Makalah hormon–hormon reproduksi pada wanita

Download Makalah hormon–hormon reproduksi pada wanita

Post on 22-Jul-2015

1.136 views

Category:

Education

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p> MAKALAH KEBIDANAN DASAR 1TENTANGHORMON HORMON REPRODUKSI PADA WANITA</p> <p>Disusun oleh Kelompok 7 :1. Ambarwati 1415401033980012. Eni latifah 1415401341700203. Fadila nastuti1415401342600294. Puji indriyani1415401345400575. Ulfah hardiyanti141540134710074</p> <p>PRODI D3 KEBIDANAN/ IASTIKES HARAPAN BANGSA PURWOKERTOTAHUN 2014/2015</p> <p>KATA PENGANTAR</p> <p>Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, karena berkat rahmat serta hidayah-Nya akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul Hormon Hormon Reproduksi pada wanita dalam rangka untuk memenuhi tugas mata kuliah Kebidanan Dasar 1.Dalam menyelesaikan penyusunan karya makalah ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak.Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Kami menyadari bahwa pada makalah ini masih terdapat banyak kekurangan mengingat keterbatasan kemampuan kami.Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sebagai masukan bagi kami.Akhir kata kami berharap karya tulis ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan kami sebagai penulis pada khususnya.Atas segala perhatiannya kami mengucapkan banyak terima kasih. </p> <p> Purwokerto,12 Desember 2014</p> <p>Penulis</p> <p>DAFTAR ISI</p> <p>HALAMAN AWALiKATA PENGANTAR iiDAFTAR ISI iiiBAB I PENDAHULUAN 1A. Latar belakang masalah 1B. Rumusan masalah 2C. Tujuan masalah 2BAB II PEMBAHASAN 3A. Estrogen 3B. Progesterone 8C. Gonadotrophin relaasing hormone 18BAB III PENUTUP19A. Kesimpulan 19B. Saran 19DAFTAR PUSTAKA 20</p> <p>iii</p> <p>BAB IPENDAHULUAN</p> <p>A. Latar BelakangHormon (dari bahasa Yunani, horman - "yang mengerakan") adalah pembawa pesan kimiawi antar sel atau antarkelompok sel. Hormon adalah senyawa yang secara normal dikeluarkan oleh kelenjar endokrin atau jaringan tubuh dan dilepaskan ke peredaran darah, menuju jaringan sasaran, berinteraksi secara selektif dengan reseptor khas dan menunjukkan efek biologis (Siswandono dan Soekardjo, B., 1995). Semua organisme multiselular, termasuk tumbuhan, memproduksi hormon. Hormon beredar di dalam sirkulasi darah dan fluida sel untuk mencari sel target. Ketika hormon menemukan sel target, hormon akan mengikat protein reseptor tertentu pada permukan sel tersebut dan mengirimkan sinyal. Reseptor protein akan menerima sinyal tersebut dan bereaksi baik dengan mempengaruhi ekspresi genetik sel atau mengubah aktivitas protein selular, termasuk di antaranya adalah perangsangan atau penghambatan pertumbuhan serta apoptosis (kematian sel terprogram), pengaktifan atau penonaktifan sistem kekebalan, pengaturan metabolisme dan persiapan aktivitas baru (misalnya terbang, kawin, dan perawatan anak), atau fase kehidupan (misalnya pubertas dan menopause). Pada banyak kasus, satu hormon dapat mengatur produksi dan pelepasan hormon lainya. Hormon juga mengatur siklus reproduksi pada hampir semua organisme multiselular.Hormon dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:1. Hormon kelenjar, yaitu hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar-kelenjar endokrin, seperti kelenjar adrenalin, pituitari, tiroid, pankreas, dan gonad.2. Hormon jaringan, yaitu hormon yang dihasilkan oleh jaringan. Contoh: histamin, norefinefrin dan serotonin.</p> <p>B. Rumusan masalah.Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :1. Apakah yang dimaksud dengan pengertian Estrogen?2. Apakah yang dimaksud dengan pengertian Progesteron?3. Apakah yang dimaksud dengan pengertian GNRH?</p> <p>C. Tujuan Berdasarkan rumusan masalah yang telah dirumuskan, dapat disimpulkan tujuan dari penulisan makalah ini :1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan Estrogen.2. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan Progesteron.3. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan GNRH.</p> <p>BAB IIPEMBAHASAN</p> <p>A. Hormon EstrogenEstrogen adalah hormon seks yang umumnya diproduksi oleh rahim wanita yang merangsang pertumbuhan organ seks anak perempuan, seperti halnya payudara dan rambut kelamin, dikenal sebagai karakteristik seks sekunder. Estrogen juga mengatur siklus menstruasi. Pada kebanyakan wanita, hormon indung telur tidak memainkan peran yang penting dalam gairah seks mereka. Dalam sebuah penelitian pada wanita dibawah usia 40 tahun, 90% melaporkan tidak adanya perubahan dalam nafsu seks atau fungsi setelah hormon seks diturunkan karena pengangkatan kedua rahim.Estrogen penting dalam menjaga kondisi dinding vagina dan elastisitasnya, serta dalam memproduksi cairan yang melembabkan vagina. Mereka juga membantu untuk menjaga tekstur dan fungsi payudara wanita. Pada pria, estrogen tidak memiliki fungsi yang diketahui. Namun, kadar yang terlalu tinggi dapat mengurangi selera seksual, menyebabkan kesulitan ereksi, pembesaran payudara, dan kehilangan rambut tubuh pada beberapa pria.Hormon estrogen adalah hormon steroid seks dengan 18 atom C dan dibentuk terutama dari 17-ketosteroid androstenedion. (Sarwono Prawirohardjo, ilmu kandungan) Hormon estrogen adalah hormon seks yang diproduksi oleh rahim untuk merangsang pertumbuhan organ seks, seperti; payudara dan rambut pubik; mengatur siklus menstruasi. Hormon Estrogen merupakan hormon steroid kelamin karena memiliki struktur kimia berintikan steroid dan secara fisiologik sebagian besar diproduksi oleh kelenjar endokrin sistem reproduksi. Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH.</p> <p>Estrogen dibagi menjadi dua, yaitu:1. Estrogen Alami : Estrogen diproduksi oleh folikel ovarium, dan juga adrenal dan testis. Merupakan hormon steroid yang memiliki 18 atom kabon dengan cincin-A (aromatik) tidak tersaturasi.2. Estrogen Sintetis : Senyawa sintetis (buatan) yang mempunyai efek estrogenik kuat bila diberikan secara oral.Berdasarkan struktur kimia, estrogen yang digunakan dalam terapi dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu: 1. Steroid Ketiga estrogen alami utama dalam perempuan estron (E1), estradiol (E2), dan estriol (E3). Estradiol (E2) adalah bentuk dominan pada wanita tidak hamil, estron diproduksi selama menopause, dan estriol merupakan estrogen utama kehamilan. Dalam tubuh ini semua diproduksi dari androgen melalui tindakan enzim. Meskipun orang sering menganggap estrogen sebagai entitas tunggal, hormon ini sebenarnya tiga molekul biokimiawi berbeda yang secara alami tubuh memproduksi Ketiga molekul estrogen memiliki kegiatan yang berbeda yang membuat mereka lebih atau kurang "estrogenik:". Estrone lebih lemah dari estradiol. Estron dibuat dari lemak tubuh.Dari menarche dengan menopause estrogen utama adalah 17-estradiol. Pada wanita postmenopause lebih estron hadir dari estradiol. Ia wujud dengan banyak untuk wanita yang putus-haid.Estradiol adalah dihasilkan dari testosteron dan estron dari androstenedion oleh aromatase. Estradiol dibuat dari ovarium, dan memberikan penampilan wanita melengkung mereka. Estriol hadir dalam jumlah kecil dan sebagian besar dibuat selama kehamilanPremarin, obat estrogenik sering diresepkan, mengandung estrogen dan steroid equilin equilenin, selain estron sulfat tetapi karena resiko kesehatan, lebih banyak estrogen genetik bernama Progynova (estradiol valerat) sekarang lebih sering diresepkan.2. Nonsteroid Berbagai bahan sintetis dan alami telah diidentifikasi yang juga memiliki aktivitas estrogenik. a. Zat sintetis dari jenis ini dikenal sebagai xenoestrogens. b. Tanaman produk dengan aktivitas estrogenik yang disebut fitoestrogen. c. Yang dihasilkan oleh jamur yang dikenal sebagai mycoestrogensFungsi Estrogen yang umumnya diproduksi oleh rahim yakni : 1. merangsang pertumbuhan organ seks anak perempuan, seperti halnya payudara dan rambut kelamin, dikenal sebagai karakteristik seks sekunder.2. Estrogen juga mengatur siklus menstruasi.3. Menjaga kondisi dinding vagina dan elastisitasnya, serta dalam memproduksi cairan yang melembabkan vagina.4. Mereka juga membantu untuk menjaga tekstur dan fungsi payudara wanita.5. Mencegah gejala menopause seperti hot flushes (rasa panas didaerah tubuh bagian atas dan gangguan mood)6. Mempertahankan fungsi otak.7. Mengatur pola distribusi lemak di bawah kulit sehingga membentuk tubuh wanita yang feminine8. Meningkatkan pertumbuhan dan elastisitas serta sebagai pelumas sel jaringan (kulit, saluran kemih, vagina, dan pembuluh darah).9. Estrogen juga mempengaruhi sirkulasi darah pada kulit, mempertahankan struktur normal kulit agar tetap lentur, menjaga kolagen kulit agar terpelihara dan kencang serta mampu menahan air10. Produksi sel pigmen kulit11. Pada pria, estrogen tidak memiliki fungsi yang diketahui. Namun, kadar yang terlalu tinggi dapat mengurangi selera seksual, menyebabkan kesulitan ereksi, pembesaran payudara, dan kehilangan rambut tubuh pada beberapa pria.3. Hormon EstrogenDampak jangka panjang akibat berkurangnya hormon estrogen adalah:a. Meningkatnya risiko Osteoporosis ( patah tulang ).b. Meningkatnya risiko penyakit jantung koroner.c. Meningkatnya risiko dimensia ( linglung ).d. Meningkatnya risiko kanker usus besar.Meningkatnya Hormon Estrogen Indikasia. Kontrasepsib. Vaginitis atrofikc. Osteoporosisd. Penyakit kardiovaskuler yang terkait menopausee. Perdarahan menstruasi hemoragikf. Kegagalan perkembangan ovariumg. Hirsutismeh. Kanker prostateKontraindikasia. Kehamilan teratogenikb. Neoplasma yang tergantung estrogenc. Perdarahan pervaginamd. Kerusakan hatie. Kelainan tromboembolikEfek Sampinga. Nausea (memburuk pada waktu pagi, kemudian terjadi toleransi)b. nyeri tekan payudara dan edemac. ginekomastiad. (Peran estrogen dalam mengubah risiko penyakit kardiovaskuler belum jelas)FarmakokinetikSebagian besar estrogen diabsorpsi dengan baik secara oral. Estrogen cenderung cepat didegradasi oleh hati selama lintasan pertama dari saluran cerna. Metabolitnya adalah glukororonida dan konjugat sulfide yaitu estradiol, estron dan estriol.OBATSIFAT</p> <p>ESTROGEN</p> <p>Estradiol (mis. Estraderm)Estrogen endogen paling poten yang disekresi oleh ovarium. Transdermal/IM/PO. Mengurangi osteoporosis pada wanita pasca menopause. Bentuk oral dimetabolisme menjadi estron (kurang aktif)</p> <p>17-etinil estradiol (mis. Estynil dan MestranolPotensi tinggi, tidak didegradasi selama metabolisme lintasan pertama (enzim hati tidak mengenal estrogen yang diubah susunan kimianya ini). Digunakan sebagai kombinasi dengan progestin untuk kontrasepsi.</p> <p>Estrogen Terkonjugasi (Premarin)Ester sulfat dari substansi estrogenik. Kurang poten dibanding estradiol. Oral,IV,atau preparat vaginal efektif</p> <p>Dietilstillbesterol (DES) (Stilphostrol)Estrogen nonsteroid. Semua obat di atas adalah steroid. Sama kuat dengan estradiol. Dulu digunakan oleh wanita hamil untuk mencegah abortus iminens. Sistem reproduksi anak yang dilahirkan oleh ibu yang terpajan DES lebih mungkin abnormal secara fungsional dan struktural (dianjurkan pemeriksaan genital tahunan). Metabolisme lambat memungkinkan pemberian oral,topikal, atau IV dengan interval dosis lebih lebar dari kebanyakan preparat lain.</p> <p>Antiestrogen</p> <p>KlomifenBersaing dengan estrogen untuk reseptor estrogen intrasel. Jadi, kerja estrogen endogen menurun. Fungsi penting estrogen endogen adalah penghambatan umpan balik hipotalamus dan hipofisis. Pencegahan penghambatan umpan balik(oleh klomifen) mengakibatkan meningkatnya pelepasan gonadotropin. Hal ini menyebabkan stimulasi ovarium, ovulasi, dan pemeliharaan korpus luteum. Digunakan untuk mengobati infertilitas pada wanita. Dosis tinggi dapat menyebabkan pembesaran ovarium dan kista. Bisa terjadi kehamilan multipel yang tidak diharapkan</p> <p>Progestin</p> <p>Prigesteron (Progestaject)Hanya IM. Terutama untuk mengobatikelainan menstruasi</p> <p>Medroksiprogesteron (Depo-Provera)PO/IM. Digunakan untuk amenore sekunder dan perdarahan uterus abnormal yang diinduksi hormon. Depot IM dapat mempunyai kerja lama. Harus dihindari pada wanita yang berpotensi hamil dalam waktu dekat</p> <p>Megestrol (mis. Megace)Kemoterapi paliatif untuk kanker payudara atau endometrium</p> <p>Noretindron (mis. Norlutin)Obat oral yang poten</p> <p>B. Hormon ProgesteronProgesteron merupakan hormon dari golongan steroid yang berpengaruh pada siklus menstruasi perempuan, kehamilan dan embriogenesis. Progesteron tergolong kelompok hormon progestogen, dan merupakan hormon progestogen yang banyak terdapat secara alami. Hormon ini merupakan bentukan dari pregnenolon yang dihasilkan oleh kelenjar dan berasal dari kolesterol darah. Progesteron bertanggung jawab pada perubahan endometrium pada paruh kedua siklus mestruasi dan perubahan siklik dalam serviks serta vagina. Progesteron menyiapkan lapisan uterus (endometrium) untuk penempatan telur yang telah dibuahi dan perkembangannya, dan mempertahankan uterus selama kehamilan.Progesteron diproduksi dan disekresi di ovarium, terutama dari korpus luteum pada fase luteal atau sekretoris siklus haid. Selain itu, hormon ini juga disintesis di korteks adrenal, testis dan plasenta. Sintesis dan sekresinya dirangsang oleh LH. Pada pertengahan fase luteal kadarnya mencapai puncak kemudian akan menurun dan mencapai kadar paling rendah pada akhir siklus haid, yang diakhiri dengan perdarahan haid. Bila terjadi konsepsi, implantasi terjadi 7 hari setelah fertilisasi dan segera terjadi perkembangan trofoblas yang mengeluarkan hormon gonadotropin korion ke dalam sirkulasi.Hormon ini akan ditemukan di urin beberapa hari sebelum taksiran waktu perdarahan haid yang berikutnya. Pada bulan pertama kehamilan fungsi korpus luteum akan dipertahankan dan hormon gonadotropin akan terus disekresi sampai akhir kehamilan trimester I. Pada bulan kedua dan ketiga plasenta yang sedang tumbuh mulai mensekresi estrogen dan progesteron, mulai saat ini sampai partus,korpus luteum tidak diperlukan lagi. Sekresi progesteron selama fase folikuler hanya beberapa milligram sehari, kemudian kecepatan sekresi ini terus meningkat menjadi 10 sampai 20 mg pada fase luteal sampai beberapa ratus milligram pada akhir masa kehamilan. Pada pria sekresi ini hanya mencapai 1-5 mg sehari, dan nilai ini kira-kira sama dengan wanita pada fase folikuler.Progesteron dibagi menjadi dua, yaitu:1. Progesteron alami : Homon steroid 21-karbon yang diproduksi oleh korpus luteum dan plasenta. Menyebabkan perubahan sekresi pada fase poliferatif endometrium. Perubahan ini sangat penting pada awal kehamilan.2. Progesteron sintetis : Efek hormon sintetis mirip dengan progesteron alami. Sebagaian besar efek biologisnya bergantung pada interaksi dengan estrogen (Buku Saku Ilmu Kandungan, 2003)Bagaimana dan dari manakah sebenarnya hormon Progesteron itu dihasilkan, berikut adalah uraiannya.Sistem hormonal yang mempengaruhi siklus menstruasi adalah:1. FSH-RH (follicle stimulating hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan FSH2. LH-RH (luteinizing hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan LH 3. PIH (prolactine inhibiting hormone) yang mengha...</p>