slag cement new - krakatau semen indonesiakr portland cement cementing material / durability blended

Download SLAG CEMENT NEW - Krakatau Semen Indonesiakr Portland cement Cementing material / Durability Blended

If you can't read please download the document

Post on 26-May-2020

0 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1

    ADVANCED CONCRETE BY UTILIZING SLAG CEMENT TO PRODUCE HIGH

    PERFORMANCE CONCRETE IN HIGH RISE BUILDING PROJECTS

    Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

    Institut Teknologi Bandung (ITB)

    Jl. Ganesha 10, Bandung (40132)

    PERKEMBANGAN GEDUNG TINGGI

    Burj Khalifa, Dubai (800 m)

    Kingdom Tower, Jeddah (1000 m)  2019

  • 2

    PERKEMBANGAN GEDUNG TINGGI

    TT, 2018

    PERSYARATAN MATERIAL KONSTRUKSI UNTUK GEDUNG TINGGI

    • Memiliki rasio kuat terhadap berat yang tinggi

    • Memiliki sifat mekanik yang baik/stabil

    • Memiliki durabilitas yang tinggi

    • Memenuhi prinsip sustainabilitas

    • Kemudahan untuk dilaksanakan

  • 3

    SIFAT BETON IDEAL UNTUK GEDUNG TINGGI

     Kemudahan pengerjaan  Pemadatan tanpa segregasi  Kuat umur awal tinggi  Sifat mekanis jangka panjang stabil  Permeabilitas rendah  Durabilitas tinggi  Panas hidrasi rendah  Toughness tinggi  Stabilitas volume baik  Rasio kuat terhadap berat tinggi

    HIGH PERFORMANCE

    CONCRETE

    (HPC/BKT)

    STRATEGI UNTUK MENDAPATKAN BETON DENGAN KUAT TEKAN YANG TINGGI

    1. Beton dengan kuat tekan yang tinggi tidak selalu identik dengan campuran yang kandungan OPC nya tinggi. Kandungan semen OPC sebaiknya dibatasi maksimum 500 kg untuk menghindari terjadinya tegangan akibat pengaruh suhu tinggi.

    2. Jangan terkecoh dengan nilai kuat tekan potensial yang diperoleh dari hasil uji silinder kontrol seharusnya juga fokus pada pencapaian mutu beton terpasang.

    3. Standar deviasi cendrung lebih tinggi dibandingkan dengan beton normal.

  • 4

    STRATEGI UNTUK MENDAPATKAN BETON DENGAN KUAT TEKAN YANG TINGGI

    4. Beton mutu tinggi lebih rentan terhadap curing yang kurang sempurna.

    5. Ternary atau Quarternary blends cendrung menghasilkan beton yang lebih baik dibandingkan dengan Binary

    MATERIAL UNTUK MEMBUAT HPC

    Material Primary Contribution/Desired Property

    Portland cement Cementing material / Durability Blended cement Cementing material /

    Durability / High strengthFly ash / Slag / Silica fume Superplasticizers Flowability High-range water reducers Reduce water-cement ratio Hydration control admix. Control setting

  • 5

    KEUNTUNGAN PENGGUNAAN SLAG SEBAGAI SUPPLEMENTARY CEMENTING MATERIALS (SCM)

    SALAH SATU KEUNTUNGAN BETON YANG MENGANDUNG SLAG DAN DIRANCANG SERTA DIRAWAT DENGAN BAIK ADALAH SIFAT PERMEABILITAS DAN DIFFUSI KLORIDANYA YANG RENDAH:

    1. Lebih banyak C-S-H yang terbentuk dan mengisi ruang yang ada dengan mereaksikan Ca(OH)2.

    2. Reaksi tersebut terjadi belakangan, sehingga C- S-H yang baru akan membagi/memblok system pori kapilari awal yang duluan terbentuk.

    KEUNTUNGAN PENGGUNAAN SLAG SEBAGAI SUPPLEMENTARY CEMENTING MATERIALS (SCM)

    3. Zona ITZ akan terisi dengan C-S-H, sehingga mengurangi dampak negatif ITZ.

    4. C-S-H yang terbentuk dari reaksi slag memiliki rasio Ca/Si yang rendah. Akibatnya pembentukkan C-S-H melibatkan bahan alkali lainnya (sebagai pensubstitusi Ca). Hal ini akan mereduksi sifat alkalinitas larutan pori, sehingga menjadi tidak rentan terhadap serangan agregat yang reaktif.

  • 6

    KEKURANGAN PENGGUNAAN SLAG SEBAGAI SUPPLEMENTARY CEMENTING MATERIALS (SCM)

    1. Laju reaksi di awal cendrung lebih lambat, khususnya bila prosentase penggantian semennya tinggi. Akibatnya, waktu setting dan sifat awal akan terganggu.

    2. Hal ini dapat diatasi dengan meredesain campuran agar diperoleh sifat awal yang diinginkan atau dengan menggunakan campuran ternary, misal: Silica fume dan Slag; atau Slag yang dicampur Fly Ash Class C.

    3. Pada system ternary SF dan Slag, kedua bahan tersebut bersifat saling menutupi kelemahan masing-masing.

    PERSYARATAN SEMEN PADA SNI BETON 2847

  • 7

    BEBERAPA HASIL PENELITIAN

    0% 25% 50% 25% 50% Persent. (%) Grade 1 7 29.1132 27.8816 24.38124 2 7 31.1804 27.96284 23.58648 3 7 34.0502 27.02348 23.50864 4 28 41.0896 36.66 39.696 5 28 42.1232 40.34 39.9532 6 28 41.82 40.064 37.7036 6 28 39.3928 50.3076 41.1128

    101.79 96.38 95 100

    Indek Aktivitas (%) Standar ASTM (%)

    87.84 75.76 75 100

    Kuat Tekan (Mpa) No Umur (hr)

    BEBERAPA HASIL PENELITIAN

  • 8

    BEBERAPA HASIL PENELITIAN

    DIN 1048

    BEBERAPA HASIL PENELITIAN

    ASTM C 1202

  • 9

    BEBERAPA HASIL PENELITIAN

    ASTM C 672

    ASTM C 672

    BEBERAPA HASIL PENELITIAN

  • 10

    BEBERAPA HASIL PENELITIAN

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    70,0

    0 200 400 600 800 1000 1200 1400

    Su hu

    (O C

    )

    Waktu (menit)

    Panas Hidrasi Beton Semen Slag 25%

    T1

    T2

    T3

    T4

    T5

    T6

    T7

    T8

    T9

    TERNARY BLENDS DENGAN SF VERSUS CAMPURAN YANG HANYA MENGGUNAKAN SF SEBAGAI SCM

    • Dosis HRWR bila menggunakan ternary blends cendrung lebih rendah

    • Campuran mudah ditempatkan

    • Beton mudah di finish (tidak terlalu “sticky”)

    • Kuat awal baik (karena pengaruh SF) dan kekuatan terus meningkat sebagai fungsi waktu (karena pengaruh Slag)

    • Peningkatan suhu hidrasi relatif rendah

  • 11

    Ternary Blends versus Binary Blends

    Thomas, 2000

    SCOTIA PLAZA TORONTO

    Hooton, 2015

  • 12

    TEN HUDSON YARDS

    SCA, 2016

    TEN HUDSON YARDS

  • 13

    ONE WORLD TRADE CENTER

    SCA, 2016

    ONE WORLD TRADE CENTER

  • 14

    432 PARK AVENUE

    SCA, 2016

    432 PARK AVENUE •

  • 15

    PREMIERE ON PINE (42 STORY RESIDENTIAL TOWER)

    PREMIERE ON PINE

    • MUTU BETON SPESIFIKASI UNTUK ELEMEN VERTIKAL = 104 MPA. • UKURAN PENAMPANG SHEARWALL DAN KOLOM RELATIF LEBIH

    KECIL DIBANDINGKAN DENGAN YANG BIASA DIGUNAKAN PADA BANGUNAN DENGAN TINGGI YANG SAMA

    • CAMPURAN BETON YANG DIGUNAKAN: SEMEN TYPE II = 350 KG/M3 ABU TERBANG = 50 KG/M3 SF = 23 KG/M3 SLAG = 64 KG/M3 AIR = 138 KG/M3

  • 16

    KESIMPULAN 1. Dengan menggunakan teknik pengerjaan dan

    bahan mineral admixture yang sesuai, dapat dihasilkan beton kinerja tinggi untuk konstruksi gedung tinggi

    2. HPC dapat lebih mudah diproduksi, ditempatkan dan difinish dengan system blended ternary or quarternary.

    3. Dengan system ini, sifat fisik dan durabilitas yang dihasilkan juga meningkat, baik pada umur-umur awal maupun pada umur akhir.

    TERIMA KASIH

Recommended

View more >