i made domy astika

Download i made domy astika

Post on 31-Dec-2016

241 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • TESIS

    ANGKA CD4 NADIR RENDAH 200 SEL/L SEBAGAIFAKTOR RISIKO NYERI NEUROPATIK PADA

    PENDERITA HUMAN IMUNODEFICIENCY VIRUSDI RSUP SANGLAH DENPASAR

    I MADE DOMY ASTIKA

    PROGRAM PASCASARJANAUNIVERSITAS UDAYANA

    DENPASAR2014

  • TESIS

    ANGKA CD4 NADIR RENDAH 200 SEL/L SEBAGAIFAKTOR RISIKO NYERI NEUROPATIK PADA

    PENDERITA HUMAN IMUNODEFICIENCY VIRUSDI RSUP SANGLAH DENPASAR

    I MADE DOMY ASTIKANIM 0914068201

    PROGRAM MAGISTERPROGRAM STUDI ILMU BIOMEDIK

    PROGRAM PASCASARJANA

  • UNIVERSITAS UDAYANADENPASAR

    2014ANGKA CD4 NADIR RENDAH 200 SEL/L SEBAGAI

    FAKTOR RISIKO NYERI NEUROPATIK PADAPENDERITA HUMAN IMUNODEFICIENCY VIRUS

    DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAHDENPASAR

    Tesis untuk Memperoleh Gelar Magisterpada Program Magister, Program Studi Ilmu Biomedik

    Program Pascasarjana Universitas Udayana

    I MADE DOMY ASTIKANIM 0914068201

    PROGRAM MAGISTER

  • PROGRAM STUDI ILMU BIOMEDIKPROGRAM PASCASARJANA

    UNIVERSITAS UDAYANADENPASAR

    2014

    TESIS INI TELAH DISETUJUI

    TANGGAL 17 APRIL 2014

    Pembimbing I,

    Prof. Dr. dr. A.A Raka Sudewi, SpS(K)NIP 195902151985102001

    Pembimbing II,

    Dr. dr. Thomas Eko Purwata, Sp.S(K)NIP 195610101983121001

    Mengetahui

    Ketua Program Studi Ilmu BiomedikProgram PascasarjanaUniversitas Udayana

    Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And, FAACSNIP 194612131971071001

    DirekturProgram PascasarjanaUniversitas Udayana,

    Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K)NIP 195902151985102001

  • Tesis Ini Telah Diuji pada

    Tanggal 17 April 1014

    Panitia Penguji Tesis Berdasarkan SK Rektor

    Universitas Udayana no. : 951/UN.14.4/HK/2014

    Ketua : Prof. Dr. dr. A.A. Raka sudewi, SpS (K)

    Sekretaris : Dr. dr. Thomas Eko Purwata, Sp.S(K)

    Anggota :

    1. Prof. dr. N. Tigeh Suryadhi, MPH, Ph.D

    2. dr. IGN. Purna Putra, Sp.S(K)

    3. dr. I Made Oka Adnyana, Sp.S(K)

  • UCAPAN TERIMA KASIH

    Pertama-tama perkenankanlah penulis memanjatkan puji syukur kehadapanIda Sang Hyang Widhi Wasa/ Tuhan Yang Maha Esa, karena atas asung waranugraha-Nya maka tesis ini dapat diselesaikan sebagai persyaratan untukmendapatkan gelar dokter spesialis saraf

    Pada kesempatan ini perkenankanlah penulis mengucapkan terima kasih yangsebesar-besarnya kepada Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K), pembimbingutama penelitian dan Dr. dr. Thomas Eko Purwata selaku pembimbing II yang denganpenuh perhatian dan kesabaran telah memberikan dorongan, semangat, bimbingandan saran selama penulis mengikuti pendidikan, khususnya dalam menyelesaikantesis ini. Terimakasih sebesar-besarnya penulis sampaikan kepada dr. I Made OkaAdnyana, Sp.S(K), Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis I Ilmu PenyakitSaraf FK UNUD/ RSUP Sanglah atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan kepadapenulis untuk mengikuti dan menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis I IlmuPenyakit Saraf FK UNUD/RSUP Sanglah

    Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya penulis ucapkan kepada RektorUniversitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD(KEMD), atas kesempatandan fasilitas yang diberikan kepada penulis untuk mengikuti dan menyelesaikanPendidikan Dokter Spesialis I Ilmu Penyakit Saraf FK UNUD/RSUP Sanglah.Ucapan terima kasih ini juga ditujukan kepada Dekan Fakultas KedokteranUniversitas Udayana Prof. Dr. dr. Putu Astawa, Sp.OT(K) MKes, atas ijin yangdiberikan kepada penulis untuk mengikuti Pendidikan Dokter Spesialis I IlmuPenyakit Saraf FK UNUD/RSUP Sanglah. Ungkapan terimakasih juga penulissampaikan kepada Direktur Utama RSUP Sanglah Denpasar dr. I Wayan Sutarga,MPH atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan. Terimakasih sebesar-besarnyapenulis sampaikan kepada Kepala Bagian/ SMF Ilmu Penyakit Saraf FKUNUD/RSUP Sanglah Dr. dr. D.P.G. Purwa Samatra, Sp.S(K), atas kesempatan danfasilitas yang diberikan kepada penulis untuk mengikuti dan menyelesaikanPendidikan Dokter Spesialis I Ilmu Penyakit Saraf FK UNUD/RSUP Sanglah.Penulis juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua TKPPPDS I FK UNUD/ RSUP Sanglah, dr. Wayan Kondra, Sp.S(K), Ketua LitbangBagian/ SMF Ilmu Penyakit Saraf FK UNUD/RSUP Sanglah, Dr. dr. Thomas EkoPurwata, Sp.S(K), atas segala dorongan, bimbingan dan saran yang sangat berartibagi penulis selama mengikuti pendidikan ini. Terimakasih yang sebesar-besarnyajuga penulis haturkan kepada Kepala Divisi Tropik Bagian/ SMF Ilmu penyakitDalam FK UNUD/ RSUP Sanglah Denpasar, Prof. Dr. dr. Ketut Tuti Parwati Merati,Sp.PD(KPTI), yang telah memberikan ijin dan kesempatan untuk dilaksanakannyapenelitian ini di poliklinik VCT RSUP Sanglah Denpasar.

  • Ungkapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada seluruh supervisor diBagian/SMF Ilmu Penyakit Saraf FK UNUD/ RSUP Sanglah, dr. A.A.B.N. Nuartha,Sp.S(K), dr. I.G.N. Budiarsa, Sp.S, dr. I.G.N. Purna Putra, Sp.S(K), dr. Anna MaritaGelgel, Sp.S(K), dr. A.A.A. Putri Laksmidewi, Sp.S(K), dr. I.B. Kusuma Putra, Sp.S,dr. I Komang Arimbawa, Sp.S, dr. A.A.A. Meidiary, Sp.S, dr. Desak Ketut IndrasariUtami, Sp.S, dr. Putu Eka Widyadharma, MSc, Sp.S, dr. Kumara Tini, Sp.S, dr. NiMade Susilawathi, Sp.S, dr. Ida Ayu Sri Indrayani, Sp.S yang telah memberikansegala arahan, dorongan, bimbingan dan saran selama penulis mengikuti pendidikanini.

    Ungkapan terimakasih penulis tujukan kepada dr. Ni Ketut Ayu Sudiariani,Sp.S atas dorangan, motivasi dan doa spiritualnya selama saya mengikuti pendidikan.Ungkapan terimakasih penulis tujukan kepada dr. Dewa Ngurah Satriawan, dr.Yoanes, dr Ni Putu Witari, dr IGN Putra Martin Widanta, dr Ni Md Yuli Artini, drKhristi Handayani, dr Ernesta P. Ginting dan seluruh teman sejawat lainnya, pesertaPPDS I Ilmu Penyakit Saraf FK UNUD/RSUP Sanglah, atas kerjasama dan doronganselama penulis mengikuti pendidikan dan membantu pelaksanaan penelitian ini.Ucapan terimakasih juga penulis tujukan kepada seluruh peserta PPDS I IlmuPenyakit Saraf FK UNUD/RSUP Sanglah, atas kerjasama dan dorongan selamapenulis mengikuti pendidikan dan membantu pelaksanaan penelitian ini, tenagaparamedis dan non medis di bangsal dan poliklinik penyakit Saraf RSUP Sanglah,tenaga paramedis dan non medis di poliklinik VCT RSUP Sanglah atas jalinankerjasama, bantuan dan dorongan semangat selama penulis melaksanakan penelitianini.

    Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tulusdisertai penghargaan kepada seluruh pasien HIV dan keluarganya atas bantuan dankerjasamanya selama melaksanakan penelitian ini. Akhirnya penulis menyampaikanterimakasih yang tulus kepada kedua orangtua yang saya cintai, I Wayan Suatra danNi Wayan Dastri; ayah dan ibu mertua yang saya hormati, Drs. I Nyoman Sutjahya,Ida Ayu Rupini, Spd; istri dan anak-anak tersayang, Pande Dwi Intan Cahyani, S.H.,Ni Putu Ardhia Pramesti Putri Astika dan I Made Dwi Pramastha Putra Astika, yangtelah memberikan semangat dan dorongan baik material maupun moral dengan penuhpengorbanan telah memberikan kepada penulis kesempatan untuk lebihberkonsentrasi menyelesaikan pendidikan ini.

    Penulis telah berusaha membuat tesis ini dengan sebaik-baiknya namun tetapmenyadari bahwa tesis ini masih banyak kekurangan baik dari aspek materi danpenyajiannya. Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif demiperbaikan tesis ini.

    Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa akan selalumelimpahkan karunia-NYA kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaandan penyelesaian tesis ini.

  • Jadilah sekeras batu dalam mendidik diri sendiri dan selembut air dalam melayaniorang lain (Gede Prama)

  • ABSTRAK

    ANGKA CD4 NADIR RENDAH 200 SEL/LSEBAGAI FAKTOR RISIKO NYERI NEUROPATIK

    PADA PENDERITA HUMAN IMUNODEFICIENCY VIRUSDI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR

    Neuropati perifer adalah komplikasi neurologi yang paling sering dijumpaipada pasien dengan HIV/AIDS. Angka CD4 nadir yang rendah diduga berperanterhadap timbulnya kejadian nyeri neuropatik pada penderita HIV. Angka CD4 nadiryang rendah menunjukkan adanya viral load yang tinggi. Penyebab utama terjadinyanyeri neuropatik adalah kerusakan saraf tepi karena virus itu sendiri melalui sistemimunitas atau karena obat ARV. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui CD4 nadirrendah sebagai faktor risiko nyeri neuropatik pada penderita HIV di RSUP Sanglah.

    Penelitian ini merupakan penelitian kasus kontrol terhadap 66 penderita HIVyang menjalani pengobatan di poliklinik VCT RSUP Sanglah selama bulanNopember 2013 sampai Januari 2014. Subyek yang memenuhi kriteria eligibilitasdikelompokkan sebagai kasus dan kontrol masing-masing berjumlah 33 orang. Nyerineuropatik pada penderita HIV dinilai dengan Skala nyeri LANSS. Seluruh datadianalisis menggunakan SPSS 16.0 for windows. Data karakteristik dianalisis secaradeskriptif. Analisis bivariat untuk uji hipotesis variabel bebas dan variabel tergantungberskala nominal dengan metode Chi-Square. Tingkat hubungan antar variabel dinilaidengan Odds Ratio dan tingkat kemaknaan dengan = 5%.

    Hasil analisis data didapatkan penderita HIV dengan CD4 nadir 200 yangmengalami nyeri neuropatik sebanyak 27orang (81,8%) dengan karakteristik umurterbanyak pada kelompok 30 tahun yaitu 81,8% dan jenis kelamin terbanyak adalahperempuan (57,6%), sebagian besar ditemukan pada stadium HIV tinggi (stadium IIIdan IV) yaitu 90,9%. Lama menderita HIV 1 th sebanyak 75,8%, lama terapi ARV 6 bulan sebanyak 63,6% dan tinggi badan < 170 cm sebanyak 72,7%. Padaanalisis bivariat didapatkan hubungan bermakna antara CD4 nadir 200 dengannyeri neuropatik pada penderita HIV (p

  • ABSTRACT

    LOW NADIR CD4 200 CELL/l AS RISK FACTOR FOR NEUROPATHICPAIN IN HUMAN IMUNODEFICIENCY VIRUS PATIENT AT SANGLAH

    GENERAL HOSPITAL DENPASAR

    Peripheral neuropathy is a common neurological complication seen in patientwith HIV/AIDS. Low nadir C