persamaan dan perbedaan teori martha e roger dengan dorothea orem

Download Persamaan dan perbedaan teori martha e roger dengan dorothea orem

Post on 22-Jan-2018

1.176 views

Category:

Education

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  1. 1. Oleh: Reni Setia Gustina 151100059 1B Keperawatan Malang Dosen Pembimbing: Bapak Joko Pitoyo, SKp, M.kep
  2. 2. Biografi Perbedaan Teori Martha E. Roger dengan Dorothea Orem Persamaan Teori Martha E. Roger dengan Dorothea Orem Martha E. Roger Dorothea Orem Umum Spesifik
  3. 3. Biografi Martha E. Roger Martha E. Rogers dilahirkan pada tanggal 12 Mei tahun 1914 di Dalas Texas. Dia menerima gelar diploma keperawatan dari Sekolah RS Knoxvillepada tahun 1936. Pada tahun 1937, ia menerima gelar B.S. dari george peabody perguruan tinggi di nashville, tennessee. (Tomey & Alligood, 1998). Setelah aktif sebagai perawat kesehatan dia melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, sampai mendapatkan gelar doktor dari Universitas Johns Hopkins di Baltimore. Dia meninggal pada 13 Maret 1994, pada umur 79.
  4. 4. Biografi Dorothea Orem Dorothea Orem pendidikan seko- lah perawatan di rumah sakit Providence di Washington DC. Lulus Sarjana Muda tahun 1930. Lulus Master tahun 1939 pendidikan keperawatan. Tahun 1945 bekerja di Universitas Katolik di Amerika selama perjalanan kariernya ia telah bekerja sebagai staf perawat, perawat tugas pribadi, pendidik, administrasi keperawatan dan sebagai konsultan (1970).
  5. 5. Hubungan antara manusia dan lingkungan disekitarnya saling berkaitan, sehingga segala sesuatu yang berada di sekitar baik secara fisik, kimia, biologi, dan sosial yang juga dapat mempengaruhi individu dan juga saling berhubungan satu dan yang lain.
  6. 6. Model konsep menurut Martha E. Roger dikenal dengan konsep manusia sebagai unit, sedangkan menurutDorothea Orem dikenal dengan Model Self Care. Menurut Martha E. Roger keperawatan berhubungan langsung dengan proses kehidupan manusia dan bertujuan untuk menjelaskan dan memperkirakan kealamiahan dan hubungannya dengan perkembangan, sedangkan menurut Orem kesehatan sebagai human service, dimana keperawatan difokuskan bagi mereka yang tidak mampu memenuhi kebutuhan perawatan diri (self care) secara terus menerus dan upaya kreatif manusia ditujukan untuk menolong sesama.
  7. 7. Dasar teori Rogers adalah ilmu tentang asal usul manusia dan alam semesta seperti antropologi, sosiologi, agama, filosofi, perkembangan sejarah dan mitologi. Teori Rogers berfokus pada proses kehidupan manusia secara utuh. Ilmu keperawatan adalah ilmu yang mempelajari manusia, alam dan perkembangan manusia secara langsung. Asumsi dasar teori Roger tentang manusia Manusia adalah kesatuan yang utuh Kehidupan setiap manusia adalah sesuatu yang unik Manusia diciptakan dengan karakteristik dan keunikan tersendiri Manusia berinteraksi langsung dengan lingkungan disekelilingnya Perkembangan manusia dapat dinilai dari tingkah lakunya
  8. 8. Prinsip-prinsip Hemodinamika Teori menyatakan bahwa dalam keperawatan dipergunakan prinsip hemodinamika untuk melayani manusia, yaitu : 1. Integritas (Integrality), adalah proses berhubungan yang menguntungkan antar manusia dan lingkungannya secara berkesinambungan. 2. Resonansi (Resonancy), prinsip ini membicarakan tentang alam dan perubahan yang terjadi antara manusia dan lingkungan. 3. Helicy, prinsip yang menyatakan bahwa keadaan alami dan hubungan manusia dan lingkungan adalah berkesinambungan, inovatif, ditunjukkan dengan peningkatan jenis pola-pola perilaku manusia dan lingkungan yang menimbulkan kesinambungan, menguntungkan, merupakan interaksi yang simultan antara manusia dan lingkungan bukan menyatakan ritmitasi.
  9. 9. Menurut Orem, asuhan kepe- rawatan dilakukan dengan keyakinan bahwa setipa orang mempunyai kemam- puan untuk merawat diri sendiri sehingga dapat membantu individu untuk memenuhi kebutuhan hidup, memelihara kesehatan dan kesejahteraan. Oleh karena itu, teori ini dikenal dengan self care. Ada tiga prinsip dalam perawatan diri sendiri/mandiri yaitu: Perawatan mandiri yang dilakukan bersifat holistik Perawatan mandiri yang dilakukan harus sesuai dengan tumbuh-kembang manusia. Perawatan mandiri dilakukan karena adanya masalah kesehatan atau penyakit untuk pencegahan dan peningka- tan kesehatan.
  10. 10. Dalam buku keperawatan edisi ketiganya Concepts of Practice, Orem mengembangkan teori umum keperawatan dalam tiga bagian yaitu: o Teori Self Care o Teori Self Care Deficit o Teori Sistem Keperawatan
  11. 11. Menurut Dorothea Orem, terdapat tiga tingkatan dalam asuhan keperawatan mandiri, yaitu: Total Care Keseluruhan perawatan pasien dilakukan oleh perawat karena tingkat ketergantungan pasien tinggi. Parsial Care Pasien dan perawat saling berkolaborasi dalam melakukan tindakan keperawatan. Self Care Pasien sudah mampu merawat diri sendiri, namun tidak terlepas dari bimbingan perawat.
  12. 12. Terima Kasih Atas Perhatiannya