pema saran

Download Pema Saran

Post on 01-Feb-2016

218 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

.............

TRANSCRIPT

27

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Kajian Pustaka2.1.1 Pemasaran

Menurut American Marketing Associates (Kotler et al., 2008, p6) pemasaran adalah fungsi organisasi dan serangkaian proses menciptakan, mengkomunikasi, dan menyampaikan nilai bagi para pelanggan, serta mengelola relasi pelanggan sedemikian rupa sehingga memberikan manfaat bagi organisasi dan para srakeholder-nya.

Menurut Kotler dan Armstrong (2004, p5), pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka inginkan atau butuhkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai dengan individu atau sekedar mengumumkan dan menjual saja melainkan juga mengenai bagaimana caranya untuk bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

Menurut Djaslim Saladin (2003, p1), Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi, dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar serta tujuan perusahaan.

Dari beberapa pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. 2.1.2 Bauran Pemasaran (Marketing Mix)Menurut Buchari Alma (2003, p284), bauran pemasaran adalah suatu usaha mencari kombinasi yang diberikan hasil maksimal dari unsur-unsur produk, distribusi, harga dan komunikasi.

Menurut Djaslim Saladin (2003, p3), Bauran pemasaran adalah serangkan dari variabel pemasaran yang dapat dikuasai oleh perusahaan dan digunakan untuk mencapa tujuan dalam pasar sasaran.

Menurut Kotler & Armstrong (2008, p76), bauran pemasaran adalah kumpulan alat pemasaran taktis terkendali yang dipadukan perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan di pasar sasaran. Bauran pemasaran diklasifikasikan menjadi 4 (empat) kelompok yang luas disebut 4P dalam pemasaran , yaitu :

1) Product (produk)

Segala sesuatu yang ditawarkan di dalam pasar untuk diperhatikan, dimiliki, digunakan dan dikonsumsi sehingga dapat memuaskan konsumen.

2) Price (harga)

Harga adalah jumlah uang yang dikenakan untuk produk atau jasa tertentu atau jumlah nilai yang ditukar konsumen untuk memperoleh keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa.

3) Place (lokasi)

Tempat menunjukkan berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produk diperoleh dan tersedia bagi pelanggan sasaran. Memahami dimana, mengapa, kapan dan bagaimana pelanggan sasara membeli merupakan langkah penting.

4) Promotion (promosi)

Promosi merupakan dari keseluruhan aktifitas perusahaan yang menangani tentang komunikasi dan menawarkan produknya kepada target pasar.

Promosi memiliki alat-alat, yaitu:

a) Advertising

b) Sales Promotion

c) Personal selling

d) Public Relation

e) Direct Marketing

Dari beberapa pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa bauran pemasaran merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam memenuhi target pasarnya. Bauran pemasaran yang dibahas dalam penelitian ini adalah bauran pemasaran produk.Pengertian tersebut dapat diperjelas pada gambar berikut ini:

Sumber: Buku Manajemen Pemasaran (Kotler, 2004, p18)

Gambar 2.1 Komponen 4P dalam bauran pemasaran

2.1.3 Produk

Menurut Kotler & Armstrong (2010, p248), Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar agar menarik perhatian, akuisisi, penggunaan atau konsumsi yang dapat memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan.

Menurut Tjiptono (2008, p95), Produk merupakan segala suatu yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, digunakan, atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau keinginan pasar yang bersangkutan.Pengertian tersebut dapat diperjelas pada gambar berikut ini:

Sumber: buku Strategi Pemasaran (Tjiptono, 2008, p95)

Gambar 2.2 Pengertian Produk2.1.3.1 Atribut Produk

Menurut Tjiptono (2008, p103) Atribut produk adalah unsur-unsur produk yang dipandang penting oleh konsumen dan dijadikan dasar pengambilan keputusan pembelian. Atribut produk meliputi merek, kemasan, jaminan (garansi), pelayanan.

Menurut Adi Haryadi (2007, p29) Atribut produk meliputi dimensi dimensi produk juga menyangkut apa saja yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan untuk membeli, menonton, memperhatikan suatu produk, seperti harga, ketersediaan produk, merk, harga jual kembali, ketersediaan suku cadang, layanan purnajual, dll.

Menurut Kotler & Amstrong (2010, p254), atribut produk merupakan karakteristik dari produk atau jasa yang menghasilkan kemampuan untuk memuaskan yang dinyatakan atau tersirat pada kebutuhan konsumen.1) Kualitas produk

Merupakan salah satu alat positioning utama dalam pemasaran yang mempunyai dampak langsung pada kinerja produk serta terhubung dekat dengan nilai dan kepuasaan pelanggan. Kualitas produk memiliki 2 dimensi:

a) Performance quality

Yaitu kemampuan sebuah produk untuk melakukan fungsinya dan ketahanan produk.

b) Conformance quality

Yaitu suatu produk bebas dari kecacatan atau kerusakan dan konsisten dalam memberikan target tingkat kinerja.

2) Fitur produk

Merupakan sarana kompetitif untuk mendiferensiasi produk perusahaan dari pesaing.

3) Gaya dan desain produk

Merupakan cara lain untuk menambahkan nilai pada pelanggan. Desain yang baik tidak hanya fokus pada penampilan tetapi juga pada manfaat produk untuk dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Sedangkan gaya hanya menggambarkan penampilan produk. Gaya sensasional bisa menarik perhatian dan menghasilkan estetika yang indah, tetapi gaya tidak benar-benar membuat kinerja produk menjadi lebih baik.

2.1.3.2 Pendekatan Atribut Produk

Menurut Donald R. Lehmann dan Russel S. Winer (Adi Haryadi, 2007, p22), Konsumen memiliki sikap yang berbeda beda dalam memandang atribut atribut yang dianggap relevan dan penting. Mereka akan memberikan perhatian terbesar pada atribut yang memberikan manfaat yang dicarinya. Pasar sebuah produk sering dapat disegmentasi berdasarkan atribut yang menonjol dalam kelompok konsumen yang berbeda beda.

Analisis atribut pada perilaku konsumen merupakan teori permintaan yang cukup baru, yang mana analisis pendekatan atribut produk menyatakan bahwa kepuasan seseorang terhadap barang dan jasa yang dibeli sebenarnya bukan terletak pada barang atau jasa itu sendiri, tetapi dari karakteristik atau atribut yang melekat pada barang yang bersangkutan. Dengan kata lain konsumen akan mencari manfaat tertentu dan selanjutnya melihat kepada atribut produk. Konsumen akan memberikan bobot yang berbeda untuk setiap atribut produk sesuai dengan kepentinganya (Simamora, 2002, p17).

2.1.3.3 Kelas Produk Menurut Jenis Konsumen yang Menggunakan

Menurut Kotler dan Armstrong (2004, p280), produk dibagi menjadi dua kelas menurur jenis konsumen yang menggunakannya, yaitu:1. Produk konsumen

Produk konsumen adalah produk yang dibeli konsumen akhir untuk konsumsi pribadi. Pemasar mengklasifikasikan produk konsumen ini menurut cara membeli konsumen yang meliputi:

Produk sehari-hari

Produk sehari-hari adalah produk yang biasanya sering dan cepat dibeli oleh pelanggan dan disertai dengan usaha yang sedikit dalam membandingkan dan membeli. Misalnya sabun, Koran, dan fast food.

Produk shopping

Produk shopping adalah produk konsumen dimana konsumen dalam proses menyeleksi dan membeli biasanya membandingkannya berdasarkan pada kecocokan, kualitas, harga dan gaya. Contohnya pakaian dan mobil

Produk spesial

Produk spesial adalah produk konsumen dengan karakteristik unik atau identifikasi merk yang dicari oleh kelompok pembeli tertentu, sehingga mereka mau mengeluarkan usaha khusus untuk memperolehnya. Contohnya merk dan jenis mobil tertentu.

Produk yang tidak dicari

Produk yang tidak dicari adalah produk konsumen dimana keberadaannya tidak diketahui atau jika diketahui oleh konsumenpun, tidak terpikir oleh mereka untuk membelinya. Contohnya asuransi jiwa dan donor darah untuk palang merah.

2. Produk industri

Produk industri adalah produk yang dibeli untuk pemprosesan lebih lanjut atau penggunaan yang terkait dengan bisnis. Tiga kelompok produk industri ini, yaitu:

Bahan dan suku cadang

meliputi bahan baku, bahan manufaktur dan suku cadang

Bahan modal

Bahan modal adalah produk industry yang membantu produksi atau operasi pembelian, termasuk pemasangan dan peralatan tambahan. Misalnya pembelian pabrik dan peralatannya.

Perlengkapan dan jasa

Meliputi perlengkapan operasi dan alat-alat perbaikan dan pemeliharannya

2.1.3.4 Pengembangan Produk Baru

Perubahan dalam selera konsumen, teknologi dan persaingan yang cepat mendorong perusahaan untuk mengembangkan suatu produk dan jasa baru. Menurut Alma (2007, p139), Pengembangan produk adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh pabrikan atau produsen dalam menentukan dan mengembangkan produknya, memperbaiki produk lama, menambah produk baru atau jasa yang sudah ada, dan mengurangi biaya biaya produksi dan biaya pembungkus.

Pengembangan produk yang dilakukan oleh perusahaan menurut Kotler dan Armstrong (2004, p315) dapat dilakukan melalui 2 cara, yaitu :

1. Akuisisi

Akuisisi dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu : membeli perusahaan lain, mendapatkan hak paten dari perusahaan lain, atau membeli lisensi serta waralaba dari perusahaan lain.

2. Pengembangan produk baru

Pengembangan produk dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu : Perusahaan dapat meng