5 tahun lps

Download 5 Tahun LPS

Post on 15-Nov-2015

30 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

lps

TRANSCRIPT

  • i5 Tahun LPS Menjamin Simpanan Nasabah dan Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan

    5 Tahun LPSMenjamin Simpanan Nasabah

    dan Menjaga StabilitasSistem Perbankan

  • ii

    5 Tahun LPSMenjamin Simpanan Nasabah

    dan Menjaga StabilitasSistem Perbankan

  • iii5 Tahun LPS Menjamin Simpanan Nasabah dan Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan

    5 Tahun LPSMenjamin Simpanan Nasabah

    dan Menjaga StabilitasSistem Perbankan

  • 5 Tahun LPS Menjamin Simpanan Nasabah dan Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan

    Copyright@2011 LPS

    Tim Penyusun : Rudjito, Firdaus Djaelani, Salusra Satria, Hari Prasetya, Suwandi, M. Iman Nuril, Prisnaresmi Joeniarto, Yudha Ramelan,Tatit Triyanto, M. Yusron, Ahmad Fajarprana, Trisnani Dewi Permata Sari.

    Editor : Luqman Hakim Arifin, Wiyanto Suud, GA. GuritnoCover & Layout : Reza Alfarabi (Rene Asia)Drawing : Yudi Irawan (ReneAsia)

    Diterbitkan oleh :Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

    Cetakan : I, Mei 2011

    ISBN : 978-602-97533-0-1

  • v5 Tahun LPS Menjamin Simpanan Nasabah dan Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan

    Daftar Isi

    Sambutan Ketua Dewan Komisioner LPSxiKata Pengantarxv

    BAB ILATAR BELAKANG PENDIRIAN LPS1

    1. Krisis 1997/1998 dan Kebijakan Blanket Guarantee32. Praktek Terbaik dan Guidance IADI53. Dasar Hukum Lembaga Penjaminan Simpanan114. LPS, Perbankan dan JPSK125. LPS dan JPSK146. LPS dan OJK16

    BAB II FUNGSI DAN TUGAS LPS17

    1. Fungsi, Tugas dan Wewenang LPS192. Simpanan yang Dijamin223. Penjaminan Perbankan Syariah274. Tata Kelola285. Struktur Organisasi376. Pendanaan38

    BAB IIIPENJAMINAN SIMPANAN NASABAH BANK47

    1. Analisis Kondisi Bank492. Perhitungan Cadangan503. Premi Berbasis Resiko514. Bank Dalam Pengawasan Khusus54

  • vi

    5. Lower Cost Test576. Pencabutan Izin Usaha Bank587. Proses Rekonsiliasi dan Verifikasi598. Pembayaran Klaim Penjaminan609. Daftar Bank yang Telah Dibayar Klaimnya61

    BAB IVLIKUIDASI BANK67

    1. Tindak Lanjut Pencabutan Izin Usaha Bank692. Pembentukan Tim Likuidasi723. Pelaksanaan Likuidasi Bank754. Pembagian Hasil Likuidasi795. Permasalahan Likuidasi806. Subrogasi82

    BAB VRESOLUSI BANK GAGAL85

    1. Penyelesaian Bank Gagal yang Tidak Berdampak Sistemik88

    2. Penanganan Bank Gagal yang Berdampak Sistemik92

    BAB VIPENYELAMATAN BANK CENTURY97

    1. Bank Century dalam Pengawasan Khusus1022. Bank Century Ditengarai Berdampak Sistemik dan

    Ditetapkan sebagai Bank Gagal Berdampak Sistemik1033. Dasar Hukum Penyelamatan Bank Century1054. Kondisi Keuangan Bank Century Saat Diserahkan

    Penanganannya kepada LPS1065. Tindakan LPS dalam rangka penanganan

    Bank Century1076. Penggunaan dana Penyertaan Modal Sementara (PMS)

    LPS1177. Upaya Penyehatan dan Perkembangan Kinerja Bank

    Century1198. Rencana Divestasi 120

  • vii5 Tahun LPS Menjamin Simpanan Nasabah dan Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan

    Endorsements 1. Rudjito1212. Firdaus Djaelani1293. Krisna Wijaya1354. Pontas R. Siahaan1415. Paul Sachtleben1476. Salusra Satria153

    Daftar Pustaka159Daftar Istilah160

    Lampiran:Pandangan dan Komentar soal LPS163

  • viii

  • ix5 Tahun LPS Menjamin Simpanan Nasabah dan Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan

    Untuk Bapak Rudjitodan Anggota Dewan Komisioner Generasi I,

    serta Seluruh Rakyat Indonesia..

  • x

  • xi5 Tahun LPS Menjamin Simpanan Nasabah dan Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan

    SAMBUTAN KETUA DEWAN KOMISIONER

    LPS

    Kami sangat menyambut baik terbitnya buku ini yang berisi pengalaman LPS selama lima tahun dalam menjalankan dwifungsinya, yaitu menjamin simpanan nasabah penyim-pan dan turut aktif memelihara stabilitas sistem perbankan. Buku ini merupakan salah satu bentuk akuntabilitas LPS kepada para stakeholder. Sebagai lembaga yang independen, akuntabilitas adalah sangat penting diterapkan sehingga para stakeholders mengetahui apa dan bagaimana LPS menjalankan fungsi dan tugas nya sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (UU LPS).

    Dalam rangka menjalankan fungsi dan tugasnya, LPS memiliki visi yaitu sebagai lembaga penjamin yang dipercaya dalam memelihara stabilitas sistem perbankan nasional. Kami sangat menyadari bahwa kepercayaan adalah segala-galanya bagi suatu lembaga penjamin. Kepercayaan bukanlah didapat seketika, tetapi perlu diperjuangkan secara terus-menerus dengan berbagai karya nyata. Selain itu, kami juga senantiasa mengedepankan nilai-nilai integritas, kompetensi, kejujuran dan akuntabilitas dalam menjalankan kegiatan operasional LPS sehari-hari.

  • xii

    Dalam rangka menjaga stabilitas sistem perbankan, LPS ber-sama-sama dengan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK (kalau sudah terbentuk), merupakan bagian dari Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) yang meliputi pengaturan dan pengawasan sektor keuangan; Fasilitas Lender of Last Resort (LoLR); program penjaminan simpanan nasabah dan resolusi bank gagal; dan manajemen krisis yang meliputi pencegahan krisis dan penanganan krisis.

    Untuk sebuah institusi, umur lima tahun memang masih dirasa muda. Tetapi tidak berarti LPS boleh belum banyak melakukan sesuatu yang strategis sebagaimana fungsi yang diembannya berdasarkan UU LPS. Dalam kerangka menjalankan fungsi yang pertama, sampai dengan akhir 2010, LPS telah membayar klaim penjaminan sebesar Rp 585 miliar kepada nasabah 30 BPR dan satu bank umum yang dicabut izin usahanya oleh Bank Indonesia.

    Pada penghujung tahun 2008 sampai dengan saat ini, dalam rangka memelihara stabilitas sistem perbankan, LPS melakukan penyelamatan terhadap PT Bank Century, Tbk. (saat ini PT Bank Mutiara, Tbk.) yang telah ditetapkan sebagai bank gagal yang berdampak sistemik. Dalam rangka penyelamatan bank tersebut, LPS telah menyuntik modal Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun. Sesuai UU LPS, dana tersebut merupakan Penyertaan Modal Sementara (PMS) LPS pada Bank Century yang berbentuk saham dengan porsi kepemilikan sebanyak 99,996% dari seluruh saham yang beredar.

    Penyelamatan PT Bank Century, Tbk. yang telah ditetapkan sebagai bank gagal yang berdampak sistemik akhirnya menjadi kontroversi. Sesuai Pasal 5 ayat (2) huruf c UU LPS, salah satu tugas LPS adalah melakukan penanganan bank gagal yang ber-dampak sistemik. LPS tidak memiliki opsi lain selain melakukan penyelamatan terhadap bank gagal yang telah ditetapkan sebagai bank gagal yang berdampak sistemik sebagaimana diatur dalam Pasal 22 ayat (1) huruf b UU LPS. LPS dan jajaran Direksi PT Bank Mutiara, Tbk. Saat ini berusaha keras untuk meningkatkan value Bank Mutiara, sehingga pada saat dilakukan divestasi memperoleh hasil yang optimal, yaitu sekurang-kurangnya sebesar PMS yang

  • xiii5 Tahun LPS Menjamin Simpanan Nasabah dan Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan

    telah dikeluarkan LPS. Namun, dalam hal pengembalian optimal tidak dapat diwujudkan dalam jangka waktu tertentu, Pasal 42 UU LPS telah mengatur bahwa pada akhir tahun keenam, LPS harus melepas bank ini dengan harga terbaiknya, tanpa memperhatikan tingkat pengembalian optimal. Dari pengaturan seperti ini, jelaslah bahwa sesungguhnya maksud pendirian LPS bukan didesain sebagai suatu korporasi yang selalu memperhitungkan untung rugi. Tetapi, yang paling utama adalah LPS sebagai salah satu elemen Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) harus mampu mendorong ter-wujudnya stabilitas sistem perbankan.

    Kadang kala kita merasakan seolah-olah stabilitas tidak ada ongkosnya, padahal untuk terwujudnya stabilitas selalu mem butuh-kan biaya. Masih belum jauh dari ingatan kita, betapa besarnya ongkos yang ditanggung oleh bangsa ini pada saat krisis 1997/1998. Bank-bank berjatuhan karena jutaan nasabah secara serentak menarik dana simpanannya, dan pada akhirnya ada yang ditutup, ada yang direkap/dinasionalisasi, dan ada juga yang dimerger. Saya kira kita sepakat kejadian krisis ekonomi 1997/1998 tak perlu terjadi lagi.

    Demikian sambutan dari saya, ucapan terima kasih dan peng-hargaan setinggi-tingginya untuk Tim Penyusun buku ini. Se-moga buku ini bermanfaat dan menambah khazanah dalam per-bendaharaan literatur program penjaminan simpanan.

    Terima kasih,

    C. Heru Budiargo

  • xiv

  • xv5 Tahun LPS Menjamin Simpanan Nasabah dan Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan

    Kata Pengantar

    Manusia sebagai homo economicus mengawali tran sak si antar sesamanya atas dasar saling percaya (trust). Se-pan jang sejarah umat manusia, menjaga ke per cayaan ada lah prinsip dasar utama yang menjadikan per eko nomian makin kompleks, tumbuh besar dan stabil. Tanpa ke percayaan, runtuhlah struktur dasar sebuah bangunan kokoh per ekonomian. Masih belum hilang dari ingatan kita batapa dahsyat nya dampak dari hilangnya kepercayaan yang melanda sis tem keuangan terutama industri per-bankan kita kala krisis fi nansial global pecah pada tahun 1997-1998.

    Jutaan nasabah serentak dalam kurun dua bulan menarik dana simpanannya secara besar-besaran dari perbankan. Ke bang krutan teknis bank-bank yang disusul dengan program re strukturisasi dan pembiayaan ulang industri perbankan mem bawa konsekuensi pahit. Sebanyak 82 bank komersial ditutup, 13 bank dinasionalisasi dan lainnya direkapitalisasi atau dimerger. Beberapa bank pemerintah dikonsolidasikan menjadi lembaga keuangan yang lebih besar.

    Pasca krisis ekonomi 1997-1998 potensi kerugian yang timbul dari adanya peristiwa penutupan suatu bank masih relatif besar. Setiap tahun selalu saja ada bank yang mengalami masalah, beberapa diantaranya harus berakhir dengan dicabutnya izin usa ha bank ter-sebut. Kejadian kelam dunia perbankan pernah kita alami ketika Bank Summa pada tahun 1992 mengalami rush dan akhirnya kolaps. Cerita serupa muncul lagi da