supportive supervision

Download Supportive Supervision

Post on 02-Oct-2015

4 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Presentasi dari buku Alfred Kadushin DAN Daniel Harkness berjudul Suppervision ini Social Work (2002)

TRANSCRIPT

Supportive Supervision

Supportive SupervisionDipresentasikan oleh:

Annisa Sherliany - Dhea Nazmi Rifa - Muhammad Hussein S.Prima Oktalanta P. - Yelsi Gusmaini

Introduction and OverviewTujuan utama dari supervisi dukungan sama dengan tujuan dari supervisi administrasi dan supervisi edukasi yaitu membuat pekerja dan agensi mampu memberikan layanan yang paling efektif dan efisien untuk klien.Faktor yang mempengaruhi supervisi efektif:Task-centered (fasilitas, pengetahuan, keterampilan)People-centered (kenyamanan, kepuasan, kebahagian)Supervisi dukungan fokus pada meningkatkan motivasi, komitmen pekerjaan, dan kepuasan kerja. Supervisi dukungan diperlukan untuk mengatasi turnover pekerja.

Burnout: Definition and SymptomsDefinisi Burnout menurut Pines dan Maslach (1978) adalah sindrom kelelahan fisik dan emosional akibat dari stres kerja yang melibatkan perkembangan konsep diri yang negatif, sikap kerja negatif, dan kehilangan perhatian dan perasaan untuk klien.

Burnout: Definition and Symptoms (Cont)Gejala burnout :fisik (rasa lelah, demam, sakit kepala, gangguan pencernaan, dan gangguan tidur)emosional (berkecil hati, putus asa, pesimis, dan perasaan diasingkan dari pekerjaan)behavioral atau tingkah laku (meningkatnya keterlambatan dan ketidakhadiran).Supervisor perlu waspada bahwa burnout dapat menular antar pekerja.

Burnout: Definition and Symptoms (Cont)

Sources of Job-Related Stress for the SuperviseeBerbagai aspek dari supervisiKlien lembagaSifat dan konteks tugas pekerja sosialOrganisasi pekerja sosialSikap komunitas terhadap pekerja sosialDiri pekerja

Administrative Supervision as a Source of StressKetidakjelasan peran dan konflik peran pada pekerjaKonflik antara birokrasi dan orientasi layananSupervisi administrasi harus mampu memberikan pemahaman yang jelas dan menyeluruh mengenai peran pekerja dan memberikan kesempatan bagi pekerja untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.

Educational Supervision as a Source of StressPeriode transisi yang ditandai dengan kecemasan dan kehilangan kepercayaan diriTutorial dapat mengancam kemandirian pekerjaSupervisi edukasi perlu memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pemecahan masalah terhadap pekerja agar memiliki kepercayaan diri dan keyakinan akan kinerja.

The Supervisor-Supervisee Relationship as a Source of StressHubungan supervisi intens, intim, dan emosionalHarapan dari Supervisor tidak terpenuhi

The Client as a Source of StressPara pekerja berurusan dengan orang-orang yang hidup di bawah tekanan yang cukup besarMenghadapi klien yang tidak meminta bantuan atau tidak menginginkan jasa merekaKeraguan akan keberhasilan dari terapi yang diberikanKekerasan fisik dan pelecehan secara verbalKebutuhan klien berbeda-beda

The Nature and The Context of The Task as a Source of StressTugas yang dilakukan memasuki kehidupan pribadi pekerjaMembuat keputusan dan mngambil tindakan terkait dengan moral dan etikaMengembangkan Tuntutan-tuntutanKurangnya apresiasi terhadap kinerja pekerjaMasih kurangnya dukungan dari masyarakat

The Oganization as a Source of Tension and StressPerubahan aturan dan arahan secara terus menerusBekeja dan berinteraksi dengan profesional lainnyaPerbedaan nilai-nilai dengan lembaga lain dan masyarakatPendapatan/gaji

Community Attitudes Toward Social Work as a Source of StressAdanya perubahan sikap masyarakat terhadap pekerjaan sosialMunculnya kelompok klien yang mempertanyakan keputusan peksos

Worker Personality as a Factor in BurnoutPekerja yang sulit memisahkan pekerjaan dengan kehidupannyaPekerja yang membatasi hubungan personal dalam pekerjaanPekerja yang memiliki kekhawatiran pada aspek non-emosional dalam pekerjaannyaPekerja yang idealis, mandiri, individual

Implementing Supportive SupervisionMencegah stress berkembangMenjauhkan pekerja dari sumber stressMengurangi dampak yang ditimbulkan stressorMembantu pekerja mengatasi stress

Prevention of StressDapat dicegah saat perekrutan pekerjaMeningkatkan kepekaan supervisee dalam melihat bibit masalah yang bisa menjadi sumber stress

Reducing and Ameliorating StressMemberikan supervisee tugas yang berbedaMelepas aktivitas yang dapat menimbulkan stressMemberikan pemahaman bahwa kegagalan merupakan hal yang biasa dan dapat diterimaMenanggapi dengan tenang masalah yang diceritakan pekerjaMengingatkan pekerja untuk selalu bersikap profesionalMemberikan pendapat kepada supervisee saat ia harus mengambil suatu keputusan yang membuatnya stressMembantu pekerja merubah ekspektasi yang terlalu tinggi di awal dengan menjelaskan realita yang ada

Supervisor menjelaskan perilaku positif yang dilakukan oleh pekerjaKesalahan dan tekanan di dalam pekerjaan merupakan suatu hal yang wajarSupervisor membantu pekerja untuk memodifikasi stres yang dimiliki pekerja melalui reframing dan membangun aspek kognitif

Supervisor membantu pekerja untuk lebih realistisSupervisor membantu pekerja dalam menghadapi konflik peranSupervisor membantu pekerja dalam memberikan pandangan akan masalah tertentuSupervisor membantu pekerja dalam mengurangi keraguan yang dimilikinya

Recapitulation and some CaveatsSupervisi suportif memiliki karakteristik intervensi yang sama dengan psikoterapi suportifSupervisi memiliki peran dalam mencegah, mengurangi dan menghilangkan stres pekerjaSupervisor membangun pekerja dengan komentar positifSupervisor mempertimbangkan upah pekerjaSupervisor harus memiliki keahlian dalam mengidentifikasikan job stress

Research FindingsSupervisi suportif memberikan dampak positif bagi pekerjaBlane (1968)Davidson and Emmer (1966)Blau (1960)

Additional Sources of Support for SuperviseeKlienKelompok Bermain di OrganisasiKeluarga dan Teman di luar organisasi

-> Adaptasi Lingkungan Kerja menjadi hal yang penting

Supervisees GamesManipulating Demand LevelReducing Power DisparityRefending the RelationshipControling Situation Countering Games

Manipulating Demand LevelDibuat bertujuan untuk memanipulasi permintaan dari superviseeAda dua Jenis:Seducing for Subversion: Mencari celah untuk tidak melaksanakan tugas administratif selagi tidak ada yang dirugikan Supervisor harus memberikan pemahaman dan bimbingan Be Nice to Meet Me Because I Am Nice to You Memuji supervisor sehingga ada kepuasan bagi supervisor

Refending the RelationshipMengurangi permintaan atas supervisee dengan mendefinisikan hubungan supervisi (biasnya hubungan profesional)Ada dua jenis:Treat Me, Dont Beat Me Supervisee menunjukkan masalah pribadi, bukan hasil kerja Batasan antara supervisi dan terapi menjadi buramEvaluation Is Not for Friends Hubungan sosial melemahkan hubungan profesional

Reducing Power DisparityMengurangi kecemasan dengan mengurangi perbandingan kekuatan antara supervisor dan superviseeAda tiga jenis:If You Knew Dostoyevsky Like I Know Dostoyevsky Sejauh mana supervisor tahu apa yang ditanyakan oleh superviseeSo What Do You Know About It? Memanfaatkan keadaan yang adaTelling It Like It IsAll or Nothing at All

Controling the Situation Merupakan dampak dari dominasi si superviseeDirancang untuk menempatkan pengendalian situasi pengawasan yang lebih eksplisit dan langsung di tangan supervisee tersebut.

Countering GamesSupervisor perlu mengakhiri games yang dilakukan oleh superviseeAdanya tindak konfrontasi terhadap games yang dilakukan oleh superviseeKonfrontasi dilakukan dengan melihat kemampuan supervisee dalam pertahanan dirinya Melakukan pendekatan dengan kejujuran dan keterbukaan dengan supervisee yang sedang menyesuaikan diri dengan stressHal ini merugikan bagi supervisee itu sendiriHumor in Supervision

Membantu mengurangi ketegangan pekerja. Sarana supervisee menyampaikan ketidakpuasanSupervisee menggunakan humor untuk menutupi oposisiSupervisor menggunakan humor untuk menutupi otoriterHumor cenderung mengurangi defensif dan membantu dalam menoleransi saling bertentangan sudut pandang

Recommended

View more >