Echinoderm at A x.7 New

Download Echinoderm at A x.7 New

Post on 21-Jun-2015

424 views

Category:

Documents

5 download

TRANSCRIPT

KELAS X.7Anggota Kelompok: Ismi Nurfaizah Khadafi Lesmana M. Febriansyah Natanael Ajinugroho / 25 / 26 / 27 / 28

Echinodermata berasal dari kata Yunani, echinos artinya duri dan derma artinya kulit. Jadi Echinodermata dapat diartikan sebagai hewan berkulit duri. Memang jika Anda meraba kulit hewan ini akan terasa kasar, karena kulitnya mempunyai lempeng - lempeng zat kapur dengan duri-duri kecil.

Ciri tubuh1.Echinodermata adalah hewan yang memiliki rangka dalam (endoskeleton) berduri yang menembus kulit 2.Bentuk tubuh bervariasi dengan ukuran diameter antara 2 40 cm 3.Tubuh ditutupi duri yang berpangkal pada lempengan kalsium karbonat yang disebut testa

4.Memiliki sistem saluran air dalam tubuh yang disebut sistem ambulakral dan berfungsi untuk mengatur pergerakan tubuh 5.Bagian sistem ambulakral yang menjulur keluar tubuh disebut kaki ambulakral atau kaki tabung 6.Pada waktu masih larva tubuhnya berbentuk bilateral simetri 7.Sedangkan setelah dewasa bentuk tubuhnya menjadi radial simetri

8. Sistem ekskresi tidak ada 9. Sirkulasi belum berkembang baik 10.Untuk reproduksi, ada yang bersifathermafrodit dan dioseus 11. Sistem saraf Echinodermata terdiri dari cincin pusat saraf dan cabang saraf.

madreporit duri anus

kelenjar pencernaan saluran cincin

kaki tabung (kaki ambulakral)

Bentuk tubuh EchinodermataBentuk tubuh Echinodermata ada yang seperti bintang, bulat, pipih, bulat memanjang, dan seperti tumbuhan. Tubuh terdiri dari bagian oral (yang memiliki mulut) dan Aboral (yang tidak memiliki mulut).

Sistem Tubuh Echinodermata1. Sistem Ambulakral Hewan ini memiliki kerangka dalam yang terdiri dari lempeng-lempeng kapur. Lempeng-lempeng kapur ini bersendi satu dengan yang lainnya dan terdapat di dalam kulit. Hewan ini juga umumnya mempunyai duri-duri kecil. Duri-durinya berbentuk tumpul dan pendek.

Sistem ambulakral sebenarnya merupakan sistem saluran air. Sistem saluran air ini terdiri atas: a. Madreporit, merupakan lubang tempat masuknya air dari luar tubuh. b. Saluran batu c. Saluran cincin d. saluran radial (meluas ke seluruh tubuh) e. Saluran lateral f. Ampula g. Kaki tabung

Sistem ini berfungsi untuk bergerak, bernafas atau membuka mangsa. Pada hewan ini air laut masuk melalui lempeng dorsal yang berlubanglubang kecil (madreporit) menuju ke pembuluh batu. Kemudian dilanjutkan ke saluran cincin yang mempunyai cabang ke lima tangannya atau disebut saluran radial selanjutnya ke saluran lateral. Pada setiap cabang terdapat deretan kaki tabung dan berpasangan dengan semacam gelembung berotot atau disebut juga ampula. Dari saluran lateral, air masuk ke ampula. Saluran ini berkahir di ampula.

Jika ampula berkontraksi, maka air tertekan dan masuk ke dalam kaki tabung. Akibatnya kaki tabung berubah menjulur panjang. Apabila hewan ini akan bergerak ke sebelah kanan, maka kaki tabung sebelah kanan akan memegang benda di bawahnya dan kaki lainnya akan bebas. Selanjutnya ampula mengembang kembali dan air akan bergerak berlawanan dengan arah masuk. Kaki tabung sebelah kanan yang memegang objek tadi akan menyeret tubuh hewan ini ke arahnya. Begitulah cara hewan ini bergerak. Di samping itu hewan ini juga bergerak dalam air dengan menggunakan gerakan lengan-lengannya.

2. Sistem ReproduksiEchinodermata mempunyai jenis kelamin terpisah, sehingga ada yang jantan dan betina. Fertilisasi terjadi di luar tubuh, yaitu di dalam air laut. Telur yang telah dibuahi akan membelah secara cepat menghasilkan blastula, dan selanjutnya berkembang menjadi gastrula. Gastrula ini berkembang menjadi larva. Larva atau disebut juga bipinnaria berbentuk bilateral simetri. Larva ini berenang bebas di dalam air mencari tempat yang cocok hingga menjadi branchidaria, lalu mengalami metamorfosis dan akhirnya menjadi dewasa. Setelah dewasa bentuk tubuhnya berubah menjadi radial simetri.

3. Sistem Pencernaan MakananSistem pencernaan makanan hewan ini sudah sempurna. Sistem pencernaan dimulai dari mulut yang posisinya berada di bawah permukaan tubuh. Kemudian diteruskan melalui faring, ke kerongkongan, ke lambung, lalu ke usus, dan terakhir di anus. Anus ini letaknya ada di permukaan atas tubuh dan pada sebagian Echinodermata tidak berfungsi. Pada hewan ini lambung memiliki cabang lima yang masing-masing cabang menuju ke lengan. Di masing-masing lengan ini lambung nya bercabang dua, tetapi ujungnya buntu.

4. Sistem Pernafasan dan EkskresiEchinodermata bernafas menggunakan paru-paru kulit atau dermal branchiae (Papulae) yaitu penonjolan dinding rongga tubuh (selom) yang tipis. Tonjolan ini dilindungi oleh silia dan pediselaria. Pada bagian inilah terjadi pertukaran oksigen dan karbondioksida. Ada pula beberapa jenis Echinodermata yang bernafas dengan menggunakan kaki tabung. Sisasisa metabolisme yang terjadi di dalam sel-sel tubuh akan diangkut oleh amoebacyte (sel-sel amoeboid) ke dermal branchiae untuk selanjutnya dilepas ke luar tubuh.

5. Sistem Peredaran Darah Sistem peredaran darah Echinodermata umumnya tereduksi, sukar diamati. Sistem peredaran darah terdiri dari pembuluh darah yang mengelilingi mulut dan dihubungkan dengan lima buah pembuluh radial ke setiap bagian lengan. 6. Sistem Saraf Sistem saraf terdiri dari cincin saraf dan tali saraf pada bagian lengan-lengannya.

Cara hidup dan habitat Hewan yang hidup bebas Makanannya adalah kerang, plankton, dan organisme yang mati Habitatnya di dasar air laut, di daerah pantai hingga laut dalam

Klasifikasi Echinodermata Hewan Echinodermata berdasarkan bentuk tubuhnya dapat dibagi menjadi 5 kelas yaitu kelas Asteroidea, Echinoidea, Ophiuroidea, Crinoidea, dan Holoturoidea.

1. Kelas Asteroidea

Patiriella parvivi para

2. Kelas Ophiroidea

Ophiactis savignyi

Klasifikasi

3. Kelas Echinoidea

Echinocyamus pusillus

4. Kelas Holothuroidea

Pseudocochirus violaceus

5. Kelas Crinoidea

Antedon bifida

1. AsteroideaAsteroidea sering disebut bintang laut. Sesuai dengan namanya itu, jenis hewan ini berbentuk bintang dengan 5 lengan. Di permukaan kulit tubuhnya terdapat duri-duri dengan berbagai ukuran. Hewan ini banyak dijumpai di pantai. Ciri lainnya adalah alat organ tubuhnya bercabang ke seluruh lengan.

Tubuh ditutupi duri yang pendek dan tumpul. Sebagian duri bermodifikasi menjadi pediselaria. Tubuh memiliki bentuk seperti bintang terdiri dari : cakram pusat lengan yang menjulur dari cakram pusat. Jumlah lengan umumnya lima, namun beberapa species memiliki jumlah lengan lebih dari lima, bahkan mencapai 40 buah. Mulut terletak di bagian ventral cakram. Bagian yang memiliki mulut disebut bagian oral. Lubang anus terletak di bagian dorsal. Bagian yang memiliki lubang anus disebut bagian aboral.

CIRI-CIRI ASTEROIDEA

Mulut terdapat di permukaan bawah atau disebut permukaan oral dan anus terletak di permukaan atas (permukaan aboral). Kaki tabung tentakel (tentacle) terdapat pada permukaan oral. Sedangkan pada permukaan aboral selain anus terdapat pula madreporit. Madreporit adalah sejenis lubang yang mempunyai saringan dalam menghubungkan air laut dengan system pembuluh air dan lubang kelamin.

Contoh KELAS ASTEROIDEA : Macam-macam bintang laut

Odontaster validus

Acanthaster planci

Odontaster validus

Oreaster reticulatus

Pycnopodia helianthoides

Pisaster ochraceus

Hewan ini jenis tubuhnya memiliki 5 lengan yang panjang-panjang. Kelima tangan ini juga bisa digerak-gerakkan sehingga menyerupai ular. Oleh karena itu hewan jenis ini sering disebut bintang ular laut (Ophiuroidea brevispinum)

2. Kelas Ophiroidea (bintang ular)

CIRI-CIRI OPHIROIDEA Tubuh ditutupi duri yang pendek dan tumpul. Tidak memiliki pediselaria. Tubuh memiliki bentuk seperti bintang terdiri dari : cakram pusat yang kecil dan pipih lengan yang panjang

Permukaan aboral halus atau berduri halus. Lengan memiliki daya generasi yang tinggi.

Mulut dan madreporitnya terdapat di permukaan oral. Hewan ini tidak mempunyai anus, sehingga sisa makanan atau kotorannya dikeluarkan dengan cara dimuntahkan melalui mulutnya. Hewan ini hidup di laut yang dangkal atau dalam. Biasanya bersembunyi di sekitar batu karang, rumput laut, atau mengubur diri di lumpur/pasir. Ia sangat aktif di malam hari. Makanannya adalah udang, kerang atau serpihan organisme lain (sampah).

CONTOH KELAS Ophiroidea :

Gorgonocephalus arcticus

Ophiura ophiura

Ophiothrix fragilis Amphipholis squamata

3. Kelas EchinoideaBinatang ini tubuhnya dipenuhi duri tajam. Duri ini tersusun dari zat kapur. Duri ini ada yang pendek dan ada pula yang panjang seperti landak. Itulah sebabnya jenis hewan ini sering disebut landak laut. Jenis hewan ini biasanya hidup di sela-sela pasir atau sela-sela bebatuan sekitar pantai atau di dasar laut. Tubuhnya tanpa lengan hampir bulat atau gepeng. Ciri lainnya adalah mulutnya yang terdapat di permukaan oral dilengkapi dengan 5 buah gigi sebagai alat untuk mengambil makanan. Hewan ini memakan bermacam-macam makanan laut, misalnya hewan lain yang telah mati, atau organisme kecil lainnya. Alat pengambil makanan digerakkan oleh otot yang disebut Lentera arisoteteles. Sedangkan anus, madreporit dan lubang kelamin terdapat di permukaan atas.

Ciri-ciri Echinoidea Tubuh ditutupi duri panjang yang dapat digerakkan. Pergerakan duri dibantu oleh kaki ambulakral yang terdapat di sepanjang alur-alur ambulakral yang tertutup. Tubuh berbentuk bundar seperti bola atau cakram. Tidak memiliki lengan. Echinoidea yang berbentuk bola memiliki lentera Aristoteles yang berfungsi menggiling makanan. Echinoidea yang berbentuk pipih atau cakram hanya memiliki kaki ambulakral di sisi oral. Kaki ambulakral ini berfungsi juga sebagai pengangkut makanan.

CONTOH KELAS ECHINOIDEAAnthocidaris crassispina Eucidaris tribuloides Diadema savignyi

Plagiobrissus grandis

Mespilia globulus

Mespilia globulus

4. Kelas Holothuroidea (timun laut/tripang)Hewan jenis ini kulit durinya halus, sehingga sekilas tidak tampak sebagai jenis Echinodermata. Tubuhnya seperti mentimun dan disebut mentimun laut atau disebut juga teripang. Hewan ini sering ditemukan di tepi pantai. Gerakannya tidak kaku, fleksibel, lembut dan tidak mempunyai lengan. Rangkanya direduksi berupa butir-butir kapur di dalam kulit. Mulut terletak pada ujung anterior dan anus pada ujung posterior (aboral). Di sekeliling mulut terdapat tentakel yang bercabang sebanyak 10 sampai 30 buah. Tentakel dapat disamakan dengan kaki tabung bagian oral pada Echinodermata lainnya. Tiga baris kaki tabung di bagian ventral digunakan untuk bergerak dan dua baris di bagian dorsal berguna untuk melakukan pernafasan. Selain itu pernafasan juga menggunakan paru-paru air. Kebiasaan hewan ini meletakkan diri di atas dasar laut atau mengubur diri di dalam lumpur/pasir dan bagian akhir tubuhnya diperlihatkan. Jika Anda mengganggunya biasanya ia mengkerut.

Ciri-ciriHolothuroidea Tidak berlengan. Tubuh memanjang dan tidak berduri. Mulut dan anus terletak di kutub yang berlawanan. Daerah ambulakral dan intermbulakral terletak berselangseling di sepanjang tubuh. Sebagian kaki ambulakral bermodifikasi menjadi tentakel oral. Tentakel terdapat di sekitar mulut, berfungsi menangkap makanan dengan lendirnya. Memiliki sistem respirasi yang terdiri dari dua saluran utama yang bercabang-cabang, sehingga disebut pohon respirasi.

CONTOH KELAS Holothuroidea

Chiridota hypothermica

Molpadia oolitica

Holothuria thomasi

Psolus chitinoides

5. Kelas Crinoidea (Lili laut)Memang sekilas hewan ini mirip tumbuhan bunga. Ia memiliki tangkai dan melekat pada bebatuan, tak beda seperti tumbuhan yang menempel di bebatuan. Ia juga memiliki 5 lengan yang bercabang-cabang lagi mirip bunga lili. Oleh karena itu hewan ini sering disebut lili laut (Metacrinus sp). Ciri lainnya mulut dan anus hewan ini terdapat di permukaan oral dan tidak mempunyai madreporit. Hewan ini sering ditemukan menempel dengan menggunakan cirri (akar) pada bebatuan di dasar laut. Ia juga bisa berenang bebas, sehingga jika lingkungan tidak menguntungkan akan pindah dan menempel pada tempat lain. Jenis lainnya adalah Antedon tenella, dengan tubuhnya kecil-kecil, bentuk piala disebut calyx (kaliks) tanpa tangkai.

Ciri-ciri Crinoidea Memiliki bentuk menyerupai tumbuhan. Ada yang bertangkai, disebut lili laut dan Ada yang tidak bertangkai, disebut bintang berbulu (feather star) Sisi oral menghadap ke atas. Dasar tubuh disebut kaliks, dikelilingi oleh lengan yang berjumlah lima atau kelipatan lima. Mulut dan anus terdapat pada kaliks. Pada lengan terdapat cabang-cabang kecil yang disebut pinula. Pada sistem ambulakral tidak terdapat madreporit dan ampula.

CONTOH KELAS Crinoidea

Antedon bifida Tropiometra carinata

Nemaster rubiginosa

Peran Echinodermata bagi ManusiaMenguntungkanEchinodermata dimanfaatkan oleh manusia sebagai berikut: Sebagai Makanan. Misalnya telur landak laut yang banyak dikonsumsi di Jepang dan keripik timun laut yang banyak dijual di Sidoarjo. Jawa Timur. Misalnya mentimun laut setelah dikeringkan dijadikan bahan sup atau dibuat kerupuk. Juga telur bulu babi sangat enak untuk dimakan. Sebagai bahan penelitian mengenai fertilisasi dan perkembangan awal. Para ilmuwan biologi sering mengggunakan gamet dan embrio landak laut. Laut bisa bersih seperti sekarang ini antara lain merupakan jasa hewan Echinodermata. Hewan ini adalah pemakan bangkai, sisa-sisa hewan, dan kotoran hewan laut lainnya. Oleh karena itu hewan ini sering disebut sebagai hewan pembersih laut/pantai. Jenis hewan ini juga sering dijadikan sebagai barang hiasan/koleksi binatang laut yang indah.

-

MERUGIKAN- bintang laut sering dianggap merugikan oleh pembudidaya tiram mutiara dan kerang laut karena merupakan predator hewan-hewan budidaya tersebut - Juga ada diantara jenis bintang laut yang memakan binatang karang sehingga banyak yang mati.