49486919 plc perangkat input

Upload: sopan-sa

Post on 04-Apr-2018

243 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    1/22

    MAKALAH

    Perangkat Masukan pada PLC

    (Programmable Logic Controller)

    Oleh

    Dwi Novia Trisno (100534402755)Happy Sholihul Fathoni (100534402747)

    UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

    PROGRAM S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    2/22

    Februari 2011

    PERANGKAT DAN MODUL MASUKAN

    Perangkat masukan merupakan perangkat keras yang dapat digunakan untuk memberikan

    sinyal kepada modul masukan. Sistem PLC dapat memiliki jumlah perangkat masukan sesuai

    dengan sistem yang diinginkan. Fungsi dari perangkat masukan untuk memberikan perintah khusus

    sesuai dengan kinerja perangkat masukan yang digunakan, misalnya menjalankan atau

    menghentikan motor. Dalam hal tersebut seperti misalnya, perangkat masukan yang digunakan

    adalah push button yang bekerja secara Normally Open (NO) ataupun Normally Close (NC). Ada

    bermacam-macam perangkat masukan yang dapat digunakan dalam pembentukan suatu sistem

    kendali seperti misalnya :

    1. Push Button

    2. Switch

    3. Sensor

    Gambar 1 memperlihatkan simbol-simbol perangkat masukan yang sering digunakan pada

    sistem kendali.

    Gambar 1 Simbol-Simbol Masukan Pada PLC

    Berikut adalah penjelasan dari masing-masing modul masukan tersebut.

    1. PUSH BUTTON

    4

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    3/22

    Sesuai dengan namanya, push button adalah jenis masukan yang cara

    mengoperasikannya adalah dengan menekan (push=tekan; button=tombol). Terdapat 2

    jenis push button di pasaran. Yaitu push button NO dan push button NC.

    1.1Push Button NO (PUSH ON)

    Push ON adalah jenis push button yang akan terhubung apabila ditekan. Ciri- cirinya

    tombol tersebut berwarna merah.

    a

    b

    Gambar 2 a. Bentuk Fisik Push ONb. Simbol Push Button ON

    Pada push button ini, biasanya ada keterangan batas maksimum tegangan AC dan

    DC. Contoh:

    120VDC/5A

    250VAC/6A

    Jika terdapat tulisan tersebut pada body push button, berarti saklar tersebut bekerja

    pada maksimal tegangan DC sebesar 120VDC dengan arus maksimal 5A atau pada

    tegangan maksimal AC 250VAC dengan arus maksimal sebesar 6A.

    Contoh aplikasi penggunaannya

    Push ON ini biasanya terdapat pada klakson sepeda motor, tetapi dalam bentuk yang

    berbeda. Aplikasi lain adalah pada bel rumah. Sedangkan contoh penggunaannya pada

    5

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    4/22

    PLC biasanya digunakan sebagai tombol start pada praktikum dasar PLC untuk penyalaan

    lampu, seperti gambar ladder berikut

    Gambar 3 Contoh Ladder penyalaan lampu

    1.2Push Button NC (PUSH OFF)

    Push button ini berbanding terbalik dengan push on. Jika push on akan tersambung bila

    ditekan, maka push off akan terputus bila saklarnya ditekan. Ciri-ciri umum dari push off

    ini adalah saklarnya berwarna hitam.

    a

    b

    Gambar 4 a. Bentuk Fisik Push OFF

    b. Simbol Push Button OFF

    Seperti push button NO, push button NC ini juga ada spesifikasinya. Contoh:

    120VDC/5A

    6

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    5/22

    250VAC/6A

    Jika terdapat tulisan tersebut pada body push button, berarti saklar tersebut bekerja

    pada maksimal tegangan DC sebesar 120VDC dengan arus maksimal 5A atau pada

    tegangan maksimal AC 250VAC dengan arus maksimal sebesar 6A.

    Contoh aplikasi penggunaannya

    Aplikasi dari push off ini salah satunya terdapat pada lampu lemari es yang akan

    menyala jika pintu dibuka dan akan mati jika pintu ditutup (saklar tertekan). Sedangkancontoh penggunaannya pada PLC biasanya digunakan sebagai tombol emergency stop

    pada praktikum dasar PLC untuk mengoffkan lampu, seperti gambar ladder berikut

    Gambar 3 Contoh Ladder emergency stop lampu

    2 SWITCH (SAKLAR)

    Seperti halnya push button, saklar juga terdiri dari banyak jenis diantaranya adalah:

    2.1 SPST

    SPST adalah kependekan dari Single Pole Single Throw, yaitu hanya terdapat 1

    masukan dan 1 keluaran. Symbol dari saklar SPST ini adalah sebagai berikut:

    Gambar 4 Simbol SPST

    Jenis-Jenis saklar SPST

    Berikut adalah bentuk-bentuk dari saklar SPST:

    2.1.1 SPST rocker switch

    7

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    6/22

    Saklar sederhana dan paling umum digunakan, untuk mengubah status dari padam (off)

    ke nyala (on), dimana bila ditekan ke satu arah, saklar memutus sambungan sehingga

    sirkuit membuka, dan bila ditekan ke arah sebaliknya, saklar mengubungkan sambungan

    sehingga sirkuit menutup.Banyak digunakan pada berbagai perangkat listrik dan

    elektronik, terutama sebagai saklar daya (power switch) atau saklar nyala | padam utama

    (main on | off switch).

    Gambar 5 SPST rocker switch

    2.1.2 SPST rocker switch

    Saklar ini hadir dalam berbagai bentuk. Berfungsi untuk melakukan pengamanan

    terbatas (limited security).

    Gambar 6 SPST key switch

    2.1.3 SPST toggle switch

    Saklar SPST sederhana dan juga umum digunakan, untuk mengubah status dari padam

    (off) ke nyala (on), dimana bila ditekan ke satu arah, saklar memutus sambungan sehingga

    sirkuit membuka, dan bila ditekan ke arah sebaliknya, saklar mengubungkan sambungan

    sehingga sirkuit menutup. Kelebihan saklar ini adalah pengoperasiannya menggunakan

    tungkai (lever), shg bisa diperpanjang atau diperjauh jarak jamahnya.

    8

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    7/22

    Gambar 7 SPST toggle switch

    2.1.4 SPST DIP (dual in-line package) switchSaklar ini umumnya digunakan pada PCB (printed circuit board) | papan rangkaian

    tercetak elektronik, untuk meilih berbagai konfigurasi operasi.

    Gambar 8 SPST DIP (dual in-line package) switch

    Contoh aplikasi penggunaan saklar SPST

    Aplikasi dari SPST yang banyak macamnya, diantaranya seperti aplikasi berikut:

    Contoh penggunaan SPST rocker switch adalah seperti yang digunakan sebagai

    saklar catu daya (power supply) komputer, dan juga tipe saklar yang digunakan di

    dinding rumah.

    Contoh penggunaan SPST key switch adalah seperti yang digunakan sebagai saklar

    kunci kontak sepedamotor dan mobil.

    Contoh penggunaan SPST DIP (dual in-line package) switch adalah seperti yang

    digunakan pada PCB komputer.

    Contoh lain digunakan pada saklar rumah untuk menyalakkan lampu kamar seperti

    gambar pengawatan berikut:

    9

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    8/22

    Gambar 9 Aplikasi SPST

    2.2 SPDT

    SPDT adalah kependekan dari Single Pole Double Throw, yaitu hanya terdapat 1

    masukan dan 2 keluaran. Symbol dari saklar SPDT ini adalah sebagai berikut:

    Gambar 10 Simbol SPDT

    Jenis-Jenis saklar SPDT

    Berikut adalah bentuk-bentuk dari saklar SPDT:

    2.2.1 SPDT rocker switch

    Saklar dua arah yang memiliki satu kontak COM, satu kontak NO (normal open) dan

    satu kontak NC (normal close) yang penggunaannya bergantian, dimana bila ditekan ke

    arah atas maka sisi atas akan menjadi NC dan sisi bawah akan menjai NO, dan begitu pula

    jika ditekan ke arah sebaliknya. Berikut gambar saklar rocker switch.

    10

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    9/22

    Gambar 11 SPDT rocker switch

    2.2.2 SPDT toogle switchPrinsipnya sama seperti saklar rocker switch yaitu memiliki satu kontak COM, satu

    kontak NO (normal open) dan satu kontak NC (normal close) yang penggunaannya

    bergantian, dimana bila ditekan ke arah atas maka sisi atas akan menjadi NC dan sisi

    bawah akan menjai NO, dan begitu pula jika ditekan ke arah sebaliknya. Berikut gambar

    saklar rocker switch.

    Dan memiliki kelebihan dalam pengoperasiannya menggunakan tungkai (lever),

    sehingga bisa diperpanjang atau diperjauh jarak jamahnya.

    Gambar 12 SPDT toggle switch

    2.2.3 SPDT Slide switch

    Prinsipnya juga sama seperti saklar rocker switch yaitu memiliki satu kontak COM,

    satu kontak NO (normal open) dan satu kontak NC (normal close) yang penggunaannya

    bergantian, namun perbedaannya dalam pengoperasiannya dengan menggeser mekaniksaklar kearah kanan atau kiri untuk memilih kontak yang akan digunakan.

    11

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    10/22

    Gambar 13 SPDT slide switch

    2.2.4 SPDT Micro switchSaklar mikro bisa sangat kecil. Biasanya dipasang pada suatu lengan yang ketika

    tertekan karena dipegang membuat klik saklar sehingga sirkuit menutup. Saklar ini meski

    sangat kecil tapi sangat berguna dalam berbagai perangkat listrik dan elektronik, antara

    lain sebagai saklar keselamatan (safety switch) yang menghindarkan dan mencegah

    peguna dari sengatan listrik yang tak perlu terjadi dan menahan arus listrik terus-menerus

    mengalir ketika tak diperlukan. Ketika saklar mikro membuka dengan sendirinya sirkuit

    listrik pun terputus. Saklar ini juga biasanya disebut limith switch, dapat juga digunakan

    sebagai sensor batas.

    Gambar 14 SPDT micro switch

    Contoh aplikasi penggunaan saklar SPDT

    Aplikasi dari SPDT yang banyak macamnya, diantaranya seperti aplikasi berikut:

    1. Aplikasi dari SPDT switch yang banyak dipakai adalah sebagai saklar ganda pada

    rumah-rumah tangga.

    2. Aplikasi lain saklar toogle digunakan pada saklar lampu sein sepedah motor maiupun

    mobil

    3. Aplikasi saklar slide switch juga biasanya digunakan pada sepedah motor untuk

    menyalakan lampu jarak dekat maupun jarak jauh.

    4. Aplikasi lain juga banyak digunakan pada peralatan elektronik maupun saklar penyala

    lampu rumah seperti gambar pengawatan berikut.

    12

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    11/22

    Gambar 15 Aplikasi SPDT

    2.3 DPST

    DPST adalah kependekan dariDouble Pole Single Throw, yang berarti ada 2 masukan

    dan 2 keluaran. Berikut adalah symbol dari saklar DPST.

    Gambar 16 Simbol DPST

    Berikut adalah bentuk dari saklar DPST

    Gambar 17 Contoh Saklar DPST

    Contoh aplikasi penggunaan saklar SPDT

    Pada aplikasinya, saklar DPST banyak digunakan sebagai saklar pada motor-motor

    listrik yang mengalirkan arus besar. Atau aplikasi untuk mengendalikan beban listrik

    seperti pemanas pada gambar di samping ini menggunakan saklar kutub ganda. Saklar

    13

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    12/22

    kutub ganda terdiri dari 4 terminal. Dan beban pemanas listrik terdiri dari 3 terminal. Pada

    saklar 2 terminal masuk masingmasing mendapatkan saluran fasa (L) dan saluran netral

    (N). Sedangkan 2 terminal lainnya masingmasing disambungkan ke 2 terminal beban

    pemanas. Satu terminal lainnya pada bodi beban, disambungkan secara langsung ke

    saluran arde.

    Gambar 18 Contoh Aplikasi Saklar DPST

    2.4 DPDT

    DPDT merupakan kependekan dari Double Pole Double Throw. Jadi saklar ini

    mempunyai 2 masukan, dan tiap masukan mempunyai 2 cabang output. Berikut adalah

    simbolnya:

    Gambar 19 Simbol DPDT

    14

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    13/22

    Jenis saklar DPDT

    2.4.1 DPDT slide switch

    Saklar geser kutub-ganda lemparan-ganda.

    Gambar 20 DPDT slide switch

    2.4.1 Relay 2 kutub

    Saklar DPDT dipakai pada relay 8 kaki yang secara umum terdapat dua kontak relay

    yaitu NO (normally open) dan NC (normally close). Kontak NO yaitu kontak yang dalam

    keadaan normal pada posisi membuka artinya saat kumparan tidak dilewati arus listrik titik

    kontak terbuka. Sebaliknya, kontak NC yaitu kontak yang dalam keadaan normal pada

    posisi tertutup artinya saat

    kumparan tidak dilewati arus listrik titik kontak tertutup Berikut adalah gambarnya:

    Gambar 21 Relay

    Contoh aplikasi penggunaan saklar DPDT

    Contoh saklar geser DPDT adalah seperti yang digunakan sebagai saklar pemilih

    lampu belok (turn lampu, sign lamp) sepedamotor.

    15

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    14/22

    2.5 TPST

    TPST adalah kependekan dari Three Pole Single Throw. Yang berarti ada 3 pasanginput dan 3 pasang ouput. Berikut adalah simbolnya:

    Gambar 22 Simbol TPST

    Jenis saklar TPST

    Saklar kutub-tiga lemparan-tunggal. Digunakan untuk memutus atau menghubungkan

    sambung tiga jalur kelistrikan sekaligus.

    Gambar 23 Saklar kutub-tiga lemparan-tunggal

    Contoh aplikasi penggunaan saklar TPST

    Aplikasi yang menggunakan aplikasi TPST adalah MCB 3 fasa. Saklar kutub tiga

    terdiri dari 3 terminal masuk dan 3 terminal keluar. Saklar ini digunakan sebagai kendalibeban tiga fasa. Terminal masuk dihubungkan ke jaringan tiga fasa L1, L2 dan L3,

    sedangkan saluran keluar disambung-kan ke beban tiga fasa misalnya motor tiga fasa daya

    kecil. Pada saklar ini terdapat 3 tuas / kontak yang dikopel, dengan dua posisi yaitu posisi

    lepas dan sambung. Beban motor tiga fasa yang dikendalikan sebelumnya sudah

    tersambung hubung Y dan ???? (dalam gambar disamping dihubung Y), sehingga 3 ujung

    belitan lainnya disambungkan ke terminal saklar kutub tiga. Bodi dari motor dihubungkan

    ke arde, sebagai pengaman / proteksi arus bocor.

    16

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    15/22

    Gambar 23 Aplikasi TPST sebagai kendali beban tiga fasa

    2.6 MPST

    MPST adalah kependekan dari Multiple Pole Single Throw. Saklar jenis ini terdiri

    dari banyak masukan dan keluaran. Berikut adalah salah satu saklar yang menggunakan

    system MPST tersebut:

    Gambar 13 Saklar MPST

    3 SENSOR

    Terdapat banyak macam sensor di dunia sekarang ini, mulai dari sensor cahaya,

    sensor suhu, sensor kelembaban, sensor gerak dan lain sebagainya. Sensor-sensor tersebut

    dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan pengguna. Masing-masing

    sensor yang telah disebutkan di atas mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Akan

    tetapi secara garis besar ada 2 perbedaan pada masing-masing sensor yaitu perubahan

    resistansi dan perubahan tegangan. Sensor-sensor yang karakteristiknya berupa perubahan

    17

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    16/22

    resistansi diantaranya adalah sensor cahaya (LDR, Photodioda) dan sebagian sensor suhu

    (PTC, NTC). Sedangkan sensor yang karakteristiknya berupa perubahan tegangan

    diantaranya adalah sensor suara, sensor gerak dan sebagian lain sensor suhu.

    Dari kedua golongan karakteristik sensor tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada 2

    jenis pengondisi sinyal yang diperlukan agar sensor tersebut dapat bekerja. Pengondisi

    sinyal tersebut berupa pembagi tegangan (untuk sensor dengan karakteristik perubahan

    resistansi) dan penguat (untuk sensor dengan karakteristik perubahan tegangan). Dua jenis

    pengondisi sinyal tersebut juga dapat digabungkan dengan rangkaian pembanding

    (komparator). Jadi pada modul ini akan dijelaskan 3 macam pengondisi sinyal agar sensor

    tersebut dapat bekerja dan terkoneksi dengan PLC.Menurut jenis pengondisi sinyalnya, sensor dibagi menjadi 3 yaitu:

    3.1 Pembagi Tegangan

    Rangkaian pembagi tegangan sebenarnya sangat sederhana. Rangkaian ini

    memanfaatkan hukum kirchoff. Berikut adalah gambar rangkaiannya:

    Gambar 14 Rangkaian Pengondisi Sinyal Pembagi Tegangan

    Rangkaian di atas hanya memanfaatkan perubahan tegangan yang dihasilkan dari

    perubahan resistansi. Tegangan kemudian masuk ke basis transistor untuk menggerakkan

    relay. Relay inilah yang nantinya dimanfaatkan untuk memberikan input ke PLC. Alasan

    penggunaan relay ini adalah karena pada PLC, input yang dibutuhkan adalah sebesar 24

    volt dari common.

    Rumus rangkaian pembagi tegangan seperti gambar berikut:

    18

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    17/22

    1

    2

    Vout =

    Jenis sensor yang menggunakan rangkaian pembagi tegangan diantaranya:

    3.1.1 Sensor Photodioda

    Fotodiode merupakan sambungan pn yang dirancang untuk beroperasi bila

    dibiaskan dalam arah terbalik. Ketika energi cahaya dengan panjang gelombang yang

    benar jatuh pada sambungan fotodiode, arus mengalir dalam sirkuit eksternal. Alat ini

    kemudian bekerja sebagai generator arus, yang arusnya sebanding dengan intensitas

    cahaya itu. Semakin besar intensitas cahaya infra yang diterima maka kemampuannyauntuk menghasilkan arus semakin besar sebaliknya kemampuan untuk menghasilkan arus

    akan lemah apabila intensitas cahaya infra yang diterima semakin kecil.

    Gambar 15 Bentuk photodiode

    Fotodioda secara umum bekerja pada tegangan 0,7 volt (silikon) dan 0,3 volt

    (germanium). Ada dua aliran arus pada dioda yaitu bias maju ( forward bias ) dan bias

    terbalik ( reverse bias ). Fotodioda merupakan salah satu jenis dioda yang kerjanya

    dipengaruhi oleh intensitas cahaya apabila tegangan ditahan kontan.

    Tanpa cahaya resistansinya 100k-500k

    Ada cahaya resistansinya 10k-1k

    3.1.2 Sensor Fototransistor

    19

    1. Anoda

    2. Katoda

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    18/22

    Foto transistor adalah sebuah benda padat pendeteksi cahaya yang memiliki gain

    internal. Hal ini yang membuat foto transistor memiliki sensitivitas yang lebih tinggi

    dibandingkan foto dioda, dalam ukuran yang sama. Alat ini (foto transistor) dapat

    menghasilkan sinyal analog maupun sinyal digital.

    Foto transistor memiliki karakteristik:

    Pendeteksi jarak dekat Infra merah.

    Bisa dikuatkan sampai 100 sampai 1500.

    Respon waktu cukup cepat.

    Bisa digunakan dalam jarak lebar.

    Bisa dipasangkan dengan (hampir) semua penghasil cahaya atau cahaya yang dekat

    dengan inframerah, seperti IRED (infrared led), Neon, Fluorescent, lampu bohlam,

    cahaya laser dan api.

    Mempunyai karakteristik seperti transistor, kecuali bagian basis digantikan oleh

    besar cahaya yang diterima.

    3.1.3 Light Dependent Resistor (LDR)

    Light Dependent Resistor (selanjutnya disebut LDR), terdiri dari sebuah cakram

    semikonduktor yang mempunyai dua buah elektroda pada permukaannya.

    Gambar 16 Bentuk LDR

    Pada saat gelap atau cahaya redup, bahan dari cakram tersebut menghasilkan

    elektron bebas dengan jumlah yang relatif kecil. Sehingga hanya ada sedikit elektron untuk

    mengangkut muatan elektrik. Artinya pada saat cahaya redup LDR menjadi konduktor

    yang buruk, atau bisa disebut juga LDR memiliki resistansi yang besar pada saat gelap

    atau cahaya redup.

    20

    http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Foto_dioda&action=edit&redlink=1http://elkaubisa.blogspot.com/2008/02/resistor.htmlhttp://elkaubisa.blogspot.com/2008/02/resistor.htmlhttp://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Foto_dioda&action=edit&redlink=1http://elkaubisa.blogspot.com/2008/02/resistor.htmlhttp://elkaubisa.blogspot.com/2008/02/resistor.html
  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    19/22

    3.2 Rangkaian Penguat

    Rangkaian penguat adalah jenis pengondisi sinyal yang dipakai sensor, biasanya

    dibangun dari OP-AMP. Rangkaian penguat ini digunakan apabila tegangan keluaran dari

    sensor masih sangat kecil. Contoh pada sensor suhu LM35, tegangan keluaran yang

    dihasilkan masih kecil sehingga harus dikuatkan terlebih dahulu. Berikut adalah gambar

    rangkaian penguat tegangan:

    Gambar 17 Rangkaian Penguat Tegangan

    Rangkaian pada gambar 15 merupakan rangkaian penguat tegangan non-inverting.

    Rumus dari penguatan tegangannya sendiri adalah sebagai berikut:

    Relay pada rangkaian pengondisi sinyal merupakan rangkaian driver. Fungsinya

    adalah untuk memberi masukan kepada PLC dari common PLC dengan tegangan keluaran

    dari pengondisi sinyal tersebut.

    Jenis sensor yang menggunakan rangkaian penguat tegangan diantaranya:

    3.2.1 SensorSuhu LM 35

    Sensorsuhu(temperatur)LM35,dimanaoutputdariLM35inidapatmemberikan

    output8-bitdatayangmenyatakankondisiperubahandari suhulingkungan.Setiapterjadi

    perubahan suhu maka akan terjadi perubahan data output yang dihasilkan, dimana

    21

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    20/22

    perubahan tersebut berupa perbedaan tegangan yang dihasilkan. LM35 sebagai alat

    deteksitemperaturmemilikikarakteristiksebagaiberikut:

    1.Bekerjapadaratingtegangan4Vs/d30V.

    2.Pembacaantemperaturberkisarantara -550Cs/d1500C.

    3.Dengankenaikantemperatur1 derajat makateganganoutput akannaiksebesar10mV

    4.Memilikiarusdrainkurangdari60uA.

    Gambar 18 Bentuk sensor suhu

    3.3 Rangkaian Pembanding

    Rangkaian pembanding kadang-kadang digunakan bersama dengan rangkaian

    pembagi tegangan atau penguat. Jadi sebelum masuk ke driver, tegangan output sensor

    terkadang dibandingkan terlebih dahulu dengan tegangan referensi menggunakan

    rangkaian komparator. Dengan begitu maka sensitifitas dari sensor dapat diatur dengan

    baik. Berikut adalah gambar rangkaian komparator:

    Gambar 19 Rangkaian Komparator

    Pada rangkaian komparator dapat menggunakan rumus berikut:

    +Vin Vin maka Vo = Vsat+

    22

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    21/22

    +Vin < Vin maka Vo = Vsat

    Keterangan:

    +Vin = Amplitudo sinyal input tak membalik (V)

    Vin = Amplitudo sinyal input membalik (V)

    Vsat+ = Tegangan saturasi + (V)

    Vsat = Tegangan saturasi - (V)

    Vo = Tegangan output (V)

    Jenis sensor yang menggunakan rangkaian komparator diantaranya:

    3.3.1 Sensor PIR (Passive Infrared Receiver)

    PIR (Passive Infrared Receiver) merupakan sebuah sensor berbasiskan infrared.

    Akan tetapi, tidak seperti sensor infrared kebanyakan yang terdiri dari IR LED dan

    fototransistor. PIR tidak memancarkan apapun seperti IR LED. Sesuai dengan namanya

    Passive, sensor ini hanya merespon energi dari pancaran sinar inframerah pasif yang

    dimiliki oleh setiap benda yang terdeteksi olehnya. Benda yang bisa dideteksi oleh sensor

    ini biasanya adalah tubuh manusia.

    Di dalam sensor PIR ini terdapat bagian-bagian yang mempunyai perannya masing-

    masing, yaituFresnel Lens, IR Filter, Pyroelectric sensor, amplifier, dan comparator.

    Gambar 20 Bentuk PIR

    Berikut adalah spesifikasi sensor PIR

    23

  • 7/29/2019 49486919 PLC Perangkat Input

    22/22

    24