makalah sepeda motor bekas

Download Makalah Sepeda Motor Bekas

Post on 31-Jul-2015

531 views

Category:

Documents

17 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Saat sekarang ini sepeda motor dapat dianggap sebagai kebutuhan primer. Sepeda motor praktis digunakan untuk bepergian jarak dekat maupun jarak jauh. Misalnya untuk keperluan pergi ke kantor, sekolah, berdagang keliling, dan lain sebagainya. Kebutuhan akan sepeda motor tersebut berlangsung setiap hari dan kontinu. Sepeda motor lebih dipilih sebagai sarana untuk bepergian karena biaya dan waktu yang digunakan lebih sedikit dibandingkan dengan mobil. Sepeda motor sangat membantu kehidupan manusia. Tetapi keterbatasan ekonomi dan pendapatan penduduk yang tidak merata menjadi kendala bagi sebagian besar masyarakat untuk memiliki sepeda motor. Mengingat harga satu unit sepeda motor baru yang mencapai belasan juta rupiah menyebabkan ada sekelompok orang yang tidak mampu membeli sepeda motor baru dengan pembayaran langsung (cash) karena pendapatan mereka per bulan tidak mencukupi untuk membeli sepeda motor baru secara langsung. Hal ini dapat dimaklumi karena pendapatan perbulan masyarakat tidak hanya digunakan untuk membeli sepeda motor namun juga digunakan untuk kebutuhan primer seperti sandang, pangan, dan papan serta pendidikan dan kesehatan yang tentu saja sangat penting bagi kelangsungan hidup. Hal ini tentu saja menyulitkan bagi mereka yang memerlukan sepeda motor untuk bisa membeli sepeda motor sementara itu mereka sangat membutuhkan motor dalam waktu dekat. Berdasarkan kendala yang terjadi seperti yang diterangkan di atas, perusahaan multifinance memberikan solusi kepada mereka yang membutuhkan sepeda motor yaitu dengan menawarkan pembayaran pembelian sepeda motor dengan cara kredit perbulan, baik yang menggunakan down payment (DP) maupun tanpa DP. Hal ini sangat membantu bagi mereka yang membutuhkan karena perusahaan-perusahaan multifinance memberikan angsuran yang cukup ringan dan persyaratn kredit yang cukup mudah. Selain itu, perusahaan-perusahaan multifinance tidak hanya menawarkan kredit untuk sepeda motor baru saja tapi juga untuk sepeda motor bekas.

1

Kredit sepeda motor bekas telah menjadi pilihan alternatif unutk mendapatkan sepeda motor dengan biaya terjangkau. Fasilitas kredit yang menjamur memberi kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki sepeda motor pribadi. Selain itu model motor yang terus berganti setiap tahun menyedot perhatian orang-orang kaya untuk mengganti motor lamanya dengan sepeda motor keluaran terbaru. Kredit sepeda motor bekas ternyata banyak diminati, hal ini dikarenakan harga sepeda motor yang lebih terjangkau dibandingkan sepeda motor baru dengan kualitas yang tidak jauh beda dengan sepeda motor baru. Karena harga sepeda yang lebih rendah tentu saja angsuran kredit sepeda motor lebih rendah dibandingkan sepeda motor baru. Hal ini tentu sangat membantu masyarakat dengan pendapatan yang rendah untuk memiliki sepeda motor. Dengan angsuran yang lebih rendah dan kualitas yang cukup bagus membuat kredit motor bekas diminati. Hal ini terbukti dengan perkembangan tempat perkreditan sepeda motor bekas yang makin hari makin meningkat jumlahnya. Kredit sepeda motor bekas dikelola oleh perusahaan-perusahaan

multifinance yang juga bersaing, misalnya perusahaan WOMfinance. WOMfinance menyediakan sepeda motor dengan berbagai jenis dan harga-harga yang bervariasi juga. WOMfinance tidak hanya menawarkan sepeda motor baru saja tapi juga sepeda motor bekas. Konsumen dapat memilih sepeda motor sepeti apa yang mereka suka termasuk cara pembayaran juga bervariasi, mulai dari pembayaran secara langsung (cash) maupun secara berkala (kredit). Pembayaran secara kredit juga mempunyai banyak variasi pembayaran tergantung cara pembayaran yang diminati oleh konsumen. Pembayaran secara kredit tersebut memberi kemudahan kepada konsumen karena terdapat cara pembayaran dengan angsuran rendah yang sesuai dengan pendapatan konsumen. Konsumen dapat mempertimbangkan jenis angsuran yang sesuai dengan dana yang mereka miliki. Namun pembayaran tersebut tentu saja berpengaruh kepada besarnya bunga pembayaran.

B. Rumusan Masalah Bagaimana sistem pembayaran kredit sepeda motor bekas melalui perusahaan multifinance ?

2

C. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengulas sistem pembayaran kredit sepeda motor bekas melalui perusahaan multifinance.

D. Manfaat Penulisan 1. Memberikan solusi bagi pembaca yang membutuhkan sepeda motor dalam waktu dekat tetapi tidak mempunyai dana yang cukup. 2. Memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang sistem pembayaran kredit sepeda motor bekas yang dipakai oleh multifinance. 3. Menambah wawasan pembaca mengenai matematika keuangan khususnya kredit. perusahaan-perusahaan

3

BAB II LANDASAN TEORI

A. Kredit 1. Defenisi Kredit Kredit berasal dari bahasa Yunani, yaitu credere atau credo yang berarti kepercayaan. Kegiatan orang perorang atau badan usaha dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidupnya dengan cara pinjam meminjam dinamakan kredit. Menurut UU Perbankan No.7 tahun 1992: Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara suatu perusahaan dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah uang, imbalan atau pembagian hasil keuntungan. Menurut Eric L. Kohler (1964;154): Kredit adalah kemampuan untuk melaksanakan suatu pembelian atau mengadakan suatu pinjaman dengan suatu janji pembayarannya akan dilakukan dan ditangguhkan pada suatu jangka waktu yang disepakati. Menurut Teguh Pudjo Muljono (1989;45): Kredit adalah suatu penyertaan uang atau tagihan atau dapat juga barang yang menimbulkan tagihan tersebut pada pihak lain. Atau juga memberi pinjaman pada orang lain dengan harapan akan memperoleh suatu tambahan nilai dari pokok pinjaman tersebut yaitu berupa bunga sebagai pendapatan bagi pihak yang bersangkutan. Transaksi kredit timbul karena suatu pihak meminjam sejumlah uang atau sesuatu yang dipersamakan dengan itu, di mana pihak peminjam wajib melunasi kredit/ hutangnya pada waktu yang telah ditentukan. Disamping itu kredit pun timbul sebagai akibat adanya transaksi jual beli, dimana pembayarannya ditangguhkan, baik sebagian maupun seluruhnya. Di dalam pemberian kredit, terdapat dua pihak yang berkepentingan langsung, yaitu:

4

a. pihak yang berlebihan uang, disebut pemberian kredit (kreditor) b. pihak yang membutuhkan uang, disebut penerima kredit (kreditur. 2. Fungsi Kredit Fungsi-fungsi kredit antara lain : a. Untuk meningkatkan daya guna uang. Artinya apabila uang hanya disimpan di dalam rumah, maka tidak akan menghasilkan sesuatu yang berguna. Dengan diberikannya kredit, uang tersebutmenjadiberguna untuk menghasilkan barang dan jasa oleh debitur. b. Untuk meningkatkan peredaran uang. Dalam hal ini uang yang diberikan atau disalurkan akan beredar dari satu wilayah ke suatu wilayah lainnya, sehingga suatu daerah yang kekurangan uang akan memperoleh tambahan uang dari daerah lain. c. Untuk meningkatkan daya guna uang. Kredit yang diberikan oleh bank dapat digunakan oleh debitur untuk mengolah barang yang tidak berguna menjadi berguna atau bermanfaat. d. Meningkatkan peredaran uang. Kredit dapat menambah atau memperlancar arus barang dari wilayah satu ke wilayah yang lainnya, sehingga jumlah barang yang beredar tersebut dapat meningkatkanjumlah barang. e. Sebagai alat stabilitas ekonomi. Dengan memberikan kredit, dapat dikatakan sebagai alat stabilitas ekonomi, karena dengan adanya kredit yang diberikan akan menambah jumlah barang yang diperlukan oleh masyarakat. f. Untuk meningkatkan gairah berusaha. Bagi debitur tentu dapat meningkatkan gairah usahanya, karena pemberian kredit ini debitur mendapatkan tambahan dana untuk membangun usaha tersebut. g. Untuk meningkatkan pemerataan pendapatan. Semakin banyak kredit yang disalurkan akan semakin baik, terutama dalam hal meningkatkan pendapatan. Jika kredit yang diberikan untuk membangun perusahaan baru, maka perusahaan tersebut membutuhkan

5

tenaga kerja baru,Dengan adanya lapangan pekerjaan ini para pekerja mendapatkan pengangguran. Bagi dunia usaha (termasuk usaha kecil) : a. Sebagai sumber permodalan untuk menjaga kelangsungan atau meningkatkan usahanya. b. Pengembalian kredit wajib dilakukan tepat waktu, diharapkan dapat diperoleh dari keuntungan usahanya. Bagi lembaga keuangan (termasuk bank) : Menyalurkan dana masyarakat (deposito, tabungan, giro) dalam bentuk kredit kepada dunia usaha. 3. Unsur -Unsur Kredit a. Kepercayaan Kepercayaan merupakan suatu keyakinan bagi pemberi kredit (bank) bahwa kredit yang diberikan (baik berupa uang, barang, atau jasa) benar-benar diterima kembali di masa yang akan datang sesuai dengan jangka waktu kredit. Kepercayaan diberikan oleh bank sebagai dasar utama yang melandasi mengapa kredit diberikan. b. Kesepakatan Kesepakatan ini ditandai dengan adanya perjanjian kredit atau pengakuan hutang yang berarti bahwa setiap pelepasan kredit harus dilakukan dengan suatu perjanjian kredit. c. Waktu Yang berarti bahwa antara pelepasan kredit oleh bank dengan pembayaran kembali oleh debitur tidak dilakukan pada waktu yang bersamaan, melainkan dipisahkan oleh suatu tenggang waktu. d. Resiko Resiko ini berarti bahwa setiap pelepasan kredit jenis apapun akan mengandung resiko didalamnya, resiko yang terkandung dalam jangka waktu antara pelepasan kredit dengan pembayaran kredit kembali. Hal ini berarti bahwa semakin lama jangka waktu maka semakin tinggi resiko kredit tersebut. pendapatan berupa gaji, sehingga mengurangi

6

e. Prestasi Prestasi ini berarti bahwa setiap kesepakatan yang terjadi antara bank dengan debitur, mengenai suatu pemberian kredit maka pada saat itu pula akan terjadi suatu prestasi. f. Kontra prestasi Yang berarti setiap debitur berkewajiban untuk melunasi hutangnya dan membayar bunga, imbalan atau pembagian hasil keuntungan. 4. Manfaat Kredit Manf

Recommended

View more >