandi. Nama Caesar diambildari JuliusCaesar , seorang Jenderal, konsul dan juga seorang diktator Romawi yang mneggunakan sandi ini untuk berkomunikasi dengan panglimanya.</p> <p>8</p> <p>Gambar 1Caesar Cipher</p> <p>Contohnya:Plain: Cipher: ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ DEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZABC</p> <p>2.2 Enkripsi &amp; DekripsiDalam kriptografi, enkripsi adalah proses transformasi informasi, disebut sebagai plainteks, menggunakanalgoritma agar tidak dapat dibaca oleh sembarang orang. Hasil dari proses ini adalah informasi terenkripsi yang disebut cipherteks. Cipherteks adalah adalah informasi yang telah disandikan dan tidak memiliki makna lagi. Kebalikan dari enkripsi adalah dekripsi. Dekripsi mentransformasi cipherteks menjadi plainteks kembali sehingga informasi dapat dibaca dan dapat dimengerti maknanya.</p> <p>Gambar 2 Proses Enkripsi dan Deskripsi9</p> <p>2.3 ASCIIASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standard internasional dalam kode huruf dan simbol, seperti Hex dan Unicode, tetapi lebih bersifat universal. Kode ASCII memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit dimulai dari 0000 0000 hingga 1111 1111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan desimal.</p> <p>Gambar3 USASCII Code Chart</p> <p>2.4 ANALISISUntuk menerapkan kriptografi ini, kita menggunakan algoritma yang didasari oleh metode Caesar Cipher.Pada metode Caesar Cipher, enkripsi dilakukan dengan menggeser 3 karakter alfabet sehingga: 1. A menjadi D 2. B menjadi E 3. C menjadi F 4. D menjadi G 5. E menjadi H 6. F menjadi I10</p> <p>7. G menjadi J 8. H menjadi K 9. I menjadi L 10. J menjadi M 11. K menjadi N 12. L menjadi O 13. M menjadi P 14. N menjadi Q 15. O menjadi R 16. P menjadi S 17. Q menjadi T 18. R menjadi U 19. S menjadi V 20. T menjadi W 21. U menjadi X 22. V menjadi Y 23. W menjadi Z 24. X menjadi A 25. Y menjadi B 26. Z menjadi C</p> <p>Berikut javascript sederhana untuk penerapan kriptografi dengan metode Caesar Cipher dengan Java.public class CaesarCipherJava { public static void main(String[] args) { String str = "matematika diskrit"; // -------Input teks int key = 3; // -------jumlah pergeseran String encrypted = encrypt(str, key); System.out.println(encrypted); String decrypted = decrypt(encrypted, key); System.out.println(decrypted); }</p> <p>11</p> <p>public static String encrypt(String str, int key) { String encrypted = ""; for(int i = 0; i &lt; str.length(); i++) { int c = str.charAt(i);</p> <p>if (Character.isUpperCase(c)) { c = c + (key % 26);if (c &gt; 'Z') c = c - 26; } else if (Character.isLowerCase(c)) { c = c + (key % 26); if (c &gt; 'z') c = c - 26; } encrypted += (char) c; } return encrypted; } public static String decrypt(String str, int key) { String decrypted = ""; for(int i = 0; i &lt; str.length(); i++) { int c = str.charAt(i); if (Character.isUpperCase(c)) { c = c - (key % 26); if (c &lt; 'A') c = c + 26; } else if (Character.isLowerCase(c)) { c = c - (key % 26); if (c &lt; 'a') c = c + 26; } decrypted += (char) c; } return decrypted; } }</p> <p>Setelah dijalankan, script sederhana ini akan menunjukkan hasil :</p> <p>Gambar 4 Hasil Compile Script Java sederhana pada Command Prompt</p> <p>12</p> <p>Hasil compile dari script Java sederhana dengan metode Caesar Cipher matematika diskrit merupakan data teks awal sebelum dienkripsi, sedangkan pdwhpdwlnd glvnulw adalah hasil enkripsinya dengan pergeseran sejumlah 3 pergeseran. Dengan demikian diperoleh hasil teks yang lebih aman dan tidak mudah terbaca oleh orang lain. Hal ini dapat dikembangkan menjadi lebih kompleks dan akan sangat bermanfaat bagi orang-orang yang menyimpan dokumen bersifat rahasia (private) pada PC, misalnya dosen yang menyimpan soal-soal ujian, dokumen rahasia Intelijen, dan dokumen penting-penting lainnya.</p> <p>Gambar 5 Contoh implementasi kriptografi dalam program HTML</p> <p>13</p> <p>2.5 RANCANGAN BIAYAUraian Volume Satuan Harga Satuan (Rp) 500,00 75,00 2.500,00 Jumlah (Rp)</p> <p>Biaya Percetakan Laporan Final Project Biaya Photocopy Penjilidan Laporan Final Project</p> <p>1 3 4</p> <p>18 lembar 51 lembar 4 set</p>...

Recommended

View more >