immersed&networked fix.docx

Download IMMERSED&NETWORKED fix.docx

Post on 22-Dec-2015

24 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BAB IPENDAHULUAN

A. Latar Belakang MasalahPerencanaan pembelajaran pada hakikatnya adalah rangkaian isi dan kebutuhan pembelajaran yang bersifat menyeluruh dan sistematis yang digunakan sebagai pedoman dari guru dalam mengelola proses pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran terpadu sangat ditentukan oleh seberapa jauh pembelajaran terpadu itu direncanakan dan dikemas sesuai dengan kondisi peserta didik seperti minat, bakat, kebutuhan dan kemampuan peserta didik. Melalui pembelajaran tepadu, peserta didik dapat memperoleh pengetahuan langsung sehingga dapat menambah kekuatan untuk menerima, menyimpan, dan merapkan konsep yang telah dipelajarinya. Dengan demikian peserta didik terlatih untuk menemukan sendiri berbagai konsep yang dipelajari secara menyeluruh (holistis), bermakna, autentik dan aktif. Cara pengemasan pengalaman belajar yang dirancang guru sangat berpengaruh terhadap kebermaknaan pengalaman bagi para peserta didik. (Trianto, 2010:7).Pembelajaran terpadu merupakan suatu pendekatan dalam pembelajaran yang secara sengaja mengaitkan beberapa aspek baik dalam intra mata pelajaran maupun antar mata pelajaran. Dengan adanya pemaduan itu peserta didik akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara utuh sehingga pembelajaran menjadi bermakna bagi peserta didik. Pembelajaran terpadu sangat memperhatikan kebutuhan anak sesuai dengan perkembangannya yang holistic dengan melibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran baik fisik maupun emosionalnya.Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan yang memperhatikan dan menyesuaikan pemberian konsep sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Pendekatan berangkat dari teori yang menolak drill-system sebagai dasar pembentukan pengetahuan dan struktur intelektual anak (Depdikbud dalam Lutfiana, 2006; 12).Pembelajaran terpadu sebagai suatu konsep dapat dikatakan sebagai suatu pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman bermakna kepada anak didik. Dikatakan bermakna karena dalam pengajaran terpadu, anak akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari itu melalui pengamatan langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang mereka pahami (Trianto, 2010:57). Pembelajaran terpadu menurut Prabowo (2000; 1) adalah suatu proses pembelajaran dengan melibatkan berbagai bidang studi. Pendekatan pembelajaran seperti ini diharapkan akan dapat memberikan pengalaman yang bermakna kepada peserta didik. Arti bermakna di sini adalah dalam pembelajaran terpadu anak diharapkan dapat memperoleh pemahaman terhadap konsep-konsep yang mereka pelajari dengan melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah mereka pahami.Secara umum dalam pembelajaran terpadu dikenal 3 cara memadukan kurikulum, yaitu: perpaduan di dalam satu disiplin ilmu, perpaduan beberapa disiplin ilmu, dan perpaduan di dalam dan beberapa disiplin ilmu. Prabowo (2000:3) mengatakan bahwa pembelajaran terpadu sebagai suatu proses mempunyai beberapa ciri yaitu: (1) berpusat pada siswa (student centered), (2) proses pembelajaran mengutamakan pemberian pengalaman langsung, dan (3) pemisahan antar bidang studi tidak terlihat jelas. Adapun menurut Robin Fogarty(1991; xv), ditinjau dari cara memadukan konsep, keterampilan, topik, dan unit tematisnya, (1991) terdapat sepuluh cara atau model dalam merencanakan pembelajaran terpadu. Kesepuluh cara atau model tersebut adalah tipe fragmented, connected, nested, sequenced, shared, webbed, threaded, integrated, immersed, dan networked. Dari sepuluh tipe tersebut, tiga tipe pertama yakni fragmented, connected, dan nested, merupakan perpaduan kurikulum di dalam satu disiplin ilmu (mata pelajaran). Sedangkan tipe sequenced, shared, webbed, threaded, dan integrated merupakan perpaduan kurikulum dalam beberapa disiplin ilmu, dan dua tipe terakhir yakni immersed, dan networked merupakan perpaduan kurikulum di dalam dan beberapa disiplin ilmu.Pembahasan pada makalah ini diarahkan kepada pembelajaran terpadu tipe Immersed dan Networked. Tipe Immersed dimana pembelajaran dirancang agar setiap individu dapat memadukan semua data dari beberapa bidang ilmu dan menghasilkan pemikiran sesuai bidang minatnya. Sementara tipe networked pembelajaran berupa kerjasama antara siswa dengan seorang ahli dalam mencari data, keterangan, atau lainnnya yang berhubungan dengan mata pelajaran yang disukainya atau yang diminatinya, sehingga siswa secara tidak langsung mencari tahu dari berbagai sumber.

B. Rumusan Masalah1. Apa yang dimaksud dengan model pembelajaran terpadu tipe immersed?2. Bagaimana karakteristik pembelajaran terpadu tipe immersed?3. Bagaimana langkah-langkah pembelajaran terpadu tipe immersed?4. Bagaimana penerapan pembelajaran terpadu tipe immersed?5. Apa saja kelebihan dan kekurangan pembelajaran terpadu tipe immersed?6. Apa tujuan model pembelajaran tipe immersed?7. Apa yang dimaksud dengan model pembelajaran terpadu tipe networked?8. Bagaimana karakteristik pembelajaran terpadu tipe networked?9. Bagaimana langkah-langkah pembelajaran terpadu tipe networked?10. Bagaimana penerapan pembelajaran terpadu tipe networked?11. Apa saja kelebihan dan kekurangan pembelajaran terpadu tipe networked?12. Apa tujuan model pembelajaran tipe networked?

C. Tujuan Penulisan1. Mendeskripsikan model pembelajaran terpadu tipe immersed.2. Untuk mengetahui bagaimana karakteristik pembelajaran terpadu tipe immersed3. Memaparkan langkah-langkah pembelajaran terpadu tipe immersed.4. Mendeskripsikan contoh penerapan terpadu tipe immersed.5. Mendeskripsikn kelebihan dan kekurangan pembelajaran terpadu tipe immersed.6. Mendeskripsikan tujuan model pembelajaran tipe immersed.7. Mendeskripsikan model pembelajaran terpadu tipe networked.8. Untuk mengetahui bagaimana karakteristik pembelajaran terpadu tipe networked.9. Memaparkan langkah-langkah pembelajaran terpadu tipe networked.10. Mendeskripsikan penerapan sains terpadu tipe networked.11. Mendeskripsikn kelebihan dan kekurangan pembelajaran terpadu tipe networked.12. Mendeskripsikan tujuan model pembelajaran tipe networked.

D. Manfaat PenulisanAdapun manfaat dari penulisan makalah ini yaitu:1. Dapat dijadikan sebagai bahan bacaan mahasiswa calon guru2. Memberikan pengetahuan mengenai model pembelajaran terpadu tipe Immersed dan Networked.

BAB IIPEMBAHASAN

A. Model Pembelajaran Terpadu Tipe Immersed1. Pengertian Model Pembelajaran Terpadu Tipe Immersed.

Pembelajaran terpadu tipe Immersed (pembenaman) yaitu suatu pembelajaran yang menggunakan pendekatan antar disiplin ilmu, dimana siswa dapat memadukan semua data dari setiap bidang ilmu dan menghasilkan pemikiran sesuai bidang minatnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari (Fogarty, 1991). Fogarty (1991) mengemukakan bahwa ada sepuluh tipe pembelajaran terpadu, pada tipe immersed perpaduan dilakukan oleh siswa, guru hanya menyediakan fasilitasdan mengarahkan proses perpaduan yang dilakukan siswa, tipe immersed hanya sesuai untuk siswa dengan tingkat pemikiran yang sudah tinggi.Model Immersed adalah model pembelajaran terpadu yang berpusat untuk memadukan kebutuhan para siswa/mahasiswa, dimana mereka akan melihat apa yang dipelajarinya dari minat dan pengalaman mereka sendiri. Keterpaduan secara internal dan intrinsic dicapai oleh siswa/mahasiswa yang belajar dengan sedikit atau tanpa intervensi dari luar atau ekstrinsik. Setiap individu memadukan semua data, ide-ide melalui bidang yang sangat diminatinya. Pendekatan ini umumnya dilakukan oleh mahasiswa baik mahasiswa S1, S2, maupun S3.2. Karakteristik Model Pembelajaran Terpadu Tipe Immersed.Pembelajaran terpadu tipe immersed merupakan pembelajaran yang dirancang agar setiap individu dapat memadukan semua data dari beberapa bidang ilmu dan menghasilkan pemikiran sesuai bidang minatnya. Pembelajaran immersed ini memerlukan kemampuan berpikir yang tinggi pada anak.Tipe ini tidak mengharuskan sebuah perancangan yang rumit. Tipe ini dapat berlangsung secara otomatis karena proses perpaduan terjadi secara internal dalam diri pebelajar, akan tetapi sekali tipe ini dipakai, maka tim pengajar harus dapat memfasilitasi proses perpaduan dengan memperhitungkan materi pembelajaran yang luas, variasi materi pembelajaran, yang dipadukan dengan berbagai keterampilan, konsep, dan sikap kerja yang baik dari pebelajarimmersed(Fogarti, 1991; 86).Menurut Suprayekti (2003; 69) arti harfiah dari kataimmersedadalah pencelupan atau pembenaman. Pada pembelajaran terpadu tipe ini, seluruh mata pelajaran merupakan bagian dari sudut pandang keahlian para siswa secara individu. Para siswa menyaring sendiri seluruh konsep yang dipelajarinya menurut sudut pandang mereka sendiri dan meleburkan atau membenamkan diri mereka dalam pengalaman melalui kegiatan yang dijalaninya.

3. Langkah-Langkah Model Pembelajaran Terpadu Tipe Immersed.Pada dasarnya langkah-langkah pembelajaran terpadu tipeimmersedmengikuti tahap-tahap yang dilalui dalam setiap pembelajaran terpadu yang meliputi tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi (Prabowo 2006; 4)a. Tahap perencanaan, terdiri dari :1) Menentukan jenis mata pelajaran yang dipadukan.2) Memilih kajian materi, standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator. Langkah ini akan mengarahkan guru untuk menentukan sub-keterampilan dari masing-masing keterampilan dalam satu unit pelajaran.3) Menentukan sub-keterampilan yang dipadukan. Secara umum, keterampilan-keterampilan yang harus dikuasai meliputi keterampilan berpikir (thinking skill), keterampilan sosial (social skill), dan keterampilan mengorganisasi (organizing skill) yang masing-masing terdiri atas sub-sub keterampilan.4) Merumuskan indikator hasil belajar. Berdasarkan kompetensi dasar dan sub-keterampilan yang telah dipilih, dirumuskan indikator. Setiap indikator dirumuskan berdasarkan kaidah penulisan yang meliputi:audience,behaviour,condition, dandegree.5) Menentukan langkah-langkah pembelajaran. Langkah ini diperlukan sebagai strategi guru un