resume sepeda motor

Download Resume Sepeda Motor

Post on 23-Dec-2015

16 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

materi teknik sepeda motor

TRANSCRIPT

Resume sistem yang bekerja pada sepeda motor

Sepeda motor adalahBerdasarkan data dari wikipedia terkait definisi sepeda motor yaitu kendaraan beroda dua yang ditenagai oleh sebuah mesin. Rodanya sebaris dan pada kecepatan tinggi sepeda motor tetap tidak terbalik dan stabil disebabkan oleh gaya giroskopik; pada kecepatan rendah pengaturan berkelanjutan setangnya oleh pengendara memberikan kestabilan.Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sepeda motor adalah sepeda besar yang dijalankan oleh motor.A. SISTEM BAHAN BAKARSistem bahan bakar sepeda motor pada umumnya terdiri dari beberapa komponen antara lain yaitu : Tangki bensin , Saringan bensin, selang bensin dan karburator. Pada tangki bensin dilengkapi dengan pengukur tinggi bensin, untuk tipe ini pada karburator dilengkapi kran bensin . Apabila keran bensin dibuka maka secara alamiah bensin akan mengalir menuju ke karburator. Agar bensin yang masuk ke karburator bersih dari kotoran terlebih dahulu disaring oleh saringan bensin. Komponen-komponen sistem bahan bakar dapat dilihat seperti gambar dibawah ini :Bensin ditampung didalam tangki bensin kemudian dialirkan melalaui saringan bensin. Selang bensin dan kemudian ke karburatur. Bensin dalam karburator dicanpur dengan udara sehingga menjadi gas. Gas campuran antara udara dan bensin dimasukkan ke dalam silinder pada langkah hidup.

1. TangkiBahanBakar

Tangki merupakan tempat persediaan bahan bakar. Pada sepeda motor yang mesinnya di bawah maka tangki bahan bakar ditempatkan di atas. Kapasitas tangki dibuat bermacam-macam tergantung dari besarkecilnya mesin. Bahan tangki umumnya dibuat dari plat baja dengan dilapisi pada bagian dalam dengan logam yang tidak mudah berkarat. Namun demikian terdapat juga tangki bensin yang terbuat darialuminium.Tangki bahan bakar dilengkapi dengan pelampung dan sebuah tahanan geser untuk keperluan alat pengukur jumlah minyak yang ada didalamtangki.

a. Tank Cap (Penutup Tangki)Berfungsi sebagai lubang masuknya bensin, pelindung debu dan air, lubang pernafasan udara, dan menjaga agar bensin tidak tumpah jika sepeda mesin terbalik.b. Filler TubeBerfungsi menjaga melimpahnya bensin pada saat ada goncangan (jika kondisi panas, bensin akan memuai).

2. Kran BensinTerdapat dua tipe kran bensin, yaitutipe standar dan tipe vakum.a. Tipe StandarAdalah kran bensin yang pengoperasiannya dialakukan secara manual. Pada kran bensin terdapat handel yang berfungsi untuk membuka dan menutup lubang keluran bensin dari tangki bensin. Untuk mengelurkan bensin hendel digeser hingga pada posisi On. Untuk menghentikan aliran bensin maka hendel digeser pada posisi Off. Apabila hendel posisi on dan bensin habis, hendel dapat digeser ke Res sehingga bensin cadangan (reserve) dapat digunakan.Pada kran bensin terdapat saringan yang berfungsi untuk menahan kotoran yang terbawah bensin. Kotoran yang berat akan mengendap di bagian bawah dari saringan, sedang kotoran yang ringan akan menempel pada saringan. Apabila rusak, saringan tidak dapat diperbaiki dan harus diganti.

b. Tipe VakumAdalah tipe otomatis yang akan terbuka jika mesin hidup dan tertutup ketika mesin mati. Kran tipe vakum mempunyai diapragma yang dapat digerakkan oleh hisapan dari mesin. Pada saat mesin hidup, diapragma menerima hisapan dan membuka jalur bensin, dan pada saat mesin mati akan menutup jalur bensin (OFF).Terdapat 4 jalur dalam kran tipe vakum, yaitu OFF, ON, RES dan PRI. Fungsi OFF, ON dan RES sama seperti pada kran standar. Sedangkan fungsi PRI adalah akan mengalirkan langsung bensin ke filter cup (wadah saringan) tanpa ke diapragma dulu. Jika telah mengisi tangki bensin yang kosong, usahakan memutar kran bensin ke posisi ON.

3. Selang BensinSelang dibuat dari karet dengan kualitas tertentu sehingga tidak lonyot ketika terkenak bensin, serta tahan getaran. Dalam pemasangan selang, ujung-ujung selang dipasang klem agar tidak bocor. Bensin dialirkan dari tangki ke karburator melalui selang ini.

4. KarburatorKarburator berfungsi untuk mencampur udara dan bensin sehingga menjadi gas dan untuk mengatur pemasukan gas ke dalam silinder. Gas merupakan partikel-partikel yang sangat halus sehingga mudah terbakar. Selain itu karburator juga harus sanggup melayani penyampuran udara dengan bensin dan memasukkannya ke dalam silinder sesuai dengan beban dan kecepatan motor. Perbandingan udara dengan bensin dinyatakan dengan berat. Secara teoretis perbandingan yang sempurna adalah 1 gram bensin berbanding dengan 15 gram berat udara. Apabila perbandingan udara lebih besar, misalnya 1 gram berat bensin berbanding 18 gram berat udara maka disebut dengan campuran miskin. Sebaliknya, bila campuran udara lebih sedikit, misalnya 1 gram berat bensin berbanding dengan 13 gram berat udara maka disebut campuran kaya. Kebutuhan campuran udara dan bensin di dalam motor tergantung pada temperatur, beban, dan kecepatannya. Untuk putaran stationer, beban berat, percepatan tinggi, membutuhkan campuran kaya, sedang untuk putaran mesin normal dan beban ringan maka dibutuhkan campuran miskin. Variasi dalam perubahan perbandingan campuran udara dan bensin dapat dilakukan secara otomatis oleh bagian-bagian peralatan yang terdapat dalam karburator.

B. SISTEM PELUMASANPelumasan dapat diartikan sebagai pemberian bahan pelumas pada suatu mesin dengan bertujuan untuk mencegah kontak langsung persinggungan antara permukaan yang bergerak.Secara umum sistem pelumasan dibagi tiga macam yaitu pelumasan dengan sistem percik, sistem percik dan tekan dan sistem tekan penuh. Pelumasan sistem percik merupakan sistem yang sederhana dan dipakai untuk motor yang berukuran kecil. Pada batang penggerak dilengkapi dengan alat yang berbentuk sendok, sehingga pada waktu bergerak, bagian tersebut mencebur ke dalam karter yang berisi minyak pelumas dan melemparkan minyak tersebut pada bagian-bagian yang memerlukan pelumasan. !agian yang banyak memerlukan minyak pelumas yaitu bantalan utama dari poros engkol, diperlukan pompa yang mengantarkan minyak pelumas melalui saluran-saluran. Sedangkan sistem tekan adalah sistem pelumasan yang lebih sempurna. minyak pelumas dialirkan pada bagian yang memerlukan pelumasan dengan suatu tekanan dari pompa minyak pelumas. Pelumasan sistem percik dan tekan yaitu minyak pelumas dialirkan pada bagian yang memerlukan pelumasan dengan suatu tekanan dari pompa minyak pelumas. dengan suatu tekanan, minyak pelumas mengalir melaui saluran dan pipa ke bagian seperti pen engkol, poros engkol, batang piston. Sedangkan untuk melumasi dinding silinder tetap dengan mempergunakan sistem perecik. Sehingga disebut gabungan antara sistem perecik dan pompa tekan. Dan erakhir yaitu pelumasan sistem tekan penuh yaitu gerakan putar dari poros engkol, selain untuk menggerakkan sistem lain, digunakan pula untuk menggerakkan pompa, sehingga minyak pelumas yang ada di tangki naik ke bagian yang perlu dilumasi. Sistem pelumasan yang akan dibahas dalam artikel ini yaitu sistem pelumasan pada mesin sepeda motor.

Fungsi Sistem Pelumas.Sistem pelumas pada mesin sepeda motor mempunyai fungsi : Mengurangi Gesekanmesin sepeda motor terdiri dari beberapa komponen, terdapat komponen yang diam dan ada yang bergerak. gerakan komponen satu dengan yang lain akan menimbulkan gesekan, dan gesekan akan mengurangi tenaga, menimbulkan keausan, menghasilkan kotoran dan panas. guna mengurangi gesekan maka antara bagian yang bergesekan dilapisi oli pelumas (oil film) Sebagai PendinginProses pembakaran di dalam silinder menghasilkan panas, demikian pula gesekan antar komponen, sistem pendingin membantu mengurangi panas yang terjadi dengan mengabil panas pada bagian yang dilewati dan mendinginkan pada bak engkol. Sebagai PerapatPiston dengan silinder mempunyai celah tertentu, pelumas membantu mengurangi kebocoran kompresi maupun tekanan hasil pembakaran dengan membuat lapisan oli mengisi celah antara kedua bagian tersebut. Sebagai PeredamPistonbatang piston dan poros engkol merupakan bagian mesin menerima gaya yang berfluktuasi, sehingga saat menerima gaya tekan yang besar memungkinkan menimbulkan benturan yang keras dan menimbulkan suara berisik. Pelumas berfungsi untuk melapisi antara bagian tersebut dan meredam benturan yang terjadi sehingga suara mesin lebih halus. Sebagai Pembersihsalah satu efek gesekan adalah keausan, sistem pelumas membantu membawah kotoran sehingga bagian yang bergesekan tetap bersih. Sebagai Anti Karatsistem pelumas berfungsi untuk melapisi logam dengan oli, sehingga mencegah kontak langsung antar logam dengan udara maupun maupun air dan terbentuknya karat dapat dihindari. CHASSIS SEPEDA MOTORChasis atau rangka adalah salah satu bagian yang penting sekali pada kendaraan , karena rangka ibarat tulang punggung bagi kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. Hampir seluruh bagian-bagian penting dipasang pada rangka. Rangka harus dibuat dari bahan yang cukup kuat untuk menahan atau memikul beban kendaraan. Konstruksinya disesuaikan untuk kebutuhan-kebutuhan dalam kegunaanya. Rangka pada setiap kendaraan umumnya mempunyai bentuk yang hampir sama, karena adanya persyaratan tertentu yang harus dipenuhi.

A. Rangka sepeda motor

Rangka pada sepeda motor berfungsi sebagai wadah penempatan engine, sistem kelistrikan dan kelengkapan-kelengkapan lainnya serta sekaligus sebagai penyangga penumpang. Bagian rangka juga mencakup komponen komponen lain yang berhubungan dengan fungsi keindahan dan kenyamanan berkendara. Rancangan pembuatan sebuah rangka ditentukan oleh beberapa kepentingan yaitu disesuaikan dengan besar kapasitas mesin (cc) yang dipasangnya, kemudahan penggunaan dari sepeda motor tersebut, dan ekonomis dalam perawatan.

Gambar : 1. Rangka sepeda motor

Keterangan gambar :1. Sumbu kemudi2. Pipa rangka alas3. Rangka pipa punggung4. DuduKan peredam getaran5. Pipa rangka tengah6. Dudukan lengan ayun7. Pipa rangka bawah

Pada umumnya sebagian besar jenis