keseragaman dan pengungkapan

14
KESERAGAMAN DAN PENGUNGKAPAN Keseragaman digunakan untuk perbandingan berbagai informasi yang berbeda yang didapat dari laporan keuangan. Dengan adanya konsep keseragaman (uniformity) ini bisa mengurangi kebebasan manajeman dalam memilih metode yang dapat mengakibatkan laporan keuangan bias akibat manipulasi informasi. Sedangkan pengungkapan catatan atas laporan keuangan memuat informasi keuangan maupun komunikasi pelengkap termasuk didalamnya catatan kaki, poststatement events, diskusi manajemen, analisis operasi untuk tahun mendatang, prediksi keuangan, ataupun kebijakan akuntansi. Field, Lys dan Vincent (FLV) mengemukakan tiga alasan yang mendasari pemilihan metode akuntansi oleh manajemen, antara lain: 1. Meminimalkan agency cost, misalnya pemilihan antara operating lease atas capital lease sehingga utang tidak akan tampak pada neraca (off balance sheet) karena langsung dikurangkan sebagai biaya dalam laporan laba rugi. Dengan demikian rasio debt- to-equity dan situasi debt covenant akan lebih baik. 2. Mempertimbangkan informasi signaling yang ingin manajemen sampaikan kepada pihak luar. Manajemen akan memilih metode akuntansi yang memberikan shareholders dan potensial shareholders informasi mengenai aliran kas dimasa mendatang. Alasan kedua ini tidak dapat dipisahkan dari insentif manajemen untuk berusaha meningkatkan gaji dan bonusnya. 3. Melibatkan eksternalitas atau berusaha mempengaruhi pihak eksternal. Misalnya pemilihan LIFO daripada FIFO. Dengan demikian, income yang dilaporkan akan lebih kecil sehingga

Upload: gekeka

Post on 17-Feb-2016

70 views

Category:

Documents


11 download

DESCRIPTION

Ringkasan Mata Kuliah Teori Akuntansi KESERAGAMAN DAN PENGUNGKAPAN

TRANSCRIPT

Page 1: Keseragaman Dan Pengungkapan

KESERAGAMAN DAN PENGUNGKAPAN

Keseragaman digunakan untuk perbandingan berbagai informasi yang berbeda yang

didapat dari laporan keuangan. Dengan adanya konsep keseragaman (uniformity) ini bisa

mengurangi kebebasan manajeman dalam memilih metode yang dapat mengakibatkan

laporan keuangan bias akibat manipulasi informasi. Sedangkan pengungkapan catatan atas

laporan keuangan memuat informasi keuangan maupun komunikasi pelengkap termasuk

didalamnya catatan kaki, poststatement events, diskusi manajemen, analisis operasi untuk

tahun mendatang, prediksi keuangan, ataupun kebijakan akuntansi.

Field, Lys dan Vincent (FLV) mengemukakan tiga alasan yang mendasari pemilihan

metode akuntansi oleh manajemen, antara lain:

1. Meminimalkan agency cost, misalnya pemilihan antara operating lease atas capital

lease sehingga utang tidak akan tampak pada neraca (off balance sheet) karena

langsung dikurangkan sebagai biaya dalam laporan laba rugi. Dengan demikian rasio

debt-to-equity dan situasi debt covenant akan lebih baik.

2. Mempertimbangkan informasi signaling yang ingin manajemen sampaikan kepada

pihak luar. Manajemen akan memilih metode akuntansi yang memberikan

shareholders dan potensial shareholders informasi mengenai aliran kas dimasa

mendatang. Alasan kedua ini tidak dapat dipisahkan dari insentif manajemen untuk

berusaha meningkatkan gaji dan bonusnya.

3. Melibatkan eksternalitas atau berusaha mempengaruhi pihak eksternal. Misalnya

pemilihan LIFO daripada FIFO. Dengan demikian, income yang dilaporkan akan

lebih kecil sehingga pajak yang dikenakan pun lebih rendah. Atau pemilihan

accelerated depreciation atas straight line depreciation.

Contoh- contoh FLV diatas hanya berlaku pada situasi tertentu dimana ekonomi bukan

pertimbangan utama. Namun pada chapter ini, kita akan menentukan pemilihan metode

dengan ekonomi sebagai pertimbangan utama.

A. KESERAGAMAN

Dalam akuntansi, keseragaman seringkali disalahartikan sebagai comparability (daya

banding). Daya banding sebagai proses akuntansi disesuaikan dengan keadaan suatu transaksi

dan proses pembandingan untuk membuat suatu keputusan. Untuk transaksi yang sama maka

akan diperlakukan hampir sama, begitu juga sebaliknya. Sedangkan keseragaman adalah

konsep yang mempengaruhi daya banding. Tingkat daya banding yang dapat diandalkan oleh

pengguna tergantung pada tingkat keseragaman yang disajikan dalam laporan keuangan.

Page 2: Keseragaman Dan Pengungkapan

Daya banding bukanlah sebuah kualitas (relevansi dan reabilitas) pada angka-angka

akuntansi, tetapi lebih ke hubungan antar angka-angka tersebut. Daya banding tidak boleh

dicampuradukkan dengan identitas. Daya banding lebih dapat dipelajari dari perbedaan

daripada persamaan. apabila perbedaan tersebut dapat dijelaskan.

Hubungan antara keseragaman dan daya banding erat kaitannya dengan SFAC No. 2.

Daya banding bukan sebuah kualitas pada angka- angka akuntansi dalam artian relevansi dan

realibilitas, tapi merupakan hubungan antar angka- angka tersebut. Tujuan dari daya banding

adalah menjelaskan persamaan dan perbedaan. SFAC No. 2 juga menyatakan bahwa daya

banding tidak boleh dicampuradukkan dengan identitas, dan terkadang lebih dapat dipelajari

dari perbedaan daripada persamaan, apabila perbedaan tersebut dapat dijelaskan.

Sifat dan Kompleksitas Peristiwa (The Nature and Complexity of Events)

Transaksi adalah kejadian ekonomi atau keuangan yang dicatat dalam akun

perusahaan. Sedangkan event (kejadian) didefinisikan dalam SFAC No. 6 sebagai

konsekuensi yang terjadi pada sebuah entitas. Menurut keadaannya, kejadian dapat dibedakan

menjadi dua yaitu:

Kejadian yang sederhana (simple events)

Terjadi dalam situasi yang sederhana, tidak banyak peraturan sehingga perlakuan

yang diberikan relatif sama. Contoh: pembayaran utang usaha tanpa adanya diskon.

Kejadian yang kompleks (complex events)

Memiliki derajat kompleksitas yang tinggi karena adanya halangan, kontijensi, dan

persyaratan. Contoh: keputusan siapa yang akan menanggung biaya angkut barang,

pembeli atau penjual.

Keadaan yang Relevan (Relevant Circumstances)

Keadaan yang relevan adalah keadaan signifikan yang secara ekonomi dapat

mempengaruhi secara luas kejadian yang serupa. Keadaan signifikan yang secara ekonomi

meliputi kondisi umum atau faktor yang terkait dengan kejadian yang kompleks yang diduga

dapat mempengaruhi waktu aliran kas.

Terdapat dua tipe umum keadaan yang relevan, yaitu:

Present magnitudes => kondisi yang telah diketahui pada saat terjadinya kejadian.

Future contingencies => faktor yang hanya dapat diketahui setelah tanggal terjadinya

kejadian.

Page 3: Keseragaman Dan Pengungkapan

Selain keadaan yang relevan, manajemen juga memiliki peran dalam menentukan metode

akuntansi yang digunakan. Oleh karena itu, Cadenhead membatasi keadaan yang relevan

pada elemen di luar kendali manajemen yang disebut kondisi lingkungan (environmental

conditions).

Cadenhead mendesain circumstantial variables, yaitu ketika

Environtmental conditions berbeda antar perusahaan dan

Banyak menggunakan biaya pengukuran atau relatif menghasilkan lebih sedikit

perbedaan terhadap pilihan metode akuntansi.

Metode akuntansi yang kaku (rigid) hanya dapat digunakan bila terdapat circumstantial

variables.

Keseragaman yang Terbatas dan Kaku (Finite and Rigid Uniformity)

Keseragaman yang terbatas berusaha menyamakan metode akuntansi yang telah

ditentukan dengan keadaan yang relevan dalam situasi yang secara umum sama. Contoh:

ketentuan sewa beli jangka panjang dalam SFAS No. 13, bahwa leasing harus dikapitalisasi

apabila jangka waktu leasing sama dengan atau lebih dari 75% umur ekonomis aset.

Menentukan kriteria yang tepat untuk keadaan yang relevan dikatakan sulit dan

cenderung sewenang-wenang, sehingga memunculkan alternatif keseragaman yang lain, yang

disebut dengan keseragaman yang kaku (rigid uniformity). Keseragaman yang kaku berarti

menentukan satu metode untuk semua transaksi yang serupa meski kemungkinan terdapat

keadaan yang relevan. Contoh: pada SFAS No.2 menyatakan bahwa R&D cost tidak boleh

dikapitalisasi meskipun terdapat future benefit. Namun dalam kenyataannya, meningkatkan

daya banding dapat bersifat kurang produktif. Jika untuk membandingkan antara dua ukuran,

salah satunya diperoleh dengan metode yang menghasilkan informasi yang kurang relevan

atau reliabel akan dapat melemahkan relevansi atau reliabilitasnya.

Keseragaman terbatas seharusnya lebih mengutamakan representational faithfulness

daripada keseragaman yang kaku. Pendekatan penyajian yang sejujurnya berdasarkan

keseragaman yang terbatas memandang adanya derajat penyajian yang jujur. Sterling secara

kontras melihat representational faithfulness dalam konteks biner: Apakah ukuran

karakteristik dari sebuah asset itu representational faithfulness atau tidak. Dalam kepentingan

pengambilan keputusan, representational faithfulness merupakan karakteristik kegunaan

yang utama dan tidak boleh ditukar dengan verifiabilitas meskipun beberapa ukuran

karakteristik yang relevan mungkin “kurang tepat”.

Page 4: Keseragaman Dan Pengungkapan

Status Keseragaman Saat ini (The Present Status of Uniformity)

Keseragaman yang terbatas maupun kaku sampai pada tahap tertentu merupakan

kondisi yang ideal. Dalam kenyataannya, sistem campuran antara keduanya digunakan

dimana beberapa standar berusaha memperhitungkan kondisi yang relevan, sedangkan yang

lainnya secara jelas menggunakan keseragaman yang kaku. Terdapat beberapa kualifikasi

yang perlu ditekankan, yaitu:

Fakta bahwa standar adalah contoh keseragaman yang terbatas bukan berarti

standar tidak dapat diperbaiki bahkan ketika faktor keadaan yang relevan

sesuai.

Keseragaman yang kaku didasari faktor sebagai berikut:

a. konservatisme,

b. ketidakmampuan organisasi penyusun standar menentukan keadaan

relevan yang berarti,

c. usaha untuk meningkatkan verifiabilitas pengukuran,

d. pengakuan fakta digunakannya alokasi,

e. persepsi biaya implementasi keadaan relevan melebihi manfaatnya.

- Pendekatan lain mengenai masalah keseragaman diberi nama flexibility.

Sesungguhnya di dalam pembuatan standar akuntansi, flexibility sedapat mungkin

harus dihilangkan. Dalam keadaan yang relevan mungkin sulit untuk dibedakan, dihitung,

dan diimplementasikan secara cost effective, sebaiknya digunakan keseragaman yang

terbatas. Sedangkan ketika tidak dapat dilaksanakan secara cost-effective, sebaiknya

digunakan keseragaman yang kaku.

B. PENGUNGKAPAN

Disclosure atau pengungkapan catatan atas laporan keuangan memuat baik informasi

keuangan maupun komunikasi pelengkap – termasuk catatan kaki, poststatement events,

diskusi manajemen dan analisis operasi untuk tahun mendatang, prediksi keuangan dan

kegiatan operasi, maupun kebijakan akuntansi. Pelaporan keuangan biasanya terdiri dari

laporan keuangan dan pengungkapan. SFAC No. 5 mendefinisikan pengungkapan sebagai

penyajian informasi dengan tujuan selain pengakuan dalam laporan keuangan yang

dibandingkan dengan pengakuan dalam laporan keuangan itu sendiri.

Fungsi Pengungkapan SEC

Pengungkapan memiliki 2 aspek, yaitu:

Page 5: Keseragaman Dan Pengungkapan

a. Protective disclosure, Pengungkapan untuk memberikan perlindungan kepada

investor dari perlakuan yang tidak adil.

b. Informative disclosure, Pengungkapan untuk memberikan informasi yang lengkap dan

bermanfaat untuk tujuan analisis investasi.

Pergeseran Menuju Pengungkapan Informatif (Informative Disclosure)

Meskipun aspek perlindungan dan informatif dari pengungkapan tumpang tindih, SEC

mengharuskan bahwa pengungkapan harus disusun dengan memadai. Sekitar awal tahun

1970-an, SEC menekankan pada pengungkapan informatif.

Pergeseran SEC menuju pengungkapan informatif dilanjutkan oleh Komite Penasehat

Pengungkapan Informasi Perusahaan. Komite tersebut memberikan laporan produktif pada

tahun 1977 yang berisikan tentang ringkasan pernyataan pengungkapan yang telah ada dan

rekomendasi lebih lanjut tentang hal tersebut. Usulan-usulan dari komite, yaitu:

- Menyarankan untuk mengahasilkan perkiraan dengan ketentuan bahwa akan

melindungi manajemen dari pinalti kewajiban dari peraturan sekuritas federal, dan

proyeksi yang dibuat harus rasional dan dibuat dengan tepat.

- Merekomendasikan data informatif lainnya untuk masa depan meliputi pengeluaran

modal dan perencanaan pendanaan, perencanaan tujuan manajemen, kebijakan

deviden dan kebijakan yang berkaitan dengan struktur modal entitas.

- Pengungkapan informatif lainnya yang direkomendasikan adalah standar klasifikasi

produk untuk pelaporan segmental yang ditentukan berdasarkan masing-masing

industri, pengungkapan sosial dan informasi lingkungan jika akan mempengaruhi

kinerja keuangan entitas dimasa yang akan datang.

Ketidaksempurnaan Proses Pengungkapan

Proses pengungkapan memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

a. Terkait dengan pro kontra antara differential disclosure dan selective disclosure.

Differential disclosure : Sistem pengungkapan yang dipakai sekarang yang

memiliki pengaruh luas saat ini.

Selective disclosure : Pengungkapan yang memungkinkan adanya

informasi yang dikeluarkan dan tidak dikeluarkan ke

publik.

Differential disclosure bertindak sebagai interpreter atas aturan-aturan pasar

modal, sehingga publik tertarik untuk berinvestasi. Beaver percaya bahwa

Page 6: Keseragaman Dan Pengungkapan

pengungkapan yang jumlahnya lebih banyak dalam laporan tahunan akan

menurunkan tingkat pentingnya pendekatan differential disclosure. Pengungkapan

informatif secara umum memang dapat digunakan untuk meningkatkan evaluasi atas

resiko dan return suatu entitas, dan terdapat beberapa kualifikasi penting yang perlu

dipikirkan yaitu komunikasi pengungkapan diantara entitas bisnis dengan analisis

keuangan maupun konsultan investasi.

b. Terkait dengan keberagaman investor yang dapat mengurangi kebutuhan akan

informasi pada level spesifik perusahaan. Investor hanya peduli terhadap informasi

spesifik perusahaan yang akan mempengaruhi portofolio mereka. Namun, masalahnya

adalah pengkategorian informasi spesifik perusahaan (memiliki efek ataukah tidak

terhadap portofolio) adalah hal yang mustahil. Tidak semua investor mendiversifikasi

investasi mereka, sehingga sulit memisahkan mana informasi yang berguna bagi

diversified investor dan mana yang berguna bagi undiversified investor.

Bentuk dan Metode Pengungkapan

a. Diskusi dan Analisis Manajemen

Sejak tahun 1968, SEC meminta perusahaan untuk memasukkan diskusi dan

analisis manajemen dalam laporan tahunan yang akan memberikan gambaran kepada

pengguna mengenai kegiatan operasi dan arus kas di masa yang akan datang. Spesifik

informasi yang diminta tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Hasil operasi termasuk informasi perubahan harga penjualan, kos, dan volume

penjualan

2. Perkiraan likuiditas di masa mendatang

3. Modal dan rencana pengeluaran modal

4. Prediksi tren, ketidakpastian, dan kejadian di masa depan yang memberi dampak

material.

b. Sinyal dan Perkiraan Manajemen Laba

Teori sinyal juga berlaku dalam hal penyajian pengungkapan. Perusahaan

yang tidak menyajikan pengungkapan akan dianggap menyembunyikan kabar buruk

sehingga dapat menurunkan harga saham begitu juga sebaliknya. Teori sinyal

umumnya konsisten dengan hipotesis efisiensi pasar setengah kuat.

Page 7: Keseragaman Dan Pengungkapan

c. Pengungkapan Segmen dan Laporan Panitia Khusus Pelaporan Keuangan

AICPA (Laporan Komite Jenkins)

Laporan ini diterbitkan pada akhir tahun 1994 dan pasti merupakan upaya

besar yang dilakukan oleh AICPA dengan rekomendasikan dalam laporan adalah

sebagai berikut :

1. Pengungkapan Segmen , Meningkatkan kegunaan dari segmen pelaporan dengan

mengadopsi segmentasi yang sempit sesuai dengan pandangan manajemen. Data

penting pada segmen termasuk marjin kotor, kegiatan utama, arus kas, dan

persyaratan modal kerja. Informasi geografis serta segmen industri utama harus

disediakan.

2. Laporan inti dan kegiatan non-inti secara terpisah, Aktivitas inti adalah aktivitas

yang biasa atau berulang Aktivitas tidak inti adalah aktivitas yang tidak biasa dan

tidak berulang, seperti pendapatan bunga dan biaya bunga.

3. Pelaporan interim., Edisi keempat laporan keuangan interim kuartal dan rekening

terpisah untuk segmen secara triwulanan.

4. Rekomendasi Lainnya:

- Meningkatkan pengungkapan untuk aset dan kewajiban dengan

mengidentifikasi bagaimana pengukuran diperoleh serta informasi

tentang asumsi-asumsi dasar dan peristiwa-peristiwa masa depan yang

dianggap dalam pengukuran.

- Mengungkapkan lebih banyak informasi tentang informasi keuangan

yang inovatif dan kesepakatan pembiayaan.

- Pengguna tidak perlu ramalan laporan keuangan, tetapi mereka

membutuhkan informasi yang akan memungkinkan mereka untuk

membuat perkiraan mereka sendiri.

d. SFAS No. 131

SFAS No. 131 meminta pelaporan segmen dengan pendekatan manajemen

berdasarkan cara manajemen mengatur segmen dalam sebuah perusahaan untuk

mengambil keputusan operasi dan menaksir kinerja. Dalam SFAS No. 131:

1. Aset segmen harus dilaporkan

2. Kewajiban segmen bersifat optional

3. Laporan arus kas segmen tidak diharuskan.

Fitur baru dari SFAS No. 131:

Bahwa informasi segmental dalam periode tertentu harus mencakup:

Page 8: Keseragaman Dan Pengungkapan

1. Pendapatan segmen

2. Laba rugi segmen

3. Aset yang dimiliki oleh segmen.

SFAS No. 131 ini terbukti sukses, dapat dilihat dari meningkatnya jumlah perusahaan

yang menyajikan pengungkapan setelah mengadopsi SFAS ini.

(+) Menciptakan iklim yang baik bagi investor karena mengurangi risiko.

(-) Para pengusaha juga khawatir, dengan adanya laporan segmen ini dapat

membocorkan rahasia vital perusahaan kepada para kompetitornya.

Pertanyaan yang kemudian muncul terhadap SFAS ini adalah mengenai masalah

relevansi dan daya banding.

e. Informasi Triwulan

SEC meminta agar sebagian besar perusahaan publik mengungkapkan data

keuangannya setiap empat bulan sekali. Pertanyaan teoritis mengenai data per kuarter

ini adalah:

Apakah ia harus dipandang secara terpisah satu sama lain (discrete

view) atau secara satu kesatuan (integral view).

APB Opinion No. 28 lebih memilih secara satu kesatuan (integral view) yang lebih

memiliki validitas karena banyak kejadian satu tahun yang tidak dapat dipisahkan satu

sama lain. Misalnya tarif pajak yang dihitung per tahun.

Usulan Pengungkapan Diferensial

Ada tiga aspek, yaitu:.

1. Perusahaan besar versus perusahaan kecil

Untuk menyajikan disclosure dibutuhkan biaya yang relatif cukup besar bagi

sebuah perusahaan kecil. FASB mempertimbangkan implikasi pengungkapan bagi

perusahaan kecil dengan megungkapkan tujuan bahwa pengungkapan hanya

diharuskan apabila relevan dan cost effective.

Namun penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan dari perusahaan kecil,

seperti informasi mengenai earning, memiliki informasi yang lebih komprehensif bila

dibandingkan dengan perusahaan besar. Kemungkinan ini terjadi karena informasi

publik mengenai perusahaan kecil lebih sedikit bila dibandingkan dengan perusahaan

besar. Oleh sebab itu, pengungkapan perusahaan kecil merupakan salah satu sumber

informasi yang diandalkan sehingga harus disajikan secara lengkap dan komprehensif.

Page 9: Keseragaman Dan Pengungkapan

2. Ringkasan laporan tahunan

Ringkasan laporan tahunan diringkas dari laporan keuangan dengan

memperpendek banyak detail yang terkandung dalam laporan keuangan auditan.

Ringkasan laporan tahunan ditujukan untuk menggantikan laporan tahunan

perusahaan tradisional dan agar lebih dimengerti pengguna.

3. Usaha SEC untuk mengefektifkan laporan tahunan

SEC juga tertarik untuk nerampingkan laporan tahunan. Pada tahun 1995, SEC

mengusulkan bahwa laporan keuangan dalam laporan tahunan menjadi efisien dengan

mengurangi jumlah catatan kaki. Usulan tersebut tidak dapat diterima karena banyak

investor berpikir mereka akan kehilangan informasi penting. Selain itu perusahaan

juga menanggapi SEC tidak berpikir bahwa beban administrasi mereka berkurang

karena semua informasi catatan kaki masih harus diajukan dengan SEC. SEC

menyatakan, bagaimanapun, bahwa masih akan terus berupaya merampingkan

laporan ini.