gawat darurat kulit

Download GAWAT DARURAT KULIT

Post on 11-Jan-2016

76 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kesehatan

TRANSCRIPT

  • GAWAT DARURAT KULITSindroma Steven JohsonsTEN (toxic epidermal necrolysis)PEMPHIGUS VULGARISD. Eksfoliativa/ ERITRODERMAStaphylococcal Scalded Skin Syndrome

  • Sindrom Steven Johsons

    Bentuk severe (berat) dari Erythema Multiforme (EM): * kelainan kulit akut exantema sebagai reaksi intoleran, dg gamb klinis khas sbg. target lesion (=eritema sirkuler atau plak urtika dg. bag. tengahnya berlepuh).

  • STEVENS JOHNSON SYNDROMESinonim:ERITEMA EXUDATIVUM MULTIFORME MAJORECTO DERMOSIS EROSIVA PLURIORIFICIALIS

    SSJ: kelainan kulit & mukosa yang berat, akut, sering oleh krn reaksi thd obat, kadang kadang dpt ok infeksi. * ETIOLOGI :-1. ALERGI OBAT -2. INFEKSI

    * INSIDENS : 2-3 kasus / 1 juta populasi /thn (USA & Eropa) Wanita : laki2 = 1 : 2

  • GEJALA/GAMBARAN KLINIK :LESI KULIT : makula ireguler dg gambaran lesi target, bagian tengah berlepuh (vesikel/bula) 83% rash morbiliform, mula2 pd muka, leher, bag. tengah badan menyebar ke ekstrim. dan seluruh tubuh nikolskys sign +

    LESI MUKOSA (vesikula dan bula) : mulut, konjungtiva, anogenital pada 100%

  • Gejala konsitusi/umumPRODROMAL MENDADAK SUHU 39-400CSAKIT KEPALA, MALAISE, BATUK, PILEK, MULUT DAN TENGGOROK KERING/SAKITNADI LEMAH & CEPAT, PERNAFASAN CEPAT

    MULUT : STOMATITIS , VESIKEL, PSEUDO MEMBRAN (+), EKSUDASI, ULCERASI, FISURA PERDARAHAN dan SULIT MENELAN, bila mengering - KRUSTA HEMORAGIK pada bibir, dan HIPERSALIVASI.

    MATA, HIDUNG DAN ANOGENITAL :KONJUNGTIVITIS , ULKUS-KORNEA 91%RHINITIS &EPISTAKSIS,KRUSTA PD NARESBALANITIS & VULVOVAGINITIS

  • PREDILEKSI LESI : MUKA, LEHER, PUNGGUNG,TANGAN & KAKI, SELURUH TUBUHPerjalanan: progresif 4-5 hari,- fase statis/plateau sampai 2 minggu, reepiteliasasi: beberapa minggu. KOMPLIKASI :KERUSAKAN PADA BOLA MATA butaOESOFAGITISBONCHOPNEUMONIA 23%GANGGUAN ELEKTROLIT KARENA KERUSAKAN HEBAT, terutama pada bentuk lebih berat (TOKSIK EPIDERMAL NECROLYSIS)SKAR KONTRAKTUR, ALOPESIA, ANONYCHIA

  • DIAGNOSA BANDING SJS :1.DERMATITIS MEDIKAMENTOSA BERAT2 T E N3 PEMFIGUS VULGARIS4 BULOUS PEMFIGOIDDIAGNOSIS :1.KELAINAN PADA MUKOSA2 KELAINAN PADA KULIT3 KELAINAN PADA MATA

    PENGOBATAN & PERAWATAN :1. IDENTIFIKASI & ELIMINASI FAKTOR PEMICU 2 TX. MEDIKAMENTAOSA 3. TX. SUPORTIV :RAWAT INAP, INFUS

  • TERAPI Medikamentosa: Imunosupresif : Kortikosteroid dosis tinggi, jangka pendek, TAPPERING OFF (Dosis= 1 2,0 mg/Kg BB/hari) eg METIL PREDNISOLON, iv. atau Korton asetat (Kortison, dosis= 4 X 100 mg/hari i.m2. Imunoglobulin (IVIG)= 0,2-0,75 g/kg BB3. Plasmapheresis dan hemodialisis4. Siklofosfamid : inhibitor cellular mediated cytotoxic5. Thalidomide: inhibitor TNF-6. Antibiotika, antasida

  • Tx. Suportiv: 1. GARAM KCL 1 gr/hari UNTUK DEWASA 2. DIET RENDAH GARAM 3. LOKAL : * BASAH KOMPRES/KRIM ANTIBIOTIK * KERING KORTIKOSTEROID KRIM/OINMENT PERBAIKAN : dosis steroid oral -12 mg/hari (MP) = DOSIS PEMELIHARAAN

  • SJS predilection sites and distribution

  • PALM Lesi target

  • Kelainan kulit & mukosa( krusta hemoragik)

  • ARM CLOSE

  • PUNGGUNG

  • LEGS

  • LIPS

  • TOKSIK EPIDERMAL NEKROLISIS (T.E.N)Bentuk yang lebih berat dari SSJSINDROM KLINIK DENGAN GAMBARAN MIRIP COMBUSTIO, PENGELUPASAN EPIDERMIS BISA SELURUH TUBUH DAN BERSIFAT AKUT, SERING FATAL.PENYEBAB : NON INFEKSI, BIASANYA O.K ALERGI OBAT SISTEMIK

  • INSIDENSI.T.E.N- DAPAT TERJADI PADA SEMUA USIA

    DIAGNOSIS BANDING : - SSSS (=STAPHYCOCOCCAL-SCALDED SKIN SYNDROME), penyebab: toksinemia dari staphylococcus epidermolysis biasanya mengenai anak2 & lesi pd mukosa (-)

    - STEVENS JOHSONS SYNDROME

    - PEMFIGUS VULGARIS

  • DIAGNOSISANAMNESAGEJALA KLINIKPEMERIKSAAN LABORATORIK: - LED , lekositosis, anemia - hipoalbumin, hipoprotein - CD4 T cell , NK cell

  • PENGOBATANT.E.N :KORTIKOSTEROID DOSIS TINGGI, ANTIBIOTIK UNTUK INFEKSI SEKUNDERKESEIMBANGAN ELEKTROLITTERAPI SUPORTIV

  • OBAT-OBAT PENYEBAB A.L-TERUTAMA: DERIVAT SULFA, ANTIKONVULSAN dan NSAID- YANG LAIN: PIRAZOLON, SALISILAT ALLOPURINOL PENISILIN TETRASIKLIN FENIL BUTAZON BARBITURAT CARBAMAZEPIN (paling sering)

  • GAMBARAN AKUTLESI KULIT, MULAI LEHER, MUKA DAN MEJALAR KESELURUH TUBUH BERUPA ERITEM, BULA, PENGELUPASAN KULIT, NIKOLSKY SIGN +

    TAMPAK SAKIT, KESADARAN TURUN- KOMA

    KONJUGTIVITIS, RHINORRHOE, STOMATITIS DAN PERDARAHAN

  • DERMATITIS EKSFOLIATIVA/ ERITRODERMA

  • Suatu kelainan pada kulit dengan banyak penyebab, yang mengenai lebih dari 90% permukaan tubuh, yang ditandai dengan eritema dan exfoliasi (pengelupasan) terus menerus termasuk gawat darurat di kulit

    Juga dikenal dengan nama :Eritroderma GeneralisataWilson BruqaPitriasis Rubra (Hebra)

    DEFINISI

  • ETIOLOGI

  • Berhubungan dengan patogenesis penyakit yang mendasari

    PATOGENESIS

  • GAMBARAN KLINIS

  • Dermatitis eksfoliatif : psoriasisDermatitis eksfoliatif : drug-induced

  • Dermatitis eksfoliativa : cutaneous T cell lymphoma

  • e/c Sezary Syndre/c Seboroik

  • Laboratorium

    PEMERIKSAAN PENUNJANG

  • Histopatologi

  • DIFFERENTIAL DIAGNOSA Berdasar kausanya

  • Perawatan di rumah sakit dianjurkan untuk memperoleh perawatan medis dan pemeriksaan laboratorium yang lebih baik

    Rawat jalan dapat dipertimbangkan apabila pasien kooperatif, atau menunjukkan perbaikan

    Selalu monitoring kead umum krn kondisi dpt menurun krn pengaruh eksfoliasi yg ber>>PENATALAKSANAAN

  • PENGOBATANTx optimal tgt penyebab kelainan yg mendasarinya. Rx obat STOP obat yg dicurigaiRx sistemik tx diperthnkan s/ peny dasar sembuhPenggunaan emolien dpt meringankan gxSteroid topikal mengurangi proses peradanganEksfoliasi kronis ok psoriasis NB UVBEdukasi untuk menghindari traumaAnti histamin adekuat u/ pruritusKS sistemik jgn digunakan u/ yg disebabkan ok pso,Pd yg ok DS & DA sebaiknya KS digunakan scr cermatDosis awal equivalent dg 100-300 mg kortison/hr,Pemeliharaan equivalen dg 50 mg kortison/hr

  • KOMPLIKASI DAN PROGNOSIS

  • Definisi

    Staphylococcal scalded skin syndrome (SSSS) merupakan kelainan kulit ditandai dengan eksantem generalisata, lepuh luas disertai erosi dan deskuamasi superfisial.

    S.S.S.S ialah infeksi kulit oleh staphylococcus aureus tipe tertentu dengan ciri yang khas ialah terdapatnya epidermolisis*

  • Sinonim*penyakit Ritter von Rittershain

    dermatitis eksfoliativa neonatorum

  • Etiologi

    *

  • Pathogenesis

    Sebagai sumber infeksi ialah infeksi pada mata, hidung, tenggorok, dan telinga. Eksotoksin yang dikeluarkan bersifat epidermolitik (epidermolin, eksfoliatin) yang beredar di seluruh tubuh. *

  • Sampai pada epidermis dan menyebabkan kerusakan, karena epidermis merupakan jaringan yang rentan terhadap toksin ini. Pada kulit tidak selalu ditemukan kuman penyebab.*

  • *

  • Gejala Klinis*

  • eritema yang timbul mendadak pada muka, leher, ketiak

  • Gejala Klinis*

  • pengelupasan lembaran-lembaran kulit sehingga tampak daerah-daerah erosif

  • Gejala Klinis*

  • Daerah-daerah tersebut akan mengering dalam beberapa hari dan terjadi deskuamasi

  • *Komplikasi

  • Diagnosis Banding

    N.E.T SJS

    Kombustio (e.c kimia, panas)Impetigo*

  • PengobatanDicloxacilin - dosis dewasa 125-500 mg per oral setiap 6 jam (maksimal 2 g per hari) - dosis neonatal 4-8 mg/ kgBB per oral setiap 6 jam ( 40 kg 125-500 mg per oral setiap 6 jam).

  • 2. Cloxacillin - menghambat sintesis dinding sel bakteri. - Dosis cloxacillin pada dewasa yaitu 250-500 mg per oral setiap 6 jam- Dosis pada pediatrik yaitu pasien < 20 kg sebanyak 50-100 mg/ kg/ hari per oral dibagi setiap 6 jam (tidak boleh melebihi 4 g per hari). Pada anak > 20 kg diberikan dosis sesuai dengan dosis dewasa.

  • 3. Mupirocin (topikal)- berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara menghambat sintesis RNA dan protein. - Cara penggunaan adalah dioleskan tipis pada area yang terkena 2-5 kali per hari selama 5-14 hari

  • Prognosis

    Kematian dapat terjadi, terutama pada bayi berusia dibawah setahun, yang berkisar antara 1-10%.*