presentasi pln

Download Presentasi PLN

Post on 27-Jun-2015

295 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Energi Listrik Infrastruktur utama bagi kegiatan perekonomian masyarakat Stimulan untuk meningkatkan kesejahteraan. Ada korelasi kuat antara peningkatan konsumsi energi listrik dengan pertumbuhan pendapatan regional. Kelangsungan ketersedian energi listrik yang berkesinambungan dibutuhkan untuk menunjang1. faktor konsumtif 2. Kebutuhan bagi kegiatan produktif yang merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi.

Perlakuan Tarif1. Keberagaman pengguna listrik yang tercermin melalui karakteristik Pengguna listrik, Kemampuan bayar, dan Tuntutan akan mutu listrik

2. Dapat mengindikasikan dimungkinkan adanya perlakuan tarif yang berbeda untuk setiap daerah atau paling tidak mengantisipasi pengembangan, pertumbuhan dan kebijakan daerah di masa datang di bidang ketenagalistrikan.

Tujuan & Manfaat PenelitianTujuan Penelitian Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini antara lain : Memperoleh gambaran kurva beban pelanggan selama 24 (dua puluh empat) jam untuk kondisi : hari kerja dan hari libur (sabtu minggu). Untuk melakukan survey dan kajian kemauan masyarakat membayar (willingness to pay) Memberikan rekomendasi terkait willingness to pay dalam penyusunan tarif listrik regional. Manfaat Penelitian Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam hal sebagai berikut : Memberikan informasi yang berguna kepada PT PLN Batam untuk mengetahui kondisi riil di lapangan terkait penyusunan kurva beban harian menurut kelompok tarif pelanggan dan survey kemampuan bayar kelompok pelanggan. Sebagai bahan masukan dalam menentukan kebijakan PT PLN Batam mendukung penyusunan tarif listrik regional.

Kajian PustakaUndang-undang No.20 Tahun 2002 sebagaimana yang telah di ubah menjadi Undang-undang No.30 Tahun 2009 tentang Ketenaga Listrikan bahwa suatu sistem tenaga listrik terdiri dari tiga bagian utama yaitu1. Pusat Pembangkitan 2. Saluran Transmisi dan 3. Sistem Distribusi

Tarif listrikSyawaludin (2003) perlu diperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan: Pemanfaatan sumberdaya yang seefisien mungkin. Keadilan dan pemerataan kesempatan memanfaatkan energi listrik. Kelayakan finansial perusahaan.

Keadilan dan Pemerataan Energi ListrikPrinsip keadilan dan pemerataan kesempatan memanfaatkan energi listrik 1. Masyarakat diberi kesempatan yang sama untuk memanfaatkan energi listrik 2. Bahwa setiap penikmat atau pengguna dikenakan tarif sesuai dengan pertimbangan biaya yang ditimbulkannya dalam menggunakan energi listrik itu. 3. Dalam keadaan kemampuan finansial masyarakat masih berjenjang, dengan kesenjangan yang cukup lebar antara yang kaya dan yang miskin; terdapat lapisan masyarakat yang kurang mampu membayar biaya listriknya sesuai dengan biaya yang ditimbulkannya, maka tarif untuk golongan miskin itu dibuat mengandung unsur subsidi silang,

Pembentukan Tarif

Kepuasan Pelanggan Kepuasan pelanggan sendiri tidak mudah didefinisikan menurut Philip Kotler (2001:42) menyatakan bahwa kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi atau kesannya terhadap kinerja (atau hasil) suatu produk dan harapan-harapannya. Sedangkan menurut Tse dan Wilton sebagaimana dikutip oleh Fandy Tjiptono (2005:197) menyatakan bahwa: Kepuasan pelanggan adalah respon pelanggan terhadap evaluasi persepsi terhadap perbedaan antara ekspektasi awal (atau standar kinerja tertentu) dan kinerja aktual produk sebagaimana dipersepsikan setelah konsumsi produk.

5 Dimensi Faktor Kepuasan Pelayanan Responsiveness (ketanggapan) yaitu : kemampuan untuk menolong pelanggan dan ketersediaan untuk melayani pelanggan dengan baik. Reliability (keandalan) yaitu : kemampuan untuk melakukan pelayanan sesuai yang dijanjikan dengan segera, akurat, dan memuaskan. Emphaty (empati) yaitu : rasa peduli untuk memberikan perhatian secara individual kepada pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan, serta kemudahan untuk dihubungi Assurance (jaminan) yaitu : pengetahuan, kesopanan petugas serta sifatnya yang dapat dipercaya sehingga pelanggan terbebas dari resiko. Tangibles (bukti langsung) yaitu : meliputi fasilitas fisik, perlengkapan karyawan dan sarana komunikasi.

Metode PenelitianUntuk itu dilakukan strattifikasi terhadap responden sebagai berikut : Kategori berdasarkan kelompok pelanggan; Pembagian berdasarkan wilayah layanan; Dalam melakukan pemilihan responden (distribusi angket) di lapangan dilakukan secara acak terhadap responden.

Metode Survey Metode yang digunakan dalam kegiatan survey kelistrikan Batam adalah sebagai berikut: Pengambilan Data : metode pengambilan data dilakukan melalui pengisian kuesioner yang ditanyakan oleh surveyor langsung kepada responden yang bersangkutan Desain Kuesioner : Desain kuesioner terdiri dari pertanyaan langsung dan pertanyaan pilihan / skala Penentuan Sampel : pengambilan sampel responden menggunakan metode Stratified Random Sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak pada masing masing segmen dan golongan tariff sesuai dengan jumlah yang sudah ditentukan.

Variabel Penelitian1. Presentasi ( %) Biaya Listrik terhadap pengeluaran 2. Rasio Biaya Listrik Terhadap pendapatan 3. Rasio Kesedian Bayar Terhadap Biaya listrik Saat Ini 4. Indeks Elastisitas Konsumsi ( % pengurangan konsumsi /% toleransi kenaikan harga)

Pelayanan PelangganKualitas pelayanan meliputi1. 2. 3. 4. 5. 6. sikap customer service, tanggapan terhadap keluhan konsumen, jasa pembayaran, jasa pencatatan meter, stabilitas dan kualitas tegangan listrik dan pelayanan gangguan listrik

Diagram Kartesius

Jumlah Penduduk, Penjualan Listrik, PDRB, dan Pendapatan Per Kapita Kota Batam Tahun 2004 2007No 1 2 3 4 5 Keterangan Penduduk Pertumbuhan PDRB (dalam triliun Rp) Pertumbuhan Pendapatan Perkapita (Rp) Pertumbuhan Pelanggan Listrik Pertumbuhan Penjualan Listrik (dl MWh) Pertumbuhan 743.853 126.616 Rp37.479.725 Rp22,2 2004 591.253 2005 685.787 15,99% Rp25,9 16,88% 0,77% 142.313 12,40% 823.369 10,69% 2006 713.960 4,11% Rp29,2 12,82% 8,37% 158.041 11,05% 976.334 18,58% 2007 724.315 1,45% Rp33,0 13,00% Rp45.587.900 11,39% 172.827 9,36% 1.106.078 13,29%

Rp37.766.828 Rp40.926.663

Penjualan Tenaga Listrik Menurut Golongan Tarif

No 1 2 3 4 5

Keterangan Penduduk Pertumbuhan PDRB (dalam triliun Rp) Pertumbuhan Pendapatan Perkapita (Rp) Pertumbuhan Pelanggan Listrik Pertumbuhan Penjualan Listrik (dl MWh) Pertumbuhan

2004 591.253 Rp22,2

2005 685.787 15,99% Rp25,9 16,88% 0,77%

2006 713.960 4,11% Rp29,2 12,82% 8,37% 158.041 11,05% 976.334 18,58%

2007 724.315 1,45% Rp33,0 13,00% 11,39% 172.827 9,36% 1.106.078 13,29%

Rp37.479.725 Rp37.766.828 Rp40.926.663 Rp45.587.900 126.616 743.853 142.313 12,40% 823.369 10,69%

Pelanggan PT. PLN Batam Menurut Kelompok TarifNo 1 2 3 4 5 Kelompok Tarif Rumah Tangga Pertumbuhan Usaha/Bisnis Pertumbuhan Industri Pertumbuhan Umum Pertumbuhan Multiguna Pertumbuhan Jumlah Pertumbuhan 110.061 1.725 1.345 155 12.115 2003 94.721 2004 109.112 15,19% 14.278 17,85% 177 14,19% 1.571 16,80% 1.478 -14,32% 126.616 15,04% 2005 123.692 13,36% 15.258 6,86% 181 2,26% 1.802 14,70% 1.380 -6,63% 142.313 12,40% 2006 138.095 11,64% 16.437 7,73% 203 12,15% 2.025 12,38% 1.281 -7,17% 158.041 11,05% 2007 151.025 9,36% 18.191 10,67% 232 14,29% 2.222 9,73% 1.157 -9,68% 172.827 9,36% 2008 164.776 9,11% 19.258 5,87% 260 12,07% 2.411 8,51% 1.524 31,72% 188.229 8,91%

Elastisitas Pertumbuhan ListrikPerbandingan antara pertumbuhan kebutuhan listrik dengan pertumbuhan ekonomi biasanya dinyatakan dalam elastisitas pertumbuhan listrik . Pada negara-negara maju, elastisitas pertumbuhan listrik umumnya 1

Penambahan Daya TersambungNo 1 2 3 4 5 Kelompok Tarif Rumah Tangga Pertumbuhan Usaha/Bisnis Pertumbuhan Industri Pertumbuhan Umum Pertumbuhan Multiguna Pertumbuhan Jumlah Pertumbuhan 54.664 1.078 2.258 201.919 8.238 2003 22.171 2004 21.946 -1,01% 14.966 81,67% 13.106 -93,51% 3.118 38,09% -3.368 -412,43% 49.768 -8,96% 2005 21.215 -3,33% 22.339 49,27% 21.743 65,90% 2.318 -25,66% -369 -89,04% 67.306 35,24% 2006 22.128 4,30% 20.588 -7,84% 24.006 10,41% -721 -131,10% -339 -8,13% 65.602 -2,53% 2007 231.338 945,45% 222.819 982,28% 135.293 463,58% 26.288 3746,05% 7.946 2443,95% 623.684 850,71% 2008 262.620 13,52% 242.244 8,72% 183.495 35,63% 28.632 8,92% 15.259 92,03% 732.250 17,41%

Distribusi RespondenNo 1 2 3 4 5 6 Kelompok Pelanggan Rumah Tangga Sosial Bisnis Multiguna Pemerintah Industri Total Jumlah Responden Valid 383 20 111 8 4 0 526 Total Responden 450 25 125 11 6 11 630

Status Responden RT

Frequency Kepala Keluarga Ibu RT Anak Saudara Pembantu RT Lainnya Total 146 97 62 49 2 27 383

Percent 38,1 25,3 16,2 12,8 0,5 7,0 100,0

Valid Percent 38,1 25,3 16,2 12,8 0,5 7,0 100,0

Cumulative Percent 38,1 63,4 79,6 92,4 93,0 100,0

Pendapatan RTKisaran pendapatan 0-5000000 5000000-7500000 7500000-10000000 10000000-15000000 15000000-20000000 20000000-25000000 25000000-30000000 Total Mid Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent MidX Frequency 2,500,000 236 61.6 61.6 61.6 590,000,000.000 6,250,000 119 31.1 31.1 92.7 743,750,000.000 8,750,000 11 2.9 2.9 95.6 96,250,000.000 12,500,000 8 2.1 2.1 97.7 100,000,000.000 17,500,000 5 1.3 1.3 99.0 87,500,000.000 22,500,000 2 0.5 0.5 99.5 45,000,000.000 27,500,000 2 0.5 0.5 100.0 55,000,000.000 383 100.0 100.0 1,717,500,000.000 Rata-rata Pendapatan Responden 4,484,334.204

Pengeluaran RT

Kisaran Pengeluaran 1000000-1500000 1500000-2000000 2000000-2500000 2500000-3000000 3000000-3500000 3500000-4000000 4000000-4500000 4500000-5000000 Total

1,250,000 1,750,000 2,250,000 2,750,000 3,250,000 3,750,000 4,250,000 4,750,000

Frequency 151 142 59 11 10 3 2 5 383

Percent Valid Percent Cumulative Percent 39.4 39.4 39.4 37.1 37.1 76.5 15.4 15.4 91.9 2.9 2.9 94.8 2.6 2.6 97.4 0.8 0.8 98.2 0.5 0.5 9

Recommended

View more >