makalah fix.docx

Download Makalah fix.docx

Post on 17-Nov-2015

218 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

KWN

TRANSCRIPT

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan yang Maha Esa atas berkah dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah wawasan kebangsaan yang berjudul Pengaruh Bahasa Indonesia dalam Pergaulan Siswa SMAN 16 Surabaya Terhadap Perkembangan Pendidikan di Surabaya dengan baik. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Wawasan Kebangsaan.Dalam pembuatan makalah ini menemukan berbagai kendala tetapi dnegan kerja keras dan anugerah dari Tuhan yang Maha Esa penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Terima kasih kami ucapkan kepada :1. Bapak Edi Santoso selaku dosen pengampu mata kuliah Wawasan Kebangsaan yang dengan sabar dan penuh dedikasi tinggi untuk membantu kami dalam tugas ini.2. Teman-teman satu kelompok. 3. Adik-adik di SMAN 16 Surabaya.4. Semua pihak yang tidak kami sebutkan satu per satu yang telah membantu dalam pengerjaan makalah ini.Tidak ada yang sempurna di dunia ini karena kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.Penulis mengharap kritik dan saran dari para pembaca guna memperbaiki kualitas dalam penyusunan makalah lainnya.Dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca semua.

Surabaya, 12 Maret 2015

Tim PenyusunDAFTAR ISI

Halaman Judul iKata Pengantar 1Daftar Isi2Abstrak 3BAB I PENDAHULUAN 51.1 Latar Belakang 51.2 Rumusan Masalah 61.3 Tujuan 71.4 Manfaat 71.3 Metode Penelitian 7BAB II DASAR TEORI 82.1 Pengertian Bahasa82.2 Fungsi Bahasa82.3 Pengertian Bahasa Gaul92.3.1 Karakteristik Bahasa Gaul ...102.3.2 Struktur dalam Bahasa Gaul ....112.4 Faktor-Faktor Maraknya Bahasa Gaul di Kalangan Remaja13BAB III ANALISA DATA 153.1 Data Penilitian153.2 Pembahasan16BAB IV PENUTUP194.1 Kesimpulan 194.2 Saran19Daftar Pustaka 20Lampiran21

ABSTRAKPenggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar makin lama makin terkikis, terutama di kalangan generasi muda. Tidak hanya dalam aspek pendidikan, fenomena penggunaan bahasa Indonesia yang kurang baik dan benar muncul di beberapa daerah yang mulai terkena demam luar negeri atau globalisasi. Penggunaan bahasa gaul yang semakin marak di kalangan remaja merupakan ancaman yang sangat serius terhadap bahasa indonesia dan pertanda kemampuan berbahasa generasi muda zaman sekarang yang semakin buruk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pudarnya penggunaan Bahasa Indonesia di kalangan remaja, mengetahui faktor dan dampak dari penggunaan Bahasa Indonesia populer di kalangan remaja, serta mengtahui upaya peningkatan mutu Bahasa Indonesia agar tidak tergeser oleh Bahasa Asing/Bahasa Indonesia Populer. Metode penelitian digunakan berupa survey terhadap sampel pelajar SMA 16 Surabaya secara acak serta studi literatur. Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan remaja mulai pudar disebabkan oleh kebiasaan remaja dalam menggunakan bahasa Indonesia poluler (gaul) dan mengabaikan kaidah penggunaan bahasa Indonesia yang benar. Faktor yang menyebabkan para remaja lebih cepat menyerap Bahasa Asing/Bahasa Indonesia popular (gaul) daripada Bahasa Indonesia yang baik dan benar ialah media massa dan jejaring sosial. Upaya penanggulangan yang menarik minat remaja agar penggunaan Bahasa Indonesia tidak tergeser oleh Bahasa Asing/Bahasa Indonesia Populer ialah film sebagai media kampanye atau percontohan bahasa Indonesia yang baik dan benar

Kata kunci : Remaja, Bahasa Indonesia, Bahasa Gaul, Globalisasi, Media

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangBahasa merupakan suatu alat yang dibutuhkan dalam manusia untuk berkomunikasi. Dengan bahasa seseorang dapat lebih mudah untuk mengungkapkan gagasan, pikiran dan keinginannya dalam menyampaikan pendapat dan informasi.Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar makin lama makin terkikis, terutama di kalangan generasi muda. Dari penuturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh di Suara Merdeka 27 Mei 2012, pada tahun ajaran 2011 - 2012 siswa SMU, SMK dan MA yang tidak lulus sebagian besar jatuh di nilai Bahasa Indonesia dan Matematika. Hal tersebut terbukti dari provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki presentase siswa tidak lulus sejumlah 5,5% dan Gorontalo 4,45%. Ketidaklulusan itu disebabkan oleh jatuhnya nilai di kedua mata pelajaran tersebut. Jika kita kembali melihat bahwa sejak mereka bersekolah di sekolah dasar hingga melepas seragam putih abu-abu, Bahasa Indonesia telah menjadi makanan sehari-hari siswa Indonesia selama 12 tahun. Siswa SMU di jurusan IPA, IPS, dan Bahasa tetap bertemu dengan pelajaran Bahasa Indonesia. Tetapi, kualitas para siswa dalam berbahasa masih jauh dari apa yang dicita-citakan sebelumnya, yakni dapat berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.Dampak dari peristiwa itu terlihat ketika mereka memasuki bangku kuliah.Kesalahan-kesalahan dalam berbahasa baik secara lisan atau tulisan banyak terlihat.Bukan hanya dari aspek pendidikan, terlihat di beberapa daerah mulai terkena demam luar negeri atau globalisasi. Ditandai dengan terjadinya perubahan-perubahan pada eksistensi bahasa Indonesia terutama pada bahasa Indonesia populer. Masalah yang terlihat di era globalisasai ini ketika ketahanan bahasa Indonesia diuji karena mulai menurunnya kecintaan dan kebanggaan masyarakat berbahasa persatuan di negeri ini. Dengan zaman yang modern dan canggih perkembangan bahasa indonesia populer menjadi sangat pesat.Pada generasi anak remaja sekarang menganggap kalau tidak mengerti bahasa gaul berarti remaja tersebut tidak gaul atau mereka yang berlomba-lomba untuk mempelajari bahasa lain disebabkan oleh negara asal idola mereka. Ironisnya, dari rasa malu tersebut membuat mereka tidak peduli lagi dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik sesuai EYD bahkan sampai membuat bahasa asing menjadi kosa kata baru dalam bahasa Indonesia di era ini.Bahasa Indonesia populer pun makin meraja dikalangan masyarakat terutama para remaja, bahkan tak jarang orang berpendidikan pun memakai bahasa populer. Baik dalam bentuk lisan maupun tulisan dan juga dalam waktu formal maupun nonformal. Hal ini dikarena pengaruh globalisasi dengan tekonologi yang canggih, yang mampu memengaruhi bahasa populer tersebut menjadi bahasa sehari-hari mereka dalam bermasyarakat.Penggunaan bahasa gaul yang semakin marak di kalangan remaja merupakan ancaman yang sangat serius terhadap bahasa indonesia dan pertanda semakin buruknya kemampuan berbahasa generasi muda zaman sekarang. Sehingga tidak dapat dipungkiri suatu saat bahasa Indonesia bisa hilang karena tergeser oleh bahasa gaul di masa yang akan datang. Dengan adanya dampak positif maupun negatif yang ada membuat di era globalisasi yang dapat mengubah segalanya. Banyak pengaruh globalisasi bagi eksistensi bahasa Indonesia populer, sehingga memunculkan masalah-masalah sosial baru.1.2 Rumusan Masalah1. Mengapa penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan remaja mulai pudar ?2. Apa yang menyebabkan para remaja lebih cepat menyerap Bahasa Asing/Bahasa Indonesia popular (gaul) daripada Bahasa Indonesia ?3. Bagaimana upaya kita agar penggunaan Bahasa Indonesia tidak tergeser oleh Bahasa Asing/Bahasa Indonesia Populer ?

1.3 TujuanTujuan dari pembuatan makalah ini antara lain :1. Mengetahui faktor dan dampak dari penggunaan Bahasa Indonesia populer di kalangan remaja2. Meningkatkan mutu Bahasa Indonesia agar tidak tergeser oleh Bahasa Asing/Bahasa Indonesia Populer3. Mengetahui penyebab pudarnya penggunaan Bahasa Indonesia di kalangan remaja

1.4 ManfaatManfaat dibuatnya makalah ini antara lain untuk memberikan informasi kepada masyarakat khususnya remaja tentang pengaruh Bahasa Asing yang akan menggeser penggunaan Bahasa Indonesia serta terbentuknya upaya masyarakat khususnya remaja untuk tetap menjaga dan melestarikan Bahasa Indonesia.

1.5 Metode PenelitianDi dalam makalah terdapat dua metode penelitian yang akan digunakan antara lain metode kuantitatif berupa survey terhadap remaja dan masyarakat serta metode kuantitatif berupa studi literatur.

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian BahasaDalam Kamus Besar Bahasa Indonesia secara terminologi mengartikan bahasa sebagai sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengindentifikasikan diri. Bahasa adalah bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia, bukan bunyi yang dihasilkan alat lain. Bahasa berasal dari udara yang keluar dari paru-paru menggetarkan pita suara di kerongkongan dan kemudian terujar lewat mulut.Abidin, dkk (2010 : 1 )(Abidin, 2010)Menurut Keraf (1984:5), memberikan dua pengertian bahasa. Pengertian pertama menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.Kedua, bahasa adalah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa bahsa adalah bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia yang digunakan untuk berkomunikasi atau berinteraksi antara anggota masyarakat.(Keraf,1984)2.2 Fungsi BahasaFungsi bahasa menurut Abidin, dkk ( 2010 : 3 ) menjelaskan bahwa fungsi utama bahasa adalah sebagai media komunikasi, tetapi selain sebagai media komunikasi bahasa juga memiliki fungsi lain yaitu :

1. Fungsi ekspresifBahasa dapat digunakan untuk mengekspresikan ide, gagasan, dan pengelaman.Contohnya dalam puisi.Pengarang mengeksperikan ide, gagasan dan pengalamanya dengan bahasa yang ditulis per bait yang disebut puisi.2. Fungsi estetisBahasa sebagai media yang indah untuk menyampaikan pesan.Fungsi estetis ini biasa diwujudkan dalam bentuk karya sastra.3. Fungsi informativeArtinya bahasa dapat digunakan untuk menginformasikan sesuatu kepada orang lain.4. Alat fungsionalArtinya bahasa dapat dijadikan sebagai alat untuk mencapai tujuan tertentu.2.3 Pengertian B