proses persalinan normal

Download Proses Persalinan Normal

Post on 27-Oct-2015

39 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

BAB 2TINJAUAN PUSTAKA2.1. PersalinanPersalinan adalah proses alamiah dimana terjadi dilatasi serviks, lahirnyabayi dan plasenta dari rahim ibu. Secara normal persalinan dimulai ketika janinsudah cukup mature untuk dapat mempertahankan dirinya dari kehidupanintrauterine kepada kehidupan ekstrauterine (Viable). Sejak itu maka kehidupanseorang wanita hamil yang usia kehamilannya aterm (37‐42 minggu) harus mampumelahirkan janin secara spontan dari rahim melalui jalan lahir tanpa membahayakanibu maupun janin. Namun demikian pada masa persalinan dan kelahiran inimerupakan saat yang berisiko baik terhadap ibu maupun janinnya (Bobak, 2000;Pilliteri, 2003).Proses persalinan terdiri dari 4 kala, yaitu kala I disebut juga kalapembukaan, dimana terjadinya pematangan dan pembukaan serviks sampai lengkap10 cm, kala II disebut juga kala pengeluaran oleh karena berkat kekuatan his dankekuatan ibu mengedan janin didorong keluar sampai lahir, kala III atau kala uridimana plasenta lepas dari dinding uterus dan dilahirkan, kala IV dimulai setelahlahirnya plasenta dan lamanya 1‐2 jam (Mochtar, 1998).Universitas Sumatera UtaraKala I persalinan berlangsung sejak terjadinya kontraksi uterus yang teratursampai dilatasi serviks lengkap. Secara klinis dapat dinyatakan persalinan dimulaibila timbul his dan keluar lendir bercampur darah. Lendir bercampur darah berasaldari pembuluh‐pembuluh kapiler yang berada disekitar kanalis servikalis yang pecahkarena pergeseran‐pergeseran ketika serviks membuka. Mekanisme membukanyaserviks berbeda antara primigravida dan multigravida.Pada primigravida, ostium uteri internum akan membuka lebih dahulusehingga serviks akan mendatar dan menipis kemudian ostium uteri eksternummembuka. Pada multigravida, ostium uteri internum dan eksternum sudah sedikitterbuka. Penipisan dan pendataran serviks terjadi dalam saat yang sama padapembukaan. Ketuban akan pecah sendiri ataupun harus dipecahkan ketikapembukaan hampir lengkap atau telah lengkap, bila ketuban pecah sebelummencapai pembukaan 5 cm disebut ketuban pecah dini. Kala I selesai apabilapembukaan serviks uteri lengkap, yang pada primigravida berlangsung selamakurang lebih 13 jam sedangkan pada multigravida kurang lebih 7 jam(Prawirohardjo, 2002)Menurut Auvenshine dan Enriquez (1990), faktor‐faktor yang terlibatdidalam mulainya persalinan adalah faktor hormonal dan faktor distensi uterus.Faktor hormonal yaitu hormon progesteron yang dihasilkan oleh plasenta. Oksitosinyang dikeluarkan oleh kelenjar pituitari posterior dari ibu, juga oleh janin, estrogen,11Universitas Sumatera Utarakortisol dihasilkan oleh bagian korteks adrenal janin, prostaglandin yang dihasilkandari desidua uteri dan selaput janin. Seperti halnya menurut Gorrie Mc Kinney, danMurray (1998), faktor‐faktor yang berperan di dalam mulainya persalinan adalahmeningkatnya produksi glukokortikoid dan androgen dari kelenjar adrenal janinsehingga menurunkan sekresi progesteron dan meningkatnya produksiprostaglandin yang menstimulasi kontraksi uterus, perubahan rasio estrogen danprogesteron serta peregangan atau tekanan dari uterus dan serviks.Dua sampai tiga minggu sebelum permulaan persalinan, segmen bawah dariuterus akan merenggang dan membiarkan janin turun lebih jauh kebawah, kepalatersebut bisa saja turun dan mengunci (engaged). Fundus tidak lagi mendesak paruparu,pernafasan menjadi lebih lega. Jantung dan paru dapat berfungsi lebih baikdan wanita tersebut mengalami kelegaan yang dikenal dengan sebutan peringanan.Symphisis pubis akan melebar dan dasar panggul menjadi lebih rileks dan melembut,yang memungkinkan uterus turun lebih jauh kedalam panggul. Sebelum peringanan,fundus mendesak diafragma, segmen uterus bagian bawah tidak lembek dan belummerenggang untuk menampung kepala janin yang oleh karenanya tetap tinggi.Pada wanita primigravida, otot‐otot abdominal berada dalam tonus yangbaik, sehingga da

TRANSCRIPT

  • BAB2

    TINJAUANPUSTAKA

    2.1.Persalinan

    Persalinan adalah proses alamiah dimana terjadi dilatasi serviks, lahirnya

    bayi dan plasenta dari rahim ibu. Secara normal persalinan dimulai ketika janin

    sudah cukup mature untuk dapat mempertahankan dirinya dari kehidupan

    intrauterine kepada kehidupan ekstrauterine (Viable). Sejak itu maka kehidupan

    seorangwanitahamilyangusiakehamilannyaaterm(3742minggu)harusmampu

    melahirkanjaninsecaraspontandarirahimmelaluijalanlahirtanpamembahayakan

    ibu maupun janin. Namun demikian pada masa persalinan dan kelahiran ini

    merupakan saat yang berisiko baik terhadap ibumaupun janinnya (Bobak, 2000;

    Pilliteri,2003).

    Proses persalinan terdiri dari 4 kala, yaitu kala I disebut juga kala

    pembukaan,dimanaterjadinyapematangandanpembukaanservikssampailengkap

    10 cm,kala IIdisebut jugakalapengeluaranolehkarenaberkatkekuatanhisdan

    kekuatan ibumengedan janin didorong keluar sampai lahir, kala III atau kala uri

    dimana plasenta lepas dari dinding uterus dan dilahirkan, kala IV dimulai setelah

    lahirnyaplasentadanlamanya12jam(Mochtar,1998).

    Universitas Sumatera Utara

  • Kala Ipersalinanberlangsungsejak terjadinyakontraksiuterusyangteratur

    sampai dilatasi serviks lengkap. Secara klinis dapat dinyatakan persalinan dimulai

    bilatimbulhisdankeluar lendirbercampurdarah.Lendirbercampurdarahberasal

    daripembuluhpembuluhkapileryangberadadisekitarkanalisservikalisyangpecah

    karena pergeseranpergeseran ketika serviksmembuka.Mekanismemembukanya

    serviksberbedaantaraprimigravidadanmultigravida.

    Pada primigravida, ostium uteri internum akan membuka lebih dahulu

    sehingga serviks akan mendatar dan menipis kemudian ostium uteri eksternum

    membuka.Padamultigravida, ostiumuteri internumdan eksternum sudah sedikit

    terbuka. Penipisan dan pendataran serviks terjadi dalam saat yang sama pada

    pembukaan. Ketuban akan pecah sendiri ataupun harus dipecahkan ketika

    pembukaan hampir lengkap atau telah lengkap, bila ketuban pecah sebelum

    mencapai pembukaan 5 cm disebut ketuban pecah dini. Kala I selesai apabila

    pembukaan serviks uteri lengkap, yang pada primigravida berlangsung selama

    kurang lebih 13 jam sedangkan pada multigravida kurang lebih 7 jam

    (Prawirohardjo,2002)

    Menurut Auvenshine dan Enriquez (1990), faktorfaktor yang terlibat

    didalam mulainya persalinan adalah faktor hormonal dan faktor distensi uterus.

    Faktorhormonalyaituhormonprogesteronyangdihasilkanolehplasenta.Oksitosin

    yangdikeluarkanolehkelenjarpituitariposteriordariibu,jugaolehjanin,estrogen,

    11

    Universitas Sumatera Utara

  • kortisoldihasilkanolehbagiankorteksadrenal janin,prostaglandinyangdihasilkan

    daridesiduauteridanselaputjanin.SepertihalnyamenurutGorrieMcKinney,dan

    Murray (1998), faktorfaktor yang berperan di dalammulainya persalinan adalah

    meningkatnya produksi glukokortikoid dan androgen dari kelenjar adrenal janin

    sehingga menurunkan sekresi progesteron dan meningkatnya produksi

    prostaglandin yangmenstimulasi kontraksi uterus, perubahan rasio estrogen dan

    progesteronsertapereganganatautekanandariuterusdanserviks.

    Duasampaitigaminggusebelumpermulaanpersalinan,segmenbawahdari

    uterusakanmerenggangdanmembiarkan janin turun lebih jauhkebawah,kepala

    tersebutbisasajaturundanmengunci(engaged).Fundustidaklagimendesakparu

    paru,pernafasanmenjadi lebih lega. Jantungdanparudapatberfungsi lebihbaik

    danwanitatersebutmengalamikelegaanyangdikenaldengansebutanperinganan.

    Symphisispubisakanmelebardandasarpanggulmenjadilebihrileksdanmelembut,

    yangmemungkinkanuterusturunlebihjauhkedalampanggul.Sebelumperinganan,

    fundusmendesakdiafragma,segmenuterusbagianbawahtidaklembekdanbelum

    merengganguntukmenampungkepalajaninyangolehkarenanyatetaptinggi.

    Pada wanita primigravida, otototot abdominal berada dalam tonus yang

    baik,sehinggadapatmemeganguterusdalamposisi tegaksertamembantudalam

    pengunciankepalajanin,Padawanitaototototabdomencenderunglebihrileksdan

    karena itu abdomen akan menjadi sedikit lebih berayun sehingga kepala janin

    Universitas Sumatera Utara

  • mungkintidakakanmengunci.Berjalanmenjadisedikitsulitolehkarenasymphisis

    pubis lebihmobiledanrelaksasidarisendisakroiliacabisamenimbulkanrasasakit

    di punggung. Tekanan pada fundus akan berakibat pada peningkatan tekanan

    didalam panggul, yang bisa dijelaskan dengan adanya kepala janin, kongesti

    pembuluh vena diseluruh daerah tersebut serta relaksasi sendisendi panggul.

    Sekresivaginajugapalingbanyakpadaperiodeini(Bobak,2000;Pilliteri,2003).

    Kongestipadapanggulakanmembatasikapasitasbladder (kandungkemih)

    yang akan memerlukan agar dikosongkan lebih sering. Kelemahan otot dasar

    panggul bisa menimbulkan pengendalian yang buruk atas otot sphincter serta

    timbulnyasedikitinkontinensiastress.Banyakwanitamengalamikontraksisebelum

    datangnyapermulaanpersalinanyangsesungguhnya,yangbisaterasasakitdanbisa

    terjadisecarateraturuntuksementaradanmenyebabkanwanitatersebutberpikir

    bahwapersalinan sudahmulai.Kedua ciriciripersalinan yang sesungguhnya yang

    tidakterdapatadalahretraksidanpembukaanserviks.

    Cerviks (leher rahim) akan keatas dan secara perlahan menyatu dengan

    segmenbagianbawahuterus.Padawanitaprimigravidahal inibisamenimbulkan

    penipisansepenuhnya,tetapipadawanitamultigravidasuatukanalakantetapbisa

    teraba.Selamaperiodeprapersalinanbanyakmengalamiperasaankaku,canggung

    dan letih. Perubahanmood (keadaan jiwa)merupakan peristiwa biasa dan suatu

    gelombang energi bisa saja dialami oleh wanita tersebut. Kerisauan bisa

    Universitas Sumatera Utara

  • meningkatkanproduksiadrenalinyangakanmenghambatkegiatanuterusdanbisa

    padagilirannyamemperlamapersalinan.Sikapbidan,nasihatdanbimbinganyang

    diberikanselamakehamilanakanmempengaruhibukanhanyakemajuanpersalinan

    tetapi jugahubunganantarakeduapasangansatusama laindanterhadapbayinya

    setelahialahirkelak.

    Secara fisiologis, ketika usia kehamilan sudah cukup matur, timbul

    serangkaiangejalayangmenandakandimulainyapersalinan.MenurutPilliteri(2003)

    adaberbagai faktor yangmenyebabkanpersalinandimulai. Faktorfaktor tersebut

    salingbekerjasamamenghasilkankontraksiuterusyangsangatkuat,teratur,ritmik

    yang berakhir dengan lahirnya janin dan plasenta. Faktorfaktor yang dimaksud

    adalah:

    1. Pereganganototuterus,denganbertambahnyausiakehamilan,kapasitasuterus

    bertambah dan otototot dinding uterus semakin tegang. Kondisi ini

    menyebabkanperangsanganmekanikberupakontraksiuterus.

    2. Tekanan pada serviks. Kondisi tersebut merangsang pelepasan oksitosin dan

    menyebabkankontraksiuterus.

    3. Stimulasioksitosin.Pada akhir kehamilan kadaroksitosinmeningkatdanotot

    otot uterus sangat peka terhadap pengaruh oksitosin. Oksitosin bekerjasama

    denganprostaglandinuntukmenimbulkankontraksi.

    Universitas Sumatera Utara

  • 4. Perubahan rasio antara hormon estrogen dan progesteron berangsurangsur

    menurun pada akhir kehamilan dibandingkan dengan kadar estrogen, hal ini

    merangsangkontraksiuterus.

    5. Usiaplasenta.Dengantuanyakehamilanmakausiaplasentamenjaditua.Proses

    tersebutmenyebabkanvilikhorialismengalamiperubahanperubahansehingga

    kadarprogesterondanestrogenmenurun.Halinimerangsangkontraksiuterus.

    6. Peningkatan kadar kortisol janin. Hal ini menyebabkan menurunnya

    pembentukan progesteron danmeningkatnya prostaglandin yangmerangsang

    timbulnyakontraksiuterus.

    7. Selaput janin memproduksi prostaglandin. Kondisi tersebut merangsang

    kontraksiuterus.

    MenurutBobak(2004),kalaIpersalinandibagidalam3bagianyaitu:

    1.FasePersiapan/Laten

    Fasepersiapan/Laten,merupakanfasepertamayaituterjadinyapembukaan

    (dilatasi)danpenipisanleherrahimdenganpembukaanleherrahimmencapai3cm,

    selainituibumulaimerasakankontraksiyangjelas,berlangsungselama3050detik

    dengan jarak 520 menit. Semakin bertambah pembukaan leher rahim, maka

    kontraksi akanmakin sering. Beberapa ibu khususnya yang sensitifmulaimerasa

    sakit,namunbeberapaibulainnyatidakmerasasakitsamasekali.

    Universitas Sumatera Utara

  • Gejalagejalapadafasepersiapanyaitusakitpunggungyangdapatmenetap

    atauhanyasaatkontraksi,kejangperutsepertihaid,gangguanpencernaan,diare,

    perasaanhangatdiperut,pengeluaranlendirdenganbercakdarahdankemungkinan

    membran (ketuban) pecah diikuti keluarnya cairan ketuban baik secaramengalir,

    merembes,maupunmenyemprot.Secaraemosional ibumerasacemas,tidakpasti,

    takut,gembira, legaatau siapdanbeberapa ibumerasa santaidanbanyakbicara

    namunadajugayangtegangsehinggaengganmembukamulut.

    2. FaseAktif

    Biasanya fase ini berlangsung lebih pendek dari fase persiapan. Kegiatan

    rahimmulai lebih aktif dan banyak kemajuan yang terjadi dalamwaktu singkat.

    Kontraksisemakinlama(berlangsung4060detik)kuatdansering(34menitsekali)

    pembukaanleherrahimmencapai7cm.

    Gejalagejalapadafaseaktifadalahsebagaiberikut,bertambahnyarasatidak

    nyamanbersamaandengankontraksi,bertambahsakitpungung,rasatidaknyaman

    padakaki,keletihan,bertambahnyapengeluaranlendirdandarah.Jikasebelumnya

    membran (ketuban)belumpecah,mungkinakanpecah saat ini.Secaraemosional

    ibu gelisah, makin sulit tenang maupun santai, makin tegang, tidak dapat

    berkonsentrasi,makinterpengaruhdengankondisiyangsedangterjadi,rasapercaya

    diri mulai goyah sepertinya persalinan tidak akan selesai namun mungkin juga

    terjadisebaliknyaibugembiradanbersemangatkarenapersalinanmulaiterjadi.

    Universitas Su