persentasi vlf

Download Persentasi VLF

Post on 01-Jan-2016

73 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Very Low Frequency

TRANSCRIPT

  • Metode VLF-EM memanfaatkan parameter frekuensi.

    Memisahkan anomali massa yang memiliki perbedaaan konduktivitas yang signifikan terhadap lingkungan sekitarnya.

    VLF-EM yang merupakan metode geofisika dekat permukaan dengan memanfaatkan target anomali geofisika yang bersifat konduktif.

  • Persamaan Maxwell merupakan bentuk dari perambatan gelombang elektromagnetik yang berhubungan dengan vektor medan listrik dan medan

    magnet

    J = rapat arus listrik (A/m2)

    E = medan listrik (V/m)

    B = induksi magnetik (Wb/m2)

    D = pergeseran listrik (C/m2)

    H = medan magnetik (A/m).

  • Medan E dan H sebagai fungsi waktu eksponensial, akan diperoleh persamaan vektorial sebagai berikut :

    s = adalah konduktifitas listrik (mho/m)

    = permeabilitas (H/m)

    = permitivitas dielektrik (F/m).

  • Mengukur harga daya konduktivitas batuan berdasarkan pengukuran gelombang elektormagnetik sekunder dengan memanfaatkan gelombang hasil induksi elektomagnetik yang berfrekuensi sangat rendah sehingga memiliki penetrasi yang cukup dalam.

  • Metode VLF - EM tergolong metode geofisika pasif (hanya menangkap sinyal-sinyal frekuensi dari stasiun-stasiun yang ada diseluruh dunia)

    VLF - EM bekerja dengan memanfaatkan pemancar radio dengan frekuensi sekitar 15 - 30 kHz (panjang gelombang 10 - 20 km) sebagai medan primer

    dan pemancar gelombang radio yang berdaya besar sekitar 100 - 1000 kW.

  • Gambar 1. Gelombang elektromagnetik untuk metode VLF

  • Instrument VLF membandingkan medan magnetik vertikal dengan medan magnetik horizontal yang bertujuan untuk mengamati sudut tilt.

    Gambar 3. Parameter Polarisasi Elips, Medan magnet horizontal adalah Hx

    Medan magnet vertikalnya adalah Hz

  • Besar sudut tilt diberikan sebagai:

    Eliptisitasnya adalah:

  • Parameter eliptisitas digunakan untuk mengetahui bahwa struktur di bawah memiliki konduktivitas tinggi atau memiliki konduktivitas rendah.

    Hasil data pengukuran respon gelombang elektromagnetik pada masing-masing teknik pengukuran diintepretasikan berdasarkan kesamaan

    parameter fisisnya, dan berdasarkan pola medan magnetik primer maupun

    sekunder yang didapatkan.

  • Derivatif Fraser = (a+b)-(c+d)

    a,b,c, dan d merupakan nilai tilt pada titik pengukuran yang berurutan

  • Alat akan langsung mengukur besarnya tahanan jenis medium dan besarnya sudut fase medium.

    Untuk memperkirakan harga resistivitas dan fasanya, maka harus diketahui hubungan dari medan listrik Ex dan medan magnetik Hy dan resistivitas

    semu a. Hubungan ini biasa dituliskan dalam bentuk dibawah ini

    dan fasenya

    fase lebih dari 45o = medium konduktif

    fase kurang dari 45o = medium resistif.

  • Kedalaman pendugaan struktur pada metode VLF dinyatakan sebagai skin depth (d); yaitu kedalaman dimana amplitudo turun menjadi 37% dari

    amplitudo pada permukaan, dengan persamaan

    adalah resistivitas [Ohm-m]

    f adalah frekuensi [Hz].

  • Pemancar

    Digunakan untuk komunikasi jarak jauh

    Pengaruh Atmosfer

    Sumber noise yang utama adalah radiasi medan elektromagnetik akibat kilat atmosfer baik di tempat dekat atau jauh dari lokasi pengukuran.

  • Rambatan Gelombang

    Elektromagnetik

    Efek medan akibat arus konduksi memegang peranan penting ketika terjadi perubahan konduktivitas batuan.

    Pelemahan (Atenuasi) Medan

    Pelemahan medan ini mempengaruhi kedalaman. Kedalaman pada saat amplitudo menjadi 1/e (kira-kira 37%) dikenal sebagai skin depth

  • Beberapa peralatan utama yang digunakan :

    Satu unit T-VLF Iris yang berfungsi sebagai receiver

    Enam buah baterai 1.5 Volt (pemakaian 8 jam) sebagai sumber daya untuk unit sensor

    Sebuah baterai 9 volt sebagai daya internal monitor.

  • 1. Menentukan posisi dengan GPS

    2. Penentuan stasiun pemancar VLFNWC (North West Cape)

    Australia.

    3. Penentuan garis survei dan jarak antara setiap titik pengukuran.

    4. Pengukuran dilakukan dalam dua posisi (duduk dan berdiri

    sekitar 1m perbedaan ketinggian)

  • Parameter Akuisisi VLF

    EM

    Jumlah lintasan

    Panjang tiap lintasan

    Spasi titik pengukuran

    Jumlah titik pengukuran tiap

    lintasan

    Frekuensi pengukuran

    Data terukur (tilt dan eliptisitas)

  • Desain survei penelitian dengan metode Very Low Frequency EM pada mode sudut tilt adalah sebagai berikut :

    1. Mode sudut tilt digunakan untuk mengetahui struktur

    konduktifitas kontak geologi seperti zona alterasi, patahan, dan

    dike konduktif.

    2. Arah strike target memiliki sudut toleransi 45 derajat

    dengan lokasi pemancar.

    3. Medan primer akan memberikan fluks yang maksimum jika

    memotong struktur, sehingga akan memberikan kemungkinan

    anomali yang besar.

  • Bosch & Mller (2001) mensintesakan penggunaan metoda VLF-EM untuk

    berbagai keperluan, diantaranya ;

    Memetakan pencemaran, eksplorasi air bawah tanah

    Metode ini sangat efektif untuk memisahkan anomali massa yang memiliki perbedaaan konduktifitas yang signifikan terhadap lingkungan sekitarnya,

    atau pada lapisan penutup yang relatif dangkal

    Metode VLF-EM lebih cepat dan mudah dibandingkan metode rgeolistrik.

  • Instrumen juga merekam banyak noise

    Kondisi bawah permukaan kemungkinan tidak cukup memperlihatkan kontras anomali

    Overlapping anomali sulit dibedakan dalam tahap interpretasi