tugas bleep test

Download Tugas bleep test

Post on 24-Jun-2015

3.989 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

TES PENGUKURAN DAYA TAHAN EROBIK DALAM MULTISTAGE FITNESS TEST

D I S U S U N OLEH : NAMA NIM SEMESTER JURUSAN MATA KULIAH : DESTI INDAH HASANAH : 2007. 151. 350 : 6.i : PENDIDIKAN OLAHRAGA : EVALUASI DAN TES PENGUKURAN OLAHRAGA DOSEN PENGASUH : Drs.SYAMSUDDIN,M.Pd

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG TAHUN 2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah, untuk memenuhi persyaratan perkuliahan evaluasi dan tes pengukuran olahraga dengan judul TES PENGUKURAN DAYA TAHAN EROBIK PADA MAHASISWA PGRI PALEMBANG DI KELAS I DALAM MULTISTAGE FITNESS TES. Dengan selesainya makalah ini penulis mengucapkan terima kasih kepada bapak Drs.Syamsuddin, M.Pd. sehingga proses penyusunan makalah ini dapat berjalan dengan lancar. Harapan penulis makalah ini dapat bermanfaat bagi pembacanya, khususnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga. Kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan dari pembaca dalam rangka lebih menyempurnakan lagi makalah ini dimasa mendatang.

Palembang, April 2010 Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ........................................................................................... KATA PENGANTAR .......................................................................................... DAFTAR ISI ...................................................................................................... DAFTAR TABEL ................................................................................................ BAB I PENDAHULUAN .................................................................................

i ii iii iv 1 1 2 3 4 4 6 7 7 7 8 9 9 13 18 18 20

1.1. LATAR BELAKANG ........................................................................ 1.2. MASALAH .......................................................................................... 1.3. TUJUAN ..........................................................................................

BAB II ISI ......................................................................................................... 2.1. PENGERTIAN DAYA TAHAN EROBIK ....................................... 2.2. FAKTOR-FAKTOR DAYA TAHAN EROBIK ................................. 2.3. PENGERTIAN MULTISTAGE FITNESS TEST .............................. 2.4. HAL-HAL DALAM MULTISTAGE FITNESS TEST ..................... 2.4.1. TINDAKAN PENCEGAHAN ................................................ 2.4.2. PERLENGKAPAN .................................................................. 2.4.3. PERSIAPAN PELAKSANAAN TEST ................................. 2.4.4. PELAKSANAAN TEST ......................................................... 2.4.5. PENILAIAN ........................................................................... BAB III PENUTUP ............................................................................................. 3.1. KESIMPULAN .................................................................................... DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................

DAFTAR TABEL

TABEL 1

PENYESUAIAN JARAK LARI BOLAK-BALIK BERDASARKAN KECEPATAN PEMUTARAN KASET ........................................... 10

TABEL II PREDIKSI AMBILAN KONSUMSI OKSIGEN MAKSIMAL DENGAN TES LARI BOLAK-BALIK ............................................................. 13

TABEL III PENILAIAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI BERDASARKAN KONSUMSI OKSIGEN MAKSIMAL ............................................ 14

TABEL IV NORMA KONSUMSI OKSIGEN MAKSIMAL (dalam milliliter O2 / kg bb / per menit) ................................................................................... 15

TABEL V FORMAT HASIL PENILAIAN TES DAYA TAHAN EROBIK DALAM MULTI TAHAP (LARI BOLAK BALIK)........................................ 17

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANGTes adalah instrument atau alat yang digunakan untuk memperoleh informasi tentang individu atau objek. Sebagai alat pengumpul informasi atau data, tes harus dirancang secara khusus. Kekhususan tes terlihat dari bentuk soal tes yang digunakan, jenis pertanyaan, rumusan pertanyaan yang diberikan, dan pola jawabannya harus dirancang menurut kriteria yang telah ditetapkan. Demikian juga waktu yang disediakan untuk menjawab pertanyaan serta pengadministrasian tes juga dirancang secara khusus. Selain itu, aspek yang diteskan pun terbatas. Biasanya meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Kekhususan-kekhususan tersebut berbeda antara satu tes yang satu dan tes yang lain. Tes ini dapat berupa pertanyaan tertulis, wawancara, pengamatan tentang unjuk kerja fisik, checklist, dan lain-lain. Pengukuran adalah proses pengumpulan data atau informasi yang dilakukan secara objektif. Melalui kegiatan pengukuran segala program yang menyangkut perkembangan dalam bidang apa saja dapat dikontrol dan dievaluasi. Hasil pengukuran berupa kuantifikasi dari jarak, waktu, jumlah, dan ukuran dan sebagainya. Hasil dari pengukuran dinyatakan dalam bentuk angka yang dapat diolah secara statistik. Daya tahan erobik dilakukan dalam sistem latihan yang mendorong kerja jantung, darah dan paru-paru untuk periode waktu yang cukup untuk menghasilkan perbaikanperbaikan dan keadaan tubuh. Daya tahan, pada banyak kegiatan fisik seperti fisik seperti sepak bola, bola basket, lari jarak jauh, renang, bersepeda dan sebagainya., dibatasi oleh kapasitas system sirkulasi (jantung, pembuluh darah, dan darah) dan

system respirasi (paru) untuk menyampaikan oksigen ke otot yang sedang bekerja dan mengangkut limbah dari otot-otot tersebut. Kegiatan semacam ini dikategorikan sebagai daya tahan kardiorespiratori, daya tahan kardiovakuler, atau daya tahan erobik. Daya tahan erobik pada multistage fitness test ini dilaksanakan untuk mengukur seberapa besar konsumsi oksigen maksimal yang disingkat VO2max, artinya VO2 menunjukkan volume oksigen yang dikonsumsi, biasanya dinyatakan dalam liter atau milliliter, dan tanda titik di atas V merupakan tanda yang menyatakan bahwa volume oksigen tersebut dinyatakan dalam satu waktu, biasanya per menit. Jadi kalau ada pernyataan VO2 max = 3 L/menit, artinya seseorang dapat mengkonsumsi oksigen secara maksimal 3 liter per menit. Dalam istilah konsumsi oksigen maksimal mempunyai pengertian yang sama dengan maximal oxygen intake, dan maximal oxygen power, yang menunjukkan perbedaan yang terbesar antara oksigen yang dihisap masuk kedalam paru dan oksigen yang dihembuskan ke luar paru (Lamb, 1984, Nieman CD,1993).

1.2. MASALAHMasalah adalah suatu yang harus diselesaikan atau dipecahkan (Depdikbud, 1990). Berdasarkan uraian di atas yang menjadi masalah dalam makalah ini adalah Berapa Besar Kemampuan Daya Tahan Erobik seseorang dalam Multistage Fitness Test.

1.3. TUJUAN

Dari permasalah yang ditemukan tersebut, maka tujuannya adalah : Untuk mengetahui berapa besar kemampuan daya tahan erobik seseorang dalam multistage fitness test.

BAB II

ISI

2.1. PENGERTIAN DAYA TAHAN EROBIKDaya tahan, pada banyak kegiatan fisik seperti fisik seperti sepak bola, bola basket, lari jarak jauh, renang, bersepeda dan sebagainya., dibatasi oleh kapasitas system sirkulasi (jantung, pembuluh darah, dan darah) dan system respirasi (paru) untuk menyampaikan oksigen ke otot yang sedang bekerja dan mengangkut limbah dari otototot tersebut. Kegiatan semacam ini dikategorikan sebagai daya tahan kardiorespiratori, daya tahan kardiovakuler, atau daya tahan erobik. Oksigen diangkut dari atmosfir ke sel-sel tubuh dengan system paru jantung. Selama melakukan olahraga system ini berfungsi mendukung metabolisme erobik. Dengan meningkatnya aktivitas olahraga, semakin banyak pula oksigen yang dialirkan ke otot yang aktif. System paru-jantung dari empat komponen yaitu paru, jantung, pembuluh darah, dan darah. Komponen tersebut tersusun dalam suatu system pembuluh tertutup dan organ-organ yang menyediakan sirkulasi darah secara tetap kepada paru dan kepada seluruh jaringan tubuh lainnya. Faktor-faktor utama yang membatasi sebagian terbesar bentuk latihan yang bersifat erobik adalah kapasitas jantung, paru dan sirkulasi untuk menyampaikan oksigen ke otot yang sedang bekerja (aktif). Oleh karena itu sebagai seorang guru olahraga atau pelatih yang bermaksud hendak mengukur kemampuan seseorang dalam melakukan olahraga yang bersifat erobik harus menilai kemampuan maksimal fungsi jantung, paru, dan sirkulasi murid atau atletnya. Kemampuan maksimal fungsi parujantung merupakan penilaian yang terbaik untuk mengukur kemampuan seseorang untuk mengukur konsumsi oksigen maksimal.

Konsumsi oksigen maksimal yang disingkat VO2max, artinya VO2 menunjukkan volume oksigen yang dikonsumsi, biasanya dinyatakan dalam liter atau milliliter, dan tanda titik di atas V merupakan tanda yang menyatakan bahwa volume oksigen tersebut dinyatakan dalam satu waktu, biasanya per menit. Jadi kalau ada pernyataan VO2 max = 3 L/menit, artinya seseorang dapat mengkonsumsi oksigen secara maksimal 3 liter per menit. Istilah konsumsi oksigen maksimal mempunyai pengertian yang sama dengan maximal oxygen intake, dan maximal oxygen power, yang menunjukkan perbedaan yang terbesar antara oksigen yang dihisap masuk kedalam paru dan oksigen yang dihembuskan ke luar paru (Lamb, 1984, Nieman CD,1993). Di dalam materi ini selanjutnya disebut konsumsi oksigen maksimal. Untuk mengetahui besarnya konsumsi oksigen maksimal, harus diketahui terlebih dahulu berapa banyak oksigen yang dihisap dan yang dihembuskan, perbedaan di antara keduanya itulah merupakan jumlah oksigen yang dikonsumsi dan digunakan oleh system transpot electron pada mitochondria untuk menghasilkan energi yang diperlukan oleh jaringan-jaringan yang aktif. Dalam keadaan istir