staffing kelompok

Download Staffing Kelompok

Post on 08-Jul-2015

1.630 views

Category:

Documents

13 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MAKALAH MANAJEMEN KEPERAWATAN

STAFFING DALAM MANAJEMEN KEPERAWATAN

OLEH:

KELOMPOK V ZIL FADILAH MAHARANI Z. MELDA YULINDA TISRI YOLANDARI (0810321005) (0810321011) (0810322026) (0810322034)

MUSTIKA DWI AGUSTIN (0810322020)

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS 2010

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur Penulis ucapkan kehadirat ALLAH SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya penulis berhasil merampungkan penyusunan makalah yang berjudul Staffing dalam Manajemen Keperawatan ini. Dan tak lupa, Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang ikut membantu menyukseskan penyelesaian makalah ini. Adapun penulisan makalah ini bertujuan untuk memberitahukan kepada pembaca mengenai hal-hal yang berkaitan dengan staffing atau ketenagakerjaan, serta penerapannya dalam manajemen keperawatan. Selain itu, penulisan makalah ini juga bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan dari kegiatan belajar mengajar di perkuliahan khususnya pada mata kuliah Manajemen Keperawatan. Akhirnya Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penulis menerima dan mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca.

Padang, Desember 2010

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. RUMUSAN MASALAH C. TUJUAN BAB II PEMBAHASAN STAFFING DALAM MANAJEMEN KEPERAWATAN 1. Pengertian Staffing 2. Fungsi Staffing 3. Tujuan dari Perencanaan Ketenagaan 4. Langkah-Langkah Staffing/ Elemen Penting dalam Staffing 5. Filsafat Staf dalam Keperawatan 6. Perencanaan Tenaga Kerja 7. Sistem Penugasan 8. Kinerja BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN B. SARAN DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Kegiatan pelayanan keperawatan bergantung pada kualitas dan kuantitas perawat yang bertugas selama 24 jam terus menerus di bangsal. Untuk meningkatkan mutu pelayanan, diperlukan dukungan sumber daya manusia yang mampu mengemban tugas dan mengadakan perubahan. Agar dapat melaksanakannya, perlu adanya perencanaan, baik jumlah maupun klasifikasi tenaga kerja, serta pendayagunaan tenaga kerja sesuai dengan sistem pengelolaan yang ada.Hakekat ketenagakerjaan pada intinya adalah pengaturan, proses mobilisasi potensi, proses motivasi dan pengembangan sumber daya manusia dalam memenuhi kepuasan untuk tercapainya tujuan individu, organisasi dimana dia berkarya.

B. TUJUAN 1. Tujuan Umum Mngetahui bagaimana manajemen staffing/ pengaturan ketenagakerjaan di dalam dunia keperawatan. 2. Tujuan Khusus Menjelaskan segala hal yang berkaitan dengan: Pengertian Staffing Fungsi Staffing Tujuan dari Perencanaan Ketenagaan Langkah-Langkah Staffing/ Elemen Penting dalam Staffing Filsafat Staf dalam Keperawatan Perencanaan Tenaga Kerja Sistem Penugasan Kinerja

BAB II PEMBAHASAN

STAFFING DALAM MANAJEMEN KEPERAWATAN 1. Pengertian staffing Staffing sering dimulai dengan rencana sumber daya manusia, dimana terdiri dari antisipasi dan mempersiapkan untuk perpindahan karyawan ke dalam, masuk dan keluar dari perusahaan. Proses ini mengharapkan dapat mengantisipasi kebutuhan SDM dimasa yang akan datang dan seleksi SDM merupakan cara untuk mendekati pemenuhan kebutuhan sumber daya yang ttepat (Andrew, 1989). Staffing adalah aktivitas yang diambil untuk menarik, mempekerjakan dan menggaji personil atau karyawan yang dapat memberikan dukungan efektif bagi penjualan dalam organisasi. Staffing adalah pemilihan, pelatihan, memotivasi adn mempertahankan personil dalam organisasi. Staf perawat merupakan tantangan konstan untuk fasilitas perawatan kesehatan. Sebelum pemilihan karyawan seseorang harus membuat analisa pekerjaan tertentu, yang dibutuhkan dalam organisasi sehingga kemudian dapat muncul pemilihan personil.

2. Fungsi staffing Mengidentifikasi jenis dan jumlah pelayanan yang dibutuhkan oleh klien. Menentukan kategori personil yang memeiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan langkah-langkah pelayanan yang dibutuhkan. Memprediksi jumlah personil dalam setiap kategori pekerjaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan layanan. Merencanakan jumlah posisi pada setiap kategori pekerjaan yang diperlukan. Merekrut tenaga kerja untuk mengisi posisi yang tersedia. Memilih dan menunjuk personil yang cocok. Menggabungkan personil ke konfigurasi yang diinginkan oleh unit dan shift. Personil berorientasi untuk memenuhi tanggung jawab yang ditugaskan. Menetapkan tanggung jawab personil untuk layanan klien yang tersedia.

3. Tujuan dari perencanaan ketenagaan

Memastikan perencanaan personil secara maksimum. Menilai kebutuhan masa depan organisasi. Menentukan sumber-sumber rekrutmen. Mengantisipasi catatan masa lalu seperti pengunduran diri, debit sederhana, pemecatan dan pensiun. Menentukan kebutuhan pelatihan untuk pengembangan manajemen dan pengembangan organisasi.

4. Langkah-langkah staffing/elemen penting dalam staffing Human resource planning Dapat diartikan bahwa perencanaan yang baik mengenali yang dibutuhkan dalam staffing dan memastikan telah mendekati kebutuhan dengan menganalisa tujuan pekerjaan, syarat-syarat calon pegawai dan jumlah pegawai. Recruitment Diartikan pada saat kebutuhan staffing diketahui, merekrut, mewawancara, memilih dan menetapkan personil berdasarkan standar deskripsi prestasi kerja yang ditetapkan. Selection Calon-calon pegawai harus dapat dievaluasi relatif dengan syarat-syarat, orangorang yang berkepentingan dan berkemampuan harus disesuaikan dengan pekerjaan yang cocok. Orientation Calon pegawai baru harus diperkenalkan dengan pekerjaan mereka, situasi kerjasama antar karyawan, prosedur dan kebijakan organisasi, dan harapan supervisor. Training and development Kesempatan untuk melanjutkan training dan pengembangan mempertahankan keahlian kerja dan mempertinggi kemampuan meningkatkan tanggung jawab di luar waktu kerja ( lembur ). Replacement harus untuk

Karyawan harus dipisahkan dari pekerjaannya dan digantikan oleh karyawan lain, pemindahan promosi, dipindahkan, pensiun baik secara sukarela ataupun tidak.

5. Filsafat staf dalam keperawatan Perawat administrator percaya bahwa adalah mungkin untuk mencocokkan pengetahuan karyawan dan keterampilan untuk kebutuhan perawatan pasien dengan cara mengoptimalkan kepuasan kerja dan kualitas keperawatan. Perawat administrator percaya bahwa perawatan teknis dan humanistik kebutuhan pasien kritis yang begitu rumit sehingga semua aspek keperawatan harus disediakan oleh perawat profesional. Perawat administrator percaya bahwa ajaran kesehatan dan rehabilitasi kebutuhan pasien sakit kroniis sangat kompleks yang peduli langsung untuk pasien sakit kronis harus disediakan oleh perawat profesional dan teknis. Perawat administrator percaya bahwa penilaian pasien kuantifikasi kerja dan analiisis jabatan harus diigunakan untuk menentukan jumlah personil dalam setiapkategoori yang akan ditugaskan untuk merawat pasien dari setiap jenis. Perawat administrator percaya bahwa staf master plan dan kebijakan untuk melaksanakan rencana tersebut dalam semua unit harus dikembangkan secara terpusat oleh kepala perawat dan staf rumah sakit. Perawat administrator percaya perincian rencana kepegawaian serta pergeseran waktu mulai, jumlah staf yang ditugaskan pada hari libur dan jumlah karyawan yang ditugaskan untuk tiap shift dapat dimodifikasi untuk mengakomodasi beban kerja unit dan alur kerja.

6. Perencanaan tenaga kerja 1. Perekrutan dan seleksi tenaga kerja Menerima pegawai adalah tugas yang sulit dan dapat menyebabkan kecemasan. Di sisi lain ini merupakan kesempatan yang penting untuk mengadakan perubahan dan pengembangan staf. Ketenagakerjaan memerlukan koordinasi antara bagian-bagian pelayanan keperawatan. Langkah pertama pada perekrutan adalah menstimulasi calon untuk mengisi posisi yang dibutuhkan. Hal ini tidak sederhana karena tidak hanya dari segi teknis kualifikasi melainkan juga kualitas individu harus sesuai dengan pekerjaan, susunan dan tujuan organisasi. Penempatan tenaga kerja harus tepat agar tercipta kondisi kerja yang efisien.

Dalam perekrutan, ada 5 kriteria yang perlu diperhatikan, yaitu: Profil keperawatan saat ini Program perekrutan Metode perekrutan Program pengembangan tenaga baru Prosedur penerimaan yang melalui tahap seleksi, penentuan kualifikasi dasar seleksi, proses seleksi dan prosedur lamaran.

Selain itu hal-hal lain yang harus diperhatikan adalah: a. Syarat yang harus dipenuhi dalam perekrutan 1. Data biografi, berisikan riwayat personal calon, latar belakang pendidikan, riwayat dan pengalaman bekerja, serta data lain yang dapat menunjang 2. Surat rekomendasi atau referensi dari perusahaan atau instansi dimana calon bekerja sebelumnya 3. Wawancara, untuk mencari informasi, memberi informasi danmenentukan apakah calon memiliki persyaratan untuk posisi tertentu 4. Psikotes, untuk mengetahui tingkat pengetahuan, keterampilan, bakat dan sikap umum calon b. Orientasi dan pengembangan dalam kaitannya dalam perekrutan 1. Orientasi institusi, yang melibatkan penjelasan tentang Misi rumah sakit, riwayat dan tujuan spesifik rumah sakit atau organisasi Struktur dan kepemimpinan Kebijakan personalia, evaluasi kerja, promosi, cuti dan lain-lain Perilaku yang diharapkan, pengembangan staf, dan program pembinaan yang ada Hubungan antar karyawan dan hubungan dengan pemimpin

2. Orientasi pekerjaan, yang melibatkan tindakan untuk Memahami tujuan bagian keperawatan dan bagaimana tujuan diterjemahkan ke dalam deskripsi pekerjaan Memahami tujuan keperawatan dalam hubungannya dengan tujuan individu

-

Menciptakan hubungan interpersonal Memperkenalkan pekerjaan, prosedur dan kebijakan yang ada Melakukan orientasi tempat, fasilitas dan perlengkapan yang ada Penjelasan deskripsi pekerjaan, sesuai dengan tugas dan posisi yang diberikan

3. Pe