skenario d fixx

Download Skenario d Fixx

Post on 09-Nov-2015

47 views

Category:

Documents

22 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ske d

TRANSCRIPT

SKENARIO D BLOK 10

SKENARIO D BLOK 10

BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangBlok Kardio Serebro Vaskular adalah blok kesepuluh pada semester III dari Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang.Pada kesempatan ini dilaksanakan tutorial studi kasus skenario D yang memaparkan Tn.Anwar, 48 tahun, dibawa ke RS karena mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 jam yang lalu saat beristirahat . Nyeri dirasakan menjalar ke punggung , lengan kiri, dan rahang bawah dan terasa seperti tertimpa benda berat . Dia juga mengeluh mual dan terasa tidak enak di ulu hati . Lebih kurang 5 bulan yang lalu dia pernah mengeluh nyeri pada dada kirinya ketika bermain badminton . Dia berkonsultasi dengan dokter umum dan mendapat obat-obatan, keluhan berkurang . Tn.Anwar memiliki kebiasaan merokok 1 bungkus sehari . Tn. Anwar memiliki riwayat penyakit hipertensi sejak 3 tahun yang lalu, pernah berobat tapi tidak teratur .

1.2 Maksud dan TujuanAdapun maksud dan tujuan dari laporan tutorial studi kasus ini, yaitu :1. Sebagai laporan tugas kelompok tutorial yang merupakan bagian dari sistem pembelajaran KBK di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang.2. Dapat menyelesaikan kasus yang diberikan pada skenario dengan metode analisis dan pembelajaran diskusi kelompok.3. Tercapainya tujuan dari metode pembelajaran tutorial.

BAB IIPEMBAHASAN

2.1 Data TutorialTutor: Achmad Azhari, dr. H.DAHKModerator: Lydia Manda SariSekretaris Meja: M. Iqbal Ali RabbaniSekretaris Papan: Afif Naufal Akbarsyah Waktu: Selasa, 28 Januari 2014Pukul 13.00 15.00 WIB.Rabu, 30 Januari 2014Pukul 13.00 15.00 WIB.

The Rule of Tutorial:1. Menonaktifkan ponsel atau mengkondisikan ponsel dalam keadaan diam2. Mengacungkan tangan saat akan mengajukan argumen.3. Izin saat akan keluar ruangan4. Dilarang membawa makanan atau makan di ruangan saat proses diskusi sedang berlangsung

2.2 Skenario Kasus Tn.Anwar, 48 tahun, dibawa ke RS karena mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 jam yang lalu saat beristirahat . Nyeri dirasakan menjalar ke punggung , lengan kiri, dan rahang bawah dan terasa seperti tertimpa benda berat . Dia juga mengeluh mual dan terasa tidak enak di ulu hati . Lebih kurang 5 bulan yang lalu dia pernah mengeluh nyeri pada dada kirinya ketika bermain badminton . Dia berkonsultasi dengan dokter umum dan mendapat obat-obatan, keluhan berkurang . Tn.Anwar memiliki kebiasaan merokok 1 bungkus sehari . Tn. Anwar memiliki riwayat penyakit hipertensi sejak 3 tahun yang lalu, pernah berobat tapi tidak teratur. Pemeriksaan Fisik TB 173 cm, BB 80 kg,TD 140/90 mmHg, Nadi 120x/menit reguler ; RR 20x/m . T 370 CVAS :7Kepala : Wajah Pucat ( Pale ), konjungtiva tidak anemis, skleera tidak ikterik Leher : JVP 5-2 cm H2OThoraks :Pulmo Inspeksi : statis, dinamis, simetris kanan dan kiriPalpasi : stem fremitus simetris kanan dan kiri Perkusi : sonor kanan dan kiri Auskultasi : vesikuler (+/+) normal, Ronchi (-/-), wheezing (-/-) CorInspeksi : iktus cordis tidak terlihat Palpasi : iktus cordis teraba di ICS V linea midclavicularis sinistraPerkusi : batas jantung kiri di ICS V linea midclavicularis sinistra, batas jantung kanan dilinea parasternalis dextra, batas jantung atas ICS IIAuskultasi : HR 120x/m, ritmik, murmur (-), gallop (-)Abdomen : hepar tidak terabaEkstermitas :edema tungkai tidak ada Pemeriksaan Laboratorium Hb 13,4 g/dl; Leukosit 7000/mm3; hitung jenis 0/2/5/65/22/6; LED 20mm/jam I; trombosit 215.000/mm3; BSS 158 mg/dl, Total cholesterol 320 mg%, Trigliserid 340 mg%. HDL 38mg%, LDL 192 mg %; CK NAC 160 U/L, CK MB 50 U/L, Troponin I 0,2 mg/ml

Pemeriksaan tambahan :Rontgen thoraks : normal , ECG : sinus rhytm, axis normal, 120x/m reguler, normal Q wave; ST elevation di II, III, aVF

2.3 Klarifikasi Istilah

1Nyeri dada:Rasa menderita yang disebabkan rangsangan pada ujung ujung saraf khusus terutama pada anterior thorax.

2Mual:Sensasi tidak menyenangkan pada epigastium dan abdomen, hendak untuk muntah

3 Wajah Pucat (Pale):Keadaan muka yang tidak nampak putih kemerah-merahan, tetapi terlihat putih semu hijau

4Ritmik:Gerakan yang terukur fungsi internal yang teratur

5Stem Fremitus:Getaran yang terasa di dada saat palpasi

6Ronkhi:Suara pernafasan yang kasar dan kering serta terus menerus di saluran bronkus

7Wheezing:Bunyi kontinyu seperti bersiul

8Murmur :Bunyi abnormal yang berasal dari jantung atau pembuluh darah yang terdengar pada pemeriksaan auskultasi, terutama bunyi periodik berdurasi singkat

9Gallops:Kelainan irama jantung seperi kuda sedang berlari

10Ictus cordis:Pukulan apex jantung pada dinding thorax

11Vesicular:Frekuensi bunyi rendah seperti nafas normal pada paru selama ventilasi

12CK MB:Enzim Kreatin Kinase yang dapat ditemukan pada berbagai sel, terutama pada sel otot jatung

13CK NAC:Enzim berkonsentrasi tinggi pada jantung dan otot rangka

14Troponin :Komplek protein otot yang jika bergabung dengan Ca 2+ mempengaruhi tropomiosin untuk memproduksi

15ST elevation:Gambaran pada electrocardiografi pada segmen st diatas garis isoelectric

16VAS:(Visual Analog Scale) Derajat nyeri berdasarkan ekspresi wajah

2.4 Identifikasi Masalah1. Tn.Anwar, 48 tahun, dibawa ke RS karena mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 jam yang lalu saat beristirahat . Nyeri dirasakan menjalar ke punggung , lengan kiri, dan rahang bawah dan terasa seperti tertimpa benda berat . 2. Dia juga mengeluh mual dan terasa tidak enak di ulu hati3. Lebih kurang 5 bulan yang lalu dia pernah mengeluh nyeri pada dada kirinya ketika bermain badminton . Dia berkonsultasi dengan dokter umum dan mendapat obat-obatan, keluhan berkurang . 4. Tn.Anwar memiliki kebiasaan merokok 1 bungkus sehari . Tn. Anwar memiliki riwayat penyakit hipertensi sejak 3 tahun yang lalu, pernah berobat tapi tidak teratur5. Pemeriksaan Fisik TB 173 cm, BB 80 kg,TD 140/90 mmHg, Nadi 120x/menit reguler ; RR 20x/m . T 370 CVAS :7Kepala : Wajah Pucat ( Pale ), konjungtiva tidak anemis, skleera tidak ikterik Leher : JVP 5-2 cm H2OThoraks :Pulmo Inspeksi : statis, dinamis, simetris kanan dan kiriPalpasi : stem fremitus simetris kanan dan kiri Perkusi : sonor kanan dan kiri Auskultasi : vesikuler (+/+) normal, Ronchi (-/-), wheezing (-/-) CorInspeksi : iktus cordis tidak terlihat Palpasi : iktus cordis teraba di ICS V linea midclavicularis sinistraPerkusi : batas jantung kiri di ICS V linea midclavicularis Sinistra, batas jantung kanan dilinea parasternalis dextra, batas jantung atas ICS IIAuskultasi : HR 120x/m, ritmik, murmur (-), gallop (-)Abdomen : hepar tidak terabaEkstermitas :edema tungkai tidak ada

6. Pemeriksaan Laboratorium Hb 13,4 g/dl; Leukosit 7000/mm3; hitung jenis 0/2/5/65/22/6; LED 20mm/jam I; trombosit 215.000/mm3; BSS 158 mg/dl, Total cholesterol 320 mg%, Trigliserid 340 mg%. HDL 38mg%, LDL 192 mg %; CK NAC 160 U/L, CK MB 50 U/L, Troponin I 0,2 mg/ml

7. Pemeriksaan tambahan :Rontgen thoraks : normal , ECG : sinus rhytm, axis normal, 120x/m reguler, normal Q wave; ST elevation di II, III, aVF

2.5 Analisis Masalah

1. Tn.Anwar, 48 tahun, dibawa ke RS karena mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 jam yang lalu saat beristirahat . Nyeri dirasakan menjalar ke punggung , lengan kiri, dan rahang bawah dan terasa seperti tertimpa benda berat

a. Bagaimana anatomi dan fisiologi yang berhubungan dengan kasus ? Jawab :

Anatomi Jantung

Jantung merupakan organ muskular berbentuk piramid,terletak diatas diafragma. Jantung berada dalam rongga toraks diarea mediastinum (ruang antar paru),letak jantung condong ke sisi kiri daripada kanan tubuh. Apeks jantung terletak pada ruang interkosta ke-5 dan basal berada setinggi iga-2. Ukuran jantung kira-kira sebesar tinju individu pemiliknya. Ukuran jantung pada orang dewasa adalah panjang kira-kira 12 cm,lebar dibagian yang paling lebar 6 cm,dan berat kira-kira 300 gram.(Snell, 2006)Batas-batas jantung Batas anterior : os sternum Batas superior : columna vertebralis Batas lateral : pulmoSetiap ruang memiliki katup,katup jantung adalah pintu yang membatasi antar ruang jantung,katup jantung berjumlah 4 buah yaitu:1. Katup trikuspid : pintu antara atrium dan ventrikel kanan2. Katup mitra : pintu antara atrium dan ventrikel kiri3. Katup pulmonal : pintu antara vemtrikel kanan dan arteri pulmonal 4. Katup aorta : pintu antara ventrikel kiri dan aorta (sistemik)Ruang ruang jantungJantung dibagi oleh septa vertikal menjadi empat ruang : atrium dextra, atrium sinistra, ventrikel dextra dan ventrikel sinistra. Atrium dextra terletak anterior terhadap atrium sinistrum dan ventrikel dexter anterior terhadap ventrikel sinistra. Dinding jantung tersusun atas otot jantung, miokardium, yang di luar terbungkus oleh perikardium serosum, yang disebut epikardium, dan di bagian dalam diliputi oleh selapis endotel, disebut endokardium.Atrium dextra Atrium dextra terdiri atas rongga utama dan sebuah kantong kecil, auricula. Pada permukaan jantung, pada tempat pertemuan atrium kanan dan auricula kanan terdapat sebuah sulkus vertikal, sulkus terminalis, yang pada permukaan dalamnya berbentuk rigi disebut krista terminalis. Bagian atrium di anterior berdinding kasar atau trabekulasi oleh karena tersusun atas berkas serabut serabut otot, musculi pectinati, yang berjalan dari crista terminalis ke auricular dextra. Ventrikel dextraTerletak tepat di bawah manubrium sterni. Sebagian besar ventrikel kanan berada di kanan depan ventrikel sinistra dan di media atrium dextra. Katub trikuspid melindungi osteum antrioventrikular, terdiri dari tiga cupis yang dibentuk oleh lipatan endokardium disertai sedikit jaringan fibrosa yang meliputi kupis anterior , septalis dan inferior(posterior). Basis kupis melekat pada cincin fibrosa rangka jantung sedangkan ujun