Proposal Kegiatan BPN ISMKI

Download Proposal Kegiatan BPN ISMKI

Post on 08-Dec-2014

129 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Proposal kegiatan BPN ISMKI

TRANSCRIPT

LEMBAR PERSETUJUAN PROPOSAL Nomor : 133 /C-6/Div. Humas - LPM/BEM FKUB/VII/2009 Nama Kegiatan : Musyawarah Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional V Badan Pers Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (Munas dan Mukernas V BPN-ISMKI) Tujuan : 1. Munas dan Mukernas: a. Mengevaluasi kinerja kepengurusan BPN-ISMKI periode 2009/2010 b. Membentuk struktur organisasi dan susunan pengurus BPN- ISMKI periode 2010/2011 c. Memberikan pelatihan redaksional, reportase, dan manajemen media bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran di seluruh Indonesia d. Memotivasi peserta untuk mengembangkan media informasi kampus yang menjunjung tinggi keluhuran nilai-nilai jurnalistik e. Mengeksplorasi keprofesian medis 2. Workshop: a. Memberikan pelatihan redaksional, reportase, dan manajemen media bagi mahasiswa agar nantinya dapat diterapkan untuk menjalankan program kerja yang disusun b. Memotivasi peserta untuk mengembangkan media informasi kampus yang menjunjung tinggi keluhuran nilainilai jurnalistik c. Memotivasi terbentuknya sebuah lembaga pers mahasiswa yang kompeten d. Mengeksplorasi peran jurnalistik dalam kehidupan keprofesian medis e. Saling bertukar pengalaman antar peserta workshop. peran jurnalistik dalam kehidupan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jurnalistik merupakan suatu bidang profesi yang mengusahakan penyajian informasi tentang kejadian dan atau kehidupan sehari-hari secara berkala dengan menggunakan sarana-sarana penerbitan yang ada. Jurnalistik saat ini sudah memasuki berbagai ranah profesi tidak hanya bergerak pada ranah-ranah media cetak maupun elektronik. Semakin luasnya ranah kerja seorang jurnalis ini tak lepas dari peran dan fungsi pers yang telah menjadi bagian dari pilar-pilar demokrasi dimana pers melengkapi pilar legislatif, eksekutif dan yudikatif dalam menjalankan tanggung jawab sosial di masyarakat. Kedudukan pers sebagai pilar keempat dari demokrasi ini membuat fungsi pers tak sekedar menyajikan informasi dan berita. Tapi lebih luas daripada itu. Adapun fungsi pers saat ini antara lain: 1. Fungsi informatif yaitu memberikan informasi atau berita kepada khalayak ramai dengan cara yang teratur. Pers menyampaikan berita yang dianggap penting dan berguna bagi masyarakat. Pers mungkin memberikan informasi kejadian-kejadian teraktual, memperingatkan tentang peristiwa-peristiwa yang diduga akan terjadi, atau memberitakan hal-hal praktis yang langsung berguna, misalnya alur pengajuan beasiswa. Dalam menjalankan fungsi ini penting sekali terjalin sinergisitas dengan lembaga lain. 2. Fungsi kontrol yaitu masuk ke balik panggung kejadian untuk menyelidiki pekerjaan para pengemban amanah kekuasaan. Pers harus memberitakan apa yang berjalan baik dan tidak berjalan baik. 3. Fungsi intrepretatif dan direktif yaitu memberikan intrepretasi dan bimbingan. Pers menceritakan tentang arti suatu kejadian dan membimbing masyarakat untuk tahu apa yang semestinya dilakukan 4. Fungsi regeneratif

yaitu menceritakan bagaimana sesuatu itu dilakukan di masa lampau, bagaimana dunia ini dijalankan sekarang, bagaimana sesuatu itu diselesaikan, dan apa yang dianggap oleh dunia itu benar atau salah. Jadi, pers membantu menyampaikan warisan sosial kepada generasi baru agar terjadi proses regenerasi dari angkatan yang sudah tua kepada angkatan yang lebih muda. 5. Fungsi pengawalan yaitu fungsi pengawalan terhadap hak-hak masyarakat sasaran. Pers harus dapat menjamin hak setiap pribadi untuk didengar dan diberi penerangan yang dibutuhkannya. Dalam beberapa hal, pers memberi ruang kepada publik untuk melancarkan kritik-kritik terhadap segala sesuatu yang berlangsung, bahkan bisa juga mengkritik medianya sendiri. Fungsi-fungsi pers ini pun berlaku dalam lembaga pers yang dikelola oleh mahasiswa. Justru, pers ditangan mahasiswa dapat bertindak idealis sebagaimana nilai-nilai idealis yang dipegang oleh seorang mahasiswa. Persma mahasiswa yang diharapakan dapat bergerak tidak atas dasar kepentingan medianya tapi atas dasar kebenaran untuk memperoleh sebuah keadilan yang tentunya berguna bagi masyarakat. Pun hal ini berlaku bagi pers yang terdapat dikalangan mahasiswa kedokteran. Pers dikalangan mahasiswa kedokteran tak sekedar untuk mencerdaskan mahasiswa kesehatan. Lebih luas dari itu, pers FK dapat menajdi wadah yang dapat menjadi media pencerdasan dan pergerakan masyarakat Indonesia untuk dapat mencapai kesehatan yang holistik. Namun, pergerakan yang sifatnya nasional untuk mencapai kesejahteraan bangsa tak bisa hanya dibangun dengan pergerakan yang bersifat lokal. Dengan landasan pergerakan yang aktif di tataran lokal dan membangun networking yang luas maka harapan untuk membawa perubahan yang lebih luas bukanlah sekedar angan-angan. Alasan inilah yang membuat kami, Lembaga Pers Mahasiswa Diagnostika Fakultas Kedokteran Unibraw, turut serta menjadi bagian dari Badan Pers Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Kedoktean Indonesia. Bergerak bersama rekan-rekan pers dari fakultas kedokteran seluruh Indonesia untuk mencerdaskan masyarakat Indonesia melalui sebuah media yang informatif dan kritis. Disamping itu, bagi seorang dokter, dunia jurnalistik seharusnya tidak lagi menjadi suatu yang awam, namun dapat dijadikan sebagai bagian dalam kehidupan seorang dokter.

Dokter di masa mendatang tidak hanya sebagai seorang praktisi kesehatan, tapi juga mampu menuangkan ide-ide kritisnya dalam bentuk tulisan, yang mana tulisan tersebut merupakan suatu sumbangsih untuk perbaikan kondisi bangsa indonesia. Tulisan seorang dokter tidak hanya terbatas pada dunia kesehatan saja, tetapi juga dalam berbagai bidang seperti politik, hukum, serta masalah kemasyarakatan lainnya. Seorang dokter dengan tulisannya dapat membantu banyak orang lain untuk merasakan dan menikmati hal-hal yang baru dalam hidupnya. Dari sebuah tulisan, orang yang tidak tahu menjadi tahu, orang yang tidak mengerti menjadi paham, dan orang yang tidak berilmu menjadi orang yang cerdas dan berwawasan. Hal itulah yang mendasari kami untuk menyelenggarakan Munas Mukernas V BPN ISMKI dengan tema Jurnalistik untuk Bangsa. Kali ini, kami, LPM Diagnostika FKUB, terpilih menjadi tuan rumah dalam salah satu acara nasional BPN ISMKI. Kehadiran teman-teman sejawat terutama teman-teman pers mahasiswa dari fakultas kedokteran seluruh Indonesia yang tergabung dalam keanggotan ISMKI akan menjadi sebuah momen yang baik dimana kita dapat saling merekatkan hubungan untuk mencapai tujuan besar kami. Tentunya kehadiran rekan-rekan sejawat kita ini diharapkan tak sekedar untuk menghabiskan waktu dalam munas-mukernas guna menunjang keberlangsunag BPN ISMKI di masa depan. Besar harapan kita, agar mereka pun dapat memberikan sebuah masukan dan motivasi bagi kita terutama dalam meningkatkan kualitas kita sebagai mahasiswa FKUB. Dan tentunya ini akan menjadi salah satu wadah bagi warga FKUB untuk lebih mengenalkan dan memperluas eksistensinya. Oleh karena itu, besar niat kami, terutama keluarga LPM Diagnostika FKUB untuk bisa menjadi tuan rumah yang baik dalam acara ini. 1.2 Tujuan Kegiatan Tujuan yang ingin kami capai dalam Musyawarah Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional BPN ISMKI adalah: 1. Mengevaluasi kinerja kepengurusan BPN-ISMKI periode 2009/2010 2. Membentuk struktur organisasi dan susunan pengurus BPN- ISMKI periode 2010/2011

3. Memberikan pelatihan redaksional, reportase, dan manajemen media bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran di seluruh Indonesia 4. Memotivasi peserta untuk mengembangkan media informasi kampus yang menjunjung tinggi keluhuran nilai-nilai jurnalistik 5. Mengeksplorasi peran jurnalistik dalam kehidupan keprofesian medis Tujuan diadakannya workshop adalah : 1. Memberikan pelatihan redaksional, reportase, dan manajemen media bagi mahasiswa agar nantinya dapat diterapkan untuk menjalankan program kerja yang disusun 2. Memotivasi peserta untuk mengembangkan media informasi kampus yang menjunjung tinggi keluhuran nilai-nilai jurnalistik 3. Memotivasi terbentuknya sebuah lembaga pers mahasiswa yang kompeten 4. Mengeksplorasi peran jurnalistik dalam kehidupan keprofesian medis 5. Saling bertukar pengalaman antar peserta workshop. Tujuan Semnas : 1. Memotivasi peserta untuk mengembangkan media informasi kampus yang menjunjung tinggi keluhuran nilai-nilai jurnalistik. 2. Mengeksplorasi peran jurnalistik dalam kehidupan keprofesian kesehatan. 1.3 Manfaat Kegiatan Manfaat yang dapat diperoleh dengan diadakannya Musyawarah Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional BPN ISMKI adalah: 1. Pengurus dapat melaporkan hasil kegiatannya selama setahun kepengurusan 2. Pengembangan kinerja kepengurusan BPN untuk tahun mendatang 3. Memperoleh hasil musyawarah sehingga menunjang kepengurusan mendatang 4. Terpilihnya direktur baru yang kompatibel dalam memimpin BPN setahun ke depan 5. Terbentuknya struktur organisasi dan susunan pengurus untuk periode 2009/2010 6. Terjalin hubungan yang lebih erat antar Badan Pers Fakultas Kedokteran seIndonesia

7. Meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja dari lembaga pers mahasiswa terutama lembaga pers mahasiswa/badan infokom fakultas kedokteran se-Indonesia. BAB II DESKRIPSI KEGIATAN 2.1 Nama Kegiatan Kegiatan ini bertajuk Musyawarah Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional V Badan Pers Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (Munas dan Mukernas V BPN-ISMKI) 2.2 Tema Kegiatan Tema yang diangkat pada kegiatan ini adalah Jurnalistik untuk Bangsa. 2.3 Sasaran Kegiatan dan Kegiatan Umum 2.3.1 Sasaran Kegiatan Munas dan Mukernas V BPN-ISMKI tahun 2010 dan workshop: Pengurus dan Anggota Utama dan Muda Badan Pers Nasional ISMKI se-Indonesia Semnas : Mahasiswa, tenaga kesehatan, dan umum. 2.3.2 Kegiatan Umum Agenda kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut : 1. Opening dan closing ceremony a. Pembukaan maupun penutupan acara b. Perkenalan setiap Lembaga Pers Mahasiswa LPM yang hadir 2. Musyawarah Nasional Badan Pers Nasional ISMKI a. b. c. d. a. b. c. Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan B