pt pln tarakan 2015 - pln-t.co.idpln-t.co.id/wp-content/uploads/2018/10/pedoman-gcg_pln-trk.pdf ·

Download PT PLN TARAKAN 2015 - pln-t.co.idpln-t.co.id/wp-content/uploads/2018/10/Pedoman-GCG_PLN-TRK.pdf ·

Post on 05-May-2019

216 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PEDOMAN GCG PT PLN TARAKAN

2015

Pedoman GCG PT. PLN Tarakan

PEDOMAN GCG Page 2

DAFTAR ISI

I. Pendahuluan 4

1. Daftar Istilah 4

2. Tujuan Good Corporate Governance 6

3. Pedoman Good Corporate Governance 6

4. Komitmen 7

5. Visi, Misi dan Nilai-Nilai Bersama 8

II. Prinsip-prinsip Good Corporate Governance 9

1. Transparansi 9

2. Akuntabilitas 9

3. Pertanggung-jawaban 10

4. Kemandirian 10

5. Kewajaran 10

III. Organ Perusahaan 11

1. Hubungan Antar Organ Perusahaan 11

2. Rapat Umum Pemegang Saham 11

3. Direksi 12

4. Dewan Komisaris 13

5. Prinsip-prinsip Hubungan Kerja Direksi dan Dewan Komisaris 14

6. Sekretaris Perusahaan 14

IV. Pedoman Kebijakan Perusahaan 16

1. Pengelolaan Keuangan 16

2. Sistem Pengendalian Internal 18

3. Sistem Audit 18

4. Integritas Bisnis 21

5. Sumber Daya Manusia (SDM) 22

6. Pengelolaan Aset 25

7. Manajemen Risiko 26

8. Manajemen Mutu 28

9. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Pelestarian Lingkungan 30

10. Pengadaan dan Hubungan dengan Rekanan 30

11. Kemitraan dengan Masyarakat dan Program CSR 32

12. Penerapan Teknologi 33

13. Persaingan Usaha 33

14. Klasifikasi dan Pengungkapan Informasi 34

15. Pengelolaan dokumen / arsip Perusahaan 36

16. Hubungan dengan Pejabat Negara 37

17. Hubungan dengan Pemegang Saham 38

18. Hubungan dengan Anak Perusahaan 39

19. Hubungan dengan Stakeholders 39

Pedoman GCG PT. PLN Tarakan

PEDOMAN GCG Page 3

V. Panduan Perilaku 41

1. Karyawan dan Hubungan Industrial 41

2. Keterlibatan dalam Politik 42

3. Pernyataan Palsu dan Konspirasi 42

4. Benturan Kepentingan 43

5. Honorarium 44

6. Hadiah 44

7. Penyelewengan dan Penyimpangan Sejenisnya 44

VI. Prosedur Pelaporan, Implementasi dan Evaluasi 46

1. Prosedur Pelaporan 46

2. Akuntabilitas Tim Penerima Laporan 46

3. Sosialisasi, Implementasi dan Evaluasi 46

4. Prosedur Perubahan dan Evaluasi Pedoman 46

VII. Penutup 48

Pedoman GCG PT. PLN Tarakan

PEDOMAN GCG Page 4

I. PENDAHULUAN

1. Daftar Istilah Dalam Pedoman Good Corporate Governance ini yang dimaksud dengan:

Anak Perusahaan : Adalah badan usaha dimana kepemilikan saham

Perusahaan lebih besar dari 50%.

Aset : Adalah semua aset tetap milik Perusahaan baik yang bergerak

maupun tidak bergerak .

Direksi : Adalah Organ Perusahaan yang berwenang dan

bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perusahaan

untuk kepentingan Perusahaan, sesuai dengan maksud dan

tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan, baik di dalam

maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan

anggaran dasar.

Direktur : Adalah anggota Direksi Perusahaan yang menunjuk kepada

individu.

Dewan Komisaris : Adalah Organ Perusahaan yang bertugas melakukan

pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai dengan

anggaran dasar serta memberi nasihat kepada Direksi.

Etika : Adalah sekumpulan norma atau nilai yang tidak tertulis yang

diyakini oleh suatu kelompok masyarakat sebagai suatu

standar perilaku kelompok tersebut berlandaskan peraturan

perundang-undangan dan etika usaha.

Kinerja : Adalah gambaran tingkat pencapaian pelaksanaan

kegiatan/tugas dibandingkan dengan rencana kerjanya pada

masa tertentu guna mewujudkan misi Perusahaan.

Kontrak Manajemen : Adalah kontrak yang berisikan janji-janji atau pernyataan

Direksi untuk memenuhi segala target-target yang ditetapkan

oleh Pemegang Saham dan diperbaharui setiap tahun untuk

disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan Perusahaan.

Manajemen : Adalah seluruh jajaran PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan

dari Direksi hingga karyawan peringkat terendah.

Organ Perusahaan : Adalah Rapat Umum Pemegang Saham,Direksi, dan Dewan

Pedoman GCG PT. PLN Tarakan

PEDOMAN GCG Page 5

Komisaris PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan.

Pelaporan : Adalah suatu pertanggung-jawaban tertulis atas pelaksanaan

suatu kegiatan pada periode tertentu baik bersifat rutin maupun

non rutin yang memuat kejadian-kejadian penting

Perusahaan : Adalah PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan.

Rapat Umum Pemegang : Adalah Organ Perusahaan yang mempunyai wewenang

Saham (RUPS) yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris

dalam batas yang ditentukan dalam Undang-Undang No. 40

Tahun 2007 dan/atau Anggaran Dasar.

Risiko : Merupakan ketidakpastian lingkungan (internal dan eksternal)

yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan Perusahaan.

RJPP : Adalah dokumen perencanaan strategis yang mencakup

rumusan mengenai sasaran dan tujuan yang hendak dicapai

oleh Perusahaan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.

RKAP : Adalah penjabaran dari RJPP ke dalam rencana kerja dan

anggaran untuk jangka waktu 1 (satu) tahun.

Satuan Pengawas Intern : Adalah aparat pengawasan internal Perusahaan (SPI)

berfungsi untuk menilai kecukupan dan efektivitas sistem

pengendalian intern pada semua kegiatan usaha.

Sekretaris Perusahaan : Adalah pejabat penghubung (liason officer) antara Perusahaan

dengan stakeholders.

Stakeholder : Adalah pihak-pihak yang secara langsung atau tidak langsung

menerima keuntungan-keuntungan atau menanggung beban

dan yang terpengaruh oleh keberadaan Perusahaan atau

dapat mempengaruhi keputusan, kebijakan serta operasi

Perusahaan yang disebabkan oleh tindakan-tindakan

Perusahaan.

Statement of Corporate : Adalah merupakan dokumen persetujuan atau pernyataan

Intent (SCI) bersama tentang tujuan atau sasaran dan target-target

kinerja yang diharapkan untuk dicapai Perusahaan yang

ditandatangani oleh Direktur Utama, Komisaris Utama,

dan Pemegang Saham dan dipublikasikan.

Pedoman GCG PT. PLN Tarakan

PEDOMAN GCG Page 6

2. Tujuan Good Corporate Governance Good Corporate Governance (GCG) adalah sistem dan struktur untuk mengelola

perusahaan dengan tujuan meningkatkan nilai pemegang saham (shareholders value)

serta mengakomodasi berbagai pihak yang berkepentingan dengan perusahaan seperti

kreditor, supplier, asosiasi usaha, konsumen, pekerja, pemerintah dan masyarakat luas,

yang meliputi, namun tidak terbatas pada :

01. Memaksimalkan nilai perusahaan dengan cara meningkatkan penerapan prinsip-prinsip

transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban, dan kewajaran dalam

pelaksanaan kegiatan perusahaan;

02. Terlaksananya pengelolaan Perusahaan secara profesional dan mandiri;

03. Terciptanya pengambilan keputusan oleh seluruh Organ Perusahaan yang didasarkan

pada nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan

yang berlaku;

04. Terlaksananya tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap stakeholders;

05. Meningkatkan iklim investasi nasional yang kondusif, khususnya di bidang tenaga listrik.

Untuk memastikan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip GCG dilaksanakan, diperlukan

sebuah Pedoman GCG yang selalu diperbaharui agar senantiasa mengikuti perkembangan

bisnis.

3. Pedoman Good Corporate Governance

Pedoman GCG merupakan acuan dalam menentukan kebijakan dan sasaran

perusahaan. Dengan demikian Pedoman GCG ini tidak hanya bertujuan agar Perusahaan

patuh terhadap peraturan perundang-undangan, akan tetapi juga harus mempunyai

kontribusi yang signifikan pada pencapaian kinerja Perusahaan.

Untuk menunjukkan komitmen terhadap pelaksanaan GCG di Perusahaan, Pedoman

GCG akan dikaji relevansinya secara berkala, untuk melihat kesesuaian terhadap kondisi

lingkungan bisnis Perusahaan yang mutakhir.

Pedoman Good Corporate Governance PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan (selanjutnya

disebut sebagai Perusahaan) merupakan:

01. Kristalisasi kaidah-kaidah GCG,